Tangerang – Keselamatan berkendara semakin menjadi perhatian berbagai perusahaan di tengah tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi utama. Menjawab kebutuhan tersebut, Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), terus memperluas kampanye keselamatan berkendara melalui program pelatihan safety riding bagi kalangan pekerja.
Sepanjang kuartal pertama 2026, tim Safety Riding Promotion (SRP) WMS berhasil mengedukasi lebih dari 2.000 karyawan dari berbagai perusahaan swasta di wilayah Jakarta dan Tangerang. Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan WMS dalam membangun budaya berkendara aman melalui kampanye #Cari_Aman.
Tingginya angka penggunaan sepeda motor di Indonesia masih dibarengi dengan berbagai potensi risiko di jalan raya. Kurangnya kewaspadaan terhadap kondisi lalu lintas, tidak menjaga jarak aman, hingga rendahnya kemampuan mengantisipasi bahaya menjadi beberapa faktor yang kerap memicu kecelakaan.
Melihat kondisi tersebut, edukasi keselamatan berkendara tidak lagi menjadi kebutuhan individu semata, tetapi juga menjadi perhatian perusahaan yang ingin memastikan karyawannya dapat beraktivitas dengan aman, baik saat berangkat kerja maupun ketika kembali ke rumah.
Jakarta – Kemacetan panjang sering menjadi situasi yang membingungkan bagi pengendara sepeda motor, terutama ketika suara sirene ambulans tiba-tiba terdengar dari belakang. Tidak sedikit pengendara yang panik, berhenti mendadak, bahkan nekat mengikuti ambulans untuk menerobos kemacetan.
Padahal, dalam kondisi darurat seperti ini, ketenangan dan keputusan yang tepat sangat menentukan kelancaran ambulans dalam menjalankan tugas penyelamatan.
Ambulans yang membawa pasien darurat memiliki prioritas utama di jalan raya. Hal ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 134 dan 135, yang mewajibkan seluruh pengguna jalan memberikan prioritas kepada kendaraan darurat tersebut.
Namun pada praktiknya, masih banyak ditemukan perilaku pengendara yang justru memperburuk kondisi lalu lintas. Salah satu yang paling sering terjadi adalah mengikuti ambulans dari belakang untuk memanfaatkan celah kemacetan.
Tindakan tersebut bukan hanya berbahaya, tetapi juga melanggar aturan dan berpotensi menghambat ambulans yang sedang membawa pasien dalam kondisi kritis.
“Saat mendengar sirene ambulans, hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Kepanikan justru dapat memicu keputusan yang keliru dan meningkatkan risiko kecelakaan. Prinsip #Cari_Aman harus selalu menjadi prioritas, bahkan dalam kondisi mendesak,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.
Jakarta – Banyak pengendara baru sadar pentingnya minyak rem motor saat rem tidak lagi pakem. Padahal, penurunan kualitas minyak rem terjadi perlahan—tanpa gejala jelas di awal—dan bisa berujung pada kondisi berbahaya seperti rem ngempos atau bahkan kehilangan daya pengereman.
Minyak rem bukan sekadar cairan pelengkap. Komponen ini berfungsi meneruskan tekanan dari tuas atau pedal ke sistem pengereman di roda. Saat Anda menarik rem, minyak rem menyalurkan tekanan untuk menggerakkan piston, menekan kampas, lalu memperlambat laju motor. Jika kualitasnya menurun, seluruh proses ini ikut terganggu.
Jakarta – Tingginya mobilitas masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, turut diiringi dengan meningkatnya risiko di jalan raya. Dalam kondisi lalu lintas yang padat dan karakter jalan yang beragam, pemahaman mengenai keselamatan berkendara (safety riding) kini menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar pelengkap.
Seiring meningkatnya jumlah pengendara perempuan di Indonesia, tantangan berkendara pun ikut berkembang. Kesadaran akan pentingnya keselamatan menjadi faktor kunci untuk menciptakan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.
Menjawab hal tersebut, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta – Tangerang, melalui program Safety Riding Promotion, активно mendorong edukasi keselamatan berkendara bagi perempuan melalui kampanye #Cari_Aman.
Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, menyampaikan bahwa perempuan memiliki potensi besar menjadi pelopor keselamatan di jalan.
“Perempuan umumnya memiliki tingkat kehati-hatian yang tinggi saat berkendara. Hal ini menjadi potensi besar untuk menjadi pelopor keselamatan. Namun, tetap diperlukan pemahaman yang tepat agar setiap keputusan di jalan selalu mengedepankan prinsip #Cari_Aman,” ujarnya.
Dalam implementasinya, terdapat beberapa aspek mendasar yang perlu diperhatikan oleh pengendara perempuan untuk meningkatkan keselamatan saat berkendara:
1. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Lengkap Perlengkapan seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup merupakan elemen penting dalam melindungi tubuh dari risiko cedera. Selain itu, penggunaan safety gear juga meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara.
Jangan Tunggu Rusak—Servis Motor Matic Itu Kebutuhan, Bukan Pilihan
Banyak pengguna motor matic baru sadar pentingnya servis setelah motor mulai bermasalah di jalan. Tarikan terasa berat, suara mesin kasar, bahkan mogok di tengah perjalanan.
Padahal, hampir semua masalah itu bisa dicegah dengan satu hal sederhana: servis rutin.
Kabar baiknya, bulan ini ada Promo Kartini AHASS Jakarta–Tangerang sampai 25 April 2026. Ini jadi momen yang tepat untuk mulai lebih peduli pada kondisi motor Anda.
Apa Itu Servis Motor Matic dan Kenapa Penting?
Servis motor matic adalah perawatan berkala untuk memastikan semua komponen bekerja optimal. Tidak hanya menjaga performa, servis juga berperan penting dalam keselamatan berkendara.
Dengan servis rutin, Anda bisa:
Menjaga performa mesin tetap stabil
Menghemat konsumsi bahan bakar
Memperpanjang usia kendaraan
Mengurangi risiko kecelakaan
Servis bukan sekadar rutinitas, tapi investasi jangka panjang.
Risiko Jika Jarang Servis Motor
Menunda servis sering dianggap hal sepele, padahal dampaknya bisa besar.
Beberapa risiko yang sering terjadi antara lain mesin cepat aus karena oli kotor, tarikan berat akibat CVT bermasalah, motor sulit dinyalakan karena aki lemah, hingga rem yang tidak optimal dan berpotensi membahayakan.
Kerusakan besar biasanya selalu diawali dari masalah kecil yang diabaikan.
Kapan Harus Servis Motor Matic?
Agar tidak bingung, Anda bisa mengikuti panduan sederhana ini:
Ganti oli setiap 2.000–3.000 km, lakukan servis CVT setiap 8.000–12.000 km, dan cek aki setiap 1,5 hingga 2 tahun. Jika motor mulai terasa tidak normal, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan tanpa menunggu jadwal.
Tangerang – Suasana malam akhir pekan di Kota Tangerang terasa lebih hidup lewat gelaran Vario 125 Night Ride Vol. 2 yang berlangsung pada Sabtu (11/04). Kegiatan ini tak hanya sekadar riding, tetapi juga menghadirkan pengalaman lengkap mulai dari edukasi, kebersamaan komunitas, hingga eksplorasi kota.
Sebanyak 90 peserta dari berbagai komunitas Honda turut ambil bagian, di antaranya V150 Owner Community Tangerang (VOTE), Vario160 Community Tangerang Raya, Vario160 Riders Indonesia Tangerang, Vario Tangerang Independent, Raider Varian Tangerang, hingga PSKN KPK25.
Awali dengan Edukasi Safety Riding
Kegiatan dimulai di Warkop SGN dengan sesi registrasi dan gathering. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari PIC Community serta sesi edukasi safety riding.
Dalam sesi ini, peserta kembali diingatkan pentingnya keselamatan berkendara sebagai bagian dari gaya hidup #Cari_Aman yang terus digaungkan oleh Honda.
Talkshow Modifikasi Jadi Daya Tarik
Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah talkshow modifikasi bersama RD Maticshop. Peserta mendapatkan wawasan seputar tren modifikasi Honda Vario yang tidak hanya menonjolkan tampilan, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan performa.
Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta aktif berbagi pengalaman seputar riding hingga modifikasi motor.
Kebersamaan Hingga Rolling City
Suasana semakin hangat saat sesi makan bersama yang mempererat hubungan antar komunitas. Keseruan berlanjut ke agenda rolling city, dengan tetap mengedepankan disiplin berlalu lintas.
Puncak acara ditutup dengan night city riding dengan rute Ayodhya Kota Tangerang menuju Alam Sutera hingga BSD, Tangerang Selatan. Perjalanan ini memberikan sensasi berkendara malam sekaligus pengalaman eksplorasi kota yang berbeda.
Komitmen Bangun Budaya Berkendara Aman
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermakna. Komunitas menjadi ujung tombak dalam menyampaikan semangat berkendara aman,” ujar Andra Friandana, Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati.
Senada dengan itu, Agus Sigit Wicaksono, Community Development PT Wahana Makmur Sejati, menambahkan bahwa antusiasme peserta menunjukkan besarnya potensi komunitas Honda untuk terus berkembang.
Honda Vario 125, Skutik Andalan Gaya Urban
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Honda Vario 125 sebagai salah satu skutik yang semakin diminati masyarakat.
Motor ini hadir dengan:
Desain sporty modern
Full digital panel meter
Mesin 125cc yang responsif
Konsumsi bahan bakar yang efisien
Kombinasi tersebut menjadikan Honda Vario 125 sebagai pilihan ideal untuk mobilitas harian maupun gaya hidup urban.
Lebih dari Sekadar Riding
Melalui Vario 125 Night Ride Vol. 2, Honda bersama komunitas berhasil menunjukkan bahwa riding bukan hanya aktivitas berkendara, tetapi juga sarana membangun koneksi, berbagi pengetahuan, dan menciptakan pengalaman yang inspiratif.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus memperkuat budaya berkendara yang aman, kreatif, dan penuh solidaritas di Indonesia.
JAKARTA – Siapa yang tidak ingin motornya terlihat padat dan macho? Mengganti ban standar dengan ukuran “gambot” (lebih besar) kini menjadi tren panas di kalangan rider. Namun, di balik tampilan yang gagah, ada kompensasi besar yang harus dibayar oleh mesin, dompet, hingga nyawa Anda.
Secara psikologis, kita cenderung menginginkan pengakuan melalui visual kendaraan. Tapi, apakah tampilan setara dengan nyawa? Bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS), mari kita bedah mengapa modifikasi ban yang tidak tepat bisa menjadi “bom waktu” bagi pengendara.
Mengapa Standar Pabrik Adalah “Gold Standard”?
Setiap motor yang keluar dari diler telah melewati ribuan jam uji teknis. Wahyu Budhi, Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, menegaskan bahwa mengganti ban bukan sekadar urusan estetika.
“Komponen kendaraan dirancang dengan perhitungan presisi. Mengubah ukuran ban tanpa perhitungan teknis sama saja dengan merusak keseimbangan performa dan keselamatan yang sudah dirancang pabrikan,” tegas Wahyu.
6 Risiko Tersembunyi Pakai Ban Kebesaran (Rider Wajib Tahu!)
Agar tetap #Cari_Aman, pahami dampak domino saat Anda memaksa ban besar masuk ke velg standar:
Akselerasi “Loyo” & Tarikan Berat Bidang kontak yang luas meningkatkan gaya gesek. Hasilnya? Mesin harus bekerja ekstra keras hanya untuk memutar roda. Motor Anda terasa kehilangan tenaga di lampu merah.
Dompet “Bocor” (BBM Boros) Mesin yang bekerja lebih berat membutuhkan asupan bahan bakar lebih banyak. Keinginan tampil keren justru membuat biaya operasional harian membengkak.
Handling Menjadi Kaku Secara psikologis, handling yang berat membuat rider cepat lelah (fatik). Motor menjadi kurang responsif saat harus melakukan manuver mendadak atau menikung tajam.
Jarak Pengereman Melar Ini yang paling berbahaya! Distribusi beban yang berubah membuat sistem rem bekerja di luar kapasitas normalnya. Jarak berhenti menjadi lebih panjang, yang berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Kaki-Kaki “Sakit” Lebih Cepat Suspensi dan bearing dipaksa menahan beban yang tidak seharusnya. Bersiaplah mengeluarkan biaya servis ekstra karena komponen kaki-kaki akan aus jauh sebelum waktunya.
Bahaya Gesekan (Mentok) Bodi Ban besar yang bergesekan dengan spakbor bukan hanya merusak bodi, tapi bisa menyebabkan ban terkunci secara mendadak saat melewati jalan bergelombang.
Kesimpulan: Modifikasi Bijak, Bukan Nekat
Tampil beda boleh, tapi mengabaikan keselamatan adalah kesalahan fatal. PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengajak Anda untuk tetap mengutamakan fungsi di atas gaya. Menggunakan ban sesuai spesifikasi adalah cara termudah menjaga performa motor tetap peak dan nyawa tetap terjaga.
Ingat, jalan raya bukan panggung fashion, tapi ruang publik yang penuh risiko. Pilih ban yang tepat, tetap #Cari_Aman di jalan!
JAKARTA – PT WahanaArtha Ritelindo (WARI) menyambut Idulfitri 1447 H dengan aksi nyata. Melalui lini bisnis Integrated Motorcycle Services, WARI menggelar rangkaian program sosial sepanjang Ramadan sekaligus menyiapkan infrastruktur layanan purna jual untuk mengawal pemudik sepeda motor Honda di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan sosial yang mengusung semangat kebersamaan ini meliputi pembagian takjil, santunan anak yatim, hingga edukasi keselamatan melalui talkshow bertema “Mudik Aman, Lebaran Nyaman Bersama Honda”. Lebih dari 500 konsumen loyal telah terlibat aktif dalam rangkaian agenda ini.
“Ramadan adalah momentum memperkuat ikatan emosional dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran WARI tidak hanya dirasakan melalui layanan teknis, tetapi juga dampak positif sosial secara langsung,” ujar Irfan Pradinata, Customer & Employee Engagement Head PT WahanaArtha Ritelindo.
Kesiapan AHASS Siaga+: Titik Krusial Jakarta dan Sulawesi
Menghadapi arus mudik Lebaran 2026, WARI memastikan kesiapan teknis kendaraan konsumen melalui jaringan AHASS Siaga dan AHASS Siaga+ di lokasi-lokasi strategis:
AHASS Siaga+ Wahana Ciputat (Jabodetabek): Berlokasi di jalur utama penghubung Jakarta menuju Banten dan Sumatera. Melayani pemudik pada 19-20 Maret dan 27-28 Maret 2026 (pukul 07.30 – 20.00 WIB). Pada periode 22-25 Maret 2026, layanan tetap buka hingga pukul 17.00 WIB.
AHASS Siaga Wahana Kotamobagu (Sulawesi Utara): Siap melayani jalur strategis rute Manado dan sekitarnya pada 20-24 Maret 2026.
Kedua titik ini difokuskan untuk memberikan servis ringan, pengecekan kendaraan secara menyeluruh, hingga penanganan darurat agar kondisi motor tetap optimal selama perjalanan jauh.
Edukasi #Cari_Aman di Perjalanan
Selain layanan teknis, WARI konsisten menggaungkan kampanye #Cari_Aman. Para pemudik diimbau untuk menjaga kondisi fisik dengan beristirahat secara berkala setiap 2-3 jam perjalanan dan mematuhi rambu lalu lintas.
“Kami memahami persiapan fisik dan kendaraan adalah kunci mudik yang selamat. Melalui AHASS Siaga, kami ingin akses layanan teknis menjadi lebih mudah dijangkau oleh pemudik,” tambah Irfan.
Komitmen Pelayanan Transparan
Sebagai bagian dari Wahana Artha Group (WAG) yang mengelola 43 outlet secara nasional, WARI juga mengingatkan konsumen untuk selalu melakukan transaksi resmi di jaringan dealer dan AHASS atas nama PT WahanaArtha Ritelindo demi menjamin keamanan dan keaslian layanan.
Dengan layanan yang tersebar dan program sosial yang menyentuh masyarakat, WARI berharap dapat terus menjadi mitra perjalanan yang dapat diandalkan, mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
KABUPATEN TANGERANG – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang, resmi mengoperasikan Bale Santai Honda (BSH). Fasilitas ini disiapkan khusus sebagai titik singgah bagi pemudik sepeda motor yang melintasi jalur utama menuju Pelabuhan Merak.
Tahun ini, Bale Santai Honda berlokasi strategis di SPBU 34-15706 Kawidaran, Jl. Masjid Nurul Ilmi, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Posko mudik premium ini akan beroperasi selama 24 jam mulai tanggal 19 hingga 28 Maret 2026.
