Archive | road safety RSS for this section

PT. AHM Berangkatkan Peserta MBBH Dengan 56 Bus

PT. AHM pagi ini (10/6) melanjutkan rangkaian program Mudik Balik Bareng Honda (MBBH) dengan melepas keberangkatan peserta yang di angkut dengan 56 Bus menuju kota Semarang, DIY dan Solo

Pelepasan yang pimpin langsung oleh Menteri Perhubungan di awali dengan inspeksi lapangan baik persiapan bus dan peserta MBBH. Menhub juga mengingatkan agar peserta MBBH selalu defensive di jalan raya.

Program PT. AHM yang di apresiasi langsung oleh Menhub ini memang dapat menjadi contoh untuk menciptakan suasana mudik yang nyaman. Dan event tahunan ini akan terus di kembangkan sesuai dengan kondisi atau dinamika perusahaan.

Ini juga merupakan tagline yang telah di gaungkan oleh PT. AHM dengan semboyan Satu Hati dan #Cari_Aman, dimana prestasi sebagai leader market selaras dengan apresiasi perusahaan pada pelanggannya.

Advertisements

Sambut Iedul Fitri 1439 H, PT. AHM Mengadakan Mudik Balik Bareng Honda 2018

Iedul Fitri dan silaturahmi keluarga bagi sebagian masyarakat Indonesia merupakan tradisi yang sudah cukup lama di lakukan secara turun temurun, ini di tandai dengan fenomena mudik dari satu kota ke kota lain, baik mengunjungi orang tua, mertua, atau sanak keluarga lain untuk memperkuat tali silaturahmi.


Khusus di Pulau Jawa aktifitas ini sangat menarik perhatian, karena jutaan orang dari Jakarta melakukan mudik ke Propinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, maupun ke Propinsi Jawa Timur, hal ini tentu saja memiliki potensi yang dapat memicu angka kecelakaan naik secara dratis, ada kondisi di luar kewajaran karena hampir semua ruas jalan mengalami kepadatan di atas normal. Apalagi jika perilaku pengemudi tidak disiplin dan cenderung mengabaikan keselamatan di jalan raya, maka akan terlihat beberapa kasus kecelakaan selalu mewarnai peristiwa mudik di setiap tahunnya.

PT. Astra Honda Motor (AHM) selaku produsen sepeda motor terbesar di Indonesia melalui Divisi HC3 (Honda Customer Care Center) menginiasi dengan program Mudik Balik Bareng Honda dan di tahun 2018 ini program MBBH tersebut telah berjalan untuk yang ke 13 kalinya.

“Ini adalah kepedulian kami untuk meminimalkan angka kecelakaan tersebut, dan berbagi kebahagian dengan cara membantu pelanggan untuk mudik dan bertemu dengan keluarga dengan suasana yang lebih aman”, demikian jelas Ibu Istiyani Susriyati selaku Head HC3 PT. AHM.

Tahun 2018 kali ini PT. AHM memberikan kuota pada pelanggan Honda hingga 1.070 orang, dan kuota tersebut langsung terisi penuh setelah 10 hari dibuka sejak tanggal 2 Mei yang lalu. MBBH kali ini juga di kembangkan dengan menambah satu rute baru ke jurusan Kota Solo, sementara untuk jurusan Kota Yogjakarta dan Semarang memang masih cukup tinggi peminatnya.

PT. AHM hari ini telah memberangkatkan 22 truk yang mengangkut sepeda motor peserta MBBH dan pada Minggu Pagi esok Pukul 06.30 akan memberangkatkan peserta MBBH dengan menggunakan 56 bus ke kota Semarang, DIY dan SOlo.

Untuk pelanggan Honda yang tidak sempat ikut program MBBH perjalanan mudik ke arah Jawa Tengah, DIY dan Jatim, tetap di support melalui main dealer Daerah, karena jaringan PT. AHM telah menyiapkan 18 Posko Bale Honda di jalur mudik, dan support 31 AHASS Siaga serta 242 Motorcare yang siap membantu jika pemudik mengalami trouble di perjalanan.

Honda Call Center juga tetap dibuka 24 jam untuk membantu customer selama melakukan mudik jika membutuhkan informasi tentang jaringan AHASS terdekat.

Galeri Foto :

Penghargaan Safety Campaign Award 2017 bersama Adira Insurance

Jakarta – Adira Insurance mengajak berbagai komunitas motor se-Jadetabek untuk peduli keselamatan di jalan melalui ajang penghargaan Safety Campaign Award (SCA) 2017. Penghargaan yang telah digelar keempat kalinya ini, diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para komunitas atau klub motor yang aktif dalam mengampanyekan pentingnya menjaga keselamatan jalan (road safety). Tahun ini, penghargaan SCA 2017 digelar pada 16 Desember 2017 bertempat di The Hook Restaurant. SCA 2017 merupakan rangkaian dari program corporate social responsibility Adira Insurance yang bertajuk kampanye I Wanna Get Home Safely!. Kampanye ini digagas untuk mengajak masyarakat berperilaku aman dan selamat saat berada di jalan dengan tujuan menurunkan angka fatalitas kecelakaan di Indonesia.

Melalui ajang SCA ini, para bikers berkompetisi untuk membuat kegiatan kampanye keselamatan jalan yang edukatif, menarik, dan unik yang tetap mengacu pada prinsip road safety yang baik dan benar. Diharapkan, pesan dari kampanye tersebut, dapat tersebar luas dan memberikan efek berlipat ganda untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan dan berperilaku selamat saat berada di jalan.
Read More…

Kota kota yang berprestasi dalam IRSA 2017

Dalam IRSA 2017 kemarin (7/12) Kotamadya dan Kabupaten peraih prestasi dalam kepedulian keselamatan jalan raya semakin bertambah, hal ini tentu perlu mendapatkan apresiasi karena dengan melibatkan berbagai unsur prestasi ini baru dapat di capai. Kota-kota yang berprestasi tersebut antara lain :

1.       Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi

  • Pemenang Utama
    Kota Tangerang
    ·      Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kota Tangerang
    ·      Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kota Tangerang
    ·      Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kota Bogor
    ·      Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kota Bogor
    ·      Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kota Tangerang


2.       Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah

  • Pemenang Utama
    Kota Semarang
    ·      Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kota Semarang
    ·      Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kota Semarang
    ·      Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kota Semarang
    ·      Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kota Samarinda
    ·      Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kota Semarang

3.       Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi

  • Pemenang Utama
    Kabupaten Pekalongan
    ·      Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kabupaten Pacitan
    ·      Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kabupaten Pekalongan
    ·      Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kabupaten Pekalongan
    ·      Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kabupaten Pekalongan
    ·      Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kabupaten Pekalongan

4.       Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah

  • Pemenang Utama
    Kabupaten Bangka
    ·      Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kabupaten Sintang
    ·      Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kabupaten Bangka
    ·      Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kabupaten Banyuasin
    ·      Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kabupaten Bangka
    ·      Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kabupaten Bangka

5.       Kategori Kota/Kabupaten “Excellent City 2017”

  • Pemenang Utama
    Kota Surabaya
    ·      Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
    Kota Balikpapan
    ·      Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
    Kota Surabaya
    ·      Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
    Kota Balikpapan
    ·      Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
    Kabupaten Surabaya
    ·      Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
    Kabupaten Jepara

6.       Penghargaan Khusus

  • Kota atau Kabupaten Terbaik pada Upaya Meningkatkan Jumlah Pengguna Angkutan Umum
    Kota Semarang
    ·      Kota atau Kabupaten Terbaik pada Upaya Meningkatkan Kualitas Sarana Pejalan Kaki yang Berkeselamatan
    Kota Bogor
    ·      Kota atau Kabupaten dengan Program Inovasi Terbaik dalam Upaya Meningkatkan Tata Kelola Keselamatan Jalan
    Kota Semarang
    ·      Kota atau Kabupaten Terbaik Pada Upaya Menurunkan Rata-Rata Angka Kecepatan Kendaraan
    Kota Surabaya

IRSA 2017 Kembali Mengulang Kesuksesan

Jakarta, 7 Desember 2017 – Setelah sukses diselenggarakan di tahun-tahun sebelumnya, penganugerahaan Indonesia Road Safety Awards (IRSA) kembali digelar untuk kelima kalinya. Tahun ini, acara penganugerahan IRSA 2017 digelar pada Kamis, 7 Desember 2017 bertempat di Ballroom Mandiri Tower. Acara ini dihadiri oleh Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, SE.,M.UP., Ph.D. selaku Menteri Perencanan Pembangunan Nasional/BAPPENAS, Dr. Ir. