SPBU Pertamina Senantiasa Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat Indonesia Dengan Mengusung Slogan ‘Pasti PAS’

JAKARTA, 2 November 2015 – PT Pertamina (Persero) yang merupakan perusahaan bahan bakar berkualitas di Indonesia, dalam kiprahnya senantiasa berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia melalui slogan pelayanan ‘Pasti PAS’ yang telah menjadi etika bisnis yang diberlakukan di semua channel SPBU Pertamina yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tak sebatas slogan saja, ‘Pasti PAS’ pun menjadi jaminan yang diberikan Pertamina kepada masyarakat Tanah Air akan pelayanan yang berlandaskan pada ketepatan, kepercayaan, kejujuran dan keramahan sehingga masyarakat yang notabene konsumen dapat merasakan keseriusan yang dibangun Pertamina untuk memberikan pelayanan terbaik.

DSC_0352-01
Dan demi kepuasan pelayanan, konsumen pun dipersilahkan mengacukan pengecekan kuantitatif dan kualitatif langsung di tempat bila dirasa perlu. Setiap SPBU Pertamina memang dilengkapi dengan mesin tera (ukuran 10 liter/20 liter) yang merupakan alat untuk menstandarisasi pengukuran dari Dinas Metrologi serta sebagai alat untuk pengecekan ketepatan. Selain itu konsumen juga berhak mengajuikan uji kualitas/densitas yang merupakan pengujian kualitas BBM untuk memastikan kesesuaian masa jenis dan suhu jenis bahan bakar yang disimpan dan dijual di SPBU.

Jaminan yang diberikan kepada konsumen ini telah diterapkan di seluruh channel distribusi khususnya yang berinteraksi langsung dengan konsumen yaitu SPBU baik yang dimiliki langsung oleh Pertamina yang berkode 31 atau pun yang dikelola mitra bisnisnya yang berkode 34 (untuk Jakarta dan sekitarnya). Jaminan kualitas tidak ditentukan oleh kode nomor SPBU melainkan dari penerapan Pertamina Way ‘Pasti PAS’ di SPBU tersebut. Selama SPBU tersebut tersertifikasi ‘Pasti PAS’ maka SPBU tersebut telah terjamin kualitasnya.

Dengan keseriusan tersebut, Pertamina secara langsung menyiratkan kepercayaan agar konsumen merasa puas dan nyaman serta tidak perlu khawatir apabila mengisi bahan bakar di SPBU yang bukan dikelola oleh Pertamina langsung asal kan telah tersertifikasi ‘Pasti PAS’ karena seluruh SPBU Pertamina ‘Pasti PAS’ telah diawasi ketat untuk pelaksanaannya, baik dari sisi standarisasi peralatan yang dimiliki yang sudah mendapat ijin dari Dinas Metrologi juga standar pelayanan ramah dan murah senyum.

Melihat masih timbulnya keraguan yang diperlihatkan beberapa konsumen terhadap SPBU Pertamina serta sebagai bagian untuk menyebarkan edukasi yang tepat seputar pelayanan dan peralatan yang dimiliki SPBU, PT. Pertamina (Persero) melalui produk Pertamax series memberikan edukasi menyeluruh yang terbatas kepada rekan media serta blogger yang diharapkan dapat membantu untuk menyebarkan edukasi yang tepat kepada masyarakat luas.

Pada kegiatan edukasi, rekan media dan blogger diajak untuk melihat secara langsung proses kerja yang dijalankan di SPBU, mulai dari pemindahan BBM dari mobil tangki hingga ke tangki yang ada di SPBU, pengecekan kuantitas, pengecekan kualitas BBM serta merasakan langsung pengisian BBM ke kendaraan dengan mengatur tuas kecepatan nozzle yang ada di tiap selang pengisi BBM di masing-masing station.

Seperti dijelaskan oleh Muhammad Resa, Asisten Manager Brand Communication, PT. Pertamina (Persero) bahwa pada setiap selang terdapat nozzle yang mempunyai pengaturan kecepatan aliran BBM yang keluar dimana salah satu fungsinya untuk memastikan bahan bakar yang diisi tidak luber. Pengaturan kecepatan aliran BBM tersebut tidak mempengaruhi jumlah BBM yang diterima konsumen dan setiap kecepatan aliran pada nozzle telah diukur/dites/ditera oleh Dinas Metrologi.

Untuk menjawab keraguan konsumen, SPBU Pertamina ‘Pasti PAS’ pun siap melakukan uji takaran untuk memberikan keyakinan terhadap pelayanan terbaik yang diberikan. Pengujian takaran BBM yang keluar dari nozzle dengan menggunakan bejana ukur. Takaran dianggap benar bila BBM yang keluar dari nozzle memenuji bejana tepat sesuai dengan jumlah yang diminta atau masih dalam batas toleransi yang ditetapkan Dinas Metrologi. ‘Pasti PAS’ memberlakukan batas toleransi kelebihan/kekurangan takaran lebih ketat dari Dinas Metrologi yaitu maksimal 0.03 liter (30 ml) per 10 liter atau hanya sebanyak 2 sendok makan. Sementara Dinas Metrologi memperlakukan batas toleransi kelebihan/kekurangan sebesar 0.05 liter (50 ml) per 10 liter.

Selain secara kuantitas, SPBU Pertamina ‘Pasti PAS’ juga senantiasa melakukan pengujian kualitas BBM yang dilakukan setiap hari untuk menjaga kemurnian BBM di SPBU. Dengan menggunakan peralatan seperti hydrometer (alat pengukuran masa jenis), termometer (alat pengukur suhu) dan gelas ukur, dapat menjadi identifikasi awal jika terjadi kontaminasi BBM.

Berbagai pengetahuan yang diberikan langsung ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang benar kepada rekan media dan blogger yang hadir sehingga mereka dapat menyampaikannya kembali kepada para pembaca mereka agar mengurangi keraguan dan menjawab beberapa pertanyaan yang mungkin timbul.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: