Masuki Tahap Lanjut, Astra Honda Youthpreneurship Program Siapkan Pengusaha Bengkel Unggulan

PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mengukuhkan komitmennya dalam menyiapkan pengusaha muda unggulan melalui Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYP) Tahap Lanjut. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pengusaha bengkel muda yang merupakan lulusan sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (KTBSM) Astra Honda.

Deputy Head of Corporate Communication Ahmad Muhibbuddin (kanan) bersama Founder HRA Group Heri Cahyono mendampingi para peserta program Youthpreneurship 2018 yang sedang melakukan sesi sharing dan diskusi untuk mengembangkan Bengkelnya (8/3).


Kegiatan AHYP Tahap Lanjut dilaksanakan di Astra Honda Training Center (AHTC) Sunter (5-9/3). Sebanyak 16 anak muda pengusaha bengkel dari seluruh Indonesia bergabung dalam program ini dengan bimbingan dari tim AHM dan praktisi bisnis bengkel. Peserta yang hadir menimba ilmu wirausaha bengkel sebagai kelanjutan program tahap awal yang telah digelar sebelumnya pada Oktober 2017.

Pada pelatihan tahap awal, para peserta mendapatkan materi tentang mentalitas dasar, wirausaha, kepemimpinan, dasar-dasar pengelolaan bengkel, ilmu dasar tentang pemasaran, pelayanan kepada konsumen, hingga pelatihan bersifat teknis berupa teknik perawatan sepeda motor.

Para peserta program Youthpreneurship 2018 sedang menyimak penjelasan tentang Teknologi Honda PGM-FI yang disampaikan oleh Instruktur Technical Service Training AHM. Selain mendapatkan materi dalam bentuk teori di kelas, peserta juga berkesempatan untuk praktek analisa dan troubleshooting sepeda motor Honda di workshop Astra Honda Training Center (6/3)


Pada AHYP Tahap Lanjut ini, peserta mendapat bimbingan dan pengetahuan tentang teknologi injeksi dan teknik analisa troubleshooting PGM-FI. Dari segi bisnis, para peserta mendapatkan pelatihan dari Heri Cahyono, pengusaha nasional praktisi wirausaha di bidang perbengkelan.

Dalam pelatihan ini, para peserta juga mendapat pelatihan terkait pengelolaan keuangan, teknik pemasaran lanjutan, hingga tips dan trik dalam mengelola karyawan. Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk berdiskusi intens satu persatu dengan Heri Cahyono terkait tantangan dan masalah yang peserta alami di bengkel masing-masing.

Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan para pengusaha muda ini menunjukkan semangat yang tinggi untuk menerapkan ilmu yang didapat melalui AHYP. Mereka pun mampu membuktikan perkembangan usahanya berdasarkan ilmu yang telah diperoleh pada pelatihan sebelumnya.

Para peserta program Youthpreneurship 2018 mendapatkan penjelasan tentang pengelolaan bengkel dan tips untuk menjaga kualitas layanan serta kesetiaan konsumen dari pemilik AHASS Cahaya Baru Jakarta pada saat melakukan benchmark ke bengkel tersebut (6/3).


“Pada pelatihan tahap lanjut AHYP ini kami melakukan pendampingan secara intens bagi para peserta dalam mengelola bengkelnya. Dengan strategi ini, diharapkan para pengusaha muda ini semakin berkembang dan mampu menjadi pengusaha mandiri yang sukses dalam mengelola bengkelnya di daerahnya masing-masing,” ucapnya.

AHYP Tahap Lanjut ini juga memberikan pengetahuan yang semakin komprehensif dengan mengajak peserta melakukan benchmark ke bengkel AHASS Cahaya Baru. Peserta berkesempatan belajar langsung dari pemilik bengkel Cahaya Baru di Kemayoran yang merupakan salah satu bengkel Honda tertua di Indonesia. Peserta mendapatkan tips dan trik menjaga kualitas layanan dan kesetiaan konsumen dari bengkel yang sudah berpengalaman selama 42 tahun ini.

Indra Kurnia, salah satu peserta yg berasal dari Padang mengatakan pelatihan AHYP ini sangat membantu membuka wawasan bagaimana menjadi pengusaha muda yang mampu dan terus tumbuh dan berkembang. Kesempatan bertemu dengan para peserta dari berbagai daerah juga membantu dalam hal networking untuk saling berbagi dalam mengembangkan bengkel.

Program ini merupakan hasil kerjasama AHM dengan jaringan main dealer di pulau Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Sebanyak 16 peserta pelatihan yang terpilih telah memenuhi kriteria utama seleksi, yaitu telah menjalankan usaha bengkel baik secara mandiri atau bekerjasama dengan pihak lain minimal satu tahun. Kriteria ini ditentukan untuk menemukan lulusan SMK TBSM Astra Honda yang paling siap berproses mengembangkan usaha bengkel dengan lebih berkualitas, cakupan usaha lebih luas, dan memiliki manajemen usaha yang baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: