Archive | August 2013

Melihat Arus Mudik dan Sahur On The Road

Mumpung weekend biasanya memang ada saja ide dadakan bersama teman-teman, termasuk malam kemarin yang tiba-tiba ingin melihat suasana mudik di jalur puncak pass Bogor. Akhirnya secara spontanitas kita ngumpul di Kopitiam di jalan Duren Tiga dan selanjutnya langsung meluncur ke arah Puncak Pass.

Cuaca malam kemarin relatif cerah, pilihan yang tepat untuk melakukan perjalanan di malam hari, dan memang benar banyak pemudik yang malam itu khususnya pengguna roda dua memenuhi jalan raya melintas di kawasan Bogor – jalan raya puncak. Rute ini memang menjadi pilihan utama untuk lintasan menuju Bandung, Garut atau Tasik Malaya. Untuk dilintasi pada malam hari juga tidak terlalu sepi seperti jalur Purwakarta – Subang. Sehingga jalur puncak menjadi alasan utama sebagai jalur yang paling nyaman walaupun jalur ini jalur pegunungan yang memiliki tikungan tajam sehingga perlu ekstra hati-hati.

Sebenarnya untuk menuju Jawa Tengah ada beberapa alternatif jalan yang bisa dilalui para pengendara roda dua … pertama jalur Pantura yang sudah pasti padat merayap dan sedikit pilihan jalan alternatifnya sehingga sudah pasti akan bertemu kemacetan panjang, kedua jalur Tengah … jalur ini bisa di lintasi dari Jakarta – Karawang – Klari – Purwakarta – Subang – Cikamurang – Majalengka kemudian bisa memilih ke arah Cikijing – Panawangan – Ciamis. Jalur ini termasuk sepi dan nyaman untuk roda dua menuju kearah Cirebon atau ke Banjar. Dan Jalur ke tiga bisa memilih jalur puncak atau melalui Cibubur – Cilengsi – Jonggol – Cianjur – Bandung.

Titik kemacetan langganan macet sering terjadi di Simpang Jomin untuk wilayah utara, dan Nagrek untuk wilayah Selatan. Sedangkan melalui jalur tengah umumnya lebih lengang, memang jalur tengah relatif sepi karena harus menembus perkebunan dan jalan pegunungan. Pilihan akhirnya kembali kepada pemudik sendiri, mungkin kalau bisa bersabar ya ikut bermacet-macet ria.

Kunci kelancaran utama untuk mudik dengan dengan roda dua adalah yakin bahwa kondisi motor memang sudah layak dan siap untuk menempuh perjalanan jauh. Karena beban pasti bertambah pastikan kondisi rantai dan gir dalam kondisi bagus, jadi tidak cukup hanya tune up dan ganti oli saja. Kemudian untuk kesehatan siapkan multi vitamin atau minuman Aqua yang di tambah madu, maklum perjalanan jauh akan menguras semua kalori dan tenaga tubuh, jadi kalau sampai drop di jalan nanti akan merepotkan.

Sebenarnya melakukan perjalanan jauh cukup mengasikkan di temani Gadget, selain bisa mendokumentasikan suasana perjalanan anda bisa memanfaatkan GPS secara offline, GPS akan sangat membantu untuk memantau posisi anda, jalur yang akan di tempuh termasuk jalur-jalur alternatif. Install saja aplikasi seperti Navitel atau Sygic, sehingga anda tidak perlu takut tersesat walaupun di malam hari.

… Udara pagi semakin terasa menusuk tulang, setelah shalat tarawih di Warung Pak Haji saya dan teman-teman menikmati santap sahur dan menjelang shubuh kembali ke Jakarta sambil menikmati sejuknya pagi di antara pemudik yang makin ramai menuju kampung halamannya ..
Screenshot_2013-08-03-01-34-04_1
puncak_1
DSC_0371_1
DSC_0369_1
DSC_0377_1
DSC_0374_1

DSC_0372_1