Dukung Keselamatan di Jalan Raya, AHM Perkenalkan Pusat Pelatihan Berkendara

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan pusat pelatihan berkendara Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center (AHMSRTC) yang berada di kawasan Greenland International Industrial Centre (GICC) Blok DD No 01 Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas ini memperkuat komitmen perusahaan dalam kampanye keselamatan berkendara untuk mendukung terciptanya budaya aman dan nyaman berkendara di tengah masyarakat.

AHM Safety Riding Park (AHMSRP) yang menjadi bagian dari fasilitas ini merupakan pusat pelatihan Safety Riding Honda terbesar di kawasan Asia Tenggara yang dibangun dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat terkait pemahaman keselamatan di jalan raya dan keterampilan berkendara. Dibangun di atas lahan 8,5 hektar, fasilitas terbaru ini mampu menampung 15.000 orang untuk berlatih berkendara setiap tahun dengan berbagai sarana dan fasilitas edukasi secara lengkap. Bangunan ini memiliki fasilitas fungsional seperti ruang multi fungsi, ruang kelas, ruang ujian, ruang simulator, asrama, sarana olahraga serta ruangan penunjang lainnya.

Selain fasilitas bangunan, pusat pelatihan berkendara ini dilengkapi dengan Safety riding course yang dibekali dengan karakter kontur jalan yang disesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia, baik kondisi jalan aspal maupun kondisi jalan off-road. Berdiri di atas lahan 4 hektar, area ini digunakan untuk pelatihan berkendara sepeda motor yang aman, seperti teknik pengereman, teknik keseimbangan, teknik menikung, teknik melewati jalanan bergelombang, menanjak dan menurun serta teknik memprediksi bahaya.

AHMSRP juga dilengkapi Kids Traffic Park yang dapat menampung pelatihan terhadap 2.000 anak setiap tahun. Melalui edukasi usia dini, anak-anak diajarkan untuk mengenal rambu-rambu lalu lintas, cara menyebrang jalan yang aman menggunakan jalur penyeberangan, dan cara berinteraksi dengan pengguna jalan lain dengan berbagai alat peraga yang tersedia.

Presiden Direktur AHM Toshiyuki Inuma mengatakan Pusat pelatihan keselamatan berkendara ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan budaya keselamatan berkendara di Indonesia.

“Kami mendesain Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center ini sebagai fasilitas yang dapat memberikan pengalaman berlatih berkendara aman yang menyenangkan, aman, dan nyaman. Fasilitas ini dapat digunakan masyarakat umum pengguna sepeda motor untuk belajar keterampilan berkendara, baik di jalan raya maupun di kondisi jalan off-road,” ujarnya.

Executive Vice Presiden Direktur AHM Johannes Loman mengatakan Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center ini melengkapi berbagai kegiatan pelatihan berkendara yang selama ini telah dilakukan AHM bersama jaringan main dealer di seluruh Indonesia, bekerjasama dengan pemerintah, kepolisian, sekolah, institusi, maupun komunitas masyarakat.

“Kami ingin melahirkan sebanyak mungkin duta keselamatan berkendara dari fasilitas ini, menyempurnakan apa yang sudah kami lakukan selama ini bersama para pamangku kepentingan di bidang safety riding. Kami ingin fasilitasi ini menjadi kawah candradimuka bagi mereka yang menempatkan keselamatan berkendara sebagai budaya bersama bangsa,” ujarnya.

AHMSRTC dapat digunakan masyarakat umum pengguna sepeda motor untuk belajar mengenai keselamatan berkendara. Beragam kegiatan edukasi pelatihan Safety Riding yang disiapkan dan dilaksanakan di fasilitas AHMSRP ini akan dibuka dengan menyesuaikan protokol kesehatan yang berlaku, sehingga kegiatan berbagi ilmu keselamatan berkendara ini dapat berlangsung maksimal.

AHM bersama jaringan main dealer Honda saat ini telah memiliki 8 pusat pelatihan safety riding yang tersebar di daerah Serang, Jambi, Tangerang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Medan dan Bandung. Dengan bertambahnya pusat pelatihan safety riding di Deltamas, kampanye keselamatan berkendara dapat semakin berdampak luas di tengah masyarakat.

Continue reading “Dukung Keselamatan di Jalan Raya, AHM Perkenalkan Pusat Pelatihan Berkendara”

Jangan Asal Bonceng Anak !

Setiap pagi kita sering kali melihat ibu yang mengantarkan anak kesekolah dengan sepeda motor. Berikut tips dan saran tim safety riding Wahana terkait cara aman berkendara ketika berboncengan khususnya dengan anak kecil.

Membonceng saat berkendara miliki aturan keamanan tersendiri. Pengendara dan yang dibonceng wajib gunakan perlengkapan nyaman mulai dari helm, sarung tangan, sepatu dan boleh gunakan sandal untuk jarak dekat dan kini wajib menggunakan masker. Perhatikan usia anak yang akan di bonceng dan telah mengerti saat berkendara.

Membawa pembonceng apalagi anak kecil, rawan dengan kondisi mengantuk. Tanpa persiapan yang baik kondisi ini rawan untuk terjadi kecelakaan. Pastikan untuk membonceng anak khususnya kejalan raya yang ramai anak tidak dalam kondisi mengantuk. “ Sering kali kita meilhat ibu yang membonceng anak kesekolah sangat rentan kecelakaan di jalana raya. Maka berkendara aman penting untuk diketahui,” papar Head of Safety Riding Promotion, Agus Sani.

Tidak hanya kesekolah, tidak jarang anak juga sering diajak berkendara jauh. Tidak perlu memaksakan jika anak cepat lelah dijalan. usahakan untuk isirahat untuk hilangkan penat di perjalanan. “Memang menyenangkan bermotor dengan sikecil namun sangat rentan kecelakaan. Jadi mulailah menjadi pengendara yang cerdas sekaligus pahami berkendara aman khususnya saat bonceng buah hati anda,” tutup Agus Sani.

Cara Pebalap Astra Honda Merawat Baju Balap

Musim balap tahun 2020 masih rehat sejenak. Tapi para pebalap muda kebanggaan Bangsa yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) selalu mempersiapkan diri. Mulai dari kebugaran tubuh, mental, hingga pernik pendukung lain. Tak terkecuali, wearpack (baju balap) yang lama menggantung.

Baju balap menjadi salah satu hal penting yang harus dipersiapkan, sebagai antisipasi jika balapan kembali dihelat. Karena lama tak dipakai, para pebalap punya trik atau cara khusus agar penutup tubuh tersebut tetap terawat, nyaman dan siap pakai, serta tentu saja bersih.

Herjun Atna Firdaus, pebalap 15 tahun asal Pati, Jawa Tengah, mengaku punya tiga jurus agar baju balapnya siap pakai setiap saat. Selain menjemurnya setelah pemakaian, dia menyiapkan tempat penyimpanan khusus yang tidak lembab, dengan harapan jamur menjauh. ”Saya juga selalu menyemprotnya dengan pewangi,” ucap Herjun yang tahun ini terjun di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP) 250 itu.

Continue reading “Cara Pebalap Astra Honda Merawat Baju Balap”

Tips Bagi Bikers di Era New Normal

Setelah beberapa bulan masyarakat Indonesia menghadapi Pandemi Covid-19, kini bersiap memasuki era New Normal, di mana masyarakat mulai beraktivitas kembali dengan menerapkan protokoler kesehatan. Para pengguna sepeda motor pun harus membiasakan diri dengan hal-hal baru yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya dalam beraktivitas sehari-hari. Beberapa hal perlu diperhatikan dan dilakukan para bikers untuk berkendara dengan #Cari_aman di era New Normal, mulai dari sebelum berkendara, cara berkendara hingga setelah berkendara.

Sebelum berkendara, sebaiknya melakukan pengecekan suhu tubuh untuk memastikan kondisi badan fit dan sehat. Jika suhu tubuh menunjukkan 37,3 derajat atau lebih, sebaiknya tidak beraktivitas di luar rumah. Periksalah kondisi sepeda motor terutama sepeda motor yang sudah lama tidak digunakan. Cek kondisi secara ringan seperti kebocoran oli, perhatikan kondisi dan tekanan ban, periksa sistem pengereman dan kopling serta lampu tetap berfungsi baik.

Continue reading “Tips Bagi Bikers di Era New Normal”

Tips Merawat Jaket Berkendara

Jaket menjadi salah satu atribut berkendara yang tidak hanya berfungsi memberi keamanan bagi pengendara sepeda motor, namun juga telah menjadi bagian dari fashion. Berbagai jenis jaket sepeda motor baik yang fungsional hingga premium tentu memiliki tata cara perawatannya tersendiri. Apa saja yang bisa dilakukan di rumah untuk merawat jaket motor favoritmu?

Berikut tips dari PT Astra Honda Motor (AHM) dalam merawat jaket berkendara sepeda motor agar tetap awet dan prima:

1.    Ikuti instruksi sesuai label yang terdapat dibalik Jaket dalam melakukan pencucian. Jaket untuk bermotor memiliki jenis bahan yang berbeda-beda, sehingga petunjuk dalam melakukan pencucian menjadi kunci agar jaket lebih awet.

2.    Untuk jaket sepeda motor biasanya memiliki pelindung, seperti pada bagian bahu, siku dan punggung. Sebelum melakukan pencucian, keluarkan pelindung dari kantongnya agar tidak merusak sisi-sisi jaket saat dicuci.

3.    Untuk perawatan yang lebih detail, dapat menyikat bagian-bagian yang kotor terlebih dahulu sebelum mencuci jaket. Gunakan sikat yang lembut beserta sabun cuci yang sudah dilarutkan dengan air. Bila jaket tersebut berbahan kulit, hindari membersihkan dengan menyikat, cukup bersihkan dengan kain microfiber.

4.    Mencuci dengan tangan merupakan cara yang paling aman untuk menjaga keawetan jaket, terutama bila jaket berbahan kulit. Namun untuk kepraktisan tetap diperbolehkan menggunakan mesin cuci untuk jaket selain berbahan kulit.

5.    Setelah dicuci, gantung jaket menggunakan gantungan baju, disarankan tidak langsung terpapar sinar matahari. Untuk mempercepat waktu pengeringan, dapat menggunakan kipas angin.

6.    Simpan jaket di suhu ruangan menggunakan gantungan baju. Agar lebih awet disarankan untuk tidak dilipat dan lokasi penyimpanan tidak terkena matahari langsung.

Dengan melakukan perawatan jaket diatas, maka dapat mencegah kerusakan jaket yang disebabkan oleh jamur karena kondisi yang lembab serta penurunan kualitas bahan dari jaket.

“Kondisi jaket yang prima tidak hanya mendukung tampilan dalam berkendara, namun juga mendukung kenyamanan dan keamanan dalam berkendara baik untuk perjalanan commuter maupun turing.,” jelas Parts Accesoris & Apparel Manager PT Astra Honda Motor Tony Kurniawan.

10 Cara Merawat Helm Sepeda Motor

Setiap pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm sebagai salah satu perlengkapan berkendara yang paling penting. Dengan penggunaannya yang tepat, maka pengendara akan terlindung dari resiko benturan. Tentunya hal ini juga perlu diimbangi dengan perawatan yang dilakukan secara rutin untuk menjaga fungsi helm tetap optimal.

”Dengan melakukan perawatan helm tentunya kualitas helm akan selalu terjaga sehingga memberikan kenyamanan saat digunakan”, jelas Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM).

Berikut beberapa tip dari AHM dalam merawat helm sepeda motor agar tetap dalam kondisi prima dan juga safety:

1.    Bersihkan lapisan luar helm berikut kaca helm jika sudah terlihat kusam atau terkena kotoran, debu atau hujan dengan kain serat halus atau kain micro fiber serta shampo atau sabun khusus perawatan helm. Penggunaan kain dengan serat halus seperti kain micro fiber dapat mencegah lecet akibat proses pembersihan.

2.    Hindari penggunaan pembersih kaca untuk membersihkan visor helm karena biasanya pembersih kaca mengandung amonia yang dapat merusak polikarbonat pada visor yang berdampak menurunnya tingkat kejernihan visor helm.

3.    Gunakan cotton bud untuk membersihkan bagian helm yang sulit dijangkau seperti lubang ventilasi pada helm yang bertujuan untuk menjaga sirkulasi udara pada helm agar tidak terhalang oleh kotoran.

4.    Lapisan tengah helm cukup di lap dengan kain micro fiber kering dan hindari  menyiram lapisan tengah dengan air karena dapat menurunkan kualitas daya redam sterofoam, mengurangi kekuatan perekat sterofoam pada helm dan juga dapat menimbulkan jamur apabila proses pengeringan tidak dilakukan secara maksimal.

5.    Untuk lapisan dalam portable dapat dilepas semua lapisan dalam helm tersebut kemudian rendam dan cuci dengan lembut menggunakan tangan, hindari menggunakan sikat karena bisa merusak kain pelapisnya. Kemudian bilas hingga bersih lalu tepuk – tepuk dan keringkan dengan cara di jemur. Jangan gunakan pemanas karena panas berlebih dapat merusak kualitas busa helm.

6.    Untuk lapisan dalam permanen gunakan air hangat dan shampo khusus atau sabun kemudian masukkan helm dengan posisi seperti saat digunakan (jangan dengan posisi terbalik). Buka visor (tanpa dilepas) dan gunakan jari untuk menggosok lapisan dalamnya. Kemudian angkat helm dan bilas sehingga tidak ada sisa shampo atau sabun yang masih menempel. Tekan busa helm perlahan untuk menghilangkan sisa air dan lakukan pengeringan.

7.    Lumasi bagian engsel helm seperti engsel tali helm dan engsel visor menggunakan pelumas helm atau baby oil sehigga fungsi engsel tetap maksimal.

8.    Setelah helm bersih untuk tetap menjaga kualitasnya, lapisi helm dengan pelapis khusus helm sehingga tetap berkilau dan terjaga kualitas cat helm tersebut.

9.    Untuk mengurangi jumlah keringat yang terserap oleh lapisan dalam atau padding helm saat berkendara gunakan helmet liner atau helmet cup, karena selain dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menimbulkan jamur tenyata keringat dapat menurunkan kualitas dari busa helm.

10. Setelah helm digunakan jangan langsung masukkan ke dalam tas karena helm yang lembab akan menimbulkan bau tidak sedap dan dapat mengakibatkan berjamur.

Dengan melakukan perawatan tersebut diatas maka dapat mencegah dampak negatif seperti penyakit jamur kulit akibat menggunakan perlengkapan berkendara yang kotor, bau tidak sedap yang ditimbulkan dari keringat, menurunnya kualitas helm serta menghindari ketidaknyamanan dalam penggunaannya.

Sebaiknya membersihkan helm dilakukan minimal 1 bulan sekali namun jika dipakai setiap hari pembersihannya dapat dilakukan setiap minggu atau segera apabila terkena hujan agar helm tetap bersih dan nyaman dipakai.

“Kenyamanan perlengkapan berkendara selaras dengan keselamatan. Gunakan helm yang berstandar SNI dan pastikan tetap cari aman dengan merawat perlengkapan berkendara secara berkala”, tutup Lucky.

Tips Memilih dan Merawat Sarung Tangan Berkendara

Saat mengendarai sepeda motor, penggunaan sarung tangan menjadi kelengkapan yang penting untuk keselamatan berkendara. Penggunaan sarung tangan ini bertujuan untuk melindungi area tangan saat berkendara jarak dekat maupun jarak jauh, serta dapat mencegah terjadinya kram pada jari saat berkendara di udara yang dingin.

Tim Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan tips dalam pemilihan dan perawatan sarung tangan untuk menunjang kenyamanan berkendara. “Banyak sekali jenis sarung tangan untuk berkendara. Para bikers perlu memperhatikan masing-masing fungsinya agar tidak salah pilih,” ujar Johannes Lucky, Safety Riding Manager AHM.

Berikut beberapa tips dari tim Safety Riding AHM dalam memilih dan merawat sarung tangan berkendara sepeda motor :

PILIHAN BAHAN YANG SESUAI

Banyak sekali jenis bahan yang ditawarkan, namun terdapat 2 bahan utama yang sering digunakan untuk pembuatan sarung tangan berkendara yakni berbahan kulit dan bahan kain. Masing-masing bahan ini memiliki karakter yang berbeda. Bahan kain cocok digunakan saat udara panas sehingga dapat menyerap keringat pada tangan, namun jika berada di udara yang dingin sebaiknya menggunakan sarung tangan berbahan kulit agar hangat. “Karakteristik yang paling menonjol dari kedua bahan ini yakni untuk sarung tangan berbahan kain memiliki karakteristik yang lebih lentur. Sarung tangan berbahan kulit memiliki karakter yang lebih kaku dan sedikit mengurangi sensitifitas pada jari sehingga perlu penyesuaian yang lebih, namun lebih aman untuk melindungi dari gesekan,” ujar Lucky.

NYAMAN DIPAKAI

Pastikan sarung tangan jangan terlalu ketat sehingga sirkulasi darah dapat berjalan dengan baik saat berkendara. Sarung tangan juga harus melindungi seluruh bagian tangan dari ujung jari hingga pergelangan tangan. “Para bikers juga perlu memilih sarung tangan yang memiliki pelindung tulang agar dapat melindungi tangan secara maksimal. Dianjurkan pemilihan sarung tangan yang menutupi seluruh bagian tangan,” tambah Lucky.

MUDAH DIBERSIHKAN

Sarung tangan yang sering dipakai haruslah mudah dibersihan secara mandiri. Perawatan sarung tangan minimal dilakukan sebanyak 2- 3 kali dalam seminggu. Caranya, rendam sarung tangan di dalam campuran air hangat yang ditambahkan dengan sabun cuci tangan atau sabun bayi selama 5-10 menit. Kemudian, bersihkan perlahan-lahan dengan menggunakan tangan agar tidak merusak lapisan protector pada sarung tangan. Jangan gunakan sikat dalam proses pembersihan karena dapat mengakibatkan kerusakan pada sarung tangan. Bilas sarung tangan dengan air bersih. Khusus untuk bahan kulit, bersihkan sarung tangan tanpa merendamnya dalam air untuk menghindari kerusakan pada lapisan kulit.

Proses pengeringan, untuk bahan kain dapat dikeringkan di bawah sinar matahari. Untuk sarung tangan berbahan kulit, proses pengeringan tidak dilakukan di bawah sinar matahari dan cukup mengandalkan hembusan angin hingga benar-benar kering. Pastikan kering hingga sisi dalam sarung tangan. Tidak perlu diperas agar tetap menjaga kualitas bahan kulit.

“Perawatan sarung tangan sangatlah penting untuk menjaga kualitas sarung tangan, mencegah bau dan berkembangnya kuman di dalam sarung tangan,” tutup Lucky.

60 Siswa SMK Mau Jadi ‘Jawara’ Berkendara Aman

Masuki tahun kedua, kompetisi safety riding untuk SMK binaan Wahana Honda semakin berjalan seru. Sebanyak 60 siswa SMK berlomba untuk menjadi ‘jawara’ pengendara paling aman di Safety Riding Center Wahana, Jatake Tangerang, Rabu (19/02).

60 Peserta kompetisi berkendara aman dengan tema “The 2nd Safety Riding Competition for Vocational School” ini berasal dari 55 SMK binaan Wahana Honda di Jakarta dan Tangerang. Dimulai sejak pagi, peserta yang hadir wajib mendaftar ulang untuk mengikuti kontes ini. Peserta juga wajib mengikuti tiga sesi yang disiapkan Safety Riding Promotion (SRP) Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) yaitu tes teori, slalom course skill dan low speed balance.

“ Tidak sekedar jadi peserta kontes berkendara aman. Lewat kompetisi ini kami berharap para pemenang dan peserta lainnya akan menjadi role model untuk rekan – rekan lain di sekolah,” jelas Head of Safety Riding SRP Wahana, Agus Sani.

Ditambahkannya, kegiatan ini merupakan satu bentuk mengkampanyekan berkendara aman untuk semua golongan masyarakat dengan usung semangat Cari_aman. Perebutkan hadiah uang tunai jutaan rupiah, kompetisi berjalan ketat sepanjang hari dengan menggunakan produk terbaru skutik Honda Genio. Lewat kompetisi ini Wahana juga harapkan dapatkan tumbuhkan karakter pengendara motor yang peduli keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“ Demi bangun kualitas pendidikan SMK, Wahana total untuk dukung dengan beragam kegiatan mulai dari pendidikan, kesempatan kerja, hingga pembangunan kesadaran berkendara aman,” tutup Ronnal Prawira, Head CSR Wahana yang ikut adil dalam pagelaran kontes ini.

Pemenang “The 2nd Safety Riding Competition for Vocational School”

Juara 1 (Andre Noval – SMKN 2 Tangsel)

Juara 2 (Rizky Kurniawan – SMKN 2 Tangerang Kota)

Juara 3 (Aziz Wahyu B – SMKN 5 Kab. Tangerang)

DAM Gelar Pelatihan Safety Riding untuk Blogger dan Vlogger

PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda Jawa Barat menggelar Pelatihan Safety Riding khusus Blogger dan Vlogger pada 18 Februari 2020 di Gedung Safety Riding Center DAM, Bandung.

Sebanyak 20 blogger dan vlogger mendapatkan pembekalan dari tim Instruktur Safety Riding DAM mengenai teknik berkendara yang baik dan benar. Materi yang diberikan berupa teori dasar berkendara dan touring kemudian dilanjutkan dengan sesi praktek safety riding pada pengereman, slalom course, dan narrow plank.

General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM, Lerri Gunawan mengatakan dalam kesehariannya blogger dan vlogger banyak mengendarai sepeda motor sebagai teman dalam beraktivitas guna mendukung mobilitas yang tinggi. Pelatihan safety riding sangatlah penting, mulai dari memahami teknik dasar mengendalikan sepeda motor, mematuhi undang-undang lalu lintas dan etika dalam berkendara sehari-hari maupun ketika sedang touring dalam jarak jauh.

“Kami berharap teman-teman blogger dan vlogger dapat mempraktekkan ilmu yang telah diberikan oleh para tim instrukur kami, dalam kehidupan sehari-hari serta dapat menjadi contoh yang baik dalam berkendara untuk masyarakat,” ujar Lerri.

Pelatihan pun dikemas dengan menarik tidak hanya berkendara di trek on road namun seluruh jurnalis juga berkesempatan mendapatkan pembekalan berkendara di trek off road oleh para instruktur DAM. Mereka juga diberikan pengenalan mengenai Honda Riding Trainer (HRT) yang merupakan alat simulasi berkendara.

Selama pelatihan safety riding, DAM menyediakan beberapa produk sepeda motor Honda untuk digunakan praktek oleh blogger dan vlogger. Adapun unit yang digunakan selama acara yakni Honda Vario 150 dan Honda CB150R StreetFire. Praktek safety riding ini juga diwajibkan menggunakan perlengkapan yang baik dan benar seperti Helm, Jaket, Body Protector, dan Sepatu diatas mata kaki.

Sepanjang tahun 2019, PT Daya Adicipta Motora telah memberikan edukasi kepada 36 ribu orang, mulai dari siswa-siswi sekolah SD/SMP/SMA, perusahaan, masyarakat umum dan juga komunitas pengguna sepeda motor.

PT Astra Honda Motor (AHM) bersama dengan Main Dealer Sepeda Motor Honda di seluruh Indoneisa turut memperkuat kampanye keselamatan berkendara melalui tagline #Cari_Aman kepada seluruh lapisan masyarakat. #Cari_aman merupakan bentuk kampanye keselamatan berkendara yang diusung oleh AHM dalam upaya menyuguhkan perspektif baru bagi generasi muda untuk ikut berkontribusi dalam kampanye keselamatan berkendara di Indonesia.

Awal tahun, Komnitas Honda Main Motor Sambil Belajar

Awali 2020, Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) dan Asosiasi Honda Motor Tangerang (AHMT) dengan kegiatan penuh manfaat sekaligus menyenangkan. Sebanyak 50 anggota komunitas ini jajal performa Honda CRF150L dan ‘tambah ilmu’ pengolahan digital video.

Angkat tema Biker Adventure Camp & Workshop Jurnalistik ini dimulai dengan riding bersama dari Wisma Wahana Artha Pasar Minggu menuju Situ Rawa Gede, Bogor pada Minggu (19/01) kemarin. Memilih jalur off road ringan, kegiatan kemping ala komunitas yang didukung oleh Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun untuk menguji kemampuan CRF150L sekaligus tambah pengetahuan terkait digital video yang disampaikan oleh salah satu jurnalis yang akrab dengan komunitas Honda.

“ Ini adalah satu manfaat yang kami berikan untuk komunitas Honda. Tidak hanya bermain motor Wahana juga mengisi dengan beragam manfaat seperti edukasi terkait proses pengambilan hingga editing video,” jelas PIC Community Development Wahana, Agus Sigit.

Dengan suasana khas pegunungan, peserta kali ini antusias mendengarkan materi yang berisikan terkait proses pengambilan hingga editing video dengan hanya menggunakan smartphone yang dimiliki. ‘Ilmu’ ini diberikan agar peserta komunitas dapat memanfaatkan hal ini untuk mengabadikan momen perjalanan turing yang kerap dilakukan hingga menarik dan menjadi bahan yang dapat disebarluaskan melalui postingan media sosial yang  mereka miliki.

Tidak hanya itu, membentuk soliditas peserta, digelar juga berbagai games berkelompok yang mengharuskan antar peserta saling bekerjasama untuk menyelesaikan misi yang diberikan. “ Gathering awal tahun ini juga diisi dengan diskusi terkait perencanaan hingga tujuan yang akan dicapai pada tahun ini,” tutup Sigit.