Yayasan AHM Resmikan Safety Riding Lab, Pusat Wahana Belajar Keselamatan Berkendara Sumatera Utara

Memperkuat komitmen kampanye keselamatan berkendara, Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) meresmikan Safety Riding Lab yang dibangun di SMK Panca Abdi Bangsa (PABA), Kota Binjai, Sumatera Utara pada Kamis (12/12). Safety Riding Lab ini merupakan wujud nyata Yayasan AHM dalam menyinergikan peran duta keselamatan berkendara yang merupakan siswa-siswi yang telah dibina PT Astra Honda Motor (AHM) sebelumnya.

Yayasan AHM telah mengembangkan Safety Riding Lab sejak 2018. Peresmian tempat edukasi keselamatan berkendara di Kota Binjai Sumatera Utara ini merupakan fasilitas ketiga yang dibangun Yayasan AHM. Lab ini memiliki beberapa bagian yang difungsikan secara komprehensif untuk memberikan kemudahan dalam menyampaikan dan menerima materi tentang keselamatan berkendara. Safety Riding Lab ini dibagi menjadi tiga zona, yakni Zona Audio-Visual, Zona Simulasi dan Zona Praktik.

Zona Audio-Visual difungsikan sebagai sarana bagi siswa duta safety riding sekolah melakukan aktifitas. Mereka dapat menggunakan zona ini untuk ruang pembuatan blog dan pembahasan fotografi yang didapat pada setiap kegiatan safety ridimg Safety. Ruang ini diharapkan dapat mendorong siswa-siswi mampu menganalisa dan mendiskusikan problematika lalu lintas di Tanah Air, terutama di sekitar tempat tinggal maupun sekolah.

Zona berikutnya adalah Zona Simulasi yang berdinding tiga dimensi layaknya di jalan raya. Area ini dilengkapi dengan media praktek berupa Honda Riding Trainer (HRT) dan perlengkapan berkendara secara aman. Para duta safety riding juga dapat semakin mempertajam ilmunya dengan membaca buku-buku referensi dan beberapa simulasi komponen sepeda motor yang disediakan disana. Selain itu terdapat pula Zona Praktek yang spesifikasinya mengacu pada Peraturan Kapolri no 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi (SIM). Zona ini berfungsi sebagai area praktik berkendara yang lengkap dengap tekstur berbagai kondisi jalan dan rambu-rambu lalu lintas.

Continue reading “Yayasan AHM Resmikan Safety Riding Lab, Pusat Wahana Belajar Keselamatan Berkendara Sumatera Utara”

LEMBAR PENGUMUMAN PEMENANG INDONESIA ROAD SAFETY AWARD 2019

Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi
Pemenang Utama
Kota Depok
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kota Depok
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Depok
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Magelang
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Magelang
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kota Depok

Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah
Pemenang Utama
Kota Banjarbaru
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Banjarbaru
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Banjarbaru
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kota Padang Panjang

Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi
Pemenang Utama
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kabupaten Jepara

Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah
Pemenang Utama
Kabupaten Musi Banyuasin
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kabupaten Landak
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kabupaten Musi Banyuasin
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kabupaten Banyuasin
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kabupaten Musi Banyuasin
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kabupaten Banyuasin

Kategori Kota/Kabupaten Excellent City 2019”
Pemenang Utama
Kota Semarang
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kabupaten Bangka
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Semarang
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Semarang
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Semarang
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kabupaten Bangka

Kategori Ibukota Provinsi
Pemenang Utama
Kota Bandung
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kota Bandung

Penghargaan Khusus
Kota/kabupaten terbaik pada program kemitraaan
Kota Banjarbaru
Kota/kabupaten terbaik pada angkutan umum
Kota Semarang
Kota/kabupaten terbaik pada program sosialisasi dan edukasi keselamatan jalan
Kota Banjarbaru
Kota/kabupaten terbaik pada program Public Service Center
Kabupaten Bangka

Lewat IRSA, Adira Insurance Ajak Masyarakat Tingkatkan Keselamatan

PT. Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) secara konsisten mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian akan keselamatan jalan. Melalui IRSA (Indonesia Road Safety Award), Adira Insurance memberikan apresiasi kepada kota dan kabupaten yang memiliki penerapan tata kelola keselamatan jalan terbaik. IRSA digagas dengan tujuan untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia serta terus berupaya untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat baik pemerintahan, pihak lembaga swadaya masyarakat, pihak swasta, dan berbagai pihak lainnya untuk terus peduli terhadap keselamatan jalan.

Julian Noor, Chief Executive Officer Adira Insurance, menegaskan, Adira Insurance menjadi perusahaan asuransi umum satu-satunya di Indonesia yang memiliki program CSR dengan fokus keselamatan di jalan dan terus dilakukan secara konsisten. Kami akui hal ini tidaklah mudah, namun dengan sinergi dari berbagai pihak seperti 5 pilar kementerian, Adira Insurance mampu berkontribusi secara aktif untuk terus meningkatkan kepedulian keselamatan jalan di Indonesia.

IRSA merupakan bentuk kolaborasi dan sinergitas dengan 5 Pilar keselamatan jalan di Indonesia yang disesuaikan dengan Rancangan Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan, diantaranya Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI dan Kementerian Kesehatan.

Melalui IRSA, lahir program-program inovatif baru yang secara serius diterapkan oleh Pemerintah kota dan Kabupaten untuk diterapkan dalam tata kelola keselamatan jalan. Semangat dari program IRSA adalah memberikan dukungan kepada pemerintah Kota dan Kabupaten agar terus menerapkan pilar-pilar keselamatan jalan di lingkungan pemerintahannya sehingga tercipta keselamatan jalan yang aman dan nyaman.

Untuk membangun kesadaran masyarakat akan road safety terlebih dengan tujuan untuk menekan angka fatalitas di jalan tentunya bukan merupakan pekerjaan jangka pendek dan hanya dikerjakan satu pihak saja. Ini membutuhkan keseriusan banyak pihak dan strategi jangka panjang. Untuk itulah, kami berkomitmen untuk menjalankan program ini hingga mencapai tujuan besar. Komitmen Adira Insurance dalam membangun keselamatan jalan pun juga tidak akan pernah berhenti, Julian

Adira Insurance mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/BAPPENAS sebagai kordinator 5 pilar keselamatan jalan dalam terus menggerakkan IRSA. Sudah tiga tahun terakhir ini, hasil riset IRSA dijadikan laporan yang disampaikan oleh Kementerian PPN/BAPPENAS di kancah internasional dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan. Kami selaku pihak swasta sangat bangga dan mengucapkan terima kasih sudah mempercayakan kami. Tentu saja ucapan terima kasih untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI dan Kementerian Kesehatan serta para penggiat raod safety lainnya. Harapannya kolaborasi yang terjalin ini dapat mendorong pelaksanaan penerapan program keselamatan jalan yang baik dan menurunkan tingkat kecelakaan di Indonesia, ungkap Julian.

Setelah sukses diselenggarakan di tahun-tahun sebelumnya, penganugerahaan IRSA kembali digelar untuk ketujuh kalinya. Tahun ini, acara penganugerahan IRSA 2019 digelar pada Selasa, 17 Desember 2019 bertempat di Shangri-La Hotel, Jakarta. Di tahun 2019, tercatat sebanyak 180 kota dan kabupaten yang ikut serta dan kemudian terpilih sebanyak 23 kota dan kabupaten yang menjadi finalis IRSA 2019. 23 finalis terpilih berdasarkan data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya. Tahap berikutnya adalah observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna jalan terhadap 23 finalis IRSA 2019, yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengukur kualitas penerapan tata kelola keselamatan jalan di 23 kota dan kabupaten tersebut. Tahap terakhir adalah penjurian dan sharing session yang telah dilakukan pada Oktober lalu di Gedung Kementerian PPN/Bappenas.

Yang membedakan dengan tahun-tahun sebelumnya adalah penambahan kategori finalis pada IRSA. Salah satunya kami menambahkan kategori Ibukota Provinsi, hal ini bertujuan untuk semakin meningkatkan kualitas riset agar semakin seimbang antar finalis. Selain itu, hal ini juga merupakan hasil evaluasi pelaksanaan IRSA 2018 dan masukan dari 5 pilar kementerian serta pakar keselamatan jalan dalam forum IRSA 2019 yang telah dilakukan Februari lalu, ungkap Julian.

Julian menegaskan, IRSA 2019 ini mengangkat tema Road Safety Through Smart Mobilty dengan alasan bahwa di era serba cepat ini, sistem tata kelola keselamatan jalan harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perpindahan penduduk yang efektif, efisien, dan terintegrasi dengan penggunaan teknologi yang terbarukan untuk mewujudkan zero accident di Indonesia.”

Adira Insurance melalui IRSA mengajak seluruh lapisan masyarakat melalui pemerintah kota dan kabupaten untuk terus menularkan virus road safety. “Sehingga kami berharap pesan dan semangat IRSA terus menular hingga seluruh wilayah di Indonesia. Pemenang IRSA dapat menjadi inspirasi dan role model bagi pemerintah kota dan kabupaten di seluruh Indonesia untuk dapat mengembangkan program-program keselamatan jalan dan tata kelola keselamatan jalan dengan lebih baik lagi,” tutup Julian.

Riding Group Honda ADV150 ala Blogger dan Vlogger

Hadirnya Honda ADV150 yang memiliki aura motor adventure seperti pada Honda ADV750 memang memberikan sensasi tersendiri, tidak heran jika pada acara group riding teman teman blogger dan vlogger dari kota dingin Dieng ke kota sejarah Ambarawa menjadi pengalaman yang seru dan mengasikkan. Rute di antara gunung dan bukit sudah pasti bertemu dengan jalan yang penuh tikungan, tanjakan dan turunan, ini yang di lahap dari perjalanan sejauh 100 KM beberapa waktu yang lalu di acara HBD 2019.

Untuk mobilitas harian Honda ADV150 memang terasa nyaman, handlingnya kalau kata teman-teman blogger dan vlogger “nurut banget”, enak di ajak rebah rebah. Mengendarai Honda ADV150 yang paling terasa adalah postur riding jadi seperti naik supermoto, setang yang lebar dan kombinasi jok yang tinggi membuat tehnik manuver yang di pakai dalam mengendalikan motor ini kadang malah jadi gabungan antara motor skutik dan supermoto. Sesekali tikungan lebar ala Counter Steering tetapi ketemu tikungan tajam malah pas dengan counter weight.

Beberapa waktu lalu, saya sempat mengulas handling, braking dan performance motor ini, termasuk untuk aktifitas harian ke tempat kerja, Over all semua sangat bagus di segala kondisi. Sebenarnya pada riding group kemarin berharap ada yang menggunakan rear box layaknya motor turing. Apakah pemasangan rear box akan berpengaruh besar pada kestabilan ADV150, karena rata rata pehobby touring menambahkan rear box ini untuk membawa perbekalan selama perjalanan touring mereka.

Start dari negeri di atas awan julukan untuk kota Dieng suhu udara di temperatur display Honda ADV150 terpantau 14 derajat celcius, sensor ECU bekerja optimal untuk mengontrol kinerja mesin, tidak ada istilah mbrebet di bawa di ketinggian dengan suhu rendah.
Paling menyenangkan adalah ketika riding group menembus kabut tipis diantara kebun teh Tambi, pemandangan dari lembah Gunung Sindoro dan Sumbing membuat perjalanan seperti di manjakan dengan lukisan alam yang indah. Ini yang paling saya suka pada saat riding ke kota Wonosobo, aura tentram lingkungannya terasa damai.

Di Kota Dieng sendiri teman teman juga berkesempatan untuk mengunjungi agro industri pabrik teh Tambi, di sini kita melihat proses pembuatan teh Tambi yang terkenal itu. Mulai dari proses pemetikan daun, proses seleksi daun terbaik, proses penggilingan dan pengepakan. Teh memang menjadi minuman khas yang di gemari di Indonesia. Dan Teh Tambi terkenal dengan produk teh hitamnya.

Tidak jauh dari kebun Teh Tambi group riding Honda ADV150 juga mengikuti kegiatan CSR PT.AHM mengunjungi SD 01 Sigedang. Berinteraksi dengan murid murid yang lucu dan memberikan motivasi kepada mereka serta memberikan bantuan berupa alat tulis dan perlengkapan ibadah. Anak anak pun terlihat sangat tertarik dengan kehadiran rombongan Honda ADV150 bersama blogger dan vlogger.

Riding group menuju Ambarawa meskipun mengasikkan tetapi juga menuntut konsentrasi tinggi, karena banyak sekali tikungan tajam dengan kondisi jalan menurun tajam atau tanjakan, sehingga rider harus tepat mengatur throtle gas agar tenaga tidak drop.

