Hammocking dan Traveling

Hammocking atau tempat tidur gantung adalah gear yang biasa di gunakan oleh para pencinta alam ataupun yang hobby dengan kegiatan out door untuk beristirahat atau bersantai di luar rumah. Kenapa hammocking sangat di minati ? pertama karena pemasangannya yang cepat dan mudah serta mudah di bongkar pasang, dan jika ingin di jadikan tempat untuk bermalam tinggal memasang flysheet yang relatif cepat dan mudah.

Hammock sendiri ada beberapa macam, seperti hammock single, hammock double, hammock kelambu, hammock tenda, hingga hammock triangle yang lebih besar. Tentu saja dalam memilih hammock harus kita sesuaikan dengan kebutuhan outdoor agar lebih praktis penggunaannya.

Hammock dengan ukuran paling kecil biasanya memiliki dimensi 1,5 x 2,7 meter, sudah cukup nyaman untuk keperluan sendiri dan sangat praktis di bawa bepergian / traveling, sedang yang ukuran double memiliki dimensi 2 x 3,5 sehingga dapat di gunakan untuk berdua dengan nyaman. Kelengkapan yang paling sederhana biasanya waktu membeli hammock hanyalah sepasang tali prusik atau webbing yang panjangnya 2 meter untuk pemasangannya. Sedang untuk hammock yang lebih premium biasanya akan diberikan tali dengan disain khusus serta bonus Carabiner untuk mempermudah pemasangannya.

Apa yang beda dari yang saya gunakan ?

Selama ini saya selalu menggunakan perlengkapan hammock dengan model custom untuk traveling / outdoor. Tentu hal ini memiliki tujuan tertentu serta fungsi tertentu termasuk di dalamnya prepare jika terjadi hal-hal darurat agar dapat di fungsikan secara maksimal. Hammock Custom yang saya gunakan terdiri dari :

  1. 2 buah webbing masing-masing panjang 4 meter, kenapa harus webbing ? karena webbing ini selain sebagai strap hammock dapat di fungsikan juga sebagai body harness untuk kegiatan climbing, tandu untuk kegiatan rescue, anchor dan untuk tali dengan beban berat jika di perlukan. Webbing yang gunakan adalah dengan kemampuan beban 25 KN atau 2.500 Kg. Sehingga webbing ini cukup aman jika untuk hammocking, karena dapat menahan beban sebanyak 2 hingga 3 orang.
  2. 2 Carabiner dengan daya beban 24 KN atau 2.400 Kg. Penggunaan Carabiner selain untuk mempermudah bongkar pasang, juga sebagai drip line (untuk aliran air hujan), selain itu carabiner juga memiliki banyak fungsi untuk kegiatan climbing / panjat tebing.
  3. Karena saya menggunakan webbing sebagai tali utama dan carabiner maka simpul yang di gunakan juga menjadi lebih praktis. Untuk mengikat webbing di pohon saya menggunakan simpul jangkar / Girth Hitch / Cow Hitch, kemudian di Carabiner saya menggunakan simpul Marline Spike atau kalau di Pramuka disebut simpul tangga.

Pemasangan Hammock dapat di lakukan pada tiang/pohon dengan jarak 3 – 6 meter, dan pemasangannya tidak sampai memakan waktu 5 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *