Archive | Traffic Safety RSS for this section

Kota kota yang berprestasi dalam IRSA 2017

Dalam IRSA 2017 kemarin (7/12) Kotamadya dan Kabupaten peraih prestasi dalam kepedulian keselamatan jalan raya semakin bertambah, hal ini tentu perlu mendapatkan apresiasi karena dengan melibatkan berbagai unsur prestasi ini baru dapat di capai. Kota-kota yang berprestasi tersebut antara lain :

1.       Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi

  • Pemenang Utama
    Kota Tangerang
    ·      Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kota Tangerang
    ·      Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kota Tangerang
    ·      Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kota Bogor
    ·      Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kota Bogor
    ·      Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kota Tangerang


2.       Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah

  • Pemenang Utama
    Kota Semarang
    ·      Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kota Semarang
    ·      Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kota Semarang
    ·      Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kota Semarang
    ·      Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kota Samarinda
    ·      Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kota Semarang

3.       Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi

  • Pemenang Utama
    Kabupaten Pekalongan
    ·      Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kabupaten Pacitan
    ·      Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kabupaten Pekalongan
    ·      Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kabupaten Pekalongan
    ·      Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kabupaten Pekalongan
    ·      Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kabupaten Pekalongan

4.       Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah

  • Pemenang Utama
    Kabupaten Bangka
    ·      Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kabupaten Sintang
    ·      Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kabupaten Bangka
    ·      Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kabupaten Banyuasin
    ·      Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kabupaten Bangka
    ·      Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kabupaten Bangka

5.       Kategori Kota/Kabupaten “Excellent City 2017”

  • Pemenang Utama
    Kota Surabaya
    ·      Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kota Balikpapan
    ·      Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kota Surabaya
    ·      Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kota Balikpapan
    ·      Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kabupaten Surabaya
    ·      Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kabupaten Jepara

6.       Penghargaan Khusus

  • Kota atau Kabupaten Terbaik pada Upaya Meningkatkan Jumlah Pengguna Angkutan Umum
    Kota Semarang
    ·      Kota atau Kabupaten Terbaik pada Upaya Meningkatkan Kualitas Sarana Pejalan Kaki yang Berkeselamatan
    Kota Bogor
    ·      Kota atau Kabupaten dengan Program Inovasi Terbaik dalam Upaya Meningkatkan Tata Kelola Keselamatan Jalan
    Kota Semarang
    ·      Kota atau Kabupaten Terbaik Pada Upaya Menurunkan Rata-Rata Angka Kecepatan Kendaraan
    Kota Surabaya
Advertisements

IRSA 2017 Kembali Mengulang Kesuksesan

Jakarta, 7 Desember 2017 – Setelah sukses diselenggarakan di tahun-tahun sebelumnya, penganugerahaan Indonesia Road Safety Awards (IRSA) kembali digelar untuk kelima kalinya. Tahun ini, acara penganugerahan IRSA 2017 digelar pada Kamis, 7 Desember 2017 bertempat di Ballroom Mandiri Tower. Acara ini dihadiri oleh Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, SE.,M.UP., Ph.D. selaku Menteri Perencanan Pembangunan Nasional/BAPPENAS, Dr. Ir. Arie Setiadi Moerwanto, M.Sc. selaku Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Irjen Pol Budi Setiyadi selaku Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Perwakilan dari Korps Lalu Lintas POLRI, Perwakilan Kementerian Kesehatan serta para bupati dan walikota finalis IRSA 2017.


Ajang IRSA itu sendiri merupakan wujud apresiasi kepada kota dan kabupaten terbaik dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan. IRSA merupakan rangkaian dari pada program corporate social responsibility Adira Insurance yang bertajuk kampanye I Wanna Get Home Safely!. Kampanye ini digagas dengan tujuan untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia serta terus berupaya untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, pihak swasta, dan berbagai pihak lainnya untuk terus peduli terhadap keselamatan jalan.
Read More…

PT TOTAL OIL INDONESIA HADIRKAN KEMBALI SAFE RIDING WITH TOTAL HI-PERF

Bandung, 30 November 2017 – Pada hari ini, PT Total Oil Indonesia, produsen pelumas asal Perancis, kembali menggelar kegiatan sosialisasi safe riding dan kali ini, sekitar seratus mahasiswa di Universitas Padjadjaran Bandung yang menjadi audiensnya. Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian kampanye “Safe Riding with Total Hi-Perf” yang diselenggarakan PT Total Oil Indonesia di empat kota. Sebagai perusahaan minyak dan gas internasional terbesar keempat di dunia, Total berkomitmen penuh pada isyu keselamatan dan kampanye ini merupakan wujud komitmen tersebut melalui kegiatan edukasi tata cara berkendara yang baik dan aman secara berkesinambungan.

Tahun 2017 ini adalah tahun ketiga PT Total Oil Indonesia menggelar rangkaian kampanye edukatif ini. Setelah selama dua tahun menyelenggarakannya di Jakarta, kali ini gelaran “Safe Riding with Total Hi-Perf” merambah berbagai kampus di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Secara keseluruhan ada enam titik yang ditargetkan, yaitu Universitas Padjadjaran dan Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung, Universitas Diponegoro dan Universitas Soegijapranata di Semarang, Universitas Sebelas Maret di Surakarta, dan Universitas Swadaya Gunung Jati di Cirebon. Hal ini dilakukan tak lain untuk menjangkau lebih banyak pengendara motor di luar Jakarta. Sedikit berbeda dengan kegiatan di tahun-tahun sebelumnya yang lebih banyak menyasar siswa SMU, kali ini PT Total Oil Indonesia sepenuhnya menyasar para mahasiswa.


Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Didi Riswandi, yang hadir mewakili Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Pemerintah Kota Bandung menyambut gembira inisiatif edukasi keselamatan berkendara ini. Ada 3 pesan utama yang disampaikan oleh Walikota Bandung terkait penyelenggaraan kegiatan ini. Pesan pertama adalah pentingya membangun culture set terkait keselamatan berkendara sejak usia dini atau golden age. Kedua mengenai penggunaan pendekatan dan media yang populer di kalangan muda, mengingat 40% penduduk kota Bandung berusia di bawah 40 tahun. Penggunaan media sosial atau video mengenai konten keselamatan akan lebih mudah diterima oleh kaum muda. Pesan terakhir adalah pentingnya keberadaan fasilitas keselamatan, seperti trotoar atau lainnya, di ruang-ruang publik di kampus, agar edukasi terkait keselematan berkendara ini tidak berhenti di ruang kelas.
Read More…

Stylish Helmet RSV Super Color, Gaya tapi tetap Safety

Helm, seperti kita ketahui adalah perlengkapan yang mutlak kita gunakan pada saat kita riding dengan menggunakan sepeda motor. Dan umumnya disaat kita membeli sepeda motor baru dari dealer biasanya juga diberikan bonus sebuah helm dari pabrikan. Nah, kenapa beberapa pengguna sepeda motor akhirnya lebih suka membeli helm lain selain helm dari pabrikan ?

Ada beberapa faktor yang mendorong pengguna sepeda motor untuk membeli helm baru, diantaranya adalah faktor kenyamanan, hal ini karena helm yang di miliki ukurannya kurang sesuai, menggunakan inner yang kasar atau helm tersebut terlalu berat/ringan dan bisa juga karena menggunakan kaca yang kualitasnya kurang bagus sehingga mengganggu visibilitas selama digunakan. Kemudian faktor kedua adalah dari sisi Stylish, biasanya karena corak, model dan warnanya yang cukup menarik.


Kebetulan kemarin datang produk baru yang siap di review, yaitu Helm RSV Super Color dengan warna hijau stabillo yang warnanya eye catching, seperti apa sih kenyamanan Helm ini ? Helm RSV adalah produksi dari Ramo Pro Performance (RPP) yang di produksi di daerah Balaraja – Tangerang. Dan produk Helm RSV ini telah memenuhi standar keamanan SNI dan DOT.

RSV Helmet

RSV Helmet hadir dengan pilihan RSV Bundling + Google Mask, RSV Classic, RSV Super Color dan RSV Windtail. Ciri khas yang menarik dari helm ini adalah warna-warnanya yang atraktif dan stylish serta model yang menarik. RSV Helmet sengaja mengambil tagline “When Helmet Meet Fashion”, karena celah pasar helm saat ini memang tidak terlepas dari para pengguna sepeda motor yang ingin tampil beda selain untuk beraktifitas.

RSV Helmet dibuat dengan bahan plastik ABS yang terkenal cukup kuat, dan tersedia dengan 13 pilihan warna terkini, dengan fitur airflow system, adjustment vent, tali pengaman dengan fitur quick release dan backup rachet, Hadir juga pet dan visor yang dapat dilepas sesuai kebutuhan pengendara. Sayangnya untuk saat ini RSV Helmet baru tersedia dalam model halfface.


Testimoni saya pada waktu menggunakan helm ini terkesan ringan sehingga tidak membuat cepat lelah di leher, kaca yang di gunakan juga cukup bagus untuk perjalanan malam hari terasa nyaman di mata, aerodinamis dan redaman suara pada waktu di gunakan di kecepatan sekitar 100 KPJ bekerja sangat baik, tidak berisik di telinga. Quick releasenya ini yang di suka oleh istri, tidak ribet apalagi untuk kaum hawa yang berhijab.

Untuk busa inner-nya jika dibandingkan dengan kompetitor yang sekelas memang masih kurang, RSV terkesan masih menggunakan bahan yang biasa dan tidak modular, walaupun jika di lihat dari sisi kenyamanannya cukup bagus. Bagaimana dengan harga ? Dengan banderol sekitar Rp 250 ribu hingga Rp 430 ribu per buah, RSV Helmet tentu masuk dalam kelas menengah untuk helm lokal, dan harus bersaing ketat dengan beberapa kompetitor yang bermain di harga tersebut.

Foto Gallery RSV Super Color Yellow/Green :

Ayolah lebih Defensive #Cari_Aman

Dari hari ke hari pertumbuhan sepeda motor di Indonesia terus berkembang jumlahnya, sementara fasilitas jalan raya di tambah kebiasaan berkendara yang tidak aman justru cenderung menurun, ini yang menyebabkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan di indonesia setiap tahunnya sangat tinggi hingga berada di angka puluhan ribu.

Belajar dari pengalaman, rata-rata pengguna sepeda motor di Indonesia bisa mengendarai motor secara otodidak, sementara sebagian kecil konsumen muda mulai memperoleh pemahaman baru melalui perkembangan informasi di Internet. Banyak sebenarnya yang harus di ketahui sebelum kita memutuskan memiliki sepeda motor, mulai dari memilih sepeda motor yang pas sesuai kebutuhannya, mengenai kenapa harus memiliki SIM, dan yang paling penting adalah bagaimana kita harus melakukan sikap Defensive dan Safety selama berkendara.


Saya cukup apresiasif dengan beberapa perusahaan yang selama ini menekankan pada karyawannya untuk lebih memahami dan belajar Defensive dalam berkendara, baik pada waktu berangkat hingga pulang kerumah. Rata-rata karyawan menjadikan sepeda motornya memang khusus sebagai commuter atau alat transportasi.

Dari beberapa peserta pelatihan traffic safety yang telah mengikuti pelatihan di tempat kerja memang rata-rata telah masuk dalam kategori paruh baya, rentang waktu pengalaman berkendara rata-rata sudah 5-35 tahun. Namun berdasarkan pretest yang kami lakukan, pemahaman tentang defensive dan safety-nya masih sedikit.

Dan inilah yang justru menjadi PR besar, bagaimana seharusnya para pemerhati safety, blogger dan jurnalis menyuarakan sikap defensive dan budaya berlalulintas yang lebih baik. Akhir-akhir ini jika mengikuti perkembangan di dunia maya banyak anak-anak muda yang melakukan speed riding test di jalan raya, atau melakukan Sunmori dengan kecepatan tinggi di jalanan umum, tentu ini sangat berbahaya. Motor kencang bukan untuk ngebut di jalanan umum, skill tingkat mahir bukan berarti harus selalu menang sendiri di jalan, jadi mari kita lebih Defensive dan lebih arif dalam berkendara, apapun jenis motormu.

Perkuat Kampanye Keselamatan Berkendara, AHM Perkenalkan Tagline #Cari_Aman

Jakarta – PT Astra Honda Motor memperkenalkan kampanye keselamatan berkendara terintegrasi melalui tagline #Cari_Aman. Melalui keseruan bahasa yang khas anak muda dalam memberikan pesan serius ini, AHM berupaya menyuguhkan perspektif baru bagi generasi muda agar dapat meningkatkan minat dan komitmen mereka dalam keselamatan berkendara.

All New Honda Scoopy 2017 Launching


#Cari_Aman merupakan ungkapan yang sangat populer di kalangan generasi muda. Kata ini mengandung makna bersikap hati-hati dengan tetap mengangkat sisi keseruan khas anak muda.

President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan sebagai pemimpin pasar sepeda motor di Indonesia, AHM menempatkan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengampanyekan keselamatan berkendara mulai dari sumber daya manusia, edukasi, teknologi sepeda motor, komunikasi aktif ke publik, pembangunan infrastruktur safety riding center, serta menghadirkan simulator berkendara Honda Riding Trainer (HRT).

“Dalam 15 tahun terakhir, kami telah memelopori pengembangan lebih dari 15.000 program safety riding untuk jutaan orang, melahirkan 150 instruktur safety riding dan 2.200 advisor safety riding di jaringan Honda, mengaplikasikan teknologi keamanan di banyak sepeda motor Honda seperti teknologi ABS dan CBS, mendirikan 5 safety riding center, dan menyebarkan 921 alat simulasi berkendara Honda Riding Trainer yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 12 juta pengguna. Upaya ini kami perkuat dengan kampanye terbaru dengan tagline #Cari_Aman.”
Read More…

Coaching Clinic Traffic Safety di PLN Pusat

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat ini terus digalakkan di berbagai instansi milik negara dan swasta, menariknya saat ini bukan hanya di anjurkan di lingkungan kerja saja tetapi diharapkan juga di lingkungan karyawan sendiri. Seperti kegiatan Keselamatan Berkendara yang di gelar PLN Pusat kemarin, kegiatan yang di isi dengan layanan perpanjangan SIM dan berbagi info tentang cara berkendara sesuai dengan regulasi yang berlaku di maksudkan agar karyawan PLN Pusat dapat mencapai visinya yaitu Berangkat Selamat, Bekerja Selamat dan Pulang Selamat.

img_2038
Acara berlangsung sederhana di isi dengan paparan regulasi tentang berlalulintas oleh Ibu Sri Pamuncak dari Ditlantas Polda Metro Jaya dan tim Rifat Drive Labs yang memberikan tentang tips aman yang praktis pada waktu mengemudikan kendaraan.

Tidak lupa di acara ini juga di selingi dengan door prize untuk menambah semarak kegiatan dalam rangka pekan K3.