Memperingati Hari Ibu, PT Astra Honda Motor (AHM) beserta jaringan Main Dealer sepeda motor Honda seluruh Indonesia mengadakan kampanye safety riding dengan memberi edukasi keselamatan berkendara kepada 1.000 sosok perempuan dari Sabang sampai Merauke. Mereka diharapkan dapat menginspirasi para perempuan Indonesia dalam berkendara untuk mewujudkan mimpinya.
Perempuan
merupakan sosok yang sangat berharga, darinya lahir para generasi
penerus bangsa yang dapat membawa perubahan positif dalam keluarga.
Dalam
menjalankan aktivitasnya sehari-hari, banyak perempuan masa kini
menggunakan sepeda motor baik secara individu maupun bersama keluarga.
Agar dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan tetap stylish,
perempuan perlu memperhatikan cara berkendara yang aman.
Sebagai
bentuk apresiasi terhadap perempuan Indonesia, AHM mengerahkan
instruktur handal safety riding Honda pada 13-21 Desember 2021 untuk
mengemas
pelatihan keselamatan berkendara yang interaktif dan menyenangkan
dengan materi yang kekinian. Mereka diajari tips berkendara yang aman
dan nyaman bagi perempuan, postur tubuh yang baik saat berkendara, dan
penggunaan riding gear seperti helm yang tidak hanya
sebagai alat pelindung diri namun sudah menjadi kebutuhan dan gaya
hidup.
PT Astra Honda Motor (AHM) menyerahkan 40 unit Honda ADV150 kepada Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai bentuk dukungan terhadap operasional Pertamina Mandalika International Street Circuit. Honda ADV150 juga akan menjadi kendaraan resmi ajang balapan internasional perdana di sirkuit kebanggaan bangsa Indonesia ini, yaitu Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK).
Penyerahan simbolik 40 unit Honda ADV150 oleh Brand Activation Manager AHM Andhika Sabmarin kepada Direktur Operasional & Inovasi Bisnis Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Arie Prasetyo dan Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah, disaksikan oleh dan Administration and Finance Sub Department Head main dealer Astra Motor NTB Agung Nugroho.
Sejalan
dengan kerjasama tersebut, Honda ADV150 resmi menjadi skutik yang akan
dipakai seluruh kegiatan pebalap mancanegara dan timnya,
serta kru paddock perhelatan balap IATC dan WSBK di sirkuit yang berada
di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Skutik besar Honda ini juga menjadi
andalan dalam mendukung mobilitas pebalap muda binaan AHM yang akan
bertanding dalam gelaran IATC.
Honda
ADV150 yang memiliki desain bodi futuristik dan manly siap mendukung
aktivitas tinggi selama persiapan maupun penyelenggaraan balap
IATC (13-14/11 dan 20-21/11) dan WSBK (20-21/11). Penyerahan simbolik
40 unit Honda ADV150 dilakukan pada Rabu, 3 November 2021 oleh Brand
Activation Manager AHM Andhika Sabmarin kepada Direktur Operasional
& Inovasi Bisnis Indonesia Tourism Development Corporation
(ITDC) Arie Prasetyo dan Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah,
disaksikan oleh dan Administration and Finance Sub Department Head main
dealer Astra Motor NTB Agung Nugroho.
General
Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengungkapkan
dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk
mendukung pemerintah dalam mengembangkan olahraga balap motor, termasuk
dalam pengelolaan operasional sirkuit kebanggaan bangsa dan
menyukseskan penyelenggaraan balap internasional perdananya bulan ini.
PT Astra Honda Motor (AHM) terus memperkuat keterampilan para instruktur keselamatan berkendara dengan mengadakan Astra Honda Virtual Safety Riding Instructors Competition 2021. Kompetisi ini merupakan bentuk adaptasi AHM di masa pandemi agar dapat terus melakukan kalibrasi kompetensi instruktur dan advisor safety riding sepeda motor Honda di Tanah Air.
Melibatkan
2.000 advisor safety riding yang terdiri dari karyawan dealer dan
komunitas Honda, kompetisi instruktur keselamatan berkendara ini dimulai
pada 18 Oktober
– 14 November 2021 untuk seleksi regional. Seleksi dilanjutkan tingkat
nasional pada 22 – 26 November 2021, yang melibatkan 168 advisor safety
riding dan 60 instruktur safety riding dari seluruh Indonesia.
General
Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan
kompetisi instruktur safety riding virtual ini merupakan upaya
perusahaan untuk memastikan
kemampuan instruktur safety riding Honda terus terkalibrasi sehingga
bisa efektif dalam menyampaikan edukasi keselamatan berkendara kendati
berada di masa pandemi.
Meski kecil namun sangat penting dan tidak bisa diabaikan. Tanpa ‘dia’ nyawa menjadi pertaruhan saat bersepeda motor. Saking pentingnya, benda ini jadi perlengkapan vital berkendara dalam undang-undang lalu lintas. Itulah Helm, jangan sepelekan benda ini saat berkendara motor.
Tidak
hanya semata sebagai alat transportasi, kini sepeda motor telah menjadi
bagian gaya hidup bahkan mempertegas kelas sosial pengendaranya. Selain
‘tunggannya’, penikmat kendaraan roda dua juga melengkapi diri dengan
perlengkapan wajib berkendara, Helm. Tidak hanya sekedar melindungi
kepala, penggunaan helm kini juga ikut menjadi identitas pengendara
motor.
“Helm
adalah bagian penting berkendara motor. Penggunaan helm kini makin
baik, bahkan helm miliki unsur-unsur yang dapat mempertegas pengendara
motor. Tidak hanya bentuk unik, helm dengan harga hingga jutaan rupiah
kini lazim ditemui di jalanan,” jelas Head of Safety Riding Promotion
Wahana, Agus Sani.
Agus
Sani menambahkan, pemilihan helm yang tepat juga jadi satu faktor
pendukung keselamatan berkendara. Untuk itu, diperlukan pemahaman
terkait pemilihan helm bagi pengendara mulai dari mencocokan dengan
jenis motor, tujuan penggunaan, hingga pemilihan jenis sesuai tujuan
berkendara seperti turing, off road ataupun harian. Dengan pemilihan
yang tepat, selain keselamatan dipastikan kegiatan bersepeda motor akan
makin nyaman.
Berikut jenis helm mulai dari jenis hingga peruntukan penggunaan.
1. Full face
Sesuai
dengan namanya, helm ini menutup sempurna bagian kepala hingga wajah.
Dipastikan helm ini maksimal melidungi kepala dan wajah saat terjadi
kecelakaan. Helm jenis ini biasa digunakan pengendara motor sport yang
identik dengan kecepatan.
Menutup
kepala, wajah dan sebagaian leher, helm ini juga pilihan terbaik
berkendara jauh. Jenis helm ini juga memiliki pelindung bagian rahang,
dagu dan pipi. Desain full face terkadang tidak disukai oleh seluruh
pengendara motor karena sifatnya yang tertutup full, terkesan pengap dan
panas. Namun beberapa pabrikan kini telah berikan perubahan pada sistem
ventilasi yang lebih baik sehingga lebih nyaman digunakan. Helm full
face memiliki fans tersendiri, khususnya penggila balap. Banyak pilihan
dipasaran yang dapat diperoleh mulai dari kelas menengah hingga mewah
sekelas pebalap MotoGP.
2. Modular
Setipe
dengan Full Face, Helm jenis modular juga menutup seluruh bagian kepala
dan wajah. Perbedaan terdapat pada pembukaan helm bisa dilakukan dari
bagian dagu hingga wajah sehingga mempermudah kegiatan telepon ataupun
sekedar minum saat perjalanan.
Helm
ini juga jadi salah satu favorit penggemar turing semi off road banyak
dikenakan oleh penggemar sepeda motor jenis Adventure seperti Honda
Africa Twin dan CRF250 Rally atau Honda CB500X. Helm modular biasanya
agak lebih berat dibandingkan dengan helm pada umumnya, sehingga helm
ini sering dihindari oleh pengendara untuk aktifitas harian.
3. Open Face
Open
berarti terbuka, maka jenis helm ini memiliki bagian yang terbuka.
Meski melindungi bagian kepala, bagian wajah menjadi rentan cedera saat
kecelakaan terjadi. Meski demikian, pengendara motor dengan selera old
school, custom, dan klasik sering memilih helm ini guna mempertegas
identitas pengendaranya.
Agus
Sani tidak menyarankan penggunaan helm ini untuk kegiatan turing dan
offroad. Tidak hanya berkesan santai, keselamatan dan kenyamanan
pengendara jadi alasan utamanya. Disarankan, pengendara dapat menetukan
dengan bijak penggunaan helm ini dalam penggunaannya. Untuk aktifitas
harian helm ini jelas lebih simpel.
4. Off Road
Memiliki bentuk paling beda dengan ketiga tipe helm diatas, helm off road jelas diperuntukkan penggemar ‘trabas’ alias trail.
Masuk
dalam kategori full face, namun pada bagian wajah, pelindung bagian
mulut lebih maju dan menggunakan google sebagai pelindung mata dan
sebagian wajah. Helm off road pada bagian sisi kanan dan kirinya
terlihat lebih ramping, serta terdapat pelindung yang lebih panjang di
bagian depan untuk melindungi dari terik matahari. Karena peruntukan
yang lebih dikhususkan untuk kegiatan trail, helm ini dipastikan tidak
nyaman untuk berkendara harian ataupun turing motor sport.
Dari
beragam tipe helm diatas, masih ada beberapa unsur pada helm yang juga
mempengaruhi faktor kenyamanan berkendara. “Kaca helm, adalah bagian
yang tidak bisa disepelekan. Pemilihan kaca bening atau gelap juga perlu
dapatkan perhatian untuk menentukan waktu berkendara terang atau
gelap,” tambah Agus.
Selain
itu, perkembangan perlengkapan berkendara terutama helm terus mengalami
banyak kemajuan dalam rangka berikan kenyamanan berkendara. Salah
satunya solusi atasi kabut atau fog pada saat hujan dan penambahan alat
komunikasi antar pengendara yang ‘doyan’ turing meningkatkan faktor
keselamatan berkendara.
Setelah
mengenal berbagai jenis helm tadi, anda pasti sudah tahu mana yang
sesuai dengan kebutuhan anda. Tetap gunakan helm saat berkendara karena
keselamatan adalah hal yang paling utama.
Menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Tim Safety Riding Promotion (SRP)
Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati
(WMS) mulai gelar edukasi safety riding tatap muka sepanjang Mei hingga Juni
2021.
Tidak seperti biasanya,
edukasi safety riding yang berlangsung di Training Center Wahana, Jatake
Tangerang kini dibatasi hanya 30 persen dari jumlah seperti waktu normal
sebelumnya. Selain jaga jarak dan wajib gunakan masker, waktu penyampaian
materi dan praktek juga ikut dipersingkat.
“Sepanjang Mei hingga
Juni kami mulai adakan edukasi untuk berbagai kelompok seperti komunitas,
korporat hingga guru,” jelas Head of SRP Agus Sani. Selanjutnya ia
menegaskan, bahwa seluruh pelatihan tentu ikuti kebijakan pemerintah terkait
situasi pandemi saat ini.
Setelah setahun ‘libur’
tatap muka dan lebih banyak lakukan kegiatan edukasi berkendara aman secara
virtual, semangat sebarkan kesadaran berkendara aman tetap jadi hal utama yang
dilakukan Wahana Honda. Hal tersebut terlihat langsung dari padatnya kegiatan
virtual serta beragam artikel menarik seputar safety riding juga rutin diupload
dalam website resmi Wahana, www.wahanahonda.com.
“Penyebaran paham
berkendara aman tetap berlangsung dengan beragam cara. Komitmen ini kami pegang
sesuai prinsip ciptakan jalan raya yang lebih aman untuk semua dengan prilaku
pengendara yang lebih peduli tentang keselamatan berkendara,’ tutup Agus.
Kreatifitas anak muda saat ini menjadi kunci penting dalam menyampaikan pesan edukasi yang kreatif dan mengispirasi. Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) mendapatkan 101 karya video unik dan kreatif karya insan muda creator berbakat dalam ajang kreatifitas Short Movie Contest (SMC) 2021. Antusias tinggi peserta kontes ini semakin menguatkan peran penting anak muda dalam edukasi keselamatan berkendara di tengah masyarakat.
Short Movie Contest (SMC) 2021
merupakan salah
satu gerakan Road Safety Campaign yang digulirkan Yayasan AHM untuk
terus berupaya untuk menghadirkan budaya keselamatan berkendara yang
aman
dan nyaman di Indonesia, kendati di masa pandemi. Para Content Creator muda menyuguhkan banyak karya kreatif
film pendek berdurasi 3 hingga 5 menit
bertema “Berkendara Aman dan Nyaman”
pada gelaran yang berlangsung pada periode 26 Maret – 28 Mei 2021. Pada ajang ini,
para peserta membuat konten video kreatif
menggunakan kamera
professional seperti SLR/Mirrorless ataupun kamera
handphone
dan juga softwareediting video yang dikuasai. Proses penjurian
SMC 2021
dilakukan oleh para dewan juri
dari
content creator professional dan perwakilan manajemen AHM.
Dengan
memperhatikan beberapa aspek penilaian seperti kesesuaian tema,
konsep film, bahasa, kreativitas tampilan dan metode penyampaian yang
kekinian, terpilih 3 karya anak muda kreatif terbaik dan
3 video terfavorit pilihan masyarakat. Yayasan AHM juga mengapresiasi
20 pengirim video pertama yang dikirim pada awal periode kontes.
Short Movie Contest (SMC) 2021
menyiapkan total hadiah sebesar Rp38 juta
untuk para kreator video berbakat dari seluruh Indonesia. Para pemenang ajang ini,
mendapat
apresiasi uang tunai Rp12 juta
bagi juara pertama, Rp8 juta
bagi juara kedua, dan Rp5
juta bagi juara ketiga. Sementara itu juara terfavorit pilihan
publik
mendapatkan
hadiah sebuah
Smartphone.
Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan generasi muda berperan besar dalam menyebarkan pesan
positif di era milenial ini. Kegiatan Short Movie Contest Keselamatan
berkendara ini merupakan bagian dari upaya Yayasan AHM dalam mengampanyekan budaya aman berkendara
dengan bahasa,
gaya anak muda saat ini, termasuk melalui
video yang
digemari
generasi
muda saat ini.
“Jika 1 video
karya content creator muda ini ini dilihat 500-600 orang, maka
ajang yang menghasilkan 101 video kreatif ini bisa menyampaikan pesan
keselamatan berkendara kepada setidaknya lebih dari 60 ribu orang.
Kami berharap generasi muda kreatif
ini dapat
terus
konsisten membuat konten yang menarik di media sosialnya. Kami akan
terus mendukung penyebaran pesan berkendara
aman dan nyaman di jalan raya,”
ujar Muhibbuddin.
Khas Anak Muda
Setelah melalui proses seleksi yang ketat dari berbagai karya peserta yang penuh kreatifitas, juara pertama diraih oleh
STM Project Community melalui karya kreatif berjudul “A Journey Dara Dira”
yang
menceritakan
gaya
liburan
yang aman dan menyenangkan
ke
Danau Rupang Kalimantan Barat ditemani sepeda motor Honda BeAT. Pesan bekendara aman dikemas dalam video
khas anak muda yang kekinian.
Konten menarik juga ditunjukkan pada peraih
juara kedua
yaitu
Shot & Chill Production dengan
judul
film pendek “Bingung”. Konten video menceritakan
kisah
kekuatiran akan bahaya menjemput kekasih pulang kerja namun tidak
memenuhi prinsip berkendara aman. Alur cerita yang menarik menimbulkan
rasa penasaran
untuk mengkiti film ini hingga akhir. Peraih juara ketia
diraih oleh Wahid Shofauzadi & Fairul Umam dengan judul “Liburan Bersama Honda” yang bercerita tentang seorang
traveller dalam
melakukan
perjalan liburan ke gunung
dengan berbagai cerita
suka dan duka selama perjalanan. Film ini begitu detail memaparkan
persiapan yang harus dilakukan biker sebelum berpetualang naik
motor.
Yayasan AHM juga mengapresiasi 3
video terfavorit diraih oleh
Tinari Production judul film “Masa Depanku”, Bintang Catur dengan judul
“Pesan Ibu” dan Azhar Riau Pamungkas dengan judul “Naga”.
Film pendek favorit dan film pemenang kegiatan ini dapat disaksikan di
channel Youtube Sahabat Satu Hati.
Berkelana dengan sepeda motor di jalan raya memang menyenangkan dan lebih efisien secara waktu. Dengan dimensi yang lebih kecil, sepeda motor memiliki kemampuan berkendara lebih lincah dan mudah untuk menyalip kendaraan lain, namun juga berpotensi sulit terdeteksi di area blind spot kendaraan lain yang lebih besar.
“Seringkali
pengendara kurang berhati-hati ketika berada di samping atau belakang
kendaraan yang memiliki ukuran besar sehingga tanpa sadar pengendara
sepeda motor
berada pada posisi blind spot yang berpotensi terlibat dalam
kecelakaan ketika berkendara,” ujar Manager Safety Riding PT Astra Honda
Motor (AHM) Johanes Lucky.
Blind spot
merupakan “titik buta” kendaraan yang tidak bisa dijangkau oleh mata
pengendara dan spion
standar kendaraan. Untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan akibat
“titik buta” tersebut, berikut tips untuk mengantisipasinya:
1. Pahami dan ketahui area
blind spot kendaraan kita dan juga kendaraan lain dengan mengikuti pelatihan
safety riding agar mampu memprediksi bahaya apa saja yang dapat terjadi ketika bekendara. Salah satu tempat pelatihan
safety riding yang tersedia saat ini bisa ditemui di AHM Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang.
2. Pastikan area
blind spot kita secara visual dengan melihat ke kanan atau ke
kiri sebelum berubah arah atau lajur kendaraan. Alternatif lainnya,
dapat juga memasang spion tambahan untuk meminimasi area
blind spot kita.
3.
Fokus mata dan pendengaran saat berkendara untuk memaksimalkan
kewaspadaan kita terhadap lalu lintas jalan. Untuk itu, hindari
mendengarkan musik dengan
headset saat berkendara serta hindari menggunakan knalpot tidak
standar karena berpotensi menurunkan konsentrasi dan kewaspadaan kita
saat berkendara.
4. Selalu memposisikan di area luar
blind spot kendaraan lain agar terlihat oleh kendaraan lain.
5. Bunyikan klakson atau lampu untuk melakukan konfirmasi kepada pengguna jalan lain bahwa apabila kita berada pada area
blind spot-nya dan segera keluar dari area blind spot tersebut.
6. Menggunakan pelengkapan berkendara yang terlihat, sehingga tidak mudah terabaikan oleh kendaraan lain.
7. Selalu jaga jarak aman dengan kendaraan lain saat berkendara.
“Semakin
besar suatu kendaraan maka “titik buta” saat berkendaranya semakin
luas. Selain memahami posisi blindspot suatu kendaraan, pengendara juga
harus menerapkan
#cari_aman dalam berkendara sehingga meminimalisir resiko kecelakaan,”
tutup Lucky.
Demi mendukung upaya pemerintah menekan penularan Covid-19 saat libur panjang Lebaran, ratusan konsumen Honda memilih patuh tidak mudik ke kampung halaman dan menjadi bagian dari silahturahmi akbar secara virtual yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM). Dalam kegiatan ini, para konsumen Honda juga turut melepas rindu bersama perwakilan keluarga di kampung halaman, dan menyaksikan penyerahan bingkisan Lebaran spesial yang disiapkan AHM bersama jaringannya.
Silahturahmi
bersama keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1442 H terasa berbeda bagi
para konsumen Honda yang terbiasa mudik ke kampung halaman setiap tahun.
Pengalaman baru yang tak terlupakan dalam silaturhami akbar
AHM diikuti 314 konsumen terpilih dari peserta program Mudik-Balik
Honda (MBBH) 2019 dan pembeli Honda BeAT di Jakarta dan sekitarnya.
Konsumen
terpilih ini merupakan konsumen yang merantau jauh dari kota
kelahirannya di Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur. Apresiasi bingkisan
Lebaran disiapkan AHM untuk keluarga mereka di kampung halaman, didukung
oleh main dealer atau dealer sesuai dengan area kota asal konsumen.
Kepedulian PT Astra Honda Motor (AHM) kepada perempuan Indonesia terus dilanjutkan melalui gelaran edukasi keselamatan berkendara yang disampaikan langsung oleh Kartini masa kini bidang keselamatan, yaitu instruktur perempuan dari Safety Riding Honda. Kegiatan ini diikuti 661 anak muda dari sekolah SMK Mitra Industri MM2100 dan Universitas Indonesia.
Berkendara
dengan sepeda motor kini juga banyak dilakukan oleh kaum perempuan
untuk menunjang aktivitas mobilisasi dan gaya hidupnya. Untuk dapat
beraktivitas dengan
aman, nyaman, dan tetap stylish, perempuan perlu memperhatikan beberapa
faktor sejak sebelum mulai berkendara.
Pada
kegiatan webinar dan talkshow edukasi keselamatan berkendara untuk
perempuan, para peserta tidak hanya dibekali tentang cara berkendara
yang baik dan benar.
Para instruktur perempuan dari Safety Riding Honda juga
berbagi informasi terkait pemilihan pakaian dan perlengkapan berkendara
yang aman dan tetap stylish, kondisi apa saja yang memiliki pengaruh
terhadap performa berkendara baik secara fisik maupun emosional, postur
berkendara yang baik dan benar, bagaimana cara membawa barang yang
aman, tips untuk tetap berpenampilan menarik ketika berkendara, termasuk
penggunaan helm bagi para pengguna hijab. Para anak muda ini juga
diharapkan tetap mengutamakan #Cari_aman selama berkendara.
“Makin aman korban, makin pintar maling” kira – kira itulah pribahasa yang berkembang dimasyarakat terkait “kreativitas” pencuri kendaraan roda dua alias Ranmor (Pencurian kendaraan bermotor). Seakan tanpa kendala, hanya dalam hitungan detik pencurian sepeda motor bisa terjadi. Berikut tips aman ala Technical Service Function (TSF) Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) untuk menjaga keamanan sepeda motor kesayangan.
“Semua tingkat
keamanan motor pastinya punya peluang ditembus. Tetap disarankan menggunakan
kunci ganda di area lain misal kunci disc, alarm dan sebagainya,” buka Mukti,
Instruktur TSF Wahana membuka pesan terkait keamanan sepeda motor. Pesan
tersebut merupakan himbauan terkait dengan semakin ‘canggihnya’ maling sepeda
motor dalam menyikapi perkembangan teknologi keamanan standar pabrikan.
Meski seluruh
produk khususnya Honda telah melengkapi keamanan kunci dengan penambahan tutup
magnet lubang kunci, hal ini tidak persulit pencurian kendaraan motor yang
hanya dilakukan dalam hitungan detik. Mukti menyarankan ada baiknya untuk
memperlambat upaya pencurian motor, stang motor terparkir yang biasa kesebelah
kiri kini dibalik kesebelah kanan. “Ketika parkir membalikan stang motor kearah
kanan bisa menambah waktu pencurian namun tetap dapat diakali oleh pencuri,”
jelasnya.