Fasilitas Istirahat Gratis: Dari Kursi Pijat Hingga Snack
Menempuh perjalanan jauh dengan sepeda motor tentu menguras fisik. Oleh karena itu, WMS menyediakan berbagai fasilitas unggulan yang dapat dinikmati seluruh konsumen Honda secara gratis, di antaranya:
Ruang istirahat ber-AC yang nyaman.
Kursi pijat elektrik untuk melepas lelah.
Area hiburan (TV dan sarana interaktif).
Mushola, Toilet, serta snack dan minuman ringan.
“Melalui Bale Santai Honda, kami ingin memastikan pemudik dapat memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan. Keselamatan adalah prioritas, dan istirahat yang cukup adalah kuncinya,” ujar Siti Mulyanah, Dept. Head of Customer Care PT Wahana Makmur Sejati.
Servis Motor & Jaminan Spare Part Asli
Tidak hanya fokus pada pengendara, BSH juga memperhatikan kondisi kendaraan. Pemudik dapat melakukan pengecekan kondisi sepeda motor secara ringan untuk memastikan performa mesin tetap prima selama perjalanan jauh.
Selain itu, tersedia area penjualan Honda Genuine Parts (HGP) dan apparel resmi bagi pemudik yang membutuhkan suku cadang asli atau perlengkapan berkendara tambahan di tengah perjalanan.
Dukungan Keselamatan Jalur Jakarta-Merak
Dengan target layanan sekitar 100 pengunjung per hari, kehadiran BSH diharapkan mampu menekan angka kecelakaan akibat kelelahan (fatigue) di jalur padat Jakarta-Tangerang-Banten.
“Kami mengundang seluruh konsumen Honda yang mengarah ke Sumatera melalui Merak untuk mampir. Dengan kondisi tubuh yang segar dan motor yang sehat, momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman akan terasa lebih bermakna,” tambah Siti Mulyanah.
Layanan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan WMS dalam memberikan layanan purna jual terbaik dan kampanye keselamatan berkendara di Indonesia.
Informasi Media:Corporate Communication PT Wahana Makmur Sejati (WMS) 🌐 www.wahanahonda.com 📍 Lokasi BSH: SPBU Kawidaran, Cikupa, Tangerang.
Jakarta – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), menghadirkan layanan AHASS Siaga dan AHASS Siaga+. Program ini disiapkan untuk memastikan konsumen sepeda motor Honda tetap mendapatkan layanan purna jual yang mudah diakses selama periode libur Lebaran.
Mudik Lebaran selalu identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai daerah. Kondisi ini membuat kebutuhan terhadap layanan servis dan pengecekan kendaraan juga meningkat.
Melihat kebutuhan tersebut, WMS menyiapkan jaringan bengkel resmi AHASS yang tetap beroperasi selama periode mudik. Bengkel ini siap memberikan berbagai layanan mulai dari servis ringan, pengecekan kendaraan, hingga penanganan kondisi darurat bagi pengguna sepeda motor Honda.
Kehadiran AHASS Siaga dan AHASS Siaga+ merupakan bagian dari komitmen WMS dalam menghadirkan layanan purna jual yang andal dan responsif bagi konsumen di wilayah Jakarta dan Tangerang. Dengan layanan ini, diharapkan konsumen dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.
“Periode mudik Lebaran merupakan waktu dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Melalui layanan AHASS Siaga dan AHASS Siaga+, kami ingin memastikan konsumen sepeda motor Honda tetap mendapatkan akses layanan servis yang mudah, sehingga perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujar Dept. Head of Technical Service Division PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.
Daftar Bengkel AHASS Siaga
WMS menyiapkan sejumlah bengkel resmi yang beroperasi sebagai AHASS Siaga di beberapa titik strategis Jakarta dan Tangerang, antara lain:
Prima Sukses
AHASS Mantab
Wahanaartha Ritelindo Daan Mogot
Nusantara Surya Sakti Slipi
Daya Anugerah Mandiri Cikupa
Bengkel AHASS Siaga akan beroperasi pada 19 – 28 Maret 2026 dengan jam layanan mulai 07.30 hingga 17.00 WIB.
Layanan yang tersedia mengikuti standar operasional bengkel AHASS pada umumnya, sehingga konsumen dapat melakukan berbagai perawatan sepeda motor Honda sesuai kebutuhan.