Beberapa jalan sesekali dapat kita nikmati dengan speed touring, tetapi sebagian dapat kita nikmati dengan speed yang lebih santai. Dan bagi blogger dan vlogger acara seperti ini tentu menjadi jurney menarik untuk di bagikan di media sosial.

Catatan Kecil dari Acara Honda Biker Day 2019

Honda Bikers Day ke 11 yang di laksanakan pada tanggal 28 hingga 1 Desember 2019 di kota kecil Ambarawa Semarang kemarin berjalan sukses. Acara tahunan yang dihadiri pecinta roda dua ini semakin membludak dan meriah, meskipun di beberapa kota telah di gelar juga HBD tingkat regional. Mengapa bikers begitu antusias datang ke acara HBD ? Ada beberapa point yang di rasakan oleh bikers yang hadir di acara ini …

Bagi bikers yang sudah memilih dan menyiapkan motornya, tentu membawa motornya untuk kegiatan turing adalah sebuah pengalaman yang paling berharga, baik solo riding atau group riding. Touring secara tidak langsung mengajarkan Journey Plan yang baik, tidak bisa tiba-tiba langsung berangkat. Perlu persiapan matang agar dapat sampai di tujuan dan pulang dengan selamat. Touring adalah untuk mengasah ketrampilan kita berkendara dengan aman dan menempuh jarak yang lebih jauh. Bagi Bikers luar kota tentu menjadi kebanggaan tersendiri dapat hadir di acara HBD.

Hal ini karena HBD dapat memberikan pengalaman menarik, misalnya :

  • Pengalaman sebagai Bikers peserta HBD salah satunya adalah berkesempatan mengenal suasana di kota tempat HBD dilaksanakan, dan umumnya hal-hal menarik dari suasana tersebut dapat di share melalui media sosial.
  • Hampir di setiap lokasi HBD di gelar memiliki panorama dan kuliner yang khas, hal ini juga menjadi ajang untuk mengenalkan budaya dan wisata lokal. Jadi ritual touring tanpa membuat dokumentasi dengan foto foto yang menarik, rasanya akan kurang pas.
  • Mengenal sejarah dan peninggalan sejarah di lokasi acara HBD, Bikers tak hanya harus tahu tentang motor tetapi wajib pula mengenal sejarah baik mengunjungi situs, atau musium.
  • Silaturahmi dengan bikers dari daerah lain, ini yang paling seru. Karena pelaksanaan HBD Nasional di kunjungi oleh puluhan ribu bikers dari seluruh Indonesia. Acara ini ibarat lebarannya bikers, mereka bisa saling kenal dan diskusi tentang komunitas dan otomotif.
  • HBD Nasional juga tidak melupakan sisi sosial untuk saling berbagi, seperti melakukan Bhakti Sosial, Donor Darah atau Reboisasi.

Saya bersama teman-teman Blogger dan Vlogger hadir di acara tersebut atas undangan PT. Astra Honda Motor dan di support oleh Main Dealer Astra Honda Motor D.I Yogjakarta dan Jawa Tengah, DAM Jawa Barat, Wahana Makmur Sejati dan MPM Jawa Timur, cukup antusias mengikuti rangkaian acara yang telah di persiapkan oleh panitia dari tanggal 28-1 Desember kemarin. Bertemu dengan Blogger dan Vlogger ada saja keseruan menarik yang terabadikan di kamera, tidak heran jika selama 4 hari kemarin memory gadget terpakai hingga 10 Gb untuk keperluan fotografi dan videografi.

Biasanya di setiap acara HBD saya mempersiapkan perlengkapan fotografi dengan gear yang lumayan bikin pegel, Body Canon 7D dengan lensa 18-135 mm, lensa prime 50 mm dan 85 mm dan masih di tambah camera mirroless Samsung NX3000 dengan lensa 20 mm. Tetapi untuk acara HBD 2019 saya berupaya memaksimalkan penggunaan smartphone, ini juga sebagai ajang pembuktian bahwa dengan HP saat ini pergeseran dunia fotografi dan videografi sudah memasuki era mobile. Tehnologi HP sudah dapat mengambil, mengolah dan memposting foto dan video secara instan dan praktis. Saya sendiri menjatuhkan pilihan pada Note 10 adalah karena lensanya sudah sesuai kebutuhan untuk kegiatan streetphotography, Note 10 sudah dilengkapi dengan lensa lebar 12 mm, medium 27 mm dan tele 52 mm. Lebih praktis untuk semua kegiatan fotografi baik indoor maupun outdoor. Hasilnya pun terbilang lumayan, karena hanya untuk konsumsi blog dan medsos.

Dan Ini lah album foto dari beberapa spot foto yang terekam pada rangkaian acara HBD ke 11 di Ambarawa antara lain :

Part #1. Kuliner Yogjakarta, Kebetulan meeting point teman-teman adalah di Bandara Adi Sucipto, jadi acara pertama sekaligus santap siang bersama adalah kuliner khas Yogjakarta, dan tempat yang di pilih kali ini di Soto Kadipiro Ngestiharjo – Bantul yang melegenda. Warung Soto ini selalu ramai di datangi pengunjung, terletak di Jalan Wates No 33, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul – Yogyakarta.

Soto Kadipiro memang termasuk legendaris di Jogja. Rumah makan ini didirikan oleh Karto Wijono pada 1921, usianya kini menginjak 98 tahun. Soto Kadipiro awalnya dijual dengan dipikul oleh Karto Wijoyo. Sekitar tahun 1928 baru menetap di daerah Kadipiro.

Sampai saat ini sudah generasi ketiga yakni ibu Sri Sundari (59). Dinamakan Soto Kadipiro karena mengambil nama tempat yakni Kadipiro. Konon, rahasia mengapa soto ini begitu diminati adalah rasanya yang gurih dan segar.

Kaldu ayam kampungnya pun khas, yang rupanya merupakan resep turun-temurun dan tak pernah diganti meski sudah nyaris 100 tahun. Soto Kadipiro menjadi legendaris karena mempertahankan cita rasanya.

Part #2. Berburu Spot foto di Candi Borobudur

Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.

Borobudur memiliki enam teras berbentuk bujur sangkar yang di atasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha. Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia. Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca Buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).

Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.

Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam. Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran (perbaikan kembali). Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun waktu 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.

Bersambung …

34.840 Bikers Honda Padati Rangkaian HBD 2019

Ambarawa – Honda Bikers Day (HBD) yang diinisiasi oleh PT Astra Honda Motor (AHM) benar-benar menjadi agenda yang ditunggu bikers Honda. Buktinya, jumlah pecinta sepeda motor Honda pada pesta akbar tahunan ini pun kembali meningkat. Tak kurang dari 34.840 bikers menghadiri tiga rangkaian HBD regional di tiga pulau besar dan acara puncak HBD nasional di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah (30/11).

Jumlah bikers yang hadir tahun ini cukup jauh melebihi rekor tahun lalu saat HBD memasuki usia penyelenggaraan satu dekade, yakni 33.675 bikers. Inilah cerminan dari kekompakan dan kuatnya solidaritas antar pecinta sepeda motor Honda di Tanah Air yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

HBD telah menjadi “rumah keberagaman bersama” untuk bikers Honda berkumpul serta menjalin persaudaraan solid yang menjadi kebanggaan dan inspirasi bagi bangsa Indonesia (Pride of The Nation).

Continue reading “34.840 Bikers Honda Padati Rangkaian HBD 2019”

116 Film Pendek Safety Riding Ikuti Kompetisi Yayasan AHM

Sebanyak 116 film pendek diproduksi untuk menyebarkan semangat aman berkendara berbasis kearifan lokal dalam ajang Kompetisi Film Pendek Keselamatan Berkendara yang diselenggarakan oleh Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM).

Peserta mengikuti lomba uji ketangkasan berkendara dengan media Honda Riding Trainer (HRT) yang mensimulasikan berkendara di berbagai kondisi jalan

Bekerjasama dengan IAIN Surakarta, Yayasan AHM akhirnya mengumumkan pemenang kompetisi ini di Aula Utama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) pada Kamis (28/11). Kegiatan ini juga turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan IAIN Surakarta Dr. Syamsul Bakri S. Ag M.Ag, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Adab dan Bahasa IAIN Surakarta Dr. Sujito, M.Pd.

Continue reading “116 Film Pendek Safety Riding Ikuti Kompetisi Yayasan AHM”