Helm Tepat, Berkendara Makin Nikmat

Meski kecil namun sangat penting dan tidak bisa diabaikan. Tanpa ‘dia’ nyawa menjadi pertaruhan saat bersepeda motor. Saking pentingnya, benda ini jadi perlengkapan vital berkendara dalam undang-undang lalu lintas. Itulah Helm, jangan sepelekan benda ini saat berkendara motor.

Tidak hanya semata sebagai alat transportasi, kini sepeda motor telah menjadi bagian gaya hidup bahkan mempertegas kelas sosial pengendaranya. Selain ‘tunggannya’, penikmat kendaraan roda dua juga melengkapi diri dengan perlengkapan wajib berkendara, Helm. Tidak hanya sekedar melindungi kepala, penggunaan helm kini juga ikut menjadi identitas pengendara motor.

“Helm adalah bagian penting berkendara motor. Penggunaan helm kini makin baik, bahkan helm miliki unsur-unsur yang dapat mempertegas pengendara motor. Tidak hanya bentuk unik, helm dengan harga hingga jutaan rupiah kini lazim ditemui di jalanan,” jelas Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani.

Agus Sani menambahkan, pemilihan helm yang tepat juga jadi satu faktor pendukung keselamatan berkendara. Untuk itu, diperlukan pemahaman terkait pemilihan helm bagi pengendara mulai dari mencocokan dengan jenis motor, tujuan penggunaan, hingga pemilihan jenis sesuai tujuan berkendara seperti turing, off road ataupun harian. Dengan pemilihan yang tepat, selain keselamatan dipastikan kegiatan bersepeda motor akan makin nyaman.

Berikut jenis helm mulai dari jenis hingga peruntukan penggunaan.

1.           Full face

Sesuai dengan namanya, helm ini menutup sempurna bagian kepala hingga wajah. Dipastikan helm ini maksimal melidungi kepala dan wajah saat terjadi kecelakaan. Helm jenis ini biasa digunakan pengendara motor sport yang identik dengan kecepatan.

Menutup kepala, wajah dan sebagaian leher, helm ini juga pilihan terbaik berkendara jauh. Jenis helm ini juga memiliki pelindung bagian rahang, dagu dan pipi. Desain full face terkadang tidak disukai oleh seluruh pengendara motor karena sifatnya yang tertutup full, terkesan pengap dan panas. Namun beberapa pabrikan kini telah berikan perubahan pada sistem ventilasi yang lebih baik sehingga lebih nyaman digunakan. Helm full face memiliki fans tersendiri, khususnya penggila balap. Banyak pilihan dipasaran yang dapat diperoleh mulai dari kelas menengah hingga mewah sekelas pebalap MotoGP.

2.           Modular

Setipe dengan Full Face, Helm jenis modular juga menutup seluruh bagian kepala dan wajah. Perbedaan terdapat pada pembukaan helm bisa dilakukan dari bagian dagu hingga wajah sehingga mempermudah kegiatan telepon ataupun sekedar minum saat perjalanan.

Helm ini juga jadi salah satu favorit penggemar turing semi off road banyak dikenakan oleh penggemar sepeda motor jenis Adventure seperti Honda Africa Twin dan CRF250 Rally atau Honda CB500X. Helm modular biasanya agak lebih berat dibandingkan dengan helm pada umumnya, sehingga helm ini sering dihindari oleh pengendara untuk aktifitas harian.

3.           Open Face

Open berarti terbuka, maka jenis helm ini memiliki bagian yang terbuka. Meski melindungi bagian kepala, bagian wajah menjadi rentan cedera saat kecelakaan terjadi. Meski demikian, pengendara motor dengan selera old school, custom, dan klasik sering memilih helm ini guna mempertegas identitas pengendaranya.

Agus Sani tidak menyarankan penggunaan helm ini untuk kegiatan turing dan offroad. Tidak hanya berkesan santai, keselamatan dan kenyamanan pengendara jadi alasan utamanya. Disarankan, pengendara dapat menetukan dengan bijak penggunaan helm ini dalam penggunaannya. Untuk aktifitas harian helm ini jelas lebih simpel.

4.           Off Road

Memiliki bentuk paling beda dengan ketiga tipe helm diatas, helm off road jelas diperuntukkan penggemar ‘trabas’ alias trail.

Masuk dalam kategori full face, namun pada bagian wajah, pelindung bagian mulut lebih maju dan menggunakan google sebagai pelindung mata dan sebagian wajah. Helm off road pada bagian sisi kanan dan kirinya terlihat lebih ramping, serta terdapat pelindung yang lebih panjang di bagian depan untuk melindungi dari terik matahari. Karena peruntukan yang lebih dikhususkan untuk kegiatan trail, helm ini dipastikan tidak nyaman untuk berkendara harian ataupun turing motor sport.

Dari beragam tipe helm diatas, masih ada beberapa unsur pada helm yang juga mempengaruhi faktor kenyamanan berkendara. “Kaca helm, adalah bagian yang tidak bisa disepelekan. Pemilihan kaca bening atau gelap juga perlu dapatkan perhatian untuk menentukan waktu berkendara terang atau gelap,” tambah Agus.

Selain itu, perkembangan perlengkapan berkendara terutama helm terus mengalami banyak kemajuan dalam rangka berikan kenyamanan berkendara. Salah satunya solusi atasi kabut atau fog pada saat hujan dan penambahan alat komunikasi antar pengendara yang ‘doyan’ turing meningkatkan faktor keselamatan berkendara.

Setelah mengenal berbagai jenis helm tadi, anda pasti sudah tahu mana yang sesuai dengan kebutuhan anda. Tetap gunakan helm saat berkendara karena keselamatan adalah hal yang paling utama.

Perjuangan Gigih Mario Suryo Aji di Barcelona

Mario Suryo Aji menjadi salah satu pebalap yang bersinar pada putaran ketiga FIM Moto3™ Junior World Championship yang digelar di Circuit de Barcelona – Catalunya, Minggu (13/6/21) kemarin. Setelah mencatat sejarah dengan menjadi pebalap Indonesia pertama yang meraih pole position di ajang ini, dia bersaing ketat untuk meraih kemenangan pada dua balapan yang digelar Minggu (13/6/2021). Sayang sekali, Mario Suryo Aji akhirnya harus finis di posisi keenam pada balapan pertama lalu terjatuh pada balapan kedua, dan kini berada di peringkat kelima klasemen sementara.

Pebalap Astra Honda Racing Team ini memulai balapan dari pole position dan menunjukkan feeling yang bagus pada balapan pertama. Meski startnya tidak terlalu bagus, Mario memimpin hampir sepanjang balapan. Dia berhasil melewati pebalap lain di tikungan setelah mereka melakukan slipstream di lintasan lurus yang panjang. Namun, pada lap terakhir, dia tersenggol pebalap lain ketika balapan hanya tersisa empat tikungan sebelum finis. Pebalap Astra Honda Racing tersebut melebar saat memimpin dan akhirnya tergeser ke urutan keenam.

Continue reading “Perjuangan Gigih Mario Suryo Aji di Barcelona”

Komunitas Honda Jajal Ketangguhan All New CB150R Streetfire

Buktikan ketangguhan sport naked bike terbaru, All New CB150R Streetfire, Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) didukung PT. Astra Honda Motor (AHM) dan kolaborasi dengan PT. Daya Adicipta Motora (DAM), gelar “Touring Laki All New CB150R Streetfire” dengan libatkan langsung komunitas pecinta Honda CB150R Streetfire.

Event kolaborasi perdana sepanjang masa pandemi ini menjalankan protokol kesehatan ketat sesuai kebijakan pemerintah. Turing yang berjalan sejak 12 hingga 14 Juni ini diikuti peserta dari komunitas Honda Streetfire Club Indonesia (HSFCI) dan Asosiasi Streetfire Indonesia (ASFI) yang dilepas langsung di kantor pusat Wahana Makmur Sejati, Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (12/6) oleh Head of Marketing Communication Wahana, Andra Friandana.

“Kami berikan kesempatan bagi komunitas untuk jajal langsung performa produk ini. Kegiatan wajib Prokes ini juga ditujukan untuk menggeliatkan wisata lokal yang terdampak pandemi,” jelas Andra. Dirinya menambahkan, pengujian motor pengusung desain ala big bike ini berjalan tiga etape yaitu Jakarta Ciwidey, Ciwidey Batu Karas, dan terakhir Batu Karas Green Canyon.

Continue reading “Komunitas Honda Jajal Ketangguhan All New CB150R Streetfire”

Mario Percaya Diri Tampil Gemilang di CEV Barcelona

Mario Suryo Aji akan melanjutkan perjuangannya dalam gelaran FIM CEV Moto3 Junior World Championship putaran ketiga di Barcelona. Pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) ini optimis dapat meraih hasil yang baik pada balapan perdananya di Barcelona yang juga merupakan tempat Mario tinggal sementara selama musim balap CEV 2021.

Pada musim balap tahun ini, Mario mempersembahkan raihan gemilang beruntun sejak putaran perdana di Estoril dimana Mario nyaris meraih podium dan finish di posisi keempat. Pada putaran kedua di Valencia, dirinya juga berhasil menyelesaikan balapan di posisi kedelapan lalu kelima. Pencapaian membanggakan ini mengantarkan Mario bertengger di peringkat keempat klasemen dengan total poin 32, hanya meninggalkan selisih 2 poin dengan pebalap di peringkat klasemen ketiga.

“Saya optimis dan percaya diri hadapi balapan di Circuit de Barcelona – Catalunya kali ini. Saya dan tim sudah beradaptasi dengan baik saat tes pramusim dimana saya mendapat feeling yang bagus pada saat itu. Barcelona sudah seperti rumah kedua bagi saya, sehingga saya sangat menantikan balapan perdana saya di sirkuit ini. Kami akan berusaha maksimal memanfaatkan sesi latihan bebas, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik pada balapan Minggu nanti,” ujar Mario.

Mario akan tampil berlaga di kerjuaraan balap FIM Moto3™ Junior World Championship yang akan dihelat  pada Minggu (14/6/2021) pukul 16.00 WIB untuk balapan pertama dan 19.00 WIB untuk balapan kedua. Kedua balapan tersebut bisa disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube FIM CEV.

Mario Siap Raih Podium di CEV Valencia

Pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT)  Mario Suryo Aji akan kembali tampil dan berjuang untuk meraih hasil terbaik di seri balap FIM CEV Moto3 Junior World Championship putaran kedua yang dilaksanakan di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.

Tampl impresif dan nyaris meraih podium pada seri perdana FIM CEV yang digelar di Sirkuit do Estoril, Portugal semakin memperkuat tekad Mario untuk dapat meraih podium pada balapan berikutnya yang akan diselenggarakan akhir pekan ini sebanyak 2 race (9/5). Saat ini pemuda berusia 17 tahun tersebut berhasil mengantongi 13 poin di klasemen sementara dengan mengisi posisi keempat.

“Saya tidak sabar untuk balapan di Valencia. Sirkuit ini memiliki kenangan manis bagi saya, baik saat melakukan debut di 2019 maupun di CEV tahun lalu. Saya dan tim memiliki kepercayaan diri yang cukup baik dari hasil putaran sebelumnya di Portugal. Kami akan bekerja keras untuk mencatat hasil lebih baik lagi pada dua balapan yang akan digelar pada akhir pekan ini,” ujar Mario.

