Pembinaan Berjenjang AHM Siap Antar Pebalap Muda Harumkan Bangsa di 2021

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmennya dalam pembinaan balap berjenjang untuk mencetak prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang kompetisi balap bergengsi tahun 2021. Untuk bertarung di musim balap tahun ini, AHM memperkenalkan 12 pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang siap mencetak prestasi di dunia olahraga balap hingga tingkat dunia.

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kebijakan setiap negara, AHM mendukung para pebalap binaannya untuk berlaga di gelaran balap Eropa, Asia, maupun tingkat nasional. Pada balapan yang digelar di benua Eropa, AHM menurunkan satu pebalap AHRT di kelas CEV Moto3 Junior World Championship, yaitu Mario Suryo Aji.

Gelaran CEV Moto3 Junior World Championship adalah ajang balap bergengsi di Eropa yang tingkat kompetisinya sangat sengit hampir seperti Grand Prix yang menjadi mimpi tertinggi para pebalap dunia. Untuk meningkatkan skill dan fokus berlatih agar dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia, Mario akan menetap sementara di benua Eropa agar dapat mempersiapkan diri pada balapan pembuka yang akan dilaksanakan di Sirkuit Estoril, Portugal bulan April mendatang. Pebalap muda berusia 16 tahun ini siap menyambut musim balap tahun ini dengan optimisme tinggi berbekal pengalaman impresifnya yang berhasil finish 6 besar pada musim balap lalu.

Strategi penjenjangan AHM juga telah dipersiapkan dengan matang untuk mengharumkan nama bangsa di benua Asia. Di kawasan ini, pebalap AHRT bertalenta Chessy Meilandri dan Veda Ega Pratama siap tampil pada ajang TTC menggunakan motor Honda NSF250R. Sementara itu, pada balapan ATC 2021 yang dipromotori oleh Dorna Sports yang juga penyelenggara kejuaraan balap dunia MotoGP, AHM mengandalkan pebalap binaannya yaitu Herjun Atna Firdaus, Azryan Dheyo Wahyumaniadi, Herlian Dandi dan Fadillah Arbi Aditama untuk bertarung pada gelaran tersebut. 

Pada balapan bergengsi ARRC 2021, AHM kembali mengandalkan pebalap AHRT Irfan Ardiansyah dan Rheza Danica Ahrens yang berlaga di kelas Supersports 600cc. Menemani kelas tersebut, AHM juga mengikutsertakan Lucky Hendriansya, M. Adenanta Putra dan Herjun Atna Firdaus di kelas AP250. AHM juga akan berpartisipasi pada ajang kompetisi ketahanan di Suzuka Endurance Race untuk menguji performa, ketahanan fisik dan mental, konsistensi dan kestabilan pebalap binaannya.

Tak hanya membina talenta pebalap Tanah Air di lintasan sirkuit, AHM juga melanjutkan pembinaan balap di ajang motocross bersama Delvintor Alfarizi untuk bertanding pada kelas MX2. Pebalap AHRT peraih gelar juara nasional kejurnas motocross kelas MX2 tahun 2019 ini juga siap membanggakan bangsa dengan tampil sebagai wildcard di MXGP Indonesia.  

Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan komitmen tinggi AHM untuk mewujudkan mimpi pebalap muda berbakat Indonesia terus diperkuat. Melalui strategi pembinaan balap berjenjang, AHM terus mendukung mimpi pebalap muda Indonesia untuk tampil di ajang balapan dunia yang bergengsi.

“Kami berupaya terus konsisten mewujudkan mimpi pebalap muda Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa di kancah balap internasional. Dengan penampilan para pebalap muda bertalenta binaan AHM di berbagai kejuaraan balap tahun ini, kami berharap dapat terus memberikan inspirasi ke generasi muda Indonesia untuk mewujudkan mimpi tertingginya,” ujar Thomas.

Konsistensi komitmen AHM di dunia balap telah dijalankan sejak tahun 2010. AHM secara konsisten melatih pebalap muda bertalenta melalui pembinaan berjenjang dan terstruktur. Tahapan pembinaan berjenjang dimulai sejak usia dini di bawah 14 tahun melalui program Astra Honda Racing School (AHRS). Para pebalap muda ini berlatih menggunakan motor balap Honda NSF100 yang sesuai digunakan untuk berlatih bagi pemula. Selain praktik, mereka juga  dibekali dengan pembelajaran materi baik teknis maupun non teknis terkait balap.

Pebalap berbakat dari berbagai daerah juga diwadahi melalui gelaran balap bertajuk Honda Dream Cup (HDC). Tahun ini, HDC akan digelar di beberapa kota dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Berbagai dukungan untuk tim balap juga akan diberikan terutama pada tim yang terjun pada di berbagai ajang Kejuaraan Nasional balap. 

“One Heart.” dan “Satu Hati.” di MotoGP

Dalam upaya memberikan inspirasi bagi para pecinta balap Tanah Air untuk menggapai mimpi tertinggi di dunia balap, AHM kembali memberikan dukungan kepada Repsol Honda Team di ajang MotoGP dengan menempatkan logo “One Heart.” dan “Satu Hati.” di racing suit pebalap Marc Marquez dan rekan setimnya Pol Erspargaro, serta motor balap RC213V. 

Selama musim balap MotoGP 2021, logo “One Heart.” menghiasi under cowl kanan dan rear inner fender kiri sepeda motor RC213V yang digunakan Repsol Honda Team. Sementara itu, logo “Satu Hati.” terlihat pada bagian under cowl kiri dan rear inner fender kanan sepeda motor Repsol Honda Team.

Ribuan Bikers Honda Gelar Virtual Gathering

Mengobati rasa rindu untuk saling bersilahturahmi antar bikers Honda di tengah pandemi, PT Astra Honda Motor (AHM) dukung Asosiasi Honda Jakarta dalam mengajak 6.037 bikers Honda dari seluruh Indonesia untuk saling berbagi semangat kebersamaan dalam gelaran Honda National Bikers Gathering. Dalam rangkaian kegiatan ini, ribuan bikers Honda ini juga turut membantu memajukan Usaha Mikro Kecil Mengenah (UMKM) di tengah tantangan pandemi Covid-19.

Rangkaian gelaran Honda National Bikers Gathering diawali dengan kegiatan berkendara eksplorasi negeri secara mandiri yaitu Bikers Exploride yang mengusung tema “Bangkit Bersama” di 28 kota besar di Indonesia (21-22/11). Dalam kegiatan ini, bikers Honda berkendara santai mengelilingi lokasi wisata yang bernilai sejarah ataupun napak tilas mengunjungi lokasi Honda Bikers Day tahun-tahun sebelumnya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Continue reading “Ribuan Bikers Honda Gelar Virtual Gathering”

Perlu Diperhatikan, Inilah Riding Gear yang Tepat Saat Berkendara Off road

Serunya berkendara off road dengan menaklukkan tantangan kontur tanah yang bervariasi membuat semakin banyaknya pecinta off road di Indonesia. Berbicara berkendara Off road juga tidak lepas dengan penggunaan riding gear yang tepat sehingga tetap menjaga keselamatan pengendara di tengah keseruan.

Menurut Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) Johanes Lucky, riding gear yang digunakan untuk kegiatan off road maupun di jalan raya tidak jauh berbeda, namun terdapat beberapa elemen riding gear yang memiliki bentuk dan spesifikasi yang berbeda.

Continue reading “Perlu Diperhatikan, Inilah Riding Gear yang Tepat Saat Berkendara Off road”

Akhiri Balapan CEV 2020, Mario Suryo Aji Catat Rekor Terbaik Posisi 6

Menutup musim balap FIM CEV Moto3 Junior World Championship 2020, Mario Suryo Aji berhasil menorehkan hasil positif pada dua balapan yang digelar di Circuit Ricardo Tormo, Valencia dengan berhasil finis posisi ke-6 pada hari Sabtu (31/10/2020) dan posisi ke-7 pada hari Minggu (1/11/2020). Pencapaian ini merupakan rekor terbaiknya sepanjang musim balap tahun ini.

Balapan FIM CEV Moto3 Junior World Championship di Valencia ini merupakan yang ketiga dijalani Mario pada 2020. Setelah sempat absen pada beberapa putaran sebelumnya karena cidera, pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team ini langsung dapat unjuk performa dengan finis di urutan keenam pada Sabtu (31/10/2020).

Pada hari Sabtu, balapan sempat terhenti karena adanya insiden yang menyebabkan red flag. Balapan dimulai kembali dengan jumlah lap dikurangi menjadi 12. Start dari posisi ke-12, Mario tidak memulai balapan dengan baik. Berusaha untuk tetap tenang, Mario berhasil meraih posisi ketujuh setelah dua lap. Bersama delapan pebalap di rombongan kedua, Mario yang masih berusia 16 tahun ini bersaing memperebutkan posisi keenam dan akhirnya berhasil mendapatkannya hingga garis finis.

Continue reading “Akhiri Balapan CEV 2020, Mario Suryo Aji Catat Rekor Terbaik Posisi 6”

Langkah Aman Memodifikasi Jok Sepeda Motor

Memodifikasi sepeda motor bisa menjadi salah satu kegiatan yang cukup mengasyikkan, tak terkecuali mengutak-atik jok atau tempat duduk. Namun perlu digarisbawahi, aktivitas memodifikasi motor tetap harus dilakukan dengan benar, tidak mengurangi kenyamanan, dan tentunya mengedepankan unsur keamanan.

Menurut Safety Riding Dept. Head PT Astra Honda Motor (AHM) Johannes Lucky, sebenarnya jok dengan spesifikasi standar bawaan pabrik adalah yang paling sesuai. Hal ini karena jok sudah melewati proses standarisasi dan pengetesan dari beberapa aspek, mulai kenyamanan hingga sisi safety.

”Namun jika ingin memodifikasi, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan pengguna sepeda motor. Terdapat beberapa poin yang akan berubah saat kita mengganti jok standar dengan model lain atau peranti modifikasi,” kata Lucky.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat kita memutuskan untuk memodifikasi jok sepeda motor:

Tebal-tipis Jok

Secara batasan, sebenarnya tidak ada ukuran baku, karena beda desain sepeda motor akan berbeda pula model dan ketebalan jok. Hal ini karena tebal ataupun tipisnya jok akan sangat memengaruhi posisi berkendara dan kenyamanan saat sepeda motor dikendarai. Ukuran ketebalan jok wajib disesuaikan dengan aspek kenyaman dan keselamatan.

Tekstur atau Bahan

Tekstur lapisan jok wajib lentur dengan bahan dasar tidak licin saat diduduki oleh pengendara. Jok yang licin akan berdampak pada kenyamanan dan juga berpengaruh pada keselamatan. Bisa dirasakan pada saat pengereman, jok yang licin menyebabkan pengendara mudah bergerak ke depan, sehingga proses pengereman menjadi tidak maksimal karena posisi duduk pengendara sudah tidak ideal untuk melakukan pengereman. Sedangkan lapisan jok yang tidak lentur akan mudah sobek dan merusak bagian jok lainnya, seperti busa.

”Kalau lapisan jok sudah sobek, air akan mudah masuk melalui lapisan tersebut. Saat terjadi endapan air pada busa dalam waktu yang lama, maka struktur busa akan berubah menjadi keras dan mengganggu kenyamanan saat berkendara,” jelas Lucky.

Ergonomi

Ketika kita memodifikasi jok sepeda motor, secara ergonomi akan berubah. Contohnya, saat kita melakukan penipisan pada busa jok, maka posisi berkendara akan berubah di bagian lutut, siku dan pandangan. Begitu pula sebaliknya, saat kita menebalkan atau meninggikan jok, posisi pinggul kita akan lebih naik dibandingkan dengan penggunaan jok standar.

”Perubahan tersebut akan menyebabkan pengendara tidak nyaman, dan mudah lelah saat berkendara, serta dapat berdampak negatif pada kestabilan dan kenyamanan berkendara,” kata Lucky.

Pengaruh mengganti jok pada keseimbangan dan kestabilan memang cukup besar. Tidak disarankan memodifikasi jok bagian belakang dibuat lebih tinggi dari jok bagian depan. Hal ini menyebabkan tubuh pembonceng melebihi pengendara, dan tentu saja akan berdampak negatif terhadap aerodinamika kendaraan.

Poin Perdana Mario Suryo Aji dari CEV Moto3

Berada pada masa-masa adaptasi menjalani balapan di FIM CEV International Championship 2020, akhir pekan lalu, Mario Suryo Aji mampu membawa pulang poin perdananya. Pebalap masa depan kebanggaan Bangsa Indonesia ini tampil impresif dan finish di posisi ke-12 pada race kedua seri ke-6 FIM CEV Moto3 Junior World Championship, di Sirkuit Aragon, Spanyol, Minggu (4/10).

Pada balapan pertama di hari yang sama, Mario terjatuh setelah motornya tertabrak pebalap lain di tikungan pertama Aragon. Dia tak mampu melanjutkan balapan dan merelakan poin perdana. Namun pada balapan kedua, pebalap Astra Honda Racing Team tersebut mampu bangkit dan tampil memukau dengan menyalip 14 pebalap di depannya sepanjang balapan berlangsung.

Mario melakukan start dengan baik. Memulai balapan dari posisi ke-26, menyalip beberapa pebalap dan terus melesat maju pada lap kedua sudah berada di posisi ke-17. Setelah pertarungan sengit di grup besar, Mario mulai bisa memperbaiki posisi putaran demi putaran hingga akhirnya finish di ”area poin”.

Continue reading “Poin Perdana Mario Suryo Aji dari CEV Moto3”

Filosofi Desain Helm Pebalap Binaan Astra Honda

Grafis helm para pebalap biasanya mengandung arti atau filosofi tersendiri untuk mengekspresikan diri. Tak terkecuali pelindung kepala para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT). Semua punya arti, dari kebiasaan sejak kecil, rasa nasionalisme, hingga harapan.

Ungkapan nasionalisme memang menjadi bagian paling dominan dari motif helm pebalap AHRT. Warna khas merah dan putih, bahkan gambar burung garuda sebagai lambang negara pun kerap muncul. Seperti terdapat pada helm pebalap Irfan Ardiansyah. Lambang Garuda mendominasi bagian atas helm, sebagai lambang kecintaan terhadap bangsa. Sementara warna dominan merah jambu menandakan kecerahan, kegembiraan dan keceriaan, agar balapan senantiasa dinikmati sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan sebuah tekanan.

Helm Rheza Danica yang membela AHRT di ARRC kelas SS600 juga punya warna dominan merah dan putih yang melambangkan kecintaan terhadap Bangsa Indonesia. ”Selain semangat nasionalisme, warna merah dan putih juga senada dengan livery AHRT. Ada logo huruf ‘R’ sebagai tanda bahwa ini adalah Rheza,” ujarnya.

Continue reading “Filosofi Desain Helm Pebalap Binaan Astra Honda”

Dukung Keselamatan di Jalan Raya, AHM Perkenalkan Pusat Pelatihan Berkendara

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan pusat pelatihan berkendara Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center (AHMSRTC) yang berada di kawasan Greenland International Industrial Centre (GICC) Blok DD No 01 Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas ini memperkuat komitmen perusahaan dalam kampanye keselamatan berkendara untuk mendukung terciptanya budaya aman dan nyaman berkendara di tengah masyarakat.

AHM Safety Riding Park (AHMSRP) yang menjadi bagian dari fasilitas ini merupakan pusat pelatihan Safety Riding Honda terbesar di kawasan Asia Tenggara yang dibangun dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat terkait pemahaman keselamatan di jalan raya dan keterampilan berkendara. Dibangun di atas lahan 8,5 hektar, fasilitas terbaru ini mampu menampung 15.000 orang untuk berlatih berkendara setiap tahun dengan berbagai sarana dan fasilitas edukasi secara lengkap. Bangunan ini memiliki fasilitas fungsional seperti ruang multi fungsi, ruang kelas, ruang ujian, ruang simulator, asrama, sarana olahraga serta ruangan penunjang lainnya.

Selain fasilitas bangunan, pusat pelatihan berkendara ini dilengkapi dengan Safety riding course yang dibekali dengan karakter kontur jalan yang disesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia, baik kondisi jalan aspal maupun kondisi jalan off-road. Berdiri di atas lahan 4 hektar, area ini digunakan untuk pelatihan berkendara sepeda motor yang aman, seperti teknik pengereman, teknik keseimbangan, teknik menikung, teknik melewati jalanan bergelombang, menanjak dan menurun serta teknik memprediksi bahaya.

AHMSRP juga dilengkapi Kids Traffic Park yang dapat menampung pelatihan terhadap 2.000 anak setiap tahun. Melalui edukasi usia dini, anak-anak diajarkan untuk mengenal rambu-rambu lalu lintas, cara menyebrang jalan yang aman menggunakan jalur penyeberangan, dan cara berinteraksi dengan pengguna jalan lain dengan berbagai alat peraga yang tersedia.

Presiden Direktur AHM Toshiyuki Inuma mengatakan Pusat pelatihan keselamatan berkendara ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan budaya keselamatan berkendara di Indonesia.

“Kami mendesain Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center ini sebagai fasilitas yang dapat memberikan pengalaman berlatih berkendara aman yang menyenangkan, aman, dan nyaman. Fasilitas ini dapat digunakan masyarakat umum pengguna sepeda motor untuk belajar keterampilan berkendara, baik di jalan raya maupun di kondisi jalan off-road,” ujarnya.

Executive Vice Presiden Direktur AHM Johannes Loman mengatakan Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center ini melengkapi berbagai kegiatan pelatihan berkendara yang selama ini telah dilakukan AHM bersama jaringan main dealer di seluruh Indonesia, bekerjasama dengan pemerintah, kepolisian, sekolah, institusi, maupun komunitas masyarakat.

“Kami ingin melahirkan sebanyak mungkin duta keselamatan berkendara dari fasilitas ini, menyempurnakan apa yang sudah kami lakukan selama ini bersama para pamangku kepentingan di bidang safety riding. Kami ingin fasilitasi ini menjadi kawah candradimuka bagi mereka yang menempatkan keselamatan berkendara sebagai budaya bersama bangsa,” ujarnya.

AHMSRTC dapat digunakan masyarakat umum pengguna sepeda motor untuk belajar mengenai keselamatan berkendara. Beragam kegiatan edukasi pelatihan Safety Riding yang disiapkan dan dilaksanakan di fasilitas AHMSRP ini akan dibuka dengan menyesuaikan protokol kesehatan yang berlaku, sehingga kegiatan berbagi ilmu keselamatan berkendara ini dapat berlangsung maksimal.

AHM bersama jaringan main dealer Honda saat ini telah memiliki 8 pusat pelatihan safety riding yang tersebar di daerah Serang, Jambi, Tangerang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Medan dan Bandung. Dengan bertambahnya pusat pelatihan safety riding di Deltamas, kampanye keselamatan berkendara dapat semakin berdampak luas di tengah masyarakat.

Continue reading “Dukung Keselamatan di Jalan Raya, AHM Perkenalkan Pusat Pelatihan Berkendara”

Aman Di Jalan, Begini Teknik Kontrol Gas dan Pengereman yang Baik

Berkendara dengan sepeda motor di jalan raya membutuhkan skill yang baik agar aman untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Misalnya, para pengendara perlu menguasai dua teknik dasar penting dalam berkendara, yaitu kontrol gas dan pengereman yang baik.

Berikut tips dari tim Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) yang harus diketahui dan dipelajari oleh para pengguna sepeda motor, baik bagi pemula hingga pengendara yang sudah mahir.

