Archive | April 2014

AHM Siap Berangkatkan 360 Pembeli Motor Sport Honda ke MotoGP

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) akan mengajak 360 pembeli sepeda motor sport Honda untuk menyaksikan langsung balapan motor bergengsi MotoGP melalui program “Honda Road to MotoGP 2014”. Program ini digelar sebagai bentuk apreasiasi perusahaan terhadap masyarakat yang telah berjasa mengantarkan perusahaan mencatatkan pertumbuhan penjualan motor sport tertinggi sepanjang kuartal I/2014.

Program khusus ini berlaku untuk konsumen Honda yang membeli salah satu dari 3 sepeda motor sport Honda, yaitu Honda CB150R StreetFire, Honda Verza 150, dan Honda MegaPro FI selama periode 1 Mei – 31 Juli 2014. Bagi yang beruntung, AHM akan memberangkatkan mereka dalam dua kelompok. Sebanyak 100 konsumen yang beruntung akan menyaksikan langsung MotoGP di sirkuit Motegi, Jepang dan 260 konsumen yang beruntung lainya akan diberangkatkan untuk menyaksikan MotoGP di sirkuit Sepang, Malaysia.
AHM_ (2)
Untuk menentukan konsumen yang beruntung, program “Honda Road to MotoGP 2014” ini akan diundi dalam 3 tahap, yaitu pada 9 Juni 2014, 14 Juli 2014, dan 18 Agustus 2014. AHM memastikan seluruh pemenang yang terpilih tidak dipungut biaya apapun dan seluruh pajak hadiah juga akan ditanggung oleh AHM.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap sepeda motor sport Honda menginspirasi perusahaan untuk menggelar program apresiasi Honda Road to MotoGP 2014 ini.

“Kami ingin berterima kasih dan sekaligus mengapresiasi kepercayaan masyarakat terhadap motor sport Honda selama ini. Kami berharap program ini dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi konsumen Honda dalam menyaksikan langsung ketangguhan pebalap Honda di MotoGP yang bertarung dengan semangat One HEART dan Satu HATI.”

Dalam MotoGP 2014, AHM mensponsori tim balap pabrikan Honda melalui logo One HEART dan Satu HATI yang dapat disaksikan pada sepeda motor dan racing suit Honda Racing Corporation (HRC) Team sepanjang musim balap.

Tumbuh tertinggi

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), pasar motor sport nasional tercatat tumbuh 13,9% dari 251.147 unit pada Januari-Maret 2013 menjadi 286.088 unit pada Januari-Maret 2014. Sementara itu, penjualan tipe motor sport Honda tercatat jauh tumbuh signifikan sebesar 46,4% dari hanya 84.753 unit pada kuartal pertama 2013 menjadi 124.102 unit pada kuartal pertama 2014. Angka pertumbuhan 46,4% ini tidak hanya melampaui pertumbuhan penjualan pasar motor sport nasional tapi juga jauh mengungguli laju pertumbuhan penjualan para pesaing Honda di segmen motor sport.

Di segmen motor sport ini, Honda CBR150R StreetFire dan Honda Verza 150 tercatat sebagai penyumbang terbesar atas laju pertumbuhan penjualan Honda pada kuartal I tahun ini. Honda CB150R StreetFire menyumbangkan angka sebanyak 67.330 unit, diikuti Honda Verza 150 sebesar 41.466 unit, New Honda MegaPro FI sebesar 14.139 unit, dan CBR series sebesar 1.162 unit.

Yamaha Riding Academy Mencetak Pembalap Profesional dan Menuju MotoGP 2018

SENTUL-Menuju Pentas Dunia Yamaha konsisten dijalankan pabrikan Garpu Tala. Yamaha Riding Academy (YRA) dilaksanakan lagi tahun ini empat kali dimana tiga kali di Indonesia dan satu kali di Jepang.

Pembalap-pembalap Yamaha terpilih belajar teori dan praktek lebih mendalam dan profesional di YRA di bulan April, Juni dan Agustus. Pertama di Sentul International Circuit, Selasa 29 April, melibatkan 7 rider dengan instruktur asal Jepang, Yoshiyaki Kato.
Para pembalap Yamaha Riding Academy bersama instruktur asal Jepang Yoshiyaki Kato di atas tunggangan R6
”YRA adalah bagian dari misi Yamaha mencetak pembalap profesional dan menuju MotoGP 2018. Dengan berlatih di YRA, para pembalap dapat mempertajam pemahaman mengenai aturan balap internasional. Dan pada prakteknya kali ini menggunakan R6 karena sejalan dengan YRA Race (Supersport) untuk mendidik dan mencetak pembalap yang terbiasa menggunakan motor Supersport. Ini akan bermanfaat saat mereka berkompetisi di level internasional dan meraih prestasi,” papar Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.
Tamy Pratama memacu Yamaha YZF-R6 di Sentul International Circuit dalam Yamaha Riding Academy
Dengan mengenal sirkuit dan belajar teknik balap yang tepat, para pembalap didikan YRA diharapkan tampil maksimal di pentas internasional. Sentul International Circuit dan sirkuit-sirkuit di Jepang jadi tempat latihan yang digunakan untuk YRA. Awal bulan April lalu, Yamaha juga mengirimkan empat pembalap berlatih di Jepang sebagai persiapan mengikuti Suzuka 4 Hours, yaitu Sigit PD, Sudarmono, Rey Ratukore dan Imanuel Pratna. Hasil evaluasi dari YRA ikut menentukan rider yang dikirim berkompetisi di Suzuka 4 Hours Endurance Race.

7 pembalap peserta YRA 2014 :

1. Imanuel Pratna – Yamaha Indoprom RT
2. Sigit PD – TDR Yamaha Yonk Jaya
3. Anggi Permana – Yamaha Trijaya
4. M Zaki – Yamaha Ridlatama
5. Fitriansyah Kete – Yamaha Tunggal Jaya
6. Rey Ratukore – Yamaha Tunggal Jaya
7. Tamy Pratama – Yamaha SND

Pebalap Indonesia Binaan AHM Berlaga di All Japan Championship

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menunjukkan komitmennya pada pembinaan balap motor berjenjang hingga tingkat internasional dengan menurunkan pebalap muda Indonesia dalam ajang All Japan Championship (AJC) kelas Moto3. Program ini merupakan salah satu upaya mengantarkan pebalap muda berbakat memasuki jenjang balap bergengsi MotoGP.

AJC telah lama dikenal sebagai salah satu barometer balap yang mampu menciptakan pebalap-pebalap tangguh di Asia. Tahun ini, Pebalap binaan AHM, Gerry Salim (17 tahun, Surabaya), merupakan satu-satunya pebalap Asia di luar Jepang yang berlaga di kompetisi ini untuk mempertajam pengalamannya bertarung di tingkat internasional. AJC kelas Moto 3 digelar sebanyak 6 seri di Jepang, yaitu di Autopolis (26-27 April), Motegi (23-25 Mei), Sugo (28-29 Juni), Okayama (27-28 Sept), dan Suzuka (1-2 Nov).

Pebalap binaan AHM, Gerry Salim siap berkompetisi dalam ajang All Japan Championship kelas Moto3. Gerry Salim merupakan salah satu pebalap hasil pembinaan berjenjang AHM sejak tahap awal hingga tingkat internasional.

Pebalap binaan AHM, Gerry Salim siap berkompetisi dalam ajang All Japan Championship kelas Moto3. Gerry Salim merupakan salah satu pebalap hasil pembinaan berjenjang AHM sejak tahap awal hingga tingkat internasional.


General Manager Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan AJC kelas Moto3 menjadi ajang pengasahan balap tingkat Asia yang paling mendekati kompetisi balap tertinggi, MotoGP. Ajang ini diharapkan dapat mengasah kemampuan pebalap binaan AHM untuk dapat berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami berupaya terus membina dan menyiapkan tangga bagi pebalap muda Indonesia yang berprestasi untuk mewujudkan mimpinya bertarung di ajang balap tertinggi. Tidak menutup kemungkinan kami pun akan melanjutkan pembinaan balap ini ke ajang balap bergengsi lainnya di luar Asia.”

Tahapan balap berjenjang merupakan upaya AHM untuk mencari pebalap muda berbakat serta menciptakan kultur pembinaan balap yang tepat sehingga mereka dapat secara konsisten meningkatkan prestasi pada setiap jenjang balap yang diikuti.

Pebalap binaan AHM dalam AJC 2014, merupakan hasil dari pembinaan berjenjang AHM sejak tahap awal. Gerry Salim merupakan pembalap muda potensial yang dibina di Honda Racing School (HRS) – Batch 1 pada 2010 di bawah bimbingan mantan pebalap GP125, Noboru Ueda. Selepas HRS, Gerry Salim mampu mencetak prestasi di ajang balap Honda Racing Championship (HRC) kelas MP3 dan MP4. Di ajang internasional, Gerry Salim mampu mematahkan dominasi pebalap papan atas Asia hingga berhasil menyabet posisi runner up di puncak kejuaraan balap Asia Dream Cup 2013.

Selain menurunkan Gerry Salim dalam AJC kelas Moto3, tahun ini AHM pun mengikutsertakan 4 pebalap binaannya dalam ajang Asia Road Racing Championship (ARRC)*. Dalam ajang ‎ARRC yang merupakan jenjang tertinggi balap motor di Asia, untuk pertama kalinya AHM menurunkan pebalap Indonesia di kelas supersport 600cc, yaitu Denny Triyugo (25 tahun, Probolinggo) dan Dimas Ekky Pratama (21 tahun, Jakarta) dari tim Astra Honda Racing Team (ART). Sementara itu, di kelas ADC keikutsertaan AHM yang memasuki tahun ketiga, menurunkan Andi Gilang (16 tahun, Makassar) dan Aditya Pangestu (19 tahun, Jakarta). Keempat pebalap Honda Indonesia ini bertarung dengan pebalap dari berbagai negara Asia dalam total 6 seri ARRC di 5 negara Asia, yaitu Malaysia, Indonesia, Jepang, Thailand, dan Qatar.

*Press Rilis PT. AHM

Fitriansyah Kete dan Jupiter Z1 Sapu Bersih Seri Pertama Indoprix 2014

SENTUL-Yamaha mengulang sukses tahun lalu sapu bersih seri pertama Indoprix di sirkuit Sentul International Karting, Minggu 27 April. Bahkan Fitriansyah Kete menyempurnakan penampilannya tahun ini, menang di dua kelas 125 cc dan 110 cc dengan Jupiter Z1.

Di seri pertama Indoprix 2013, Kete menggunakan Jupiter Z karburator naik podium teratas kelas 110 cc. Dan pembalap Yamaha lainnya, Anggi Pertama, menang di kelas 125 cc. Tahun ini Kete yang memperkuat tim Yamaha Tunggal Jaya tampil perkasa. Finis kedua di race 1 dan tercepat di race 2 kelas 125 cc, rider asal Kalimantan Timur itu meraup poin terbanyak 45. Di kelas 110 cc, dia makin menggila untuk jadi yang terdepan di race 1 dan race 2.

Podium race 1 kelas 110 cc (kiri ke kanan Rey Ratukore - Fitriansyah Kete - I Gde Arya) seri pertama Indoprix 2014
Dominasi Yamaha pun tak terbendung menguasai seri pertama balapan bebek road race terpandang di Indonesia itu. Pembalap-pembalap pabrikan Garpu Tala ada di sembilan besar teratas total poin kelas 125 cc dan enam teratas kelas 110 cc. Termasuk mereka yang memacu motor kebesaran Jupiter Z1. Di kelas 125 cc wakilnya Kete (nomor 1), Rey Ratukore (2), serta dua rider muda M.Zaki (7), Florianus Roy (8) dan Tamy Pratama (9) yang menunggangi Jupiter Z1, memukau penonton dengan performa dan kecepatannya. Di kelas 110 cc, Kete dan rekan setimnya Rey juga digdaya. Kete nomor satu dan Rey kedua, Tamy Pratama kelima.

”Dari hasil catatan rekor baru sirkuit Sentul International Karting kelas 125 cc (55,978 detik) dan 110 cc (56,698 detik) oleh Rey Ratukore di sesi free practice Sabtu, dan dilanjutkan dengan performa terbaik Rey dan Fitriansyah Kete di race Minggu, sekali lagi membuktikan komitmen dan konsistensi keberhasilan transfer teknologi Fuel Injection (FI) Yamaha. Transfer teknologi itu dapat diaplikasikan pada setting develop FI yang murni hasilnya buah karya chief mekanik tim Tunggal Jaya, Hawadis, dan mekanik-mekanik tim itu. Inilah bukti nyata sukses Yamaha mensosialisasikan FI yang Terbukti Jadi NOMOR 1,” papar Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia*.

Transfer teknologi FI pun sudah terwujud nyata di Yamaha Cup Race 2014 seri 1 di Purwokerto dimana juara kelas Seeded adalah Fedri Efendi yang menggunakan Jupiter Z1 dan di Motoprix ada Agus Setiawan dengan Jupiter Z1 di posisi ke-4 seri 1 Region Jawa.

Hasil Seri Pertama Indoprix 2014

Kelas 125 cc
1.Fitriansyah Kete (Yamaha Tunggal Jaya) 45 poin – Jupiter Z1
2.Rey Ratukore (Yamaha Tunggal Jaya) 38 poin – Jupiter Z1
3.Yoga Adi Pratama (Yamaha Yamalube RPM NHK) 33 poin
4.Gilang Pranata (Honda) 24 poin
5.Irwan Ardiansyah (Yamaha Yamalube Nissin Gandasari) 24 poin
6.Rusman Fadhil (Yamaha Yamalube NHK FDR BKMS) 15 poin
7.M.Zaki (Yamaha Yamalube NHK FDR Ridlatama) 14 poin – Jupiter Z1
8.Florianus Roy (TDR Yamaha Yonk Jaya) 13 poin – Jupiter Z1
9.Tamy Pratama (Yamaha Yamalube KYT FDR SND) 13 poin – Jupiter Z1

Kelas 110 cc
1.Fitriansyah Kete (Yamaha Tunggal Jaya) 50 poin – Jupiter Z1
2.Rey Ratukore (Yamaha Tunggal Jaya) 33 poin – Jupiter Z1
3.I Gde Arya (Honda) 32 poin
4.Irwan Ardiansyah (Yamaha Yamalube Nissin Gandasari) 22 poin
5. Tamy Pratama (Yamaha Yamalube KYT FDR SND) 20 poin – Jupiter Z1
6.Teddy Permana (Yamaha Tunggal Jaya) 20 poin

* Press rilis Yamaha Indonesia

Yamaha Cup Race, 25 Tahun ”Home of Racing, Semakin Profesional – Semakin Di Depan”

PURWOKERTO-Memasuki Tahun Perak usia ke-25 tahun, Yamaha Cup Race (YCR) semakin memperlihatkan kematangannya. Aktivitasnya sejalan dengan tema besar Yamaha Racing Team Indonesia tahun ini yaitu “Home of Racing – Semakin Profesional, Semakin di Depan.”

Gema 25 Tahun YCR dibuka di seri pertama di sirkuit GOR Satria, Purwokerto, Minggu 20 April. Dihadiri oleh Bupati Banyumas Ir Haji Ahmad Husein, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Tengah, Kadarusman, Manajer Motorsport Yamaha Indonesi Supriyanto, Chief Yamaha DDS 3 Jawa Tengah-Yogyakarta, Eddy Ang.

YCR menjadi sarana pembinaan pembalap-pembalap muda Indonesia, tempat pengembangan pengetahuan teknologi terbaru bagi teknisi dan tempat para pemilik tim balap belajar menata dan membangun tim balap yang kuat.

Peningkatan kualitas penyelenggaraan YCR 2014 menjadi suatu keharusan. Berdasarkan evaluasi YCR di tahun 2013 lalu dengan tema “New Race Culture”, terjadi perubahan-perubahan yang positif, seperti perilaku teknisi yang semakin memahami pola kerja tim profesional, para rider sudah mampu memberikan masukan yang akurat dan komunikasi tim owner dengan manajemen motorsport PT.Yamaha IndonesiaMotor Manufacturing (YIMM) yang semakin kompak, meyakinkan Yamaha Indonesia mewujukan mimpi di 2018 “Menuju Pentas Dunia”.

YCR 2014 meskipun fokus pada peningkatan kualitas acara, namun tetap memprioritaskan unsur safety dan edukasi bagi semua personal yang terlibat. Dan bagi pengunjung dewasa disediakan Yamaha Riding Academy (YRA) safety.

Dan untuk usia anak-anak disiapkan YRA Kids, dimana sejak usia dini diajarkan tentang cara berkendara yang aman dan memahami peraturan lalu lintas dengan pemahaman dunia anak-anak yang ceria. Hal tersebut tidak dimiliki oleh kompetitor. Sepeda motor YRA Kids PW50 & TTR50 hanya dimiliki Yamaha, terbukti sangat menarik anak-anak Indonesia untuk mempelajari sepeda motor dengan cara yang aman. Lebih dari 2.500 orang anak diedukasi Yamaha di tahun 2013, dan ditargetkan lebih meningkat lagi di 2014.

Kombinasi dunia balap dan safety riding yang tertata apik ala Yamaha, menjadi ciri khas tersendiri pagelaran YCR yang sudah berusia dewasa 25 Tahun. Yamaha menjadikan dunia balap menarik untuk semua kalangan. Pandangan negatif terhadap dunia balap sedikit demi sedikit semakin berubah. Terbukti banyak sponsor yang tertarik untuk ikut serta di aktivitas YCR ini. Konsistensi Yamaha menyiarkan langsung gelaran Moto GP di Trans 7 secara live turut memberikan warna baru olah raga balap Indonesia.

Manajemen Yamaha Indonesia, Bupati Banyumas Ir Haji Ahmad Husein, sponsor, IMI Kabupaten Banyumas daloam opening 25 Tahun YCR di Purwokerto
YCR 2014 menambah lagi aturan baru yang bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap safety yaitu tes kesehatan untuk pembalap di luar track sebelum balap. ”Sukses tahun lalu penyelengaraan YCR 2013 dan ditutup dengan gelaran spektakuler Yamaha Asean Cup Race di sirkuit Sentul International yang memecahkan rekor jumlah penonton hingga 50.000 penonton, akan kami ulang di tahun 2014. Ini sebagai pembuktian Yamaha Rev’s Your Heart SEMAKIN DI DEPAN,” ujar Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.
Tarian tradisional dalam opening Yamaha Cup Race Seri 1 (25 Tahun YCR) di GOR Satria Purwokerto
Read More…

AHM Donasikan Sepeda Motor dan Mesin Produksi ke UGM

Yogyakarta—PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menunjukkan komitmennya di bidang pendidikan dengan menyerahkan donasi sepeda motor dan mesin produksi kepada Universitas Gadjah Mada (UGM). Donasi ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk terus mendukung pengembangan kompetensi otomotif bagi generasi muda Indonesia.

Donasi sebanyak 3 unit sepeda motor, 3 mesin sepeda motor dan 2 mesin produksi diserahkan langsung oleh Human Resources, General Affair, Information Technology Director AHM Markus Budiman kepada Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof.Dr.Suratman,M.Sc. di Ruang Yustisia, University Club UGM, Yogyakarta (17/4).

AHM_002
UGM merupakan perguruan tinggi ketiga yang menerima donasi motor dan mesin produksi untuk mendukung sarana pengembangan kompetensi teknis bidang otomotif. Sebelumnya, AHM juga telah melakukan kegiatan serupa di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS).

Markus Budiman menyatakan perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan dan peningkatan kompetensi generasi muda sebagai perwujudan komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan.

“Kami berharap donasi sepeda motor maupun mesin produksi ini akan bermanfaat sebagai sarana pengembangan ilmu dan pengetahuan otomotif dan manufaktur mahasiswa UGM,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Suratman mengatakan donasi dari AHM ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa UGM yang memiliki minat tinggi mempelajari teknologi kendaraan bermotor roda dua maupun dalam pengembangan pengetahuan dan keterampilan di bidang otomotif dan manufaktur.

“Terima kasih kepada AHM atas kepercayaannya terhadap UGM dalam memanfaatkan produknya sebagai salah satu sarana penelitian dan pengembangan pengetahuan di kampus kami.”

Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda

Selain mendukung pendidikan otomotif di tingkat perguruan tinggi, AHM juga secara aktif mengembangkan dan menerapkan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan generasi muda yang terampil, berkompetensi dan siap memasuki dunia kerja.

Implementasi KTSM Honda mulai dilakukan AHM sejak 2009. Komitmen ini terus diperluas secara bertahap bekerja sama dengan jaringan main dealer ke berbagai wilayah di Tanah Air. Selain memberikan bantuan unit sepeda motor, peralatan praktek, program KTSM Honda juga memberikan dukungan kurikulum dan silabus khusus untuk para SMK binaan Honda. AHM juga memfasilitasi pembangunan ruang praktik dan laboratorium Honda.

Deputi Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan beragam upaya yang dilakukan perusahaan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di bidang otomotif roda dua.

“Hingga saat ini, kami sudah bekerja sama dengan 127 SMK untuk implementasi Kurikulum TSM Honda. Kami berharap langkah ini dapat memberikan bekal yang lebih baik sehingga para lulusan SMK memiliki kompetensi dan lebih siap masuk ke dunia kerja.”

Fun Riding Blogger bersama PT. AHM [part 4]

Salah satu kegiatan yang menarik pada Fun Riding kemarin di Ujung genteng adalah PT. AHM mengajak blogger untuk mengunjungi pusat konservasi Penyu Hijau yang tidak jauh dari tempat kita menginap, yaitu di pantai yg dikenal dg nama Pangumbahan, kegiatan merupakan bagian dari sosialisasi program go green untuk lebih peduli pada lingkungan kita. Pantai Pangumbahan, Ujung Genteng, sudah terkenal sebagai kawasan pantai pendaratan penyu hijau untuk meletakan telurnya. Memiliki panjang pantai 2,3 km, dan dengan luas 58,43 hektar. Dan penyu sendiri merupakan satwa yang dilindungi di Indonesia, merujuk pada undang-undang, seperti UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, PP No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, PP No. 60 Tahun 2007 tentang Konservasi Sumber Daya Ikan, dan Perda Kabupaten Sukabumi No. 5 Tahun 2009 tentang Pelestarian Penyu Di Kabupaten Sukabumi.

IMG_5907_1
Seperti kita ketahui ada sesuatu yang unik pada kehidupan Penyu, ternyata Penyu tidak bertelur di sembarang tempat di dunia ini, ada beberapa tempat tertentu seperti di pantai daerah ujung genteng ini yg menjadi tempat mereka bertelur. Dan hal ini sudah berlangsung sejak jaman dulu, bahwa penyu penyu tersebut entah dari lautan mana asalnya akan bertelur di sana.

IMG_6027_1
Penyu hanya bertelur setahun sekali, sekali bertelur cukup banyak, bisa 80 – 100 butir, tetapi resiko kehidupannya cukup tinggi pula , karena bisa jadi telur nya yang ditetaskan di dalam pasir pantai dimakan binatang lain, atau anak-anak penyu (Tukik) yang baru lahir ketika akan berenang ke laut dimakan ikan lain, sehingga hanya ada sekitar 5-10 % penyu yg dilahirkan bisa hidup selamat sampai besar, yg suatu saat kelak mereka akan kembali ke sana utk bertelur, entah bagaimana cara navigasi mereka sehingga tak tersesat.

Jenis penyu yang bertelur di Pangumbahan ini adalah penyu hijau yang merupakan penyu yang hidup di air laut. Penyu yang terdiri dari sekitar 250 jenis merupakan binatang purba karena hidup di bumi sejak 200 juta tahun lalu pada periode Triassic jadi hampir bersamaan dengan dinosaurus yang sudah punah. Fisiknya hampir tidak berubah sehingga kalau kita melihat wajah sang penyu sekarang, sama dengan kita melihat wajah nenek moyangnya 200 juta tahun lalu. Penyu hijau dapat berkembang sampai mencapai lebih dari 1 meter panjangnya, lebih dari 200 kg beratnya dan hidup lebih dari 100 tahun.

Punahnya ekosistem Penyu juga akibat maraknya perburuan ilegal dan konsumsi telur penyu membuat keberadaan hewan ini terancam. Oleh karena itu sekarang banyak digalakkan tempat konservasi penyu untuk menjaga kelestarian hewan langka ini. Salah satunya adalah tempat konservasi penyu yang berada di Pangumbahan, Sukabumi. Di sini merupakan tempat penetasan penyu paling terkenal di pulau jawa dimana terdapat 9 titik penetasan penyu yang dikelola oleh BKSDA (Balai Konsevasi Sumber Daya Alam) dan Dinas Kelautan dan Perikanan.

Untuk mengakses lokasi konservasi penyu pangumbahan cukup menempuh perjalanan 20-30 menit dari pantai Cibuaya. Memasuki gerbang Anda akan disambut auditorium dengan patung penyu yang besar yang menjadi simbol dari konservasi ini. Di konservasi ini aktivitas paling menarik yang dapat dinikmati wisatawan adalah menyaksikan pelepasan tukik, anak penyu. Ada 3 jenis penyu yang ditetaskan di sini yaitu jenis penyu lekang, kempi dan penyu hijau. Namun saat ini hanya jenis penyu hijau saja yang diutamakan ditetaskan di konservasi ini.

Pelepasan tukik berlangsung mulai pukul 17.30 WIB Waktu ini dipilih karena pada waktu ini air laut sedang pasang dan juga merupakan waktu yang tepat untuk membantu tukik menghindari predator seperti burung dan hiu kecil. Banyak wisatawan yang mengunjungi tempat konservasi ini baik lokal maupun mancanegara, kebanyakan dari mereka memang untuk melihat dan ikut andil juga dalam momen pelepasan bayi penyu tersebut. Puluhan atau ratusan tukik dilepas hampir setiap harinya. Jika Anda ikut andil dalam pelepasan tukik ini Anda dapat berfoto ria untuk mengabadikan momen langka tersebut.