Perkuat Kampanye Keselamatan Berkendara, AHM Perkenalkan Tagline #Cari_Aman

Jakarta – PT Astra Honda Motor memperkenalkan kampanye keselamatan berkendara terintegrasi melalui tagline #Cari_Aman. Melalui keseruan bahasa yang khas anak muda dalam memberikan pesan serius ini, AHM berupaya menyuguhkan perspektif baru bagi generasi muda agar dapat meningkatkan minat dan komitmen mereka dalam keselamatan berkendara.

All New Honda Scoopy 2017 Launching


#Cari_Aman merupakan ungkapan yang sangat populer di kalangan generasi muda. Kata ini mengandung makna bersikap hati-hati dengan tetap mengangkat sisi keseruan khas anak muda.

President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan sebagai pemimpin pasar sepeda motor di Indonesia, AHM menempatkan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengampanyekan keselamatan berkendara mulai dari sumber daya manusia, edukasi, teknologi sepeda motor, komunikasi aktif ke publik, pembangunan infrastruktur safety riding center, serta menghadirkan simulator berkendara Honda Riding Trainer (HRT).

“Dalam 15 tahun terakhir, kami telah memelopori pengembangan lebih dari 15.000 program safety riding untuk jutaan orang, melahirkan 150 instruktur safety riding dan 2.200 advisor safety riding di jaringan Honda, mengaplikasikan teknologi keamanan di banyak sepeda motor Honda seperti teknologi ABS dan CBS, mendirikan 5 safety riding center, dan menyebarkan 921 alat simulasi berkendara Honda Riding Trainer yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 12 juta pengguna. Upaya ini kami perkuat dengan kampanye terbaru dengan tagline #Cari_Aman.”

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengungkapkan perusahaan ingin meningkatkan kesadaran dan pandangan baru terkait pentingnya keselamatan berkendara kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda. Melalui kampanye #Cari_Aman kami harap keselamatan berkendara dapat menjadi sebuah gerakan bersama secara nasional bagi seluruh generasi muda di Indonesia.

“Kami ingin anak muda memiliki pemikiran yang berbeda dengan perspektif baru tentang keselamatan melalui bahasa yang ringan dan seru khas anak muda. Kami ingin mereka menyadari bahwa mengenakan perlengkapan keselamatan berkendara tidak hanya demi keselamatan, tetapi bisa menjadi bagian dari gaya hidup. Helm dan jaket tidak hanya akan membuat Anda aman saat berkendara, tetapi juga dapat membuat Anda terlihat lebih menarik, keren, dan stylish. Kami pun memahami betapa energiknya para anak muda dalam beraktivitas. Oleh karena itu, untuk mengantarkan mereka meraih banyak hal berharga dalam hidup dan mencapai impian mereka, hal pertama kali yang perlu mereka lakukan adalah #Cari_Aman.”


Komitmen besar AHM dalam keselamatan berkendara dimulai sejak tahun 2002. AHM memulainya dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang mumpuni dengan menyiapkan instruktur safety riding yang handal. Setiap tahun, AHM mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk menimba ilmu keselamatan berkendara dan mengasah kompetensi dalam kompetisi keterampilan instruktur safety riding di Jepang. Mereka kembali ke Tanah Air dan menyebarluaskan ilmu yang didapat.

AHM beserta jaringan main dealer-nya juga mengembangkan Safety Riding Center yang telah tersebar di 5 kota, yaitu Serang yang dikembangkan oleh PT Mitra Sendang Kemakmuran sebagai main dealer area Serang, Safety Riding Center Jatake yang dikembangkan oleh PT Wahana Makmur Sejati sebagai main dealer area Jakarta – Tangerang, Safety Riding Center Jambi yang dikembangkan oleh PT Sinar Sentosa Primatama sebagai main dealer area Jambi, Safety Riding Center Sidoarjo yang dikembangkan oleh PT Mitra Pinasthika Mulia sebagai main dealer area Jatim dan NTT, dan Safety Riding Center Yogyakarta yang dikembangkan oleh Astra Motor Yogyakarta.

Advertisements

3 responses to “Perkuat Kampanye Keselamatan Berkendara, AHM Perkenalkan Tagline #Cari_Aman”

    • otoride says :

      … standarnya sistem CBS sudah dibuat cukup aman dengan perbandingan 70% belakang dan 30% depan, kegagalan CBS tidak optimal biasanya karena kurangnya perawatan, misalnya jarang dilakukan pemeriksaan dan penyetelan secara berkala yang mengakibatkan pengereman roda belakang semakin dalam dan akan mengakibatkan penekanan rem roda depan juga bertambah. Kalau memang aware dengan safety seharusnya konsumen harus cukup paham bahwa pretrip inspection itu bagian untuk mencapai aman, nyaman dan selamat, selanjutnya juga memahami cara berkendara yang benar termasuk tehnik pengereman. Banyak pengguna sepeda motor tidak mengetahui tehnik pengereman yang benar sehingga pengereman bisa berubah menjadi sumber kecelakaan …

      • sucahyoaji says :

        Saya coba di motor Honda Beat ESP baru dan justru merasa ngeri. Setelah saya rusak CBSnya baru justru merasa aman.

        Bisa dijelaskan cara mengerem yang aman? Saya rasa yang diajarkan acara safety riding Indonesia itu malah yang jadi sumber kecelakaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: