Pulsar 200, Kendaraan harian dan Touring

Pulsar 200 adalah Varian dari Bajaj Auto yang sudah mengalami diskontinue, tetapi turunan dari varian ini masih tetap di produksi yakni type Pulsar 180 dan Pulsar 220. Sehingga kebutuhan part-nya masih tetap terjaga di setiap bengkel resmi Bajaj Auto.

Versi terbaru dari Pulsar 200 sendiri yakni Pulsar 200-NS yang di India sudah lahir sejak tahun 2012 hingga detik ini belum di jual Indonesia, walaupun antusias pencinta Pulsar series sudah menunggu sejak lama kehadiran produk ini. Justru yang berkembang adalah rumor bahwa P200NS akan di reborn oleh pabrikan Kawasaki dengan perubahan engine yang sudah menganut fuel injection dan akan diproduksi di Indonesia.

IMG_4509_0

IMG_4608_0

IMG_4613_0

IMG_4643_0
Sejak di launching pada akhir tahun 2008, P200 memang mendapatkan sambutan yang hangat di kalangan pencinta roda dua di Indonesia. Produk ini menjadi alternatif pilihan motor di kelas 200cc yang selama ini di dominasi oleh Tiger Series dan Scorpio.

Disaiannya yang sporty dan mesinnya yang terbilang galak langsung mampu merebut hati di kalangan kawula muda, apalagi P200 memiliki harga yang bisa dikatakan sangat ekonomis bila di bandingkan dengan harga kompetitor di kelasnya. Makanya tidak heran Komunitas Pulsar seriespun bermunculan dengan cepat.

Pengalaman pribadi menggunakan P200 selama ini memang cukup memuaskan, artinya dengan motor ini saya bisa mendapatkan dua fungsi sekaligus, menjadikan P200 sebagai kendaraan harian dan menjadikan P200 sebagai kendaraan hobby untuk touring.

Untuk menyalurkan hobby touring dengan jelajah yang jauh, P200 tidak memerlukan banyak perubahan. Saya hanya menambahkan rear box dan side box yang memang sangat fungsional. Sehingga kebutuhan perjalanan selama perjalanan dapat di tampung di dalam box yang terpasang ini. Dan saya juga masih merasa nyaman walaupun dengan beban yang meningkat hampir 75% dari berat motor di tambah dengan kapasitas fuel tank yang mampu membawa hingga 17 liter BBM ini, P200 masih terasa ringan di ajak berlari hingga di kecepatan rata-rata 100-125 KPJ.

Beberapa teman memang melakukan modifikasi ekstrim dengan menggunakan ban tapak lebar depan 120 dan belakang hingga 180, di tambah dengan beragam accesories touring. Tetapi bisa dikatakan mereka cukup nyaman dengan perubahan itu, apalagi kalau dilihat dari sisi stylist touring.

Memang kesan yang mencuat memiliki P200 agak menyulitkan di layanan service-nya, karena part P200 banyak tergantung pada pabrikan. Walaupun sebenarnya kebutuhan part tersebut bisa di atasi dengan melakukan subtitusi dari merek lain. Disinilah pentingnya memperoleh informasi dengan sesama pengguna P200, yang akhirnya dapat mencapai kepuasan hobby dan sekaligus memenuhi kebutuhan kendaraan harian yang cukup ekonomis dan praktis.

Advertisements

2 responses to “Pulsar 200, Kendaraan harian dan Touring”

  1. John says :

    Hi are these parts available to ship internationally?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: