Akhiri Balapan CEV 2020, Mario Suryo Aji Catat Rekor Terbaik Posisi 6

Menutup musim balap FIM CEV Moto3 Junior World Championship 2020, Mario Suryo Aji berhasil menorehkan hasil positif pada dua balapan yang digelar di Circuit Ricardo Tormo, Valencia dengan berhasil finis posisi ke-6 pada hari Sabtu (31/10/2020) dan posisi ke-7 pada hari Minggu (1/11/2020). Pencapaian ini merupakan rekor terbaiknya sepanjang musim balap tahun ini.

Balapan FIM CEV Moto3 Junior World Championship di Valencia ini merupakan yang ketiga dijalani Mario pada 2020. Setelah sempat absen pada beberapa putaran sebelumnya karena cidera, pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team ini langsung dapat unjuk performa dengan finis di urutan keenam pada Sabtu (31/10/2020).

Pada hari Sabtu, balapan sempat terhenti karena adanya insiden yang menyebabkan red flag. Balapan dimulai kembali dengan jumlah lap dikurangi menjadi 12. Start dari posisi ke-12, Mario tidak memulai balapan dengan baik. Berusaha untuk tetap tenang, Mario berhasil meraih posisi ketujuh setelah dua lap. Bersama delapan pebalap di rombongan kedua, Mario yang masih berusia 16 tahun ini bersaing memperebutkan posisi keenam dan akhirnya berhasil mendapatkannya hingga garis finis.

Continue reading “Akhiri Balapan CEV 2020, Mario Suryo Aji Catat Rekor Terbaik Posisi 6”

Langkah Aman Memodifikasi Jok Sepeda Motor

Memodifikasi sepeda motor bisa menjadi salah satu kegiatan yang cukup mengasyikkan, tak terkecuali mengutak-atik jok atau tempat duduk. Namun perlu digarisbawahi, aktivitas memodifikasi motor tetap harus dilakukan dengan benar, tidak mengurangi kenyamanan, dan tentunya mengedepankan unsur keamanan.

Menurut Safety Riding Dept. Head PT Astra Honda Motor (AHM) Johannes Lucky, sebenarnya jok dengan spesifikasi standar bawaan pabrik adalah yang paling sesuai. Hal ini karena jok sudah melewati proses standarisasi dan pengetesan dari beberapa aspek, mulai kenyamanan hingga sisi safety.

”Namun jika ingin memodifikasi, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan pengguna sepeda motor. Terdapat beberapa poin yang akan berubah saat kita mengganti jok standar dengan model lain atau peranti modifikasi,” kata Lucky.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat kita memutuskan untuk memodifikasi jok sepeda motor:

Tebal-tipis Jok

Secara batasan, sebenarnya tidak ada ukuran baku, karena beda desain sepeda motor akan berbeda pula model dan ketebalan jok. Hal ini karena tebal ataupun tipisnya jok akan sangat memengaruhi posisi berkendara dan kenyamanan saat sepeda motor dikendarai. Ukuran ketebalan jok wajib disesuaikan dengan aspek kenyaman dan keselamatan.

Tekstur atau Bahan

Tekstur lapisan jok wajib lentur dengan bahan dasar tidak licin saat diduduki oleh pengendara. Jok yang licin akan berdampak pada kenyamanan dan juga berpengaruh pada keselamatan. Bisa dirasakan pada saat pengereman, jok yang licin menyebabkan pengendara mudah bergerak ke depan, sehingga proses pengereman menjadi tidak maksimal karena posisi duduk pengendara sudah tidak ideal untuk melakukan pengereman. Sedangkan lapisan jok yang tidak lentur akan mudah sobek dan merusak bagian jok lainnya, seperti busa.

”Kalau lapisan jok sudah sobek, air akan mudah masuk melalui lapisan tersebut. Saat terjadi endapan air pada busa dalam waktu yang lama, maka struktur busa akan berubah menjadi keras dan mengganggu kenyamanan saat berkendara,” jelas Lucky.

Ergonomi

Ketika kita memodifikasi jok sepeda motor, secara ergonomi akan berubah. Contohnya, saat kita melakukan penipisan pada busa jok, maka posisi berkendara akan berubah di bagian lutut, siku dan pandangan. Begitu pula sebaliknya, saat kita menebalkan atau meninggikan jok, posisi pinggul kita akan lebih naik dibandingkan dengan penggunaan jok standar.

”Perubahan tersebut akan menyebabkan pengendara tidak nyaman, dan mudah lelah saat berkendara, serta dapat berdampak negatif pada kestabilan dan kenyamanan berkendara,” kata Lucky.

Pengaruh mengganti jok pada keseimbangan dan kestabilan memang cukup besar. Tidak disarankan memodifikasi jok bagian belakang dibuat lebih tinggi dari jok bagian depan. Hal ini menyebabkan tubuh pembonceng melebihi pengendara, dan tentu saja akan berdampak negatif terhadap aerodinamika kendaraan.

Poin Perdana Mario Suryo Aji dari CEV Moto3

Berada pada masa-masa adaptasi menjalani balapan di FIM CEV International Championship 2020, akhir pekan lalu, Mario Suryo Aji mampu membawa pulang poin perdananya. Pebalap masa depan kebanggaan Bangsa Indonesia ini tampil impresif dan finish di posisi ke-12 pada race kedua seri ke-6 FIM CEV Moto3 Junior World Championship, di Sirkuit Aragon, Spanyol, Minggu (4/10).

Pada balapan pertama di hari yang sama, Mario terjatuh setelah motornya tertabrak pebalap lain di tikungan pertama Aragon. Dia tak mampu melanjutkan balapan dan merelakan poin perdana. Namun pada balapan kedua, pebalap Astra Honda Racing Team tersebut mampu bangkit dan tampil memukau dengan menyalip 14 pebalap di depannya sepanjang balapan berlangsung.

Mario melakukan start dengan baik. Memulai balapan dari posisi ke-26, menyalip beberapa pebalap dan terus melesat maju pada lap kedua sudah berada di posisi ke-17. Setelah pertarungan sengit di grup besar, Mario mulai bisa memperbaiki posisi putaran demi putaran hingga akhirnya finish di ”area poin”.

Continue reading “Poin Perdana Mario Suryo Aji dari CEV Moto3”

Filosofi Desain Helm Pebalap Binaan Astra Honda

Grafis helm para pebalap biasanya mengandung arti atau filosofi tersendiri untuk mengekspresikan diri. Tak terkecuali pelindung kepala para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT). Semua punya arti, dari kebiasaan sejak kecil, rasa nasionalisme, hingga harapan.

Ungkapan nasionalisme memang menjadi bagian paling dominan dari motif helm pebalap AHRT. Warna khas merah dan putih, bahkan gambar burung garuda sebagai lambang negara pun kerap muncul. Seperti terdapat pada helm pebalap Irfan Ardiansyah. Lambang Garuda mendominasi bagian atas helm, sebagai lambang kecintaan terhadap bangsa. Sementara warna dominan merah jambu menandakan kecerahan, kegembiraan dan keceriaan, agar balapan senantiasa dinikmati sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan sebuah tekanan.

Helm Rheza Danica yang membela AHRT di ARRC kelas SS600 juga punya warna dominan merah dan putih yang melambangkan kecintaan terhadap Bangsa Indonesia. ”Selain semangat nasionalisme, warna merah dan putih juga senada dengan livery AHRT. Ada logo huruf ‘R’ sebagai tanda bahwa ini adalah Rheza,” ujarnya.

Continue reading “Filosofi Desain Helm Pebalap Binaan Astra Honda”

Dukung Keselamatan di Jalan Raya, AHM Perkenalkan Pusat Pelatihan Berkendara

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan pusat pelatihan berkendara Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center (AHMSRTC) yang berada di kawasan Greenland International Industrial Centre (GICC) Blok DD No 01 Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas ini memperkuat komitmen perusahaan dalam kampanye keselamatan berkendara untuk mendukung terciptanya budaya aman dan nyaman berkendara di tengah masyarakat.

AHM Safety Riding Park (AHMSRP) yang menjadi bagian dari fasilitas ini merupakan pusat pelatihan Safety Riding Honda terbesar di kawasan Asia Tenggara yang dibangun dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat terkait pemahaman keselamatan di jalan raya dan keterampilan berkendara. Dibangun di atas lahan 8,5 hektar, fasilitas terbaru ini mampu menampung 15.000 orang untuk berlatih berkendara setiap tahun dengan berbagai sarana dan fasilitas edukasi secara lengkap. Bangunan ini memiliki fasilitas fungsional seperti ruang multi fungsi, ruang kelas, ruang ujian, ruang simulator, asrama, sarana olahraga serta ruangan penunjang lainnya.

Selain fasilitas bangunan, pusat pelatihan berkendara ini dilengkapi dengan Safety riding course yang dibekali dengan karakter kontur jalan yang disesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia, baik kondisi jalan aspal maupun kondisi jalan off-road. Berdiri di atas lahan 4 hektar, area ini digunakan untuk pelatihan berkendara sepeda motor yang aman, seperti teknik pengereman, teknik keseimbangan, teknik menikung, teknik melewati jalanan bergelombang, menanjak dan menurun serta teknik memprediksi bahaya.

AHMSRP juga dilengkapi Kids Traffic Park yang dapat menampung pelatihan terhadap 2.000 anak setiap tahun. Melalui edukasi usia dini, anak-anak diajarkan untuk mengenal rambu-rambu lalu lintas, cara menyebrang jalan yang aman menggunakan jalur penyeberangan, dan cara berinteraksi dengan pengguna jalan lain dengan berbagai alat peraga yang tersedia.

Presiden Direktur AHM Toshiyuki Inuma mengatakan Pusat pelatihan keselamatan berkendara ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan budaya keselamatan berkendara di Indonesia.

“Kami mendesain Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center ini sebagai fasilitas yang dapat memberikan pengalaman berlatih berkendara aman yang menyenangkan, aman, dan nyaman. Fasilitas ini dapat digunakan masyarakat umum pengguna sepeda motor untuk belajar keterampilan berkendara, baik di jalan raya maupun di kondisi jalan off-road,” ujarnya.

Executive Vice Presiden Direktur AHM Johannes Loman mengatakan Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center ini melengkapi berbagai kegiatan pelatihan berkendara yang selama ini telah dilakukan AHM bersama jaringan main dealer di seluruh Indonesia, bekerjasama dengan pemerintah, kepolisian, sekolah, institusi, maupun komunitas masyarakat.

“Kami ingin melahirkan sebanyak mungkin duta keselamatan berkendara dari fasilitas ini, menyempurnakan apa yang sudah kami lakukan selama ini bersama para pamangku kepentingan di bidang safety riding. Kami ingin fasilitasi ini menjadi kawah candradimuka bagi mereka yang menempatkan keselamatan berkendara sebagai budaya bersama bangsa,” ujarnya.

AHMSRTC dapat digunakan masyarakat umum pengguna sepeda motor untuk belajar mengenai keselamatan berkendara. Beragam kegiatan edukasi pelatihan Safety Riding yang disiapkan dan dilaksanakan di fasilitas AHMSRP ini akan dibuka dengan menyesuaikan protokol kesehatan yang berlaku, sehingga kegiatan berbagi ilmu keselamatan berkendara ini dapat berlangsung maksimal.

AHM bersama jaringan main dealer Honda saat ini telah memiliki 8 pusat pelatihan safety riding yang tersebar di daerah Serang, Jambi, Tangerang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Medan dan Bandung. Dengan bertambahnya pusat pelatihan safety riding di Deltamas, kampanye keselamatan berkendara dapat semakin berdampak luas di tengah masyarakat.

Continue reading “Dukung Keselamatan di Jalan Raya, AHM Perkenalkan Pusat Pelatihan Berkendara”

Aman Di Jalan, Begini Teknik Kontrol Gas dan Pengereman yang Baik

Berkendara dengan sepeda motor di jalan raya membutuhkan skill yang baik agar aman untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Misalnya, para pengendara perlu menguasai dua teknik dasar penting dalam berkendara, yaitu kontrol gas dan pengereman yang baik.

Berikut tips dari tim Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) yang harus diketahui dan dipelajari oleh para pengguna sepeda motor, baik bagi pemula hingga pengendara yang sudah mahir.

Pengetahuan dasar yang perlu dipelajari adalah mengetahui beragam fitur-fitur sepeda motor yang berhubungan dengan keselamatan berkendara, seperti sistem pengereman, instrumen lampu, kaca spion serta lainnya. Memahami beragam fitur ini sangatlah penting, khususnya bagi pemula ataupun para pengendara baru untuk mengurangi potensi bahaya saat berkendara bagi diri sendiri ataupun orang lain.

Setelah memahami fitur keselamatan berkendara, mulailah pelajari teknik berkendara. Beragam metode latihan dapat dilakukan oleh para pengendara, yakni dengan menggunakan motor statis atau mesin dalam keadaan mati. Untuk teknik pengereman, pastikan sepeda motor dalam keadaan mesin mati dengan posisi standar tengah, tutup putaran gas kemudian tarik tuas rem dengan 4 jari agar mendapatkan pengereman yang maksimal dan juga tarik tuas rem belakang atau injak pedal rem belakang kemudian tarik tuas kopling dan kemudian turunkan kaki kiri. Hal ini dapat dilakukan berulang-ulang untuk membiasakan diri sebelum berlatih dengan kondisi mesin menyala.

Selain itu, pengendara juga dapat berlatih menggunakan dengan alat simulasi berkendara seperti Honda Riding Trainer (HRT) agar dapat berlatih teknik dasar berkendara dan meningkatkan pemahaman tentang keselamatan berkendara secara aman dan efektif. Metode lainnya, dapat juga berlatih menjalankan sepeda motor dari titik A menuju titik B dengan didampingi instruktur berpengalaman.

Sedangkan teknik kontrol gas lakukan dapat melakukan dengan membuka gas dengan cara diputar secara perlahan agar tenaga yang dikeluarkan dapat terkontrol dengan baik dan menutup putaran gas dengan cepat. Sebaliknya, jika terdapat tuas kopling tarik tuas kopling dengan cepat dan lepaskan secara perlahan.

Untuk teknik dasar pengereman, terdapat 3 tingkatan pelatihan. Pada tingkat pertama, fokus latihan kordinasi putaran gas, tuas rem/pedal rem dan tuas kopling. Tingkat kedua, berlatihlah mengerem dengan kecepatan lebih tinggi secara bertahap antara 30km/jam – 50km/jam. Pada tahap ketiga, berlatih dengan kecepatan 60km/jam dengan jarak berhenti 17-20 meter dari titik awal penarikan tuas rem. Pengendara dapat mengasah skill berkendara dengan sering melatih cara mengukur jarak pengereman ideal di sepanjang lintasan yang dikhususkan untuk pelatihan berkendara. 

Penggunaan teknik pengereman dan teknik bukaan gas secara intens sangat terasa ketika menghadapi tikungan di jalan raya. Dalam menghadapi tikungan, pengendara perlu melakukan pengereman secara perlahan sebelum memasuki area tikungan dan menikung dengan kecepatan konstan. Hindari mengurangi ataupun menambah bukan gas secara mendadak. Pastikan posisi sepeda motor dan postur tubuh saat berkendara dalam kondisi seimbang, sehingga bisa menghindari risiko tergelincir.

 “Beragam ilmu teknik berkendara harus dikuasai para pengendara untuk mengurangi potensi bahaya bagi pengendara maupun sekelilingnya. Tidak hanya teknik mengatur bukaan gas dan teknik pengereman, namun perlu juga diperhatikan beberapa teknik berkendara lainnya seperti postur tubuh yang tepat, teknik menghadapi berbagai situasi jalan raya, dan mengenal rambu-rambu lalu lintas,” ujar Johanes Lucky, Manager Safety Riding AHM.

AHM Safety Riding Park

Kemampuan berkendara yang aman perlu diasah secara rutin sehingga memudahkan dalam mengambil keputusan saat menghadapi berbagai situasi di jalan raya. Simulasi berbagai situasi jalan raya ini dapat ditemukan di pusat pelatihan keselamatan berkendara, yaitu AHM Safety Riding Park (AHM-SRP) yang terletak di kawasan Deltamas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. AHM-SRP merupakan salah satu saran pelatihan berkendara untuk mengenal cara berkendara sepeda motor baik di jalanan beraspal atau on road dan juga jalanan off road.

“Faslitas AHM Safety Riding Park (SRP) dilengkapi dengan area course on road yang menfasilitasi berbagai pembelajaran, seperti keseimbangan, cornering dan slalom, pengereman, tanjakan dan turanan, hingga melatih berkendara dengan simulasi rambu lalu lintas. Selain itu, area course off road memiliki medan yang menantang dan mewakili berbagai kontur jalanan di hampir pelosok Tanah Air,” tutup Lucky.

Hammocking dan Traveling

Hammocking atau tempat tidur gantung adalah gear yang biasa di gunakan oleh para pencinta alam ataupun yang hobby dengan kegiatan out door untuk beristirahat atau bersantai di luar rumah. Kenapa hammocking sangat di minati ? pertama karena pemasangannya yang cepat dan mudah serta mudah di bongkar pasang, dan jika ingin di jadikan tempat untuk bermalam tinggal memasang flysheet yang relatif cepat dan mudah.

Hammock sendiri ada beberapa macam, seperti hammock single, hammock double, hammock kelambu, hammock tenda, hingga hammock triangle yang lebih besar. Tentu saja dalam memilih hammock harus kita sesuaikan dengan kebutuhan outdoor agar lebih praktis penggunaannya.

Hammock dengan ukuran paling kecil biasanya memiliki dimensi 1,5 x 2,7 meter, sudah cukup nyaman untuk keperluan sendiri dan sangat praktis di bawa bepergian / traveling, sedang yang ukuran double memiliki dimensi 2 x 3,5 sehingga dapat di gunakan untuk berdua dengan nyaman. Kelengkapan yang paling sederhana biasanya waktu membeli hammock hanyalah sepasang tali prusik atau webbing yang panjangnya 2 meter untuk pemasangannya. Sedang untuk hammock yang lebih premium biasanya akan diberikan tali dengan disain khusus serta bonus Carabiner untuk mempermudah pemasangannya.

Apa yang beda dari yang saya gunakan ?

Selama ini saya selalu menggunakan perlengkapan hammock dengan model custom untuk traveling / outdoor. Tentu hal ini memiliki tujuan tertentu serta fungsi tertentu termasuk di dalamnya prepare jika terjadi hal-hal darurat agar dapat di fungsikan secara maksimal. Hammock Custom yang saya gunakan terdiri dari :

  1. 2 buah webbing masing-masing panjang 4 meter, kenapa harus webbing ? karena webbing ini selain sebagai strap hammock dapat di fungsikan juga sebagai body harness untuk kegiatan climbing, tandu untuk kegiatan rescue, anchor dan untuk tali dengan beban berat jika di perlukan. Webbing yang gunakan adalah dengan kemampuan beban 25 KN atau 2.500 Kg. Sehingga webbing ini cukup aman jika untuk hammocking, karena dapat menahan beban sebanyak 2 hingga 3 orang.
  2. 2 Carabiner dengan daya beban 24 KN atau 2.400 Kg. Penggunaan Carabiner selain untuk mempermudah bongkar pasang, juga sebagai drip line (untuk aliran air hujan), selain itu carabiner juga memiliki banyak fungsi untuk kegiatan climbing / panjat tebing.
  3. Karena saya menggunakan webbing sebagai tali utama dan carabiner maka simpul yang di gunakan juga menjadi lebih praktis. Untuk mengikat webbing di pohon saya menggunakan simpul jangkar / Girth Hitch / Cow Hitch, kemudian di Carabiner saya menggunakan simpul Marline Spike atau kalau di Pramuka disebut simpul tangga.

Pemasangan Hammock dapat di lakukan pada tiang/pohon dengan jarak 3 – 6 meter, dan pemasangannya tidak sampai memakan waktu 5 menit.

Astra Motor Bali Release Honda CRF1100L Africa Twin Adventure Sport

Memasuki tatanan kehidupan baru (New Normal) Astra Motor Bali memberikan kejutan istimewa kepada pecinta adventure dengan merilis Honda CRF1100L Africa Twin Adventure Sports sebagai model terbaru bagi pecinta sepeda motor adventure tourer sejati di Indonesia yang mendambakan ketangguhan untuk menjelajah jarak jauh.
Bersama dengan komunitas Honda Big Bike Bali dan di warnai dengan prosesi unveiling melalui live Instagram official Honda Fans Bali serta disaksikan media dan blogger Bali, Honda CRF1100L Africa Twin Adventure Sports kini hadir dengan mesin baru yang semakin bertenaga dan dilengkapi berbagai fitur canggih. Mesin baru berkapasitas 1.084 cc 4 stroke SOHC dengan konfigurasi parallel twin-cylinder berpendingin cairan mampu menghasilkan tenaga maksimal 75 kW @7500 rpm dan torsi puncak 105 Nm @6000 rpm.

Karakter sepeda motor ini memiliki tenaga yang kuat di semua putaran mesin. Dengan bobot sepeda motor yang kini lebih ringan 5 Kg dari model sebelumnya membuat Honda CRF1100L Africa Twin Adventure Sports semakin lincah dalam bertualang di medan on-road maupun off-road. Ketangguhan Honda CRF1100L Africa Twin Adventure Sports semakin diperkuat dengan fitur yang lengkap dan canggih di kelasnya. Kehadiran sensor Inertial Measurement Unit (IMU) berfungsi untuk mendeteksi posisi sepeda motor dalam 6 poros dan dapat terhubung pada fitur lain seperti ECU dan ABS sehingga sepeda motor dapat menyesuaikan kondisi medan yang dilalui. Motor adventure tourer ini juga telah dilengkapi pengaplikasian 4+2 riding mode, di mana pengendara dapat memilih mode yang sesuai dengan jalanan yang dihadapi yaitu mode tour, urban, gravel dan off-road. Sementara itu, untuk 2 riding mode tambahan merupakan pilihan mode yang dapat diatur sendiri oleh pengendara dalam menyesuaikan kebutuhannya dalam berkendara.

Continue reading “Astra Motor Bali Release Honda CRF1100L Africa Twin Adventure Sport”

Tips Merawat Jaket Berkendara

Jaket menjadi salah satu atribut berkendara yang tidak hanya berfungsi memberi keamanan bagi pengendara sepeda motor, namun juga telah menjadi bagian dari fashion. Berbagai jenis jaket sepeda motor baik yang fungsional hingga premium tentu memiliki tata cara perawatannya tersendiri. Apa saja yang bisa dilakukan di rumah untuk merawat jaket motor favoritmu?

Berikut tips dari PT Astra Honda Motor (AHM) dalam merawat jaket berkendara sepeda motor agar tetap awet dan prima:

1.    Ikuti instruksi sesuai label yang terdapat dibalik Jaket dalam melakukan pencucian. Jaket untuk bermotor memiliki jenis bahan yang berbeda-beda, sehingga petunjuk dalam melakukan pencucian menjadi kunci agar jaket lebih awet.

2.    Untuk jaket sepeda motor biasanya memiliki pelindung, seperti pada bagian bahu, siku dan punggung. Sebelum melakukan pencucian, keluarkan pelindung dari kantongnya agar tidak merusak sisi-sisi jaket saat dicuci.

3.    Untuk perawatan yang lebih detail, dapat menyikat bagian-bagian yang kotor terlebih dahulu sebelum mencuci jaket. Gunakan sikat yang lembut beserta sabun cuci yang sudah dilarutkan dengan air. Bila jaket tersebut berbahan kulit, hindari membersihkan dengan menyikat, cukup bersihkan dengan kain microfiber.

4.    Mencuci dengan tangan merupakan cara yang paling aman untuk menjaga keawetan jaket, terutama bila jaket berbahan kulit. Namun untuk kepraktisan tetap diperbolehkan menggunakan mesin cuci untuk jaket selain berbahan kulit.

5.    Setelah dicuci, gantung jaket menggunakan gantungan baju, disarankan tidak langsung terpapar sinar matahari. Untuk mempercepat waktu pengeringan, dapat menggunakan kipas angin.

6.    Simpan jaket di suhu ruangan menggunakan gantungan baju. Agar lebih awet disarankan untuk tidak dilipat dan lokasi penyimpanan tidak terkena matahari langsung.

Dengan melakukan perawatan jaket diatas, maka dapat mencegah kerusakan jaket yang disebabkan oleh jamur karena kondisi yang lembab serta penurunan kualitas bahan dari jaket.

“Kondisi jaket yang prima tidak hanya mendukung tampilan dalam berkendara, namun juga mendukung kenyamanan dan keamanan dalam berkendara baik untuk perjalanan commuter maupun turing.,” jelas Parts Accesoris & Apparel Manager PT Astra Honda Motor Tony Kurniawan.

10 Cara Merawat Helm Sepeda Motor

Setiap pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm sebagai salah satu perlengkapan berkendara yang paling penting. Dengan penggunaannya yang tepat, maka pengendara akan terlindung dari resiko benturan. Tentunya hal ini juga perlu diimbangi dengan perawatan yang dilakukan secara rutin untuk menjaga fungsi helm tetap optimal.

”Dengan melakukan perawatan helm tentunya kualitas helm akan selalu terjaga sehingga memberikan kenyamanan saat digunakan”, jelas Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM).

Berikut beberapa tip dari AHM dalam merawat helm sepeda motor agar tetap dalam kondisi prima dan juga safety:

1.    Bersihkan lapisan luar helm berikut kaca helm jika sudah terlihat kusam atau terkena kotoran, debu atau hujan dengan kain serat halus atau kain micro fiber serta shampo atau sabun khusus perawatan helm. Penggunaan kain dengan serat halus seperti kain micro fiber dapat mencegah lecet akibat proses pembersihan.

2.    Hindari penggunaan pembersih kaca untuk membersihkan visor helm karena biasanya pembersih kaca mengandung amonia yang dapat merusak polikarbonat pada visor yang berdampak menurunnya tingkat kejernihan visor helm.

3.    Gunakan cotton bud untuk membersihkan bagian helm yang sulit dijangkau seperti lubang ventilasi pada helm yang bertujuan untuk menjaga sirkulasi udara pada helm agar tidak terhalang oleh kotoran.

4.    Lapisan tengah helm cukup di lap dengan kain micro fiber kering dan hindari  menyiram lapisan tengah dengan air karena dapat menurunkan kualitas daya redam sterofoam, mengurangi kekuatan perekat sterofoam pada helm dan juga dapat menimbulkan jamur apabila proses pengeringan tidak dilakukan secara maksimal.

5.    Untuk lapisan dalam portable dapat dilepas semua lapisan dalam helm tersebut kemudian rendam dan cuci dengan lembut menggunakan tangan, hindari menggunakan sikat karena bisa merusak kain pelapisnya. Kemudian bilas hingga bersih lalu tepuk – tepuk dan keringkan dengan cara di jemur. Jangan gunakan pemanas karena panas berlebih dapat merusak kualitas busa helm.

6.    Untuk lapisan dalam permanen gunakan air hangat dan shampo khusus atau sabun kemudian masukkan helm dengan posisi seperti saat digunakan (jangan dengan posisi terbalik). Buka visor (tanpa dilepas) dan gunakan jari untuk menggosok lapisan dalamnya. Kemudian angkat helm dan bilas sehingga tidak ada sisa shampo atau sabun yang masih menempel. Tekan busa helm perlahan untuk menghilangkan sisa air dan lakukan pengeringan.

7.    Lumasi bagian engsel helm seperti engsel tali helm dan engsel visor menggunakan pelumas helm atau baby oil sehigga fungsi engsel tetap maksimal.

8.    Setelah helm bersih untuk tetap menjaga kualitasnya, lapisi helm dengan pelapis khusus helm sehingga tetap berkilau dan terjaga kualitas cat helm tersebut.

9.    Untuk mengurangi jumlah keringat yang terserap oleh lapisan dalam atau padding helm saat berkendara gunakan helmet liner atau helmet cup, karena selain dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menimbulkan jamur tenyata keringat dapat menurunkan kualitas dari busa helm.

10. Setelah helm digunakan jangan langsung masukkan ke dalam tas karena helm yang lembab akan menimbulkan bau tidak sedap dan dapat mengakibatkan berjamur.

Dengan melakukan perawatan tersebut diatas maka dapat mencegah dampak negatif seperti penyakit jamur kulit akibat menggunakan perlengkapan berkendara yang kotor, bau tidak sedap yang ditimbulkan dari keringat, menurunnya kualitas helm serta menghindari ketidaknyamanan dalam penggunaannya.

Sebaiknya membersihkan helm dilakukan minimal 1 bulan sekali namun jika dipakai setiap hari pembersihannya dapat dilakukan setiap minggu atau segera apabila terkena hujan agar helm tetap bersih dan nyaman dipakai.

“Kenyamanan perlengkapan berkendara selaras dengan keselamatan. Gunakan helm yang berstandar SNI dan pastikan tetap cari aman dengan merawat perlengkapan berkendara secara berkala”, tutup Lucky.