Archive | Traffic Safety RSS for this section

PEMENANG INDONESIA ROAD SAFETY AWARD 2018

PEMENANG INDONESIA ROAD SAFETY AWARD 2018

  1. Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi
    • Pemenang Utama
    Kota Bandung
    • Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kota Banjarmasin
    • Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kota Bandung
    • Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kota Yogyakarta
    • Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kota Bogor
    • Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kota Bandung
  2. Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah
    • Pemenang Utama
    Kota Samarinda
    • Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kota Samarinda
    • Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kota Samarinda
    • Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kota Probolinggo
    • Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kota Bontang
    • Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kota Samarinda
  3. Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi
    • Pemenang Utama
    Kabupaten Pacitan
    • Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kabupaten Cianjur
    • Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kabupaten Pacitan
    • Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kabupaten Pacitan
    • Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kabupaten Jepara
    • Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kabupaten Jepara
  4. Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah
    • Pemenang Utama
    Kabupaten Bangka
    • Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kabupaten Barito Kuala
    • Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kabupaten Bangka
    • Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kabupaten Bangka
    • Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kabupaten Bangka
    • Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kabupaten Bangka
  5. Kategori Kota/Kabupaten “Excellent City 2017”
    • Pemenang Utama
    Kota Semarang
    • Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kota Balikpapan
    • Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kota Semarang
    • Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kota Tangerang
    • Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kota Semarang
    • Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kota Semarang
  6. Penghargaan Khusus
    • Kota/kabupaten dengan program inovasi terbaik dalam upaya meningkatkan tata kelola keselamatan jalan
    Kota Bandung
    • Kota/kabupaten terbaik pada program edukasi keselamatan jalan
    Kota Bandung
    • Kota/kabupaten terbaik pada upaya meningkatkan jumlah pengguna angkutan umum
    Kota Semarang
    • Kota/kabupaten dalam penerapan konsep smart city pada program keselamatan jalan
    Kota Semarang
  7. The Most Inspiring City in Road Safety
    • Kota Surabaya
Advertisements

Indonesia Road Safety Award (IRSA), Bentuk Kolaborasi Adira Insurance dengan 5 Pilar Keselamatan Jalan di Indonesia

Menurut data dari Korlantas Polri, tahun 2017 masih tercatat sebanyak 98.414 kasus kecelakaan lalu lintas atau turun sekitar 7% dibandingkan tahun 2016 yang sebanyak 105.374 kasus. Dampak kecelakaan tersebut merenggut sekitar 24.213 jiwa pada 2017. Angka ini turun sekitar 6% dibandingkan setahun sebelumnya yang sebanyak 25.859 jiwa. Walaupun mengalami penururan setiap tahunnya, namun masih relatif tinggi dan diperlukan partisipasi dan kolobarasi semua pihak untuk mewujudkan zero accident di Indonesia.

Melihat kondisi tersebut dan berbekal visi dan misi Adira Insurance melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimilikinya yaitu kampanye I Wanna Get Home Safely! (IWGHS), lahirlah sebuah ajang penganugerahaan bertajuk ‘Indonesia Road Safety Award’ (IRSA) yang terus berupaya mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik Pemerintah, pihak lembaga swadaya masyarakat, swasta, media, dan berbagai pihak lainnya untuk menerapkan sistem tata kelola keselamatan jalan yang baik di kota dan kabupatennya masing-masing.

Setelah sukses diselenggarakan di tahun-tahun sebelumnya, penganugerahaan Indonesia Road Safety Awards (IRSA) kembali digelar untuk keenam kalinya. Tahun ini, acara penganugerahan IRSA 2018 digelar pada Kamis, 13 Desember 2018 bertempat di Hotel JW Marriot, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, SE.,M.UP., Ph.D. selaku Menteri Perencanan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS, Ir. Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan, Irjen Pol Refdi Andri selaku Kepala Korps Lalu Lintas Republik Indonesia serta para bupati dan walikota finalis IRSA 2018.

Sejak awal penyelenggaraan IRSA merupakan bentuk kolaborasi dan sinergitas dengan 5 Pilar keselamatan jalan di Indonesia yang disesuaikan dengan Rancangan Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan, diantaranya Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI dan Kementerian Kesehatan.

Julian Noor, Chief Executive Adira Insurance, mengungkapkan “IRSA didukung penuh oleh Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/BAPPENAS sebagai kordinator 5 pilar keselamatan jalan. Ini kedua kalinya hasil riset IRSA dijadikan laporan yang disampaikan oleh Kementerian PPN/BAPPENAS di kancah internasional dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan. Kami selaku pihak swasta sangat mengucapkan terima kasih khususnya kepada Kementerian PPN/BAPPENAS sudah mempercayakan kami. Tentu saja ucapan terima kasih untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI dan Kementerian Kesehatan serta para penggiat raod safety lainnya. Harapannya kolaborasi yang terjalin ini dapat mendorong pelaksanaan penerapan program keselamatan jalan yang baik dan menurunkan tingkat kecelakaan di Indonesia.”

Di tahun 2018, tercatat sebanyak 137 kota dan kabupaten yang ikut serta dalam IRSA 2018. Dari 137 peserta, terpilih 23 kota dan kabupaten finalis IRSA 2018. 23 finalis terpilih, berdasarkan data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya melalui tahap shortlisting. Telah dilakukan tahap observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna jalan terhadap 23 finalis IRSA 2018, yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengukur kualitas penerapan tata kelola keselamatan jalan di 23 kota dan kabupaten tersebut.

Setelah survei dan observasi dilakukan, selanjutnya adalah penjurian dan sharing session. Yang membedakan dengan tahun sebelumnya, penjurian dan sharing session diadakan di Kota Surabaya pada Oktober lalu. Adapun juri IRSA 2018 terdiri dari perwakilan kementerian lima pilar keselamatan jalan dan para pakar keselamatan jalan lainnya. Saat penjurian finalis melakukan pemaparan mengenai berbagai permasalahan, program kerja, inovasi dan evaluai kebijakan dalam penerapan program keselamatan jalan. Penilaian IRSA mengacu pada lima pilar keselamatan jalan yang seperti yang tertuang pad Rancangan Umum Nasional Keselamatan Jalan (RUNK) yakni manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan dan penanganan pra dan pasca kecelakaan.
Pengembangan pada penyelenggaraan IRSA terus kami lakukan khususnya pada metodologi riset IRSA. Tahun ini kami menambahkan salah satu atribut penilaian IRSA, yakni penerapan konsep smart city pada sistem keselamatan jalan (Smart City for Road Safety). Di era digital ini penting bagi kota dan kabupaten dalam menangani masalah lalu lintas termasuk kecelakaan dengan mengacu pada konsep smart city yaitu pelayanan serba prima yang cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif, dan mudah diakses. Tidak hanya dijadikan sebagai salah satu atribut penilaian IRSA, Smart City for Road Safety dijadikan tema penganugerahan IRSA 2018.

Julian Noor, menjelaskan, “Dengan mengangkat tema smart city for road safety, kami melihat bahwa konsep ini wajib diterapkan di kota dan kabupaten untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan dalam bidang keselamatan jalan yang cepat dan akurat. Salah satu kota di Indonesia yang telah menerapkan smart city dalam bidang keselamatan jalan adalah Kota Surabaya, yang pada IRSA 2018 meraih penghargaan The Most Inspiring City in Road Safety.”

“Kami berharap pesan dan semangat IRSA terus menular hingga seluruh wilayah di Indonesia. Sehingga pemenang IRSA dapat menjadi inspirasi dan role model bagi pemerintah kota dan kabupaten di seluruh Indonesia untuk dapat mengembangkan program-program keselamatan jalan dan tata kelola keselamatan jalan dengan lebih baik lagi,” tutup Julian Noor.

AHM Uji Keterampilan Berkendara Instruktur

PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AH-SRIC) sebagai bagian dari upaya perusahaan menciptakan budaya aman dan nyaman berkendara dengan menyiapkan instruktur terampil yang terlatih.


Kompetisi keterampilan berkendara antar instruktur safety riding Honda ini diselenggarakan pada 17-19 Juli 2018 di Pekanbaru, Riau. Memasuki tahun penyelenggaraan ke-12, acara ini menghadirkan kategori lomba baru, yaitu Safety Riding Center Main Dealer Honda. Kategori baru ini dibuka untuk mengoptimalkan kompetisi para instruktur yang mengajarkan berbagai elemen masyarakat di Safety Riding Center Honda. Selain itu, 7 kategori lainnya tetap digelar yaitu instruktur kelas big bike, instruktur kelas sport, instruktur kelas skutik, instruktur group, advisor dealer, advisor komunitas kelas sport, dan advisor komunitas kelas skutik.

Mengusung tema “#Cari_Aman Saat Naik Motor”, kompetisi AH-SRIC 2018 diikuti oleh 150 instruktur safety riding, 2200 advisor safety riding dealer Honda, dan 1.000 advisor safety riding komunitas Honda dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Untuk menjadi yang terbaik, peserta serius berlatih dan mengikuti kompetisi di regional masing-masing dari Aceh hingga Papua untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Read More…

Gapai Hari Kemenangan, Wahana Peduli Gelar Bale Santai Honda 2018

Demi menjaga kenyamanan konsumen sepeda motor Honda merayakan hari kemenangan Idul Fitri tahun ini, Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) sediakan Posko fasilitas Bale Santai Honda (BSH) 2018. Fasilitas ini  beroperasi 24 jam non stop demi berikan layanan maksimal sepanjang musim mudik 2018.

BSH 2018 akan siap digunakan sejak 9 hingga 16 Juni 2018 area SPBU Jl. Raya Serang – Balaraja Jayanti, Tangerang. Segala layanan diberikan bagi konsumen Honda yang hendak melakukan perjalanan mudik dari Jakarta menyeberang ke Sumatera dan sebaliknya. Tidak hanya sediakan bengkel yang dapat digunakan pengunjung untuk sejedar mengecek kesiapan sepeda motor mereka hingga berikan perbaikan jika diperlukan. Mekanik terlatih yang diturunkan langsung dari Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) yang disiapkan oleh Wahana siap bantu pemudik.

“ Tidak hanya tahun ini, Posko Bale Santai Honda merupakan posko wajib yang kami sediakan untuk berikan kenyamanan perjalanan mudik yang menggunakan sepeda motor,” papar Head of Customer Care Wahana, Evi Haryadi. Evi menambahkan, demi menjaga keselamatan untuk marayakan lebaran di kampung halaman, pemudik bersepeda motor diharapkan menggunakan posko ini secara maksimal. Pengunjung yang melakukan pencekan kondisi motor tidak akan dipungut biaya, kecuali ada pergantian Honda Genuine Part (HGP) yang diperlukan.
Read More…

Bale Santai Honda Berdayakan Komunitas Untuk Dukung Mudik Aman dan Nyaman

Mudik lebaran menjadi tradisi bagi sebagian masyarakat di Indonesia, karena moment mudik lebaran adalah saat saat bisa merayakan Idul fitri dan saling silaturahmi dengan kerabat dan sanak keluarga.

Tidak jarang untuk melakukan mudik lebaran harus di tempuh dengan perjalanan jauh yang melelahkan, bermacet macet ria hingga bertahan di teriknya matahari.

Iedul Fitri 1439 H atau yang bertepatan di tahun 2018 ini saya juga berkesempatan menikmati mudik sekalian traveling. Rute panjang dari Jakarta ke Jawa Timur sambil menikmati spot wisata di sekitar rute yang bisa di lalui.

PT. AHM dan jaringan distribusi Honda memberikan apresiasi pada pemilik motor Honda khususnya yang mudik ini dengan program program seperti MBBH, Posko mudik dan bale santai Honda.

Rute rute padat di Pulau Jawa seperti jalur Pantai Utara dan selatan serta tengah adalah yang paling mendapat perhatian karena biasanya rute ini  memiliki kepadatan yang tinggi.

Salah satu Bale Santai Honda yang sempat saya hampiri waktu riding mudik lebaran adalah Bale Santai Honda Astra Honda Sragen yang berlokasi di dekat perbatasan Sragen dan Ngawi.

Bale Santai yang di buka 24 jam ini di lengkapi dengan sarana instirahat yang nyaman, musholla, services padock, dan showroom tent.

Uniknya di Bale Santai ini teman teman komunitas juga ikut di libatkan menyambut para pemudik yang ingin beristirahat.

“Kami ada yang dari komunitas CB, Scoopy, Vario dan komunitas Honda lain yang berpartisipasi disini dan saling bergantian setiap 8 jam untuk menyambut pada pemudik yang ingin beristirahat di sini”, jelas mas Roby salah satu anggota komunitas yang kebetulan langsung menyambut kedatangan saya.

Beliau juga tak segan segan mengarahkan ke lokasi ruang istirahat, musholla atau service paddock sesuai dengan kebutuhan pemudik.

Pemberdayaan komunitas Honda motor dan jaringan distribusi ini tentu saja sangat menarik, karena kegiatan seperti ini sangat positif untuk membangun empati antar pengguna sepeda motor.

Dengan interaksi seperti ini juga secara tidak langsung masyarakat  dapat saling menghargai dan saling memperhatikan, karena keselamatan di jalan raya adalah kebutuhan dan tanggung jawab kita semua.

Galeri Foto :

PT. AHM Berangkatkan Peserta MBBH Dengan 56 Bus

PT. AHM pagi ini (10/6) melanjutkan rangkaian program Mudik Balik Bareng Honda (MBBH) dengan melepas keberangkatan peserta yang di angkut dengan 56 Bus menuju kota Semarang, DIY dan Solo

Pelepasan yang pimpin langsung oleh Menteri Perhubungan di awali dengan inspeksi lapangan baik persiapan bus dan peserta MBBH. Menhub juga mengingatkan agar peserta MBBH selalu defensive di jalan raya.

Program PT. AHM yang di apresiasi langsung oleh Menhub ini memang dapat menjadi contoh untuk menciptakan suasana mudik yang nyaman. Dan event tahunan ini akan terus di kembangkan sesuai dengan kondisi atau dinamika perusahaan.

Ini juga merupakan tagline yang telah di gaungkan oleh PT. AHM dengan semboyan Satu Hati dan #Cari_Aman, dimana prestasi sebagai leader market selaras dengan apresiasi perusahaan pada pelanggannya.

Penghargaan Safety Campaign Award 2017 bersama Adira Insurance

Jakarta – Adira Insurance mengajak berbagai komunitas motor se-Jadetabek untuk peduli keselamatan di jalan melalui ajang penghargaan Safety Campaign Award (SCA) 2017. Penghargaan yang telah digelar keempat kalinya ini, diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para komunitas atau klub motor yang aktif dalam mengampanyekan pentingnya menjaga keselamatan jalan (road safety). Tahun ini, penghargaan SCA 2017 digelar pada 16 Desember 2017 bertempat di The Hook Restaurant. SCA 2017 merupakan rangkaian dari program corporate social responsibility Adira Insurance yang bertajuk kampanye I Wanna Get Home Safely!. Kampanye ini digagas untuk mengajak masyarakat berperilaku aman dan selamat saat berada di jalan dengan tujuan menurunkan angka fatalitas kecelakaan di Indonesia.

Melalui ajang SCA ini, para bikers berkompetisi untuk membuat kegiatan kampanye keselamatan jalan yang edukatif, menarik, dan unik yang tetap mengacu pada prinsip road safety yang baik dan benar. Diharapkan, pesan dari kampanye tersebut, dapat tersebar luas dan memberikan efek berlipat ganda untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan dan berperilaku selamat saat berada di jalan.
Read More…