Ajang balap FIM CEV Moto3 Junior World Championship dihelat sebanyak 8 seri. Mario merupakan satu-satunya pebalap asal Indonesia yang akan bersaing dengan pebalap muda lainnya dari berbagai Negara lintas benua. Memasuki musim ketiga berlaga di benua Eropa, Mario berupaya untuk mampu tampil apik dan meraih hasil positif di setiap putarannya.

CEV Moto3 Junior World Championship akan digelar pada hari Minggu (9/5) sebanyak dua kali yang akan berlangsung pada pukul 16.00 WIB dan race kedua pada pukul 18.00 WIB. Balapan bisa disaksikan secara langsung lewat channel resmi FIM CEV di YouTube.

Nyaris Raih Podium, Mario Finish Posisi 4 di CEV Estoril

Mario Suryo Aji berhasil finish di posisi ke-4 pada seri perdana FIM CEV Moto3 Junior World Championship, yang digelar di Sirkuit do Estoril, Portugal (25/4). Pemuda 17 tahun ini hanya memiliki selisih waktu 0,060 detik dengan pebalap yang mengisi podium ke-3. Penampilan impresif pada seri perdana FIM CEV ini memperkuat tekad Mario untuk meraih podium pada balapan berikutnya.

Mario mengawali jalannya balapan pada posisi ke-8 berdasarkan hasil kombinasi catatan waktu tercepat di sesi kualifikasi yang digelar dua kali sebelumnya (24/5). Mario dan tim berusaha untuk beradaptasi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. Sempat mengisi posisi keempat pada kualifikasi pertama dengan track yang basah pada pagi hari, namun pada sesi kualifikasi kedua di siang hari, Mario harus puas untuk mengisi barisan ketiga di posisi 8.

Begitu lampu start menyala (25/4), Mario berusaha untuk masuk pada jajaran pebalap di depannya. Bersaing dengan 34 pebalap berbakat dari seluruh dunia yang turun di balap kali ini, pemuda bernomor motor 16 ini pun harus sabar untuk mengisi posisi ke-9 di awal jalannya balapan. Pebalap yang mengisi posisi 1-10 pun terbagi pada tiga grup, aksi overtake antar pebalap di dalam grup tidak dapat dihindari. Setiap celah dan kesalahan yang dilakukan satu pebalap  selalu menjadi kesempatan emas bagi pebalap lainnya untuk meraih posisi terdepan.

Continue reading “Nyaris Raih Podium, Mario Finish Posisi 4 di CEV Estoril”

Berkendara saat Puasa, Begini Cara Kelola Emosi

Berkendara sepeda motor saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan akan terasa berbeda dengan berkendara di hari-hari biasa. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi konsentrasi dan emosi saat berkendara, hal ini bisa karena perubahan jam tidur, jam makan, hingga perilaku pengguna jalan. Pengendara sepeda motor pun perlu ekstra kendali diri saat berkendara agar selamat dalam berkendara dan ibadah tetap lancar.

“Kemampuan mengendalikan emosi setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga kondisi tubuh yang fit selama berpuasa dan selalu utamakan keselamatan dalam berkendara”, ujar Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM).

Berikut beberapa tips dari AHM dalam berkendara selama melaksanakan ibadah puasa agar tetap dalam kondisi prima dan juga safety :

1.     Rencanakan perjalanan

Rencanakan perjalanan untuk mendapatkan rute dan waktu yang tepat sehingga dapat terhindar dari kemacetan dan emosi tetap terkontrol. Misalnya, mengantisipasi kondisi lalu lintas saat pulang kerja di bulan puasa yang sangat padat, karena banyak orang yang mengejar waktu agar dapat berbuka puasa di rumah bersama keluarga.

Continue reading “Berkendara saat Puasa, Begini Cara Kelola Emosi”

Perjuangan dan Poin Penting Pebalap Astra Honda di ATC 2021

Pebalap belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) mendapatkan pengalaman sekaligus poin penting dari perjuangannya di arena balap Asia Talent Cup (ATC) 2021. Menjalani putaran kedua yang berlangsung di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, 3-4 April, tiga pebalap Indonesia tampil dengan semangat tinggi untuk meraih hasil maksimal.

Fadillah Arbi Aditama mencatat hasil positif pada race pertama Sabtu (3/4/2021), yang berhasil finish di urutan ke-8 dan meraup poin. Namun sayang, pada balapan kedua Minggu (4/4/2021), pebalap 15 tahun asal Purworejo, Jawa Tengah, itu gagal finish dan mendapat pengalaman penting untuk karirnya.

Start di posisi keempat, Arbi sempat merangsek ke depan berebut podium. Namun dirinya harus merelakan posisi podium dan terus bertahan pada rombongan pebalap lain. Hingga akhirnya di tikungan terakhir dan lap pamungkas, Arbi yang berada di posisi ke-8 bersenggolan dengan pebalap Jepang.

“Saya merasa sudah melakukan balap dengan baik di lap awal. Sayang sekali, pada lap 11 saya membuat kesalahan dan melebar. Saya berusaha tetap fokus dan perlahan kembali masuk rombongan. Namun, di tikungan terakhir saya mengalami insiden. Tidak finish pada 3 balapan di Qatar menjadi pelajaran yang sangat berharga. Saya akan kembali mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk putaran berikutnya,” ujar Arbi.

Sementara itu, Herlian Dandi cukup konsisten untuk bersaing meraih poin. Pada balapan pertama Sabtu, dirinya mendapatkan pengalaman berharga dan bersaing untuk finish di urutan ke-13. Saat balapan kedua, pebalap berusia 14 tahun itu juga tampil maksimal dan merebut poin setelah finish di urutan ke-14. Pada klasemen sementara, Dandi bertengger di posisi ke-13 dengan raihan 14 poin.

“Saya sudah mencoba tampil maksimal, tapi harus diakui, banyak hal yang harus saya tingkatkan pada diri saya untuk bisa tampil kompetitif dalam persaingan yang sangat ketat di ATC. Saya akan berusaha mempersiapkan diri dan berusaha lebih keras lagi agar putaran berikutnya bisa tampil lebih kompetitif. Bekal pengalaman balap di Qatar ini akan menambah motivasi saya untuk bisa lebih berkembang,” ucap Dandi.

Azryan Dheyo Wahyumaniadi (15), pada balapan pertama putaran kedua ATC 2021 terjatuh saat pertengahan balapan. Pada balapan kedua Minggu, dirinya mampu memperbaiki penampilan dan berhasil finish di posisi ke-17. Meski belum meraih poin, namun Dheyo optimistis bahwan penampilan demi penampilan adalah sebuah proses pembelajaran.

Satu lagi pebalap andalan AHM pada ajang pencarian bibit muda pebalap Asia ini, Herjun Atna Firdaus, masih belum bisa turun balapan karena masih dalam masa pemulihan cedera tangan.

Deputy General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan perjuangan para pebalap belia binaan AHM tersebut bisa dikatakan sudah pada jalur yang benar. Pengalaman penting balapan awal musim setelah libur setahun karena pandemi akan menjadi bekal untuk menatap putaran selanjutnya.

“Kami mengapresiasi kerja keras para pebalap  muda harapan bangsa yang tampil di ATC pada putaran-putaran awal ini. Pengalaman penting sekaligus poin demi poin yang sudah dikoleksi kami yakini akan melipatgandakan motivasi mereka untuk memberikan yang terbaik bagi Bangsa Indonesia,” ujar Andy.

Setelah ini, para pebalap muda AHM memiliki banyak waktu untuk kembali mengasah skill balap mereka. ATC putaran selanjutnya akan dilaksanakan pada kuartal keempat tahun ini, yakni pada bulan Oktober 2021. Pada bulan tersebut, akan digelar tiga balapan sekaligus, yakin di Sirkuit Motegi, Jepang, berlanjut ke Chang International Circuit, Thailand, dan Sirkuit Sepang, Malaysia. Rencananya, ATC 2021 akan ditutup di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada November.      

Pebalap Astra Honda Menatap Asa di Putaran Kedua ATC 2021

Hanya sepekan setelah putaran pembuka di Losail International Circuit, Qatar, para pebalap Asia Talent Cup (ATC) langsung dihadapkan pada putaran kedua di tempat yang sama, Sabtu-Minggu (3-4 April 2021). Empat pebalap binaan PT Astra Honda Motor yang turun membela nama Bangsa kembali mempersiapkan diri untuk meraih hasil terbaik.

Tentu, asa masih sangat terbuka bagi para pebalap belia binaan Astra Honda, yakni Fadillah Arbi Aditama (15), Herlian Dandi (14), Azryan Dheyo (15), dan Herjun Atna Firdaus (16). Pengalaman berharga pada seri pembuka menjadi modal penting untuk meraih hasil maksimal dan meraih poin demi poin.

Minggu lalu, Fadillah Arbi Aditama yang konsisten berada di posisi tiga besar sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, harus menerima hasil kurang memuaskan ketika mengalami low side di lap tiga tikungan ke-10 dan tidak bisa melanjutkan balapan. Pada balapan kedua, Arbi mengalami crash saat berebut barisan depan. Melihat hasil ini, Arbi semakin tertantang untuk bisa membuktikan performa terbaiknya pada putaran kedua akhir minggu ini.

”Fisik dan mental saya siapkan, termasuk pengetahuan tentang sirkuit Losail yang sudah saya dapatkan dari pre test dan putaran 1. Semoga di putaran 2 ini saya bisa lebih menjaga fokus dan konsentrasi. Mohon doa dan dukungannya,” ucap pebalap asli Purworejo, Jawa Tengah itu.

Penantian panjang juga dirasakan Herjun Atna Firdaus. Minggu lalu, dirinya tak diperbolehkan membalap karena masih dalam pemulihan pasca-operasi tulang pangkal jari kelingking di tangan kanannya. Pebalap asal Pati, Jawa Tengah, itu mengaku tak sabar segera bersaing dengan pebalap hebat lain dari penjuru Asia, begitu sudah mendapatkan lampu hijau dari tim dokter MotoGP.

”Jika sudah diizinkan, putaran kedua ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin mengejar ketertinggalan. Sebagai satu-satunya pebalap Indonesia yang sudah mengikuti ATC pada tahun-tahun sebelumnya, saya merasa semangat dan tekad ini sangat kuat untuk bisa kompetitif di barisan depan,” ujar Herjun penuh keyakinan.

Motivasi tinggi juga terus melekat pada pebalap Herlian Dandi dan Azryan Dheyo. Meski Dandi mampu masuk zona poin dan finish pada posisi ke-11 saat balapan kedua putaran pertama, raihan itu dirasa kurang memuaskan.

Dandi berharap mampu terus meningkatkan performa untuk semakin mendekat dengan barisan depan pada putaran kedua. Menjaga kebugaran dan mental menjadi prioritasnya saat ini.

Untuk Dheyo, hasil balapan minggu lalu menjadi bahan evaluasi dan memperkuat motivasi. ”Saya bertekad terus meningkatkan penampilannya. Setidaknya bertarung di zona poin atau bahkan bisa bersaing di grup depan,” katanya.

Putaran kedua ATC musim 2021 ini akan kembali digelar di Losail International Circuit, Qatar dan diselenggarakan dua balapan pada 3-4 April 2021.

Perjuangan Pebalap Astra Honda di Seri Perdana ATC 2021

Gelaran Asia Talent Cup (ATC) 2021 seri perdana di Losail International Circuit, Qatar pada 27-28 Maret 2021 dilakoni pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) dengan penuh tantangan. Fadillah Arbi Aditama, Herlian Dandi, dan Azryan Dheyo telah memberikan perjuangan maksimalnya di seri ini. Sementara Herjun Atna Firdaus belum diizinkan oleh tim dokter dari MotoGP untuk turun di putaran ini karena masih dalam pemulihan pasca operasi tulang pangkal jari kelingking di tangan kanannya.

Pada balapan pertama yang digelar Sabtu (27/3), Fadillah Arbi Aditama yang konsisten berada di posisi tiga besar sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, harus menerima hasil yang kurang memuaskan ketika mengalami low side di lap tiga tikungan ke 10 dan tidak bisa melanjutkan balapan. Herlian Dandi yang memulai jalannya balapan dari posisi 15, berhasil finish di posisi 12 dan dapat mengkoleksi 4 poin. Sementara Azryan Dheyo yang memulai balapan dari posisi start 19, finish di posisi 17. 

Pada balapan kedua, yang berlangsung di hari Minggu (28/3) persaingan dari pebalap-pebalap muda Asia ini semakin sengit. Arbi yang kembali mengisi posisi start ketiga, langsung memacu Honda NSF250R begitu lampu start menyala. Di awal jalannya balapan, Arbi sempat bersaing untuk posisi tiga besar dengan pebalap Jepang, namun memasuki lap kedua dirinya harus terdesak mundur hingga posisi ke enam. Petaka muncul ketika pemuda asal Purworejo ini memasuki lap keempat, Arbi crash di tikungan ke 16 karena mengalami low side dan tidak bisa melanjutkan jalannya balapan.

“Sayang sekali, race 2 ini saya kembali gagal menyelesaikan balapan dengan baik. Saya kehilangan kontrol di tikungan terakhir dan mengakhiri balapan lebih cepat. Pelajaran yang sangat berati buat saya, dari kegagalan finish dalam 2 balapan pembuka ATC ini. Saya akan berusaha menebus penampilan yang lebih baik di putaran berikutnya,” ujar Arbi.

Perjuangan lain pun ditunjukkan oleh Herlian Dandi dan Azryan Dheyo. Sesaat setelah lampu dimulainya balapan menyala, Dandi langsung mencoba merangsak ke posisi 10 besar. Lap demi lap dilalui, dirinya pun terus memperbaiki catatan waktu, sehingga mengakhiri balapan di posisi 11. Sementara Dheyo di balapan kedua kali ini berhasil menyelesaikan balapan di posisi ke-16, lebih baik dari posisi finish saat race pertama.

“Saya masih belum menemukan penampilan terbaik pada race 2 ini. Namun bertahap saya merasa lebih baik dari race pertama kemarin. Posisi 11 tentu bukan hasil terbaik yang saya harapkan di awal balap. Tapi akan jadi modal belajar saya untuk bisa lebih baik lagi di putaran berikutnya. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Dandi.

Deputy General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan hasil balap pada putaran pertama ini tak mematahkan semangat para pebalap binaan untuk memberikan performa yang lebih baik di putaran berikutnya. AHM selalu mendukung perjuangan mereka untuk dapat mencetak prestasi sebagai kebanggaan bangsa.

“Hasil balap kali ini akan menjadi bahan evaluasi serta motivasi tersendiri bagi pebalap-pebalap muda binaan saat turun di putaran kedua, minggu depan. Dengan semangat satu hati, kami harap dukungan masyarakat terus mengalir untuk dapat memberikan energi positif para pebalap dalam meraih prestasi,” ujar Andy. 

Putaran kedua ATC musim 2021 ini akan kembali digelar di Losail International Circuit, Qatar dan diselenggarakan dua balapan pada 3-4 April 2021. Peluang pebalap-pebalap muda binaan AHM masih terbuka dalam meraih prestasi di putaran-putaran ATC berikutnya.