Honda CBR250RR Sepeda Motor Pertama Yang Aplikasikan tehnologi Throttle By Wire Di Indonesia

Awalnya banyak yang menyangsikan apa benar sepeda motor dengan kubikasi 250cc ini akan menggunakan tehnologi TBW (Throttle By Wire) seperti yang digunakan pada sepeda motor dengan cc besar dan pada mobil-mobil modern. Tetapi dengan gamblang PT. AHM pada peluncuran CBR250RR memastikan bahwa CBR250RR telah mengadopsi TBW dan menjadi produk perdana di negeri ini yang menggunakan tehnologi modern tersebut.

TBW1
Selama ini PT. AHM memang telah menancapkan perangkat elektronik berupa ECU(Electronic Control Unit) pada semua lini produknya. Selain berfungsi sebagai PGMFI(Programmed Fuel Injection) keberadaan ECU dapat di kembangkan ke tingkat yang lebih efektif lagi seperti kontrol kemiringan, terkoneksi dengan ABS dan tentu saja dengan TBW.

Throttle By Wire ini sebenarnya adalah suatu teknologi dimana keberadaan tali gas sudah tidak dipergunakan dan digantikan dengan sensor baca secara elektronik untuk mengatur bukaan katup pada ruang bakar yang di kalkulasi secara komputer oleh ECU. Keuntungan bagi sepeda motor yang mengaplikasikan teknologi ini akan memiliki tingkat efisiensi yang lebih tinggi dibanding tali gas. Karena dengan menggunakan TBW kita dapat memilih setting Economic, Normal atau Sport. Throttle By wire adalah teknologi yang memungkinkan terjadinya pembakaran menjadi sempurna sehingga konsumsi bahan bakar menjadi irit dan efisien.

TBW2
Secara umum ada tiga komponen pokok dalam sistem Throttle By Wire, yaitu Throttle Position Sensor; sensor yang membaca seberapa dalam throttle gas di tarik oleh pengemudi, Electronic Controlled Throtle Body; katup gas yang bekerja secara elektronik yang menggunakan motor servo dan Control Module; Komputer yang mengontrol sistem Throttle By Wire dan biasanya menjadi satu dengan komputer utama.

Prinsip Kerjanya Sebagai Berikut ; Pada saat gas di tarik, hambatan elektris pada sensor throttle gas berubah. Komputer akan mengetahui seberapa dalam throttle gas di tarik berdasarkan hambatan elektris yang berubah. Setelah itu komputer juga akan membaca data-data dari sensor lain, seperti putaran mesin (rpm), beban mesin, kecepatan motor dan posisi gigi yang sedang digunakan. Komputer akan mengolah semua data itu. Data itu digunakan oleh komputer sebagai dasar untuk menghitung seberapa besar bukaan katup gas yang diperlukan.

Kemudian komputer akan mengirim sinyal ke electronic controlled throttle body untuk membuka katup gas mencapai posisi tertentu sesuai hitungan yang terbaca oleh komputer. Bagian dari katup gas akan mencatat posisi opening dari katup dan memberitahukan ke komputer kembali. Dengan demikian komputer akan tahu posisi katup gas sebenarnya sehingga semua bagian gas bekerja secara sempurna.

Jadi wajar jika penggunaan TBW pada CBR250RR ini membuat motor ini menjadi lebih cerdas dan efisien, dan ini sudah menjadi ciri khas Honda, membuat motor kencang tetapi irit.

Advertisements

Tags: ,

2 responses to “Honda CBR250RR Sepeda Motor Pertama Yang Aplikasikan tehnologi Throttle By Wire Di Indonesia”

  1. reza says :

    Cuma mau nanya kalau TBW ini,memiliki kode kerusakan ap nga’?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: