LEMBAR PENGUMUMAN PEMENANG INDONESIA ROAD SAFETY AWARD 2019

Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi
Pemenang Utama
Kota Depok
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kota Depok
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Depok
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Magelang
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Magelang
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kota Depok

Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah
Pemenang Utama
Kota Banjarbaru
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Banjarbaru
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Banjarbaru
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kota Padang Panjang

Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi
Pemenang Utama
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kabupaten Jepara

Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah
Pemenang Utama
Kabupaten Musi Banyuasin
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kabupaten Landak
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kabupaten Musi Banyuasin
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kabupaten Banyuasin
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kabupaten Musi Banyuasin
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kabupaten Banyuasin

Kategori Kota/Kabupaten Excellent City 2019”
Pemenang Utama
Kota Semarang
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kabupaten Bangka
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Semarang
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Semarang
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Semarang
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kabupaten Bangka

Kategori Ibukota Provinsi
Pemenang Utama
Kota Bandung
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kota Bandung

Penghargaan Khusus
Kota/kabupaten terbaik pada program kemitraaan
Kota Banjarbaru
Kota/kabupaten terbaik pada angkutan umum
Kota Semarang
Kota/kabupaten terbaik pada program sosialisasi dan edukasi keselamatan jalan
Kota Banjarbaru
Kota/kabupaten terbaik pada program Public Service Center
Kabupaten Bangka

Lewat IRSA, Adira Insurance Ajak Masyarakat Tingkatkan Keselamatan

PT. Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) secara konsisten mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian akan keselamatan jalan. Melalui IRSA (Indonesia Road Safety Award), Adira Insurance memberikan apresiasi kepada kota dan kabupaten yang memiliki penerapan tata kelola keselamatan jalan terbaik. IRSA digagas dengan tujuan untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia serta terus berupaya untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat baik pemerintahan, pihak lembaga swadaya masyarakat, pihak swasta, dan berbagai pihak lainnya untuk terus peduli terhadap keselamatan jalan.

Julian Noor, Chief Executive Officer Adira Insurance, menegaskan, Adira Insurance menjadi perusahaan asuransi umum satu-satunya di Indonesia yang memiliki program CSR dengan fokus keselamatan di jalan dan terus dilakukan secara konsisten. Kami akui hal ini tidaklah mudah, namun dengan sinergi dari berbagai pihak seperti 5 pilar kementerian, Adira Insurance mampu berkontribusi secara aktif untuk terus meningkatkan kepedulian keselamatan jalan di Indonesia.

IRSA merupakan bentuk kolaborasi dan sinergitas dengan 5 Pilar keselamatan jalan di Indonesia yang disesuaikan dengan Rancangan Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan, diantaranya Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI dan Kementerian Kesehatan.

Melalui IRSA, lahir program-program inovatif baru yang secara serius diterapkan oleh Pemerintah kota dan Kabupaten untuk diterapkan dalam tata kelola keselamatan jalan. Semangat dari program IRSA adalah memberikan dukungan kepada pemerintah Kota dan Kabupaten agar terus menerapkan pilar-pilar keselamatan jalan di lingkungan pemerintahannya sehingga tercipta keselamatan jalan yang aman dan nyaman.

Untuk membangun kesadaran masyarakat akan road safety terlebih dengan tujuan untuk menekan angka fatalitas di jalan tentunya bukan merupakan pekerjaan jangka pendek dan hanya dikerjakan satu pihak saja. Ini membutuhkan keseriusan banyak pihak dan strategi jangka panjang. Untuk itulah, kami berkomitmen untuk menjalankan program ini hingga mencapai tujuan besar. Komitmen Adira Insurance dalam membangun keselamatan jalan pun juga tidak akan pernah berhenti, Julian

Adira Insurance mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/BAPPENAS sebagai kordinator 5 pilar keselamatan jalan dalam terus menggerakkan IRSA. Sudah tiga tahun terakhir ini, hasil riset IRSA dijadikan laporan yang disampaikan oleh Kementerian PPN/BAPPENAS di kancah internasional dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan. Kami selaku pihak swasta sangat bangga dan mengucapkan terima kasih sudah mempercayakan kami. Tentu saja ucapan terima kasih untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI dan Kementerian Kesehatan serta para penggiat raod safety lainnya. Harapannya kolaborasi yang terjalin ini dapat mendorong pelaksanaan penerapan program keselamatan jalan yang baik dan menurunkan tingkat kecelakaan di Indonesia, ungkap Julian.

Setelah sukses diselenggarakan di tahun-tahun sebelumnya, penganugerahaan IRSA kembali digelar untuk ketujuh kalinya. Tahun ini, acara penganugerahan IRSA 2019 digelar pada Selasa, 17 Desember 2019 bertempat di Shangri-La Hotel, Jakarta. Di tahun 2019, tercatat sebanyak 180 kota dan kabupaten yang ikut serta dan kemudian terpilih sebanyak 23 kota dan kabupaten yang menjadi finalis IRSA 2019. 23 finalis terpilih berdasarkan data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya. Tahap berikutnya adalah observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna jalan terhadap 23 finalis IRSA 2019, yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengukur kualitas penerapan tata kelola keselamatan jalan di 23 kota dan kabupaten tersebut. Tahap terakhir adalah penjurian dan sharing session yang telah dilakukan pada Oktober lalu di Gedung Kementerian PPN/Bappenas.

Yang membedakan dengan tahun-tahun sebelumnya adalah penambahan kategori finalis pada IRSA. Salah satunya kami menambahkan kategori Ibukota Provinsi, hal ini bertujuan untuk semakin meningkatkan kualitas riset agar semakin seimbang antar finalis. Selain itu, hal ini juga merupakan hasil evaluasi pelaksanaan IRSA 2018 dan masukan dari 5 pilar kementerian serta pakar keselamatan jalan dalam forum IRSA 2019 yang telah dilakukan Februari lalu, ungkap Julian.

Julian menegaskan, IRSA 2019 ini mengangkat tema Road Safety Through Smart Mobilty dengan alasan bahwa di era serba cepat ini, sistem tata kelola keselamatan jalan harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perpindahan penduduk yang efektif, efisien, dan terintegrasi dengan penggunaan teknologi yang terbarukan untuk mewujudkan zero accident di Indonesia.”

Adira Insurance melalui IRSA mengajak seluruh lapisan masyarakat melalui pemerintah kota dan kabupaten untuk terus menularkan virus road safety. “Sehingga kami berharap pesan dan semangat IRSA terus menular hingga seluruh wilayah di Indonesia. Pemenang IRSA dapat menjadi inspirasi dan role model bagi pemerintah kota dan kabupaten di seluruh Indonesia untuk dapat mengembangkan program-program keselamatan jalan dan tata kelola keselamatan jalan dengan lebih baik lagi,” tutup Julian.

Workshop Technology Honda ADV150 Bersama PT. Wahana Makmur Sejati

Pagi ini PT. Wahana Makmur Sejati menggelar workshop technology Honda ADV150 bersama blogger dan vlogger, acara ini di laksanakan di Papabro Cafe Kemang. Acara yang di buka oleh Pak Ekky selaku Group Head of Corcom PT. Wahana Makmur Sejati dan di lanjutkan dengan paparan tehnis tentang Honda ADV150.

Hampir semua blogger dan vlogger yang di undang telah merasakan experience mengendarai Honda ADV150. Experience tersebut juga yang mendasari sharing tehnology Honda ADV150, karena memang sepeda motor ini sedang populer dan menjadi idaman pecinta skutik besar sebagai pendukung mobilitas harian.

Diskusi lebih terfokus pada pola perubahan spesifikasi after sale, karena banyak konsumen yang melakukan customize dan modifikasi untuk Honda ADV150-nya. Jika perubahan spesifikasi tersebut tidak dipahami oleh konsumen tentu dapat merugikan konsumen itu sendiri. Misalnya perubahan wiring kelistrikan, perubahan posisi sensor, perubahan derajat pengapian dan sebagainya. Acara yang ditutup dengan santap siang bersama ini kemudian berlanjut dengan diskusi ringan tentang pengalaman masing masing sewaktu riding group dengan Honda Adv150.

Riding Group Honda ADV150 ala Blogger dan Vlogger

Hadirnya Honda ADV150 yang memiliki aura motor adventure seperti pada Honda ADV750 memang memberikan sensasi tersendiri, tidak heran jika pada acara group riding teman teman blogger dan vlogger dari kota dingin Dieng ke kota sejarah Ambarawa menjadi pengalaman yang seru dan mengasikkan. Rute di antara gunung dan bukit sudah pasti bertemu dengan jalan yang penuh tikungan, tanjakan dan turunan, ini yang di lahap dari perjalanan sejauh 100 KM beberapa waktu yang lalu di acara HBD 2019.

Untuk mobilitas harian Honda ADV150 memang terasa nyaman, handlingnya kalau kata teman-teman blogger dan vlogger “nurut banget”, enak di ajak rebah rebah. Mengendarai Honda ADV150 yang paling terasa adalah postur riding jadi seperti naik supermoto, setang yang lebar dan kombinasi jok yang tinggi membuat tehnik manuver yang di pakai dalam mengendalikan motor ini kadang malah jadi gabungan antara motor skutik dan supermoto. Sesekali tikungan lebar ala Counter Steering tetapi ketemu tikungan tajam malah pas dengan counter weight.

Beberapa waktu lalu, saya sempat mengulas handling, braking dan performance motor ini, termasuk untuk aktifitas harian ke tempat kerja, Over all semua sangat bagus di segala kondisi. Sebenarnya pada riding group kemarin berharap ada yang menggunakan rear box layaknya motor turing. Apakah pemasangan rear box akan berpengaruh besar pada kestabilan ADV150, karena rata rata pehobby touring menambahkan rear box ini untuk membawa perbekalan selama perjalanan touring mereka.

Start dari negeri di atas awan julukan untuk kota Dieng suhu udara di temperatur display Honda ADV150 terpantau 14 derajat celcius, sensor ECU bekerja optimal untuk mengontrol kinerja mesin, tidak ada istilah mbrebet di bawa di ketinggian dengan suhu rendah.
Paling menyenangkan adalah ketika riding group menembus kabut tipis diantara kebun teh Tambi, pemandangan dari lembah Gunung Sindoro dan Sumbing membuat perjalanan seperti di manjakan dengan lukisan alam yang indah. Ini yang paling saya suka pada saat riding ke kota Wonosobo, aura tentram lingkungannya terasa damai.

Di Kota Dieng sendiri teman teman juga berkesempatan untuk mengunjungi agro industri pabrik teh Tambi, di sini kita melihat proses pembuatan teh Tambi yang terkenal itu. Mulai dari proses pemetikan daun, proses seleksi daun terbaik, proses penggilingan dan pengepakan. Teh memang menjadi minuman khas yang di gemari di Indonesia. Dan Teh Tambi terkenal dengan produk teh hitamnya.

Tidak jauh dari kebun Teh Tambi group riding Honda ADV150 juga mengikuti kegiatan CSR PT.AHM mengunjungi SD 01 Sigedang. Berinteraksi dengan murid murid yang lucu dan memberikan motivasi kepada mereka serta memberikan bantuan berupa alat tulis dan perlengkapan ibadah. Anak anak pun terlihat sangat tertarik dengan kehadiran rombongan Honda ADV150 bersama blogger dan vlogger.

Riding group menuju Ambarawa meskipun mengasikkan tetapi juga menuntut konsentrasi tinggi, karena banyak sekali tikungan tajam dengan kondisi jalan menurun tajam atau tanjakan, sehingga rider harus tepat mengatur throtle gas agar tenaga tidak drop.

Beberapa jalan sesekali dapat kita nikmati dengan speed touring, tetapi sebagian dapat kita nikmati dengan speed yang lebih santai. Dan bagi blogger dan vlogger acara seperti ini tentu menjadi jurney menarik untuk di bagikan di media sosial.

Ini Bukan Event Tapi Sebuah Gerakan Peduli Lingkungan

‘Ini bukan sebuah event, tapi ini sebuah gerakan’ itulah tema yang diangkat Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) untuk ajak konsumen peduli lingkungan. Untuk setiap unit yang terjual konsumen ikut mendonasikan satu pohon bakau.

Jajaran Manajemen Wahana Artha Group, lakukan simbolis penanaman pohon bakau di Pluit Angke

Wahana Eco Movement, itulah gerakan peduli lingkungan yang dibuat Wahana bagi konsumen yang telah membeli unit Honda sepanjang Maret hingga November 2019. Tidak kurang dari 10.000 pohon bakau di tanam di kawasan Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Jakarta Barat, Rabu (11/12). Pohon yang ditanam ini adalah hasil program yang dijalankan untuk unit yang terjual, konsumen telah ikut melestarikan lingkungan pinggir pantai Jakarta dengan pohon tersebut.

Continue reading “Ini Bukan Event Tapi Sebuah Gerakan Peduli Lingkungan”

‘Penggila’ Honda CBR Tutup Tahun Dengan Balapan

Satu lagi kegiatan seru di gelar Honda menutup tahun 2019 untuk ‘penggila’ balap, Honda CBR Race Day Indonesia 2019 seri 3 yang berlangsung di Sirkuit Sentul Jawa Barat pada Minggu (8/12) berlangsung ‘panas’.

Kegiatan balap tahunan ini kini telah menjadi wadah penyaluran bakat dan hobi sekaligus ajang unjuk kemampuan ‘racikan’ Honda CBR peserta yang ikut berkompetisi di Indonesia. Excite Riding Experience with Honda Motor Sport, menjadi tema yang diusung dalam kegiatan yang diikuti oleh pemilik, komunitas Honda Sport, serta tim balap spesial untuk tipe Honda CBR. Tahun ini, penyelenggara PT. Astra Honda Motor (AHM), Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) serta PT. Daya Adi Cipta Motora berjalan tiga seri.

Continue reading “‘Penggila’ Honda CBR Tutup Tahun Dengan Balapan”

Mampukah Kawasaki ZX250R 4 Cylinder Menggeser Dominasi Moge di atas 400cc ?

Bicara sepeda motor dengan basis mesin 4 Silinder, rasanya bukan hal yang baru lagi karena di tahun 80-90 an hampir semua pabrikan seperti Honda, Yamaha, Kawasaki dan Suzuki menjual produk entri levelnya di kubikasi 250cc.

Ini menjadi hal yang menarik perhatian, ketika di tahun 2020 setelah beberapa tahun kebelakang dengan alasan efisiensi material dan cost produksi mesin 250cc rata rata hanya di jejali dengan pembakaran 2 silinder justru Kawasaki melakukan gebrakan baru dengan merilis Kawasaki ZX25R yang kembali menggunakan mesin 4 silinder.

Perkembangan otomotif di Indonesia sendiri memang banyak mengalami kemajuan, beberapa ATM telah membuka keran impor motor besar, sehingga saat ini di setiap event pameran otomotif maupun di jalan raya sering kita saksikan banyak berseliweran moge dengan berbagai merk, dan tentunya dari sisi perijinan legalitasnya menjadi lebih tertib.

PT. Kawasaki Motor Indonesia, selama ini selalu konsisten dengan segmen motor sportnya. Varian produknya juga cukup dikenal masyarakat luas khususnya pecinta motorsport, sebut saja ninja/ZX series 250 s/d 1.400cc atau streetfighter dari Z250 s/d Z1.000 dan Versys250 s/d Versys 1.000. Eksistensinya sudah tidak diragukan lagi.

Namun bagi konsumen yang ingin merasakan sensasi mesin 4 silindernya, Kawasaki hanya menyediakan di type kubikasi 800cc ke atas. Tentu ini akan berdampak pada harga dan pajak yang semakin mahal di Indonesia, karena keinginan memiliki moge di indonesia ini banyak yang harus kandas karena pajak yang berlapis.

Terobosan Kawasaki dengan model ZX25R MY2020 setidaknya dapat menjadi pelepas dahaga bagi pencinta sepeda motor di Indonesia. Pertama dari kubikasi motor yang 250cc setidaknya masih masuk di range motor masal untuk harian, sehingga di harapkan dari sisi pajaknya dapat lebih terjangkau oleh masyarakat luas. Kedua dari sisi produk dan fitur, kehadiran ZX25R 4 Silinder tentu memiliki aura seperti moge-moge di atas 400cc dengan mesin 4 silinder. Baik cita rasa premiumnya maupun dari performance dan handlingnya.

Sebagian masyarakat pecinta motorsport di Indonesia tentu sudah tak sabar menantikan kehadiran motor ini. Bahkan saya memprediksi jika PT.KMI dapat memberikan harga yang lebih terjangkau, ZX25R pasti akan di respon oleh masyarakat seperti pada waktu PT. KMI merilis Ninja 250. Lalu bagaimana dengan nasib moge di atas 400cc ? bisa jadi konsumen motor besar di atas 400cc akan beralih memilih tipe ini atau justru membeli motor ini untuk daily use.

Yamaha Rilis Nmax Series MY2020

PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing merilis Yamaha Nmax terbaru MY2020, motor dengan beragam fitur ini akan semakin meramaikan segmen skutik besar dengan kubikasi mesin di sekitar 150cc.

Seperti kita ketahui saat ini ada dua pabrikan besar di Indonesia yang konsen dengan produk skutik besar menggunakan kubikasi mesin 150cc, yaitu PT. Astra Honda Motor (AHM) dengan Produknya Honda PCX, Honda ADV150 dan Vario 150, kemudian PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dengan produknya Nmax 155, dan Aerox 155. Sebenarnya masih ada pabrikan lain seperti Sym dan Benelli yang memiliki produk dengan kubikasi 150 hingga 250 namun pangsa pasarnya masih terlalu kecil.

Kenapa sepeda motor jenis skuter besar ini semakin di minati masyarakat luas ? Hal ini karena mampu memberikan jawaban akan kebutuhan alat transportasi keluarga yang cukup nyaman, irit dan memiliki ketahanan yang lebih tinggi jika terpaksa harus menempuh jarak yang cukup jauh.

Alasan ini juga menjadi latar belakang saya ketika meminang Yamaha Nmax generasi pertama di tahun 2015. PT.YIMM berhasil mendapatkan momen yang tepat untuk meluncurkan Yamaha Nmax dengan segala fiturnya yang saat itu sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat luas. Misalnya kelengkapan pengereman dengan disk break depan belakang, mesin injeksi, ban dengan tapak lebar, Headlamp LED, Tanki BBM yang besar dan tentu saja bagasi yang lega. Itu menjadi kunci utama yang akhirnya membawa kesuksesan Yamaha Nmax sebagai sepeda motor skutik besar dengan harga yang terjangkau.

5 Tahun sejak Yamaha Nmax di luncurkan, pola kebiasaan masyarakatpun nampak mulai berubah, awalnya masyarakat banyak memilih skutik dengan kubikasi dan body kecil, kini menjadi pemandangan yang biasa di jalan raya wanita belia hingga ibu rumah tangga mengendarai Yamaha Nmax sebagai alat tranportasi.

Yamaha Nmax yang telah mengalami penyegaran hingga generasi ke 3 ini menjadi all out karena keadaan pasar memang terus dan harus berkompetisi dengan produk-produk terbaru. Saya melihat tehnologi dari Xmax 250 beberpa di turunkan ke Nmax MY2020 ini seperti penggunaan tehnologi traction control untuk meminimalkan sliding jika terjadi perbedaan putaran roda depan dan belakang, plus dengan tehnologi CCU (Communication Control Unit) wireless yang mampu terkoneksi dengan smartphone yang dapat di optimalkan untuk memantau kondisi engine dan lokasi motor.

Saya pribadi lebih memberikan apresiasi pada sektor kenyamanan, misalnya untuk penggunaan Keyless ini tentu besar manfaatnya bagi pemilik Nmax, karena beberapa kejadian pencurian kendaraan sering menyasar pemilik sepeda motor dengan kunci konvesional. Kemudian upgrade tehnologi dengan Smart Motor Generator ini juga akan menambah halus mesin motor, walaupun menurut pendapat saya penggunaan tehnologi mesin dengan VVA masih berdampak pada suara mesin yang lebih kasar dan vibrasi mesin yang lebih terasa. Tetapi YIMM nampaknya juga telah mengantisipasi dengan membuat frame baru untuk Yamaha Nmax MY2020 ini.

Yamaha Nmax secara engine cukup powerful, bahkan tenaganya untuk jenis motor matik cukup besar, tidak heran teman-teman yang tergabung dalam club/komunitas Nmax merasa nyaman melakukan touring jauh karena memang mesin 155cc nya sangat mendukung. Peningkatan kompresi mesin pada type MY2020 tentu di harapkan juga akan memberikan durability yang baik dari type MY2015.

Dengan kehadiran Yamaha Nmax MY2020, masyarakat kini di berikan pilihan baru pada tehnologi yang lebih baru, sehingga kenyamanan dalam berkendara menjadi bagian sesuai dengan harapan konsumen.