Menikmati sensasi CBR250RR Di Trip Day to Tanjung Lesung

Tanggal 6-8 April kemarin kebetulan saya mendapatkan undangan untuk acara Blogger and Vlogger Fun Riding yang di selenggarakan oleh PT. Astra Honda Motor dan di dukung oleh PT. Wahana Makmur Sejati dan PT. Mitra Sindang Kemakmuran selaku Main Dealer Honda. Destinasi Fun Riding kali ini adalah Pantai Tanjung Lesung di wilayah Labuan – Propinsi Banten. Sebenarnya 5 tahun yang lalu saya juga pernah berkunjung ke lokasi ini dan pernah saya posting di artikel Wisata Tanjung Lesung, tempat ini memang memiliki keindahan panorama laut yang asri dan lokasi yang tidak terlalu jauh dari Jakarta.

Propinsi Banten memang memiliki daerah wisata yang potensial dan belum seluruhnya di kelola dengan maksimal, beberapa tempat yang mungkin telah banyak di tulis oleh netizen adalah seperti Pantai Anyer, Pantai Tanjung Lesung, Pemukiman Suku Badui, dan Ujung Kulon. Tentu saja budaya lokal setempat juga memiliki keunikan tersendiri. Dan kali ini blogger dan vlogger di ajak untuk mengenal lebih dekat potensi wisata di wilayah Banten ini dengan melakukan Trip Day mengendarai sepeda motor ke Tanjung Lesung sekaligus untuk merasakan sensasi berwisata dengan sepeda motor Honda.

PT. WMS dan PT. MKS sendiri telah menyiapkan beberapa type kendaraan yang dapat di explore, seperti Honda Supra GTR 150, Honda Sonic 150, Honda CBR 150, Honda CRF 150, New Honda PCX 150, Honda CRF 250 dan Honda CBR250RR. Perjalanan yang mengambil meeting point di PT. MKS Serang Banten ini juga di isi dengan arahan Safety Riding Oleh Bapak Tri Laksono dari Polda Banten dan turut bergabung juga beberapa perwakilan dari Paguyuban Honda Banten untuk menemani perjalanan menuju ke Tanjung Lesung. Jarak dari Kota Serang ke Tanjung Lesung sekitar 96,7 KM sebenarnya dapat di tempuh sekitar 2 jam jika kondisi lalulintas normal, tetapi karena weekend kondisinya jadi lebih lama 1 jam karena antrian kendaraan khususnya roda 4 yang mengarah ke kota Pandeglang cukup padat merayap.

Yang menarik dari Tanjung Lesung adalah kita dapat menyaksikan pesona sunrise dan sunset dari tepi pantai yang teduh dengan rimbunan pepohonan, di sepanjang pantai terdapat trek joging dan kursi-kursi kayu untuk beristirahat sambil menikmati panorama laut. Dan tentu saja untuk fasilitas olah raga air seperti snorkling, diving atau bermain kano serta banana boat juga tersedia disini. Dan untuk keperluan penginapannya sendiri juga bervariasi, dapat memilih menginap di tenda dengan suasana alam di area Beach Club atau bungalo dengan nuansa Bali. Area peristirahatan Tanjung Lesung dapat dikatakan sepi dan tenang karena memang agak jauh dari pemukiman penduduk sekitar, karena itu untuk menikmati istirahat bersama keluarga di akhir pekan memang sangat nyaman.

Berkendara dengan sepeda motor ke Pantai Tanjung Lesung memang memiliki tantangan tersendiri, rute perjalanan yang sebagian jalan aspal ada yang memiliki trek lurus dan berliku. Namun dalam perjalanan kemarin beberapa ruas jalan banyak yang berlubang dan bumpi, jadi seluruh teman-teman banyak yang harus waspada dengan kondisi jalan ini.

Saya sendiri dengan menggunakan CBR250RR lebih memilih mode comfort yang kadang hanya saya pacu di kecepatan 60 hingga 90 KPJ saja, saya lebih banyak menikmati motor sport ini layaknya motor harian, sambil menikmati perjalanan dengan santai. Memang untuk seating posture yang menunduk untuk perjalanan turing jarak jauh lebih cepat merasa letih apalagi di tambah dengan kondisi jalan yang kurang bagus. Untunglah handling CBR250RR ini termasuk ringan dan mudah untuk di ajak selap selip. Konsumsi BBM nya sendiri termasuk irit, karena dari Kota Serang menuju Tanjung Lesung hanya menghabiskan 2 bar pada indikator BBM. Saya tidak sempat melakukan setting suspensi, namun selama perjalanan CBR250RR yang saya gunakan cukup nyaman di kendarai di berbagai medan jalan, dengan kondisi ban standar juga rupanya cukup mumpuni untuk kondisi cuaca panas dan menembus hujan deras.

Perjalanan menuju Tanjung Lesung dan kembali lagi ke kota Serang berlangsung aman, teman-teman blogger dan vlogger juga nampak puas dengan acara trip day kali ini meskipun sempat terganggu dengan cuaca hujan, setidaknya dengan memahami karakter kendaraan, memahami karakter berkendara akan menambah wawasan dalam mendukung budaya berkendara yang lebih baik.

Advertisements

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: