Archive | February 2015

Prestasi Meningkat, AHM Kirim Dimas ke CEV Spanish Championship

Jerez, Spanyol – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Dimas Ekky Pratama, mulai menjalani sesi latihan pada (Campeonato de Espana de Velocidad) CEV Spanish Championship kelas Moto2 European Championship yang berlangsung di benua Eropa. Kepastian keikutsertaan pebalap binaan AHM ini merupakan bagian dari upaya perusahaan mengakselerasi kompetensi pebalap menuju jenjang balap tingkat dunia, MotoGP.

Pebalap Binaan AHM, Dimas Ekky Pratama meraih podium 2 di kejuaraan International ARRC 2014 kelas supersports 600 cc di Sentul. Tahun ini, Dimas Ekky Pratama meningkatkan kompetensi balapnya pada ajang CEV Spanish Championship kelas Moto2 European Championship yang berlangsung di benua Eropa

Pebalap Binaan AHM, Dimas Ekky Pratama meraih podium 2 di kejuaraan International ARRC 2014 kelas supersports 600 cc di Sentul. Tahun ini, Dimas Ekky Pratama meningkatkan kompetensi balapnya pada ajang CEV Spanish Championship kelas Moto2 European Championship yang berlangsung di benua Eropa


CEV Spanish Championship telah lama dikenal sebagai salah satu jenjang balap terbaik menuju MotoGP. Melalui ajang ini, lahir para pebalap berprestasi yang mampu menggenggam gelar juara dunia MotoGP, seperti Marc Marquez dan Casey Stoner. Tahun ini, CEV Championship digelar dengan membuka berbagai kelas, seperti Moto3 Junior World Championship, Moto2 European Championship, Superbike European Championship. Dimas Ekky Pratama merupakan pebalap Tanah Air pertama binaan AHM yang menapakkan karir balap di ajang CEV Spanish Championship kelas Moto2.
Read More…

Advertisements

Liburan Imlek di Kota Cirebon

Memanfaatkan waktu sempit untuk jalan-jalan di tambah dengan cuaca musim hujan, sebenarnya kurang menggembirakan tetapi karena ketemu tanggal liburannya kondisinya sudah begitu apa boleh buat, kemarin akhirnya berangkat ke kota Cirebon dengan menggunakan Kereta Api yang biayanya murah meriah dan lumayan nyaman. Pelayanan perjalanan dengan kereta api saat ini memang cukup memuaskan, kita dapat melakukan pembelian tiket secara online atau lewat minimarket yang kemudian bisa kita cetak sendiri di counter cetak stasiun KA terdekat. Jarak tempuh Jakarta-Cirebon dengan kereta api memerlukan waktu sekitar 3 Jam. Dan untuk komunikasi data cukup stabil hingga di wilayah Cirebon.

Destinasi ke Stasiun Prujakan Cirebon

Destinasi ke Stasiun Prujakan Cirebon


Tiba di Kota Santrinya Sunan Gunung Jati ini saya langsung menuju ke rumah saudara di Desa Marikangen, yang jaraknya hanya beberapa meter dari makam syeh H. Abdul Latief Kanjen Marikangen. Kebetulan keponakan sudah menyiapkan Old Vixion-nya untuk blusukan selama di Cirebon. Akhirnya tinggal menyusun schedule blusukan sambil nyari spot foto yang bagus walaupun hanya mengandalkan smartphone.

Sepeda Motor dan GPS jalan-jalan semakin seru.

Sepeda Motor dan GPS jalan-jalan semakin seru.


Cirebon adalah kota tua yang erat kaitannya dengan sejarah dan perkembangan Islam di Indonesia. Kota ini masih kental dengan adat istiadat dan budaya lokal.
Oleh karena itu cukup menarik berkunjung di daerah ini sekalian mengenal sejarah masalalu tentang perkembangan di kota kesultanan Cirebon. Secara harfiah Cirebon berasal dari kata Ci dan Rebon. Ci sendiri merupakan bahasa Sunda yang berarti sungai, sedangkan Rebon artinya udang kecil-kecil yang biasanya banyak didapat di badan-badan sungai. Dahulu sangat mudah mendapatkan udang/rebon di sungai-sungai sepanjang kota ini, itu sebabnya kota kecil ini diberi nama Cirebon. Nama Cirebon berasal dari kata Caruban, dalam Bahasa sunda yang berarti campuran (karena budaya Cirebon merupakan campuran dari budaya Sunda, Jawa, Tionghoa, dan unsur-unsur budaya Arab)

Cirebon terletak pada lokasi yang strategis dan menjadi simpul pergerakan transportasi antara Jawa Barat dan Jawa Tengah, karenanya Cirebon merupakan kota primadona yang ramai disorot massa terutama saat arus mudik berlangsung. Tentu saja, hal ini karena jalur utama arus mudik melintasi jalan-jalan besar dari kota ini. Kota ini merupakan kota kecil yang masih menata diri untuk menjadi kota seribu pesona, menyaingi keberadaan kota-kota besar lainnya di Indonesia.


Cirebon memiliki banyak sekali julukan seperti kota udang dan kota wali. Selain itu kota Cirebon disebut juga sebagai Caruban Nagari (penanda gunung Ceremai) dan Grage (Negeri Gede dalam bahasa jawa cirebon berarti kerajaan yang luas).Secara geografis, Cirebon memang terletak dekat dengan laut. Dahulu kala Cirebon merupakan salah satu kota pelabuhan penting yang berada di pulau Jawa. Kota ini dijuluki kota udang karena memang sejak dulunya komoditas perikanan seperti udang banyak dibudidayakan. Dari ukuran udang yang kecil-kecil (rebon/udang halus) hingga udang yang besar-besar (udang galah, udang windu) yang merupakan komoditas yang biasanya dieksport ke luar negeri banyak dijumpai dikota ini.

Cirebon juga terkenal dengan kekayaan warisan budayanya, salah satunya yaitu makam salah seorang tokoh wali songo sunan Gunung Jati yang merupakan penyebar agama islam di pulau jawa. Situs budaya berupa makam sunan Gunung Jati beserta peninggalannya selalu ramai dikunjungi berbagai wisatawan dari seantero negeri.

Berkeliling kota Cirebon memang lebih puas menggunakan sepeda motor, karena selain kotanya kecil yang radiusnya dibawah 20 KM, kita juga dapat berbegerak leluasa untuk mengunjungi berbagai tempat menarik di kota ini. Kawasan kota tua terletak di sekitar Pelabuhan Cirebon, Kesultanan dan Kejaksaan, kemudian untuk souvenir dapat berkunjung ke kawasan Trusmi atau Plered. Untuk menikmati kuliner di sore hari paling mudah adalah di sepanjang jalan menuju alun-alun kota, disini masakan khas Cirebon dapat dengan mudah kita temui seperti EMpal Gentong dan Pedesan Entog atau Nasi Jamblang.

Sebenarnya dihari pertama saya ingin menikmati suasana pantai di Cirebon, karena kota ini termasuk kota bahari, tetapi masih kurang nyaman, pantai di wilayah pantura sebagian besar cenderung landai dan berlumpur sehingga air lautnya pun lebih banyak berwarna kecoklatan. Sewaktu mengunjungi taman Ade Irma Suryani “Ancolnya” Kota Cirebon ternyata masih dalam renovasi, padahal berharap bisa menikmati suasana laut dari taman ini. Akhirnya saya memilih melihat kehidupan masyarakat di salah satu kampung nelayan yang letaknya tidak jauh dari Pelabuhan Utama Cirebon. Keliling kota di sore hari sambil menikmati kuliner adalah menu pelengkap di setiap traveling, dan buruan utama sudah pasti mencari Empal Gentong, Nasi Jamblang atau Nasi Lengko yang nikmat.

Empal Gentong dan Pedesan Entog

Empal Gentong dan Pedesan Entog


Destinasi selanjutnya adalah Kota Sejarah Linggarjati di wilayah Kuningan, Desa Linggarjati adalah sebuah desa di kecamatan Cilimus, Kuningan yang terletak di kaki Gunung Ceremai, antara kota Cirebon dan Kuningan. Di tempat ini dilangsungkan Perundingan Linggarjati antara Indonesia dan Belanda pada tahun 1946. Tempat diselenggarakannya Perundingan Linggarjati tersebut kini menjadi Museum Linggarjati. Dengan menggunakan aplikasi GPS Navitel pada smartphone saya langsung menuju ke titik point museum Linggar Jati yang jaraknya sekitar 19 KM dari rumah saudara di dekat Plumbon. Saya menyukai aplikasi GPS Navitel karena ke akuratannya dalam memandu perjalanan, sehingga untuk kegiatan blusukan seperti ini informasinya lengkap dan berjalan secara offline. Untuk anda yang menggunakan googlemaps di kawasan ini hanya tersedia signal GPRS jadi jangan terlalu mengandalkan internet.

Desa Linggajati berada pada ketinggian 400 meter di atas permukaan laut. Desa ini sebelah selatan berbatasan dengan Desa Linggarmekar, sebelah utara berbatasan dengan Desa Linggarindah dan di sebelah barat berbatasan dengan Gunung Ciremai.

Dari Catatan Sejarah Gedung yang berada di Desa Linggajati ini pernah menjadi tempat perundingan pertama antara Republik Indonesia dengan Belanda pada tanggal 11-13 November 1946. Dalam perundingan itu, Pemerintah RI diwakili oleh Perdana Menteri Sutan Syahrir, sedangkan Pemerintah Kerajaan Belanda diwakili oleh Dr. Van Boer. Sementara yang menjadi pihak penengah adalah Lord Killearn, wakil Kerajaan Inggris. Perundingan tersebut menghasilkan naskah perjanjian Linggajati yang terdiri dari 17 pasal, yang selanjutnya ditanda-tangani di Jakarta pada tanggal 25 Maret 1945.

Peristiwa perundingan yang berlangsung tiga hari itu ternyata merupakan satu mata rantai sejarah yang mampu mengangkat nama sebuah bangunan mungil di desa terpencil itu menjadi terkenal di seluruh Nusantara, bahkan di pelbagai penjuru dunia. Bangunan itu kemudian dipugar oleh pemerintah tahun 1976 dan dijadikan sebagai bangunan cagar budaya dan sekaligus objek wisata sejarah.
Data Bangunan

Gedung Perundingan Linggajati saat ini berdiri di atas areal seluas sekitar 24.500 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 1.800 meter persegi. Bangunan tersebut terdiri atas: ruang sidang, ruang sekretaris, kamar tidur Lord Killearn, ruang pertemuan Presiden Soekarno dan Lord Killearn, kamar tidur delegasi Belanda, kamar tidur delegasi Indonesia, ruang makan, kamar mandi/WC, ruang setrika, gudang, bangunan paviliun, dan garasi.

Sebagai catatan, ruangan dan segala perabotan yang ada di dalam gedung pada tahun 1976 (saat dipugar oleh pemerintah), dibuat sedemikian rupa agar data dan suasananya sedapat mungkin sama pada seperti tahun 1946 (sewaktu perundingan dilaksanakan). Selain itu, di dalam gedung juga dilengkapi dengan gambar/foto situasi saat perundingan berlangsung dan bahan-bahan informasi lain bagi pengunjung.

Gedung Linggajati mempunyai sejarah yang panjang. Sudah banyak peristiwa yang ia saksikan di tempat itu. Sebab, dari tahun 1918 gedung ini telah berkali-kali beralih fungsi. Pada tahun 1918 gedung ini hanya berupa sebuah gubuk milik Ibu Jasitem yang kemudian diperisteri oleh Tuan dari Tersana, seorang Belanda. Tahun 1921 dirombak dan dibangun setengah tembok dan dijual kepada van Oos Dome (van Oostdom?). Tahun 1930 diperbaiki menjadi rumah tinggal keluarganya. Tahun 1935 dikontrak oleh van Hetker (van Heeker?) yang merombaknya lagi menjadi Hotel Rustoord (Rusttour?). Tahun 1942 direbut oleh Jepang dan diubah menjadi Hokai Ryokai (Hokai Ryokan?). Tahun 1945 direbut oleh pejuang kita untuk markas BKR dan diubah namanya menjadi Hotel Merdeka. Tahun 1946 di Hotel Merdeka berlangsung Perundingan Linggarjati. Tahun 1948 untuk markas tentara Kolonial Belanda. Tahun 1949 dikosongkan. Tahun 1950-1975 untuk Sekolah Dasar Linggarjati I. Kemudian, tahun 1977-1979 bangunan yang sudah bobrok itu dipugar oleh pemerintah kemudian dijadikan sebagai muesum memorial. * [http://id.wikipedia.org/wiki/Linggajati,_Cilimus,_Kuningan]

Suasana di sekitar gedung Linggarjati terasa sejuk, dengan pemandangan Gunung Ciremai yang berdiri kokoh dan dipadu dengan hamparan sawah yang membentang, Linggarjati sepertinya wajib menjadi objek hunting bagi para fotografer dan bikers yang ingin menikmati jalan-jalan dengan nuansa pegunungan. Bagi Para Pecinta Alam yang akan melakukan pendakian ke Gunung Ciremai, melalui depan gedung perundingan Linggarjati ini dapat langsung menuju ke pos pendakian Gunung Ciremai.

Banyak yang mengklaim kalau jalur pendakian gunung Ciremai melalui pos Linggar Jati adalah jalur Walisongo. Konon Walisongo melakukan perjalanan mendaki gunung Ciremai dan di pandu oleh kakeknya Sunan Gunung Jati. Pendakian di mulai dari desa Linggar Jati, dan Pos Ciebunar adalah tempat pertama rombongan Walisongo berkemah.

Foto-foto Liburan di Cirebon yang di ambil dengan HP Samsung SM-N750 :

Bangun Generasi Sehat, AHM Kampanyekan Perbaikan Gizi dan Kesehatan Masyarakat

Karawang – PT Astra Honda Motor (AHM) menggandeng sejumlah Posyandu di Karawang mengampanyekan peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat di sekitar pabrik baru Honda di Karawang. Program ini diimplementasikan dengan memberikan alat kesehatan bagi posyandu dan bantuan 5.500 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil.

Program kesehatan ini dilakukan di 3 dusun wilayah Desa Kalihurip, Karawang, Jawa Barat dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Bulan Gizi Nasional 2015.

Department Head of Corporate Social Responsibility AHM Yudi Yozardi (ke-1 dr kanan) beserta Sekretaris Desa Kalihurip Pujianto (ke-1 dr kiri) dan Kepala Puskesmas Cikampek dr. H. Laode Ahmad menyerahkan PMT dari AHM bagi para balita di balai desa Tepas Sahate, Desa Kalihurip, Jawa Barat (25/2). AHM mengadakan sosialisasi pentingnya PMT untuk menunjang kualitas kesehatan balita dan ibu hamil sehingga memenuhi beragam unsur kecukupan gizi

Department Head of Corporate Social Responsibility AHM Yudi Yozardi (ke-1 dr kanan) beserta Sekretaris Desa Kalihurip Pujianto (ke-1 dr kiri) dan Kepala Puskesmas Cikampek dr. H. Laode Ahmad menyerahkan PMT dari AHM bagi para balita di balai desa Tepas Sahate, Desa Kalihurip, Jawa Barat (25/2). AHM mengadakan sosialisasi pentingnya PMT untuk menunjang kualitas kesehatan balita dan ibu hamil sehingga memenuhi beragam unsur kecukupan gizi


Penyerahan bantuan paket PMT dilakukan bersama aktivis posyandu dan petugas kesehatan setempat di Balai Satu Hati Desa Kalihurip Karawang (25/2). Balai Satu Hati merupakan bangunan serbaguna yang didirikan AHM untuk warga desa Kalihurip sebagai sarana pemberdayaan masyarakat, peningkatan pendidikan dan kesehatan warga sekitar.

AHM mengadakan sosialisasi pentingnya PMT untuk menunjang kualitas kesehatan balita dan ibu hamil sehingga memenuhi beragam unsur kecukupan gizi. Paket PMT akan diberikan setiap bulan dan berkesinambungan dengan menu yang bervariasi, mulai bubur kacang hijau, cake wortel, bubur melon apel, brokoli dengan kembang kol dan keju, nugget ayam keju, dan roti labu. Menu-menu tersebut juga dilengkapi dengan menu lainnya seperti telur burung puyuh, telur ayam kampung, susu sapi, dan beragam buah-buahan.

Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan kesehatan masyarakat merupakan salah satu fokus kegiatan sosial perusahaan yang diharapkan dapat membantu masyarakat hidup lebih baik dan sehat.

“Bersama posyandu kami ingin berkontribusi memperhatikan kesehatan masyarakat sejak usia dini agar tercipta generasi masa depan yang sehat dan berkualitas untuk Indonesia yang lebih baik.”

Selain memberikan bantuan 5.500 paket PMT, AHM juga menyerahkan bantuan paket alat kesehatan untuk 3 posyandu yang terletak di Desa Kalihurip, Karawang, Jawa Barat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya AHM untuk melayani 300 pasien posyandu yang setiap bulan berobat ke sarana kesehatan warga ini.

Paket alat kesehatan yang diberikan AHM terdiri dari stetoskop, tensimeter, termometer anak, timbangan dacin 25 kilogram, dan timbangan regular, serta tempat tidur untuk media pemeriksaan. Layanan kesehatan posyandu untuk warga tersebut juga didukung AHM melalui Mobil Kesehatan Astra (MOKESA) yang didesain khusus dengan beragam alat pendukung pelayanan kesehatan.

Sehat Bersama di Berbagai Wilayah

Dukungan Honda untuk peningkatan kesehatan masyarakat tidak hanya digulirkan AHM, namun juga melalui jaringan main dealer Honda yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Di pulau Jawa, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) selaku main dealer sepeda motor Honda area Jawa Timur dan Nusa Tenggara. MPM mengadakan “Honda Peduli Gizi Anak Indonesia” di Taman Prestasi Surabaya dengan membagikan 100 paket makanan sehat, susu, dan vitamin bagi anak-anak tidak mampu di Surabaya.

Honda juga menggelar beragam kegiatan peningkatan gizi masyarakat di luar pulau Jawa. Di pulau Sumatera, CV Indako Trading Company selaku main dealer sepeda motor Honda area Sumatera Utara melakukan kegiatan peduli gizi bagi 200 anak di Sinabung dengan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, paket makanan sehat termasuk telur dan susu, serta vitamin. Sementara di pulau Kalimantan, Trio Motor selaku main dealer sepeda motor Honda area Kalimantan Tengah dan Selatan mengadakan “Trio Motor Peduli Gizi” dengan memberikan bantuan 150 paket makanan sehat dan susu bagi anak-anak di Rumah Singgah Kanker Anak Banjarmasin dan TK Aisiyah Banjarmasin.

AHM Giatkan Kembali Olah Apotik Hidup

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak generasi muda untuk semakin peduli lingkungan dengan memberikan 850 Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada 12 sekolah yang tergabung dalam program Sekolah Satu Hati. Bantuan ini merupakan rangkaian dari upaya AHM dalam melestarikan keberagaman tanaman khas Indonesia bersama generasi muda.

Bantuan 850 TOGA diserahkan kepada 12 sekolah setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Jakarta Utara pada rangkaian acara Gebyar Sekolah Satu Hati di SMA Negeri 13 Jakarta Utara (24/2). Dalam kegiatan belajar mengajar, TOGA yang memiliki khasiat pengobatan ini juga akan digunakan sebagai alat peraga dalam mata pelajaran biologi.

(ke 3 kanan) Manager CSR AHM Yudi Yozardi secara simbolis menyerahkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta Utara Noviolaleni pada rangkaian acara Gebyar Sekolah Satu Hati di SMAN 13 Jakarta Utara (24/2). Pemberian donasi 850 TOGA ini melengkapi aksi kepedulian AHM dalam mewujudkan sekolah asri dan ramah lingkungan, dimana sebelumnya juga telah memberikan bantuan berupa mesin pencacah plastik, mesin fogging, alat bor biopori, tong kompos cair, dan bak kompos padat untuk beberapa sekolah

(ke 3 kanan) Manager CSR AHM Yudi Yozardi secara simbolis menyerahkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta Utara Noviolaleni pada rangkaian acara Gebyar Sekolah Satu Hati di SMAN 13 Jakarta Utara (24/2). Pemberian donasi 850 TOGA ini melengkapi aksi kepedulian AHM dalam mewujudkan sekolah asri dan ramah lingkungan, dimana sebelumnya juga telah memberikan bantuan berupa mesin pencacah plastik, mesin fogging, alat bor biopori, tong kompos cair, dan bak kompos padat untuk beberapa sekolah


Hampir 30 jenis TOGA khas Indonesia akan dirawat dan dikembangkan oleh para siswa dalam program ini, diantaranya adalah kumis kucing, sambung nyawa, lidah buaya, miyana, sereh, daun dewa, jinten, tapak dara, jahe, kunyit, kapulaga, lengkuas, temulawak, kencur, kejibeling, mangkokan, bunga teleng, gandarusa, lempuyang, karcik, dan suji. Tanaman-tanaman tersebut mudah tumbuh dan perawatannya tidak rumit sehingga memudahkan pula bagi para siswa untuk turut mengembangbiakkan.

Sekolah Satu Hati binaan AHM yang turut berperan serta dalam kegiatan ini antara lain SMAN 13, SMAN 18, SMAN 40, SMAN 41, SMAN 52, SMAN 72, SMAN 75, SMAN 80, SMAN 110, SMAN 115, SMK Hang Tuah I, dan SMP Hang Tuah 3. Sekolah yang menerima bantuan TOGA tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan upaya menyiapkan generasi muda yang peduli lingkungan dan budaya.

Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan bahwa sejak lama TOGA telah dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai media pengobatan di Indonesia. Kearifan lokal khas Indonesia ini perlu dijaga dan dilestarikan di masa kini oleh generasi muda.

“Generasi muda saat ini perlu mengenal dan memahami keunikan botani Indonesia yang dimiliki tanaman obat keluarga. Bantuan TOGA ini akan bermanfaat sebagai sarana belajar dengan pendekatan tematik. Para generasi muda akan semakin mengenal ragam bentuk serta manfaat TOGA dengan terjun langsung di taman sekolah untuk menanam, merawat, mengembangbiakkan, dan meneliti TOGA,” ujarnya.

Untuk mengoptimalkan program penanaman TOGA ini, setiap taman sekolah yang ditanami TOGA, dilengkapi papan informasi jenis-jenis dan manfaat TOGA. Untuk memastikan perawatan TOGA yang terbaik, setiap Sekolah Satu Hati yang terpilih membentuk Kelompok Kerja (POKJA) yang beranggotakan para siswa. Mereka nanti yang turut bertanggungjawab menjaga kelestarian TOGA di taman sekolah sekaligus berperan dalam mensosialisasikan TOGA baik di dalam maupun luar sekolah.

Peduli Lingkungan Sekolah

Pemberian donasi 850 TOGA ini melengkapi aksi kepedulian AHM dalam mewujudkan sekolah yang asri dan ramah lingkungan di bawah naungan program Sekolah Satu Hati. Melalui program Sekolah Satu Hati yang diluncurkan pada bulan Mei 2014, AHM juga telah memberikan bantuan berupa mesin pencacah plastik, mesin fogging, alat bor biopori, tong kompos cair, dan bak kompos padat untuk beberapa sekolah.

AHM memulai pengimplementasian program Sekolah Satu Hati di 15 sekolah setingkat SD, SMP, dan SMA di wilayah Jakarta Utara (SDN Sunter Agung 13, SMP Hang Tuah 1, SMP Hang Tuah 3, SMP Giki 2, SMAN 18, SMAN 40, SMAN 72, SMAN 75, SMAN 80, SMAN 110, SMA Giki 2, dan SMK Kencana ), kota Bekasi (SMK Mitra Industri Cikarang), kabupaten Kuatan Singingi, Riau (SMP 4 Singingi), dan kabupaten Bengkalis, Riau (SMP 4 Mandau). Tahun 2015 ini AHM berencana menambah jumlah Sekolah Satu Hati di antaranya beberapa sekolah di Ciptagelar, Cikampek, dan Kalihurip Jawa Barat.

Jambore Perdana Honda CB150R StreetFire , Eksistensi dan Silaturahmi.

Yogyakarta – Seiring dengan semakin banyaknya pecinta motor sport terlaris Honda CB150R StreetFire, lebih dari 1.000 bikers Honda berkumpul menggelar untuk pertama kalinya Jambore Nasional Honda CB150R StreetFire. Gelaran ini semakin istimewa dengan besarnya animo para bikers memberi santunan untuk anak yatim piatu di wilayah Yogyakarta.

Jambore Nasional Honda CB150R StreetFire perdana ini diprakarsai oleh Asosiasi StreetFire Indonesia (ASFI) bersama Jogja Strett Fire Club (Josefic) sebagai tuan rumah, dengan dukungan penuh PT Astra Honda Motor dan PT Astra International Tbk – Honda Sales Operation (Astra Motor) Yogyakarta. Silahturahmi akbar para pecinta Honda CB150R StreetFire ini berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) pada 14 Februari 2014.

Para bikers dikawal oleh pasukan Lombok Abang dari Kraton Yogyakarta mengikuti prosesi adat budaya Yogyakarta,  Gunungan pada acara Jambore Nasional Honda CB150R StreetFire di Jogja Expo Center, Yogyakarta (14/2)

Para bikers dikawal oleh pasukan Lombok Abang dari Kraton Yogyakarta mengikuti prosesi adat budaya Yogyakarta, Gunungan pada acara Jambore Nasional Honda CB150R StreetFire di Jogja Expo Center, Yogyakarta (14/2)


Meskipun gelaran perdana, para pecinta Honda CB150 StreetFire hadir secara kompak dan penuh semangat mengikuti rangkaian kegiatan ini. Acara pagi hari dibuka dengan memutari kota Yogyakarta untuk mengenal beragam ikon budaya dan mengunjungi tempat-tempat bersejarah.

Jambore khusus pecinta Honda CB150R StreetFire juga menjadi semarak dengan ragam aktifitas silahturahmi, permainan antar bikers dari seluruh Indonesia seperti Slow Drag, Narrow Plank Competition, Adu Panco, dll, serta hiburan pertunjukkan seni tradisional Yogyakarta. Dalam kegiatan ini, para bikers juga dibekali beragam ilmu terkait teknologi terbaru dan canggih yang dimiliki Honda seperti teknologi injeksi Honda PGM-FI.

Keseluruhan rangkaian acara Jambore Nasional Honda CB150R StreetFire perdana ini ditutup dengan aktifitas kepedulian sosial para bikers menyantuni anak-anak yatim piatu panti asuhan Mata Hati, Gunung Kidul, Yogyakarta.

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM Istiyani Susriyati mengatakan populasi pecinta Honda CB150R StreetFire yang semakin banyak memberikan motivasi tinggi bagi perusahaan untuk memberikan dukungan penuh terhadap berbagai aktifitas yang melibatkan para pecinta motor sport terlaris Honda ini.

“Kami sangat mendukung gelaran perdana para bikers Honda CB150R StreetFire dari seluruh Indonesia. Semoga wadah silahturahmi baru ini dapat terus eksis untuk menggalang kebersamaan dan memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat.”

Jambore Nasional Honda CB150R StreetFire dihadiri oleh 100 komunitas Honda CB150R StreetFire dari seluruh Indonesia. Diantaranya adalah 56 komunitas Honda CB150R StreetFire naungan Asosiasi StreetFire Indonesia (ASFi) dan 44 komunitas pecinta Honda CB150R StreetFire lainnya.

Semakin Diminati

IMG_2349_0
Kehadiran Honda CB150R StreetFire semakin diminati pecinta motor sport Tanah Air. Sejak diluncurkan pada Desember 2012, motor ini terus menyedot perhatian masyarakat. Total penjualannya hingga akhir tahun lalu tercatat sebesar 385.273 unit. Sementara itu, khusus tahun lalu, model sport Honda ini terjual 196.622 unit atau berkontribusi signifikan 51,2% terhadap total penjualan motor sport Honda.

Honda CB150R StreetFire memiliki desain yang sporti dan performa yang tinggi sesuai dengan harapan para pecinta motor sport Honda yang biasa tampil aktif, agresif, dinamis, dan ingin tampil beda.

Honda CB150R StreetFire memiliki daya tarik utama mesin 150cc, 4-Langkah, DOHC, 4-Katup, 6-Kecepatan, pendingin cairan (liquid-cooled) dengan kipas elektris otomatis, serta telah menerapkan sistem suplai bahan bakar ramah lingkungan PGM-FI (Programmed Fuel Injection).

Model ini didesain menggunakan rangka inovatif tipe truss atau trellis yang ringan. Rangka ini telah teruji ketahanan dan kekuatannya yang tinggi oleh ratusan stunt rider profesional. Honda CB150R StreetFire memiliki panel meter dengan latar belakang grafik berwarna putih yang sporti serta didukung panel digital lengkap yang futuristik.

Bakti Sosial Honda, Salurkan Bantuan Tahap IV Musibah Longsor Banjarnegara

Banjarnegara – PT Astra Honda Motor (AHM) menyalurkan bantuan tahap empat bagi para korban musibah tanah longsor Banjarnegara berupa perabot rumah tangga senilai total Rp85 juta. Bantuan ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menemani dan membantu masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik, termasuk pasca tertimpa musibah.

Bantuan tahap empat ini merupakan hasil pengumpulan sumbangan para karyawan perusahaan yang dihimpun oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Haqqul Mubiin AHM. Bantuan ini dihimpun dengan membuka kotak amal pada salah satu pelaksanaan shalat Jumat di 5 masjid yang ada berada di pabrik AHM Sunter, pabrik AHM Pegangsaan, pabrik AHM Cikarang, pabrik AHM Karawang, dan part center AHM Tipar Cakung.

Para korban bencana tanah longsor berfoto bersama sesaat setelah penyerahan donasi AHM dengan perwakilan Sahabat Satu Hati dari DKM AHM di lokasi longsor, Desa Jemblung, Banjarnegara (9/2). Bantuan bencana tanah longsor Banjarnegara sebelumnya telah diberikan secara berkala oleh Honda baik sebagai bentuk aksi cepat tanggap maupun sebagai pendukung kebutuhan bagi para korban di lokasi pengungsian paska bencana.

Para korban bencana tanah longsor berfoto bersama sesaat setelah penyerahan donasi AHM dengan perwakilan Sahabat Satu Hati dari DKM AHM di lokasi longsor, Desa Jemblung, Banjarnegara (9/2). Bantuan bencana tanah longsor Banjarnegara sebelumnya telah diberikan secara berkala oleh Honda baik sebagai bentuk aksi cepat tanggap maupun sebagai pendukung kebutuhan bagi para korban di lokasi pengungsian paska bencana.


Bantuan ini diserahkan langsung kepada para korban di lokasi pengungsian di Dukuh Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara (9/2).

Berdasarkan asipirasi para masyarakat korban musibah tanah longsor, AHM menyalurkan bantuan berupa perabotan rumah, seperti lemari, karpet tebal, serta dispenser air minum. Bentuk bantuan ini merupakan hal yang saat ini sangat diperlukan oleh para korban yang sebagian besar harta bendanya rusak akibat tanah longsor yang terjadi pada12 Desember 2014, menimpa sekitar300 jiwa.

Perabotan yang diberikan merupakan barang yang mudah dibongkar pasang dan mudah dibawa sehingga bisa bermanfaat baik saat masih berada di lokasi pengungsian maupun saat nanti mereka menempati rumah di area relokasi. Selain dalam bentuk perabotan, DKM AHM juga memberikan bantuan perlengkapan sholat, al quran, dan uang tunai.

Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengungkapkan DKM merupakan salah satu bagian penting dari Sahabat Satu Hati ‎atau sebutan bagi pecinta Honda yang memiliki kepedulian dan minat besar terhadap masalah sosial, budaya, dan lingkungan. Mereka tidak hanya berasal dari karyawan AHM tapi juga karyawan jaringan yang tersebar di berbagai pelosok di Tanah Air.

“Kami berharap semangat berbagi dan peduli dari jamaah masjid AHM yang dikordinasikan oleh Sahabat Satu Hati di DKM, dapat meringankan beban para korban dalam membangun kembali kehidupan mereka paska musibah tanah longsor”

Bantuan bencana tanah longsor Banjarnegara sebelumnya telah diberikan secara berkala oleh Honda baik sebagai bentuk aksi cepat tanggap maupun sebagai pendukung kebutuhan bagi para korban di lokasi pengungsian paska bencana.

Bantuan tahap pertama hingga ketiga disalurkan oleh PT Astra International Tbk – Honda (Astra Motor) Yogyakarta, selaku main dealer sepeda motor Honda area DI Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas dengan dukungan dari Paguyuban Dealer Honda Banjarnegara. Bantuan tahap pertama berupa kebutuhan logistik, obat-obatan, dan pakaian yang langsung disalurkan sesaat setelah musibah tanah longsor terjadi. Dalam melakukan aksi cepat tanggapnya, Astra Motor Yogyakarta pun menggalang kerjasama dengan tim tanggap darurat bencana Palang Merah Indonesia cabang Banjarnegara pada 15 Desember 2014.

Aksi berlanjut pada bantuan tahap kedua bagi korban tanah longsor berupa pengobatan gratis pada 18-19 Desember 2014 dan servis sepeda motor gratis pada 19-24 Desember 2014. Sementara itu, bantuan tahap ketiga diberikan pada masa pemulihan pasca bencana (25 Januari 2015) dengan memberikan 30 paket alat pertanian dan 30 paket peralatan sekolah untuk mendukung geliat hidup para korban yang mulai menjalani aktifitas rutin sehari-hari.

PT. AHM Raih Award Motor Terpopuler di Indonesia

Jakarta – Sepeda motor Honda dinobatkan sebagai sepeda motor terpopuler di kalangan masyarakat Indonesia seiring dengan diterimanya penghargaan Top Brand Award 2015. Penghargaan yang berhasil dipertahankan selama 7 tahun berturut-turut sejak tahun 2009 ini mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap sepeda motor Honda di Tanah Air.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Frontier Consulting Group dan Majalah Marketing, sepeda motor Honda tercatat sebagai yang terpopuler di semua segmen, yaitu Honda Vario dan Honda BeAT di segmen matic, Honda Supra dan Honda Revo di segmen bebek dan Honda CBR di segmen sport. Penghargaan diserahkan di Hotel Mulia (11/2).

Andi Wijaya Senior Manager Marketing Communication (kanan) menerima penghargaan Top Brand yang diserahkan oleh Handi Irawan CEO Frontier Consulting Group (kiri) di Hotel Mulia, Jakarta (11/2). Penghargaan yang berhasil dipertahankan selama 7 tahun berturut-turut sejak tahun 2009 ini mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap sepeda motor Honda di Tanah Air.

Andi Wijaya Senior Manager Marketing Communication (kanan) menerima penghargaan Top Brand yang diserahkan oleh Handi Irawan CEO Frontier Consulting Group (kiri) di Hotel Mulia, Jakarta (11/2). Penghargaan yang berhasil dipertahankan selama 7 tahun berturut-turut sejak tahun 2009 ini mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap sepeda motor Honda di Tanah Air.


GM Marketing Planning & Analysis AHM A. Indraputra menyatakan keberhasilan AHM mempertahankan penghargaan selama bertahun-tahun ini merupakan hasil dari besarnya kepercayaan masyarakat terhadap sepeda motor Honda.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia. Kepercayaan tersebut semakin menguatkan semangat Satu Hati kami untuk senantiasa menemani masyarakat menggapai mimpi dengan memberikan produk dan teknologi serta layanan purna jual terbaik sesuai kebutuhan masyarakat.” ujarnya.

Penghargaan Top Brand ini diberikan berdasarkan hasil survei yang melibatkan 6.975 responden di 11 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, medan, Makassar, Pekanbaru, Balikpapan, Palembang, Samarinda, dan Denpasar. Metodologi pengumpulan data menggunakan wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen. Survei ini menggunakan tiga paramater penilaian, yaitu top of mind share, top of market share dantop of commitment share.