Pengetahuan dasar yang perlu dipelajari adalah mengetahui beragam fitur-fitur sepeda motor yang berhubungan dengan keselamatan berkendara, seperti sistem pengereman, instrumen lampu, kaca spion serta lainnya. Memahami beragam fitur ini sangatlah penting, khususnya bagi pemula ataupun para pengendara baru untuk mengurangi potensi bahaya saat berkendara bagi diri sendiri ataupun orang lain.

Setelah memahami fitur keselamatan berkendara, mulailah pelajari teknik berkendara. Beragam metode latihan dapat dilakukan oleh para pengendara, yakni dengan menggunakan motor statis atau mesin dalam keadaan mati. Untuk teknik pengereman, pastikan sepeda motor dalam keadaan mesin mati dengan posisi standar tengah, tutup putaran gas kemudian tarik tuas rem dengan 4 jari agar mendapatkan pengereman yang maksimal dan juga tarik tuas rem belakang atau injak pedal rem belakang kemudian tarik tuas kopling dan kemudian turunkan kaki kiri. Hal ini dapat dilakukan berulang-ulang untuk membiasakan diri sebelum berlatih dengan kondisi mesin menyala.

Selain itu, pengendara juga dapat berlatih menggunakan dengan alat simulasi berkendara seperti Honda Riding Trainer (HRT) agar dapat berlatih teknik dasar berkendara dan meningkatkan pemahaman tentang keselamatan berkendara secara aman dan efektif. Metode lainnya, dapat juga berlatih menjalankan sepeda motor dari titik A menuju titik B dengan didampingi instruktur berpengalaman.

Sedangkan teknik kontrol gas lakukan dapat melakukan dengan membuka gas dengan cara diputar secara perlahan agar tenaga yang dikeluarkan dapat terkontrol dengan baik dan menutup putaran gas dengan cepat. Sebaliknya, jika terdapat tuas kopling tarik tuas kopling dengan cepat dan lepaskan secara perlahan.

Untuk teknik dasar pengereman, terdapat 3 tingkatan pelatihan. Pada tingkat pertama, fokus latihan kordinasi putaran gas, tuas rem/pedal rem dan tuas kopling. Tingkat kedua, berlatihlah mengerem dengan kecepatan lebih tinggi secara bertahap antara 30km/jam – 50km/jam. Pada tahap ketiga, berlatih dengan kecepatan 60km/jam dengan jarak berhenti 17-20 meter dari titik awal penarikan tuas rem. Pengendara dapat mengasah skill berkendara dengan sering melatih cara mengukur jarak pengereman ideal di sepanjang lintasan yang dikhususkan untuk pelatihan berkendara. 

Penggunaan teknik pengereman dan teknik bukaan gas secara intens sangat terasa ketika menghadapi tikungan di jalan raya. Dalam menghadapi tikungan, pengendara perlu melakukan pengereman secara perlahan sebelum memasuki area tikungan dan menikung dengan kecepatan konstan. Hindari mengurangi ataupun menambah bukan gas secara mendadak. Pastikan posisi sepeda motor dan postur tubuh saat berkendara dalam kondisi seimbang, sehingga bisa menghindari risiko tergelincir.

 “Beragam ilmu teknik berkendara harus dikuasai para pengendara untuk mengurangi potensi bahaya bagi pengendara maupun sekelilingnya. Tidak hanya teknik mengatur bukaan gas dan teknik pengereman, namun perlu juga diperhatikan beberapa teknik berkendara lainnya seperti postur tubuh yang tepat, teknik menghadapi berbagai situasi jalan raya, dan mengenal rambu-rambu lalu lintas,” ujar Johanes Lucky, Manager Safety Riding AHM.

AHM Safety Riding Park

Kemampuan berkendara yang aman perlu diasah secara rutin sehingga memudahkan dalam mengambil keputusan saat menghadapi berbagai situasi di jalan raya. Simulasi berbagai situasi jalan raya ini dapat ditemukan di pusat pelatihan keselamatan berkendara, yaitu AHM Safety Riding Park (AHM-SRP) yang terletak di kawasan Deltamas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. AHM-SRP merupakan salah satu saran pelatihan berkendara untuk mengenal cara berkendara sepeda motor baik di jalanan beraspal atau on road dan juga jalanan off road.

“Faslitas AHM Safety Riding Park (SRP) dilengkapi dengan area course on road yang menfasilitasi berbagai pembelajaran, seperti keseimbangan, cornering dan slalom, pengereman, tanjakan dan turanan, hingga melatih berkendara dengan simulasi rambu lalu lintas. Selain itu, area course off road memiliki medan yang menantang dan mewakili berbagai kontur jalanan di hampir pelosok Tanah Air,” tutup Lucky.

Hammocking dan Traveling

Hammocking atau tempat tidur gantung adalah gear yang biasa di gunakan oleh para pencinta alam ataupun yang hobby dengan kegiatan out door untuk beristirahat atau bersantai di luar rumah. Kenapa hammocking sangat di minati ? pertama karena pemasangannya yang cepat dan mudah serta mudah di bongkar pasang, dan jika ingin di jadikan tempat untuk bermalam tinggal memasang flysheet yang relatif cepat dan mudah.

Hammock sendiri ada beberapa macam, seperti hammock single, hammock double, hammock kelambu, hammock tenda, hingga hammock triangle yang lebih besar. Tentu saja dalam memilih hammock harus kita sesuaikan dengan kebutuhan outdoor agar lebih praktis penggunaannya.

Hammock dengan ukuran paling kecil biasanya memiliki dimensi 1,5 x 2,7 meter, sudah cukup nyaman untuk keperluan sendiri dan sangat praktis di bawa bepergian / traveling, sedang yang ukuran double memiliki dimensi 2 x 3,5 sehingga dapat di gunakan untuk berdua dengan nyaman. Kelengkapan yang paling sederhana biasanya waktu membeli hammock hanyalah sepasang tali prusik atau webbing yang panjangnya 2 meter untuk pemasangannya. Sedang untuk hammock yang lebih premium biasanya akan diberikan tali dengan disain khusus serta bonus Carabiner untuk mempermudah pemasangannya.

Apa yang beda dari yang saya gunakan ?

Selama ini saya selalu menggunakan perlengkapan hammock dengan model custom untuk traveling / outdoor. Tentu hal ini memiliki tujuan tertentu serta fungsi tertentu termasuk di dalamnya prepare jika terjadi hal-hal darurat agar dapat di fungsikan secara maksimal. Hammock Custom yang saya gunakan terdiri dari :

  1. 2 buah webbing masing-masing panjang 4 meter, kenapa harus webbing ? karena webbing ini selain sebagai strap hammock dapat di fungsikan juga sebagai body harness untuk kegiatan climbing, tandu untuk kegiatan rescue, anchor dan untuk tali dengan beban berat jika di perlukan. Webbing yang gunakan adalah dengan kemampuan beban 25 KN atau 2.500 Kg. Sehingga webbing ini cukup aman jika untuk hammocking, karena dapat menahan beban sebanyak 2 hingga 3 orang.
  2. 2 Carabiner dengan daya beban 24 KN atau 2.400 Kg. Penggunaan Carabiner selain untuk mempermudah bongkar pasang, juga sebagai drip line (untuk aliran air hujan), selain itu carabiner juga memiliki banyak fungsi untuk kegiatan climbing / panjat tebing.
  3. Karena saya menggunakan webbing sebagai tali utama dan carabiner maka simpul yang di gunakan juga menjadi lebih praktis. Untuk mengikat webbing di pohon saya menggunakan simpul jangkar / Girth Hitch / Cow Hitch, kemudian di Carabiner saya menggunakan simpul Marline Spike atau kalau di Pramuka disebut simpul tangga.

Pemasangan Hammock dapat di lakukan pada tiang/pohon dengan jarak 3 – 6 meter, dan pemasangannya tidak sampai memakan waktu 5 menit.