Archive | December 2014

Trip #3 Menikmati Pinggiran Yogjakarta – Wates dan Purworejo [edisi Liburan]

Menuju rute pulang selama turing akhir tahun akhirnya otoride memilih stay di Kota Purworejo sebelum kembali ke Jakarta. Kota Purworejo sebenarnya memiliki beberapa spot menarik, dan dari kota ini juga tidak terlalu jauh untuk mengeksplorasi tempat-tempat di sekitar Purworejo seperti di sekitar Wates dan Kulon Progo. Otoride selalu menyempatkan diri jika mampir di kota ini untuk blusukan di daerah yang banyak memberikan suasana tenang. Jalan yang berkelok-kelok menuju ke atas bukit, hutan-hutan yang masih menyisakan kehijauan, rumah-rumah penduduk yang masih memberikan warna kesederhanaan dan tentu saja keramahan penduduknya.

purworejo
Pilihan pertama adalah menikmati riding ke waduk Sermo, di Desa Hargowilis, Kec. Kokap, Kab. Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Waduk, yang merupakan salah satu tempat wisata di Jogja ini berada sekitar 7 km di sebelah barat kota Wates atau sekitar 40 km dari Kota Yogyakarta dan 34 Km dari Kota Purworejo.

20141230_090429_1
Untuk menuju kelokasi ini suguhan fantantis adalah hamparan sawah hijau dan pemandangan perbukitan menoreh di belakangnya sungguh membuat pemandangan alam di sini begitu istimewa. Bukit Menoreh cukup terkenal di komik-komik dunia persilatan, dan sepintas memang di perbukitan ini tersimpan misteri yang menyimpan kehidupan dimasa lalu.

Sebagai tempat wisata, Waduk Sermo yang diresmikan oleh Presiden Indonesia waktu itu Bp. Soeharto pada tanggal 20 November 1996 silam dibuat dengan membendung Kali Ngrancah, dengan biaya pembangunan mencapai Rp 22 miliar dan diselesaikan dalam waktu 2 tahun 8 bulan. Waduk ini memiliki beberapa keistimewaan, selain alam dan suasana khas hutannya yang masih sangat segar dan asri, waduk ini juga memiliki bentuk yang sangat unik, yaitu berkelok-kelok menyerupai jari tangan dengan warna air yang biru dan jernih. Banyak hal yang bisa dilakukan disini, seperti bersepeda melewati jalan lingkar sepanjang 21 km dan menikmati pemandangan waduk sambil naik perahu bermotor atau sekedar bercengkerama bersama keluarga menikmati pemandangan Waduk Sermo yang sangat eksotis.

Tidak jauh dari Waduk Sermo kearah jalan raya Purworejo – Yogjakarta kita juga bisa mampir di pantai Glagah, pantai yang masih dalam taraf pembangunan infrastruktur ini memiliki pemandangan yang cukup bagus, sekalian bisa menikmati masakan seafood dan cemilan khas daerah setempat.

Advertisements

Trip #2 ke Kota Pacitan [edisi liburan]

20141228_102420_1
Belum puas rasanya menikmati suasana Dieng, kali ini otoride sudah melanjutkan Trip ke dua touring akhir tahun ini menuju kota Pacitan, Rute yang kita tempuh adalah melalui kota Magelang – Sleman – DIY – Wonosari – Pracimantoro – Pacitan dan akan finish di kota kecil Tulakan. Start dari Dieng pukul 10.30 dan harus berhenti sejenak di pinggir Kota Magelang karena turun hujan lebat, kesempatan itu kita manfaatkan untuk santap siang di pinggir kali Progo.

Screenshot from 2015-01-07 14:50:43
Menjelang sore otoride memasuki kota DIY, suasana macet akibat liburan akhir tahun mulai terasa hingga akhirnya menjelang magrib kita berhenti untuk santap malam di Kota Wonosari Gunung Kidul. Dan perjalanan kita lanjutkan menuju kota Pacitan melalui rute Pracimantoro Jawa tengah karena adanya beberapa perbaikan jalan yang menyebabkan kita finish di Kota Kecil Tulakan – Pacitan menjelang pukul 22.00 WIB.
20141227_171033_1
Di Kota Pacitan tempat bro Harry Wuryanto lahir ini kita stay dan menikmati suasana tenang ala kota Pacitan. Pacitan merupakan salah satu dari 38 Kabupaten di Propinsi Jawa Timur yang terletak di bagian Selatan barat daya. Kabupaten Pacitan terletak di antara 110º 55′ – 111º 25′ Bujur timur dan 7º 55′ – 8º 17′ Lintang Selatan, dengan luas wilayah 1.389,87 Km² atau 138.987,16 Ha. Wilayah bagian Utara berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo, Di Timur Kabupaten trenggalek, Di Selatan berbatasan dengan Samudera Hindia, dan di Barat berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri (Jateng). Kota yg terbagi menjadi 12 kecamatan ini memiliki pesona wisata yg sangat menakjubkan, belum begitu banyak orang tau memang mengenai keindahan wisata kabupaten Pacitan ini. Wisata Alam seperti Pantai dan Goa merupakan andalan kabupaten pacitan di sektor pariwisata. Kota yg juga dijuluki Kota 1001 Goa ini benar-benar memiliki keindahan yg tiada tara dalam hal wisata alam pantai.
318551_10200333983340211_515181322_n
Sayang memang, obyek wisata yg begitu mempesona ini masih belum bisa menjadi primadona di sektor wisata khususnya jawa timur. Padahal jika dibandingkan daerah lain, wisata alam pantai di Pacitan sangat jauh lebih menakjubkan dan membuat kita berdecak kagum. Bahkan, pantai disana sangat alami dengan pasir putih nan lembut berpadu air yg bening serta panorama keindahan batu yg nampak seperti mengapung di lautan.

Obyek-obyek wisata di Kabupaten Pacitan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa katagori antara lain:

  1. Obyek wisata yang sudah dibangun dan telah memberikan kontribusi bagi pendapatan masyarakat dan daerah antara lain : Pantai Teleng Ria, Pantai Tamperan, Goa Gong, Goa Tabuhan, Pemandian air hangat dan Pantai Srau.
  2. Obyek wisata yang mempunyai prospek yang baik perlu pengangan dan pembangunan yang konseptual seperti Pantai Klayar, Pantai Watukarung, Pantai Srau, Pantai Sidomulyo, Luweng Jaran dan Luweng Ombo serta kegiatan atraksi wisata seperti Ceprotan, Tari Khetek Ogleng dan Monumen Panglima Besar Jenderal Sudirman.
  3. Obyek wisata lainnya yang menjadi wahana pelengkap kepariwisataan baik itu Goa dan Obyek wisata Sejarah dan sebagainya.

Kondisi cuaca pada musim penghujan bulan Desember ini memang menjadi penghalang kita dalam menikmati keindahan kota Pacitan, sehingga untuk mengambil beberapa spot yang menarik harus batal karena turunnya hujan yang nyaris mengguyur kota Pacitan sepanjang hari. Untunglah di beberapa sudut kota tempat kuliner yang nyaman masih dapat dengan mudah kita temukan, sehingga kuliner khas Pacitan masih bisa kita nikmati.

Yang wajib kita beli dari kota ini adalah tentu saja batu cincin dan batu alam kota Pacitan, kota ini memang sudah terkenal dengan keindahan batu alamnya. Batu Cincin Red Baron, Kalsedon, Krysopras, Anggur, batu fosil dapat dengan mudah kita temukan di kota ini, tentu saja harganya juga jauh lebih murah jika di bandingkan dengan yang di jual di Jakarta. Batu dengan warna-warna cantik tersebut memang sangat indah dan menggoda, kalau tidak dalam suasana riding jauh seperti ini otoride-pun pasti terbawa arus ikut teman-teman bawa-bawa batu yang gemerlap tersebut ;).

pacitanstone1

Road trip to Dieng Plateu #Liburan Akhir Tahun

Liburan akhir tahun adalah kesempatan untuk melakukan touring keluar kota dengan teman-teman terdekat, dan kali ini tujuan pertama adalah ke dataran tinggi Dieng. Dieng memang cukup memberikan daya tarik tersendiri bagi bikers, Kota kecil di ketinggian 2.100 Dpl ini selain berhawa sejuk juga memiliki pesona keindahan yang luar biasa, apalagi untuk menuju ke lokasi ini suguhan cornering selalu menyambut bikers sehingga memberikan kenangan dan tantangan yang sukar untuk dilupakan.

Trip Menuju Dieng

Trip Menuju Dieng


Rabu, 24 Desember 2014 Pukul 24.00 WIB saya, bro Tri dan bro Budi berangkat dari Cililitan melalui rute jalan Kalimalang menuju Karawang, rencananya akan memilih jalur pantura hingga ke kota Batang lalu belok ke kanan menuju Dieng, tetapi ketika sampai di Cikampek yang terjadi adalah macet total sehingga perjalanan sempat terhenti. Alternatif berikutnya adalah putar haluan menuju Purwakarta – Bandung, rute di jalur selatan sendiri sebenarnya juga terasa padat menjelang libur natal, takut menemui kemacetan di daerah Naggrek – Gentong akhirnya perjalanan kembali melambung melalui rute Garut – Tasik. Perjalanan menjadi terasa panjang melalui jalur selatan karena menjelang magrib kita baru sampai di kota Kebumen yang selanjutnya langsung memilih jalur alternatif menuju kota Wonosobo. Jalan pintas yang melewati waduk wadas lintang ini memang sepi, apalagi di menjelang jam 8 malam, semakin ke atas memasuki hutan semakin senyap saja rasanya, jalanan yang berkelok ke kiri dan ke kanan sepanjang hampir 106 KM benar-benar menguras konsentrasi, malam yang semakin pekat seperti menelan kita bertiga, untunglah kondisi jalan relatif bagus walaupun di setiap cornering kadang-kadang mengalami sliding karena hujan gerimis yang seakan-akan mengikuti perjalanan kita. Menjelang jam 10 malam, barulah terasa lega akhirnya kita tiba di kota Dieng setelah menempuh perjalanan sejauh 576 KM. Karena di sepanjang perjalanan telah menembus dinginnya udara malam bercampur gerimis, tiba di Dieng rasanya sudah tidak kaget dengan dinginnya kota Dieng.

20141225_160937_Richtone(HDR)_1
Untuk di kota kecil ini denyut kehidupan malamnya tetap berlanjut, sehingga untuk mencari warung makanpun masih gampang, beberapa warung makan memang buka 24 jam, sehingga kita bisa memulihkan tenaga dengan sajian kopi hangat dan makan malam di pertigaan kota kecil Dieng ini. Untuk penginapan di kota ini cukup mudah dicari, khususnya home stay yang banyak ditawarkan oleh penduduk setempat, harganyapun bervariasi antara 200 hingga 300 ribu. Kalau mau lebih seru memang bisa membawa perlengkapan tenda sendiri dan bisa bermalam di tepi danau Cebongan atau telaga Sikunir. Camping Ground yang mengelilingi telaga Sikunir cukup luas, fasilitas toilet, mushola, hingga warung 24 jam tersedia disini. Arena parkir juga cukup luas untuk mobil dan motor, walaupun di akhir pekan ketika cuaca cerah tempat ini menjadi penuh sesak dipenuhi oleh pengunjung yang ingin menyaksikan golden sunrise dari bukit Sikunir. Apalagi akses jalan menuju lokasi ini hanya jalan kecil sehingga untuk roda 4 harus harus ekstra sabar saling bergantian.

Camping Ground Telaga Sikunir

Camping Ground Telaga Sikunir


Jum’at, 26 Desember 2014 Pukul 4.30 WIB setelah sholat shubuh, kita siap-siap tracking ke atas bukit untuk berburu sunrise. Sebenarnya jika berniat untuk mencari spot sunrise yang bagus di kota Dieng sebaiknya tidak pada bulan Desember, karena pada bulan tersebut biasanya adalah musim penghujan. Sejak pagi hari ini saja gerimis masih turun rintik-rintik, awan gelap masih menyebar di sekitar gunung Sindoro dan gunung sumbing, akhirnya tracking tetap berlanjut menaiki bukit dengan jalanan tanah basah yang terasa licin dan berharap bisa melihat matahari menampakkan dirinya. Sunrise pagi ini lebih banyak tertutup mendung, hanya siluet pagi yang kadang muncul, kabut tebal telah merubah langit menjadi putih, tetapi suasana di atas gunung tetap terasa enak di nikmati sambil ditemani kopi hangat yang di jajakan oleh penduduk setempat di ketinggian sekitar 2500 Dpl ini. Ada beberapa spot menarik untuk menyaksikan golden sunrise selain dari bukit Sikunir, kita bisa memilih tracking ke bukit Perahu atau ke beberapa bukit di sekitar bukit Sikunir, namun karena kondisi trackingnya yang sedikit panjang dan tinggi sehingga cukup melelahkan dan kurang diminati.

Selain Golden Sunrise beberapa spot juga bisa kita nikmati seperti Telaga Warna dan Telaga Pangilon, Kawasan Candi Arjuna atau Kawah Sikidang. Tempat-tempat ini di cuaca cerah memberikan panorama yang luar biasa indah, apalagi jika membawa perlengkapan fotografi dan niat mau hunting, sehari berada di Dieng rasanya tidak cukup.

Bedah Mesin All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP Bersama Blogger

Memberikan produk kendaraan terbaik untuk konsumen memang menjadi visi Honda yang saat ini terus melakukan inovasi dengan produk produk barunya. Salah satunya adalah dengan kehadiran Honda All New Beat ESP dan Honda All New Beat ESP Pop yang kemarin di kupas tuntas oleh PT. AHM dan Blogger di AHTC (Astra Honda Training Center) yang terletak di kawasan Sunter Jakarta Utara.

IMG-20141220-WA0021
Di pusat pelatihan ini teman-teman Blogger di berikan kesempatan merasakan dan mengetahui perbedaan mesin All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP dengan produk Honda Beat sebelumnya. Supaya lebih lengkap dalam mendapatkan informasi tentang riding experience teman-teman Blogger diberikan kesempatan menjajal All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP mengelilingi kawasan Sunter yang memiliki kondisi jalan bervariasi, macet dan beberapa ruas bisa di pergunakan untuk mengekplore akselerasi motor baru Honda ini.

20141220_100604_1
All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP adalah produk terbaik yang diberikan PT. AHM untuk konsumen entry level pecinta Honda AT. Honda Beat yang hadir sejak tahun 2008 memang telah memberikan segmen tersendiri bagi kalangan muda. Tidak heran di penghujung tahun 2014 ini Honda Beat mampu menembus angka produksi hingga 7.455.137 unit, sebuah prestasi yang luas biasa dan respon yang sangat positif untuk produk AT dari PT. AHM. Sehingga wajar jika di penutup tahun 2014 ini PT. AHM memberikan refresh pada produk Honda Beat. Salah satu yang berubah total adalah penempatan engine ESP dan ISS yang biasanya menjadi standar AT Premium, maka jadilah All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP ini motor entry level dengan mesin rasa motor premium Honda.

Apa yang berbeda dari Honda Beat ?

Kehadiran All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP lebih di arahkan kepada kebiasaan aktivitas kawula muda yang enerjik, trendy, sportif dan stylish. Untuk konsumen muda yang cenderung memiliki aktivitas sportif dan enerjik PT. AHM memberikan varian pilihan All New Honda Beat eSP. Bentuk Honda All Beat ESP ini mirip dengan varian Beat yang lama, perubahan terbesarnya adalah pada engine yang telah mengadopsi ESP, ISS dan COmbi Break sehingga tingkat akselerasi dan efisiensinya menjadi lebih baik dan nyaman. Sementara untuk konsumen muda yang lebih cenderung ke aktivitas sosialita PT. AHM menghadirkan Honda All New Beat Pop eSP yang kali ini hadir lebih Stylist dan fashionable, tentu saja kelincahannya pun tak kalah dengan versi Beat eSP karena memiliki engine yang nyaris sama.

IMG_3409
Pada riding experience kemarin Otoride merasakan sendiri betapa motor ini terasa sangat lincah dan powerfull untuk kelas 110 cc. Berjalan beriringan dengan Stephen Langitan salah satu rekan blogger yang memang dari dulu sering riding bersama, Otoride benar benar memaksa All New Bear Pop eSP ini harus menunjukkan kekuatannya. Menembus kemacetan dengan “stop and go” ala touring Otoride menggeber All New Beat Pop eSP hingga ke batas speed 110 KPJ. Semua fasilitas pada motor ini bekerja dengan sempurna. Combi Break System begitu nyaman dalam menghentikan motor dan tidak menimbulkan efek sliding ketika dilakukan pengereman mendadak. Idling Stop System pun bekerja secara informatif ketika harus berhenti di traffic light. Sehingga wajar saja jika PT. AHM berani mengklaim ada peningkatan efisiensi 7% dari versi sebelumnya. Untuk konsumsi BBM dengan rasio 1:63 KM tentu kendaraan ini menjadi sangat irit, apalagi di tunjang dengan kenyamanan berkendara yang cukup maksimal.

Bedah Mesin All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP.

Mengobati rasa penasaran tentang mesin baru All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP ini, PT. AHM kemudian mengajak teman-teman blogger untuk menuju ruang workshop dan melihat bagian dalamnya mesin All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP hingga komponen-pomponen kunci dari eSP dan ISS. Untuk PGMFI mungkin tidak berbeda dengan sebelumnya tetapi pada Beat baru ini yang menggunakan eSP dengan flying wheel magnet 3 phase dengan ECU dan Regtifier yang menjadi satu blok terjadi peningkatan proses PGMFI yang lebih baik. Jika di lihat dari sisi kontruksinya pun perawatan dan chekup ECU juga menjadi lebih mudah karena konektor data telah di posisikan di sekitar aki mesin yang kali ini memiliki daya lebih besar 5 Ampere jika dibandingkan dengan Beat lama yang 3 Ampere.

Flying Wheel Magnet yang di aplikasikan oleh PT. AHM ini untuk ACG (Alternating Current Generator) adalah produk terbaik di Indonesia yang tidak terdapat di motor lain. Terobosan PT. AHM ini telah mampu menjawab kasus pada start engine yang berisik, sehingga motor Honda yang telah menganut ACG ini tidak ada suaranya, tekan tombol starter mesin langsung berbunyi halus. ACG tentu sangat menghemat listrik dan memberi keawetan pada bagian generator karena system ACG ini tidak ada bagian yang bergesekan. Arus yang di hasilkan pun menjadi lebih baik dan stabil.

20141220_134421
Melibat kebagian penyaluran tenaga terjadi perubahan pada komponen driven ini, pully CVT kali ini di tata ulang dengan material yang lebih kuat dan terjadi perubahan ukuran sedikit lebih besar, menariknya lagi di bagian girbox PT. AHM memberikan inovasi Rib sirkulasi untuk memaksimalkan kinerja oli girbox, sehingga lebih awet dan maksimal. Pantas saja ketika pada riding test akselerasi Beat baru ini terasa seperti motor AT 125cc. Penyaluran tenaga dengan inovasi pada final driven ini jadi mengingatkan perubahan perubahan gear pada Honda CB150R dan CBR150R.

Untuk keseluruhan All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP benar benar akan memanjakan pemiliknya. Kenyamanan, efisiensi dan tehnologi canggih yang di miliki varian baru ini menjadikan motor entry level ini rasa premium. Dan hal ini juga yang membuat PT. AHM memiliki prediksi trend Honda Beat di tahun mendatang akan semakin baik dan semakin kuat.

Galery Workshop All New Honda Beat eSP dan All New Honda Beat Pop eSP ::

Runner Up ADC 2014,‎ Pebalap AHM Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Losail, Qatar

Doha – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Aditya Pangestu Hanafi berhasil mengakhiri keseluruhan seri Asia Dream Cup (ADC) 2014 dengan menempati posisi runner up. Prestasi ini menambah kontribusi perusahaan dalam melahirkan putra bangsa yang membanggakan di ajang balap internasional.

Keberhasilan Aditya Pangestu Hanafi menduduki posisi runner up ADC 2014 mengulang kesuksesan pebalap Honda Indonesia Gerry Salim yang juga menyabet posisi runner up ADC 2013. Melalui konsistensi prestasi ini, AHM semakin membuktikan komitmennya dalam mencetak pebalap-pebalap Tanah Air yang berkualitas dan sejajar dengan pebalap andalan negara lain tingkat Asia.

ADC Qatar 02
Posisi runner up puncak klasemen ADC 2014 diraih Aditya Pangestu Hanafi setelah 7 kali menaiki podium pada 6 seri penyelenggaraan kejuaraan tingkat Asia ini, termasuk dalam seri terakhir di Losail International Circuit, Doha, Qatar.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan prestasi internasional ini merupakan suatu kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Perjuangan pebalap binaan AHM menorehkan prestasi pada ajang balap tingkat Asia ini sejalan dengan semangat One Heart untuk terus berprestasi mencapai mimpi.
Read More…

Resmikan Pabrik Baru, AHM Jadi Produsen Sepeda Motor Honda Terbesar di Dunia

Karawang – PT Astra Honda Motor (AHM) mulai mengoperasikan pabrik sepeda motor terbarunya di Karawang dengan kapasitas produksi 1,1 juta unit pertahun yang akan dimanfaatkan untuk memenuhi permintaan sepeda motor di pasar domestik dan pasar ekspor di kawasan ASEAN di masa mendatang. Dengan demikian, total kapasitas produksi sepeda motor Honda di Indonesia saat ini mencapai 5,3 juta unit per tahun dan menjadikan AHM sebagai produsen sepeda motor Honda terbesar di dunia.

AHM_ 406
Peresmian pabrik terbaru AHM ini diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia M. Jusuf Kalla yang didampingi oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, dan Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani. Hadir juga dalam peresmian ini Duta Besar Jepang untuk RI Yasuaki Tanizaki, Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto dan President, CEO and Representative Director, Honda Motor Co. Ltd Takanobu Ito.
Read More…

Honda Fiesta 2014 Salurkan Bantuan Generasi Muda ke GNOTA

Medan – Rangkaian kegiatan Honda Fiesta 2014 yang sejak bulan lalu diakhiri dengan penyerahan bantuan beasiswa pendidikan dari para generasi muda Indonesia melalui Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PT Astra Honda Motor (AHM) mengantarkan generasi muda mewujudkan mimpi-mimpi mereka menjadi calon pemimpin bangsa di masa mendatang dengan mencetak prestasi di berbagai bidang.

Bantuan untuk GNOTA diserahkan langsung oleh Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin kepada Sekretaris GNOTA Pusat Yasinta Widowati di Medan, Sumatra Utara sebagai kota terakhir penyelenggaraan Honda Fiesta 2014 (7/12). Bantuan diberikan berupa beasiswa pendidikan kepada 100 anak yang tinggal di wilayah Indonesia Timur. Penggalangan dana dilakukan dengan mengonversi setiap peserta test ride sepeda motor pada acara Honda Fiesta 2014 dengan nominal Rp 5.000,- .

ahm_004
Ahmad Muhibbuddin mengatakan Honda Fiesta yang digelar AHM bersama jaringan main dealer Honda bertujuan untuk menyalurkan aspirasi generasi muda Indonesia dalam berkontribusi membangun bangsa melalui kepedulian terhadap budaya dan sesama. Selain itu, perusahaan juga berupaya menanamkan semangat saling bantu dan berbagi dengan sesama dengan menyalurkan beasiswa pendidikan kepada mereka yang membutuhkan.
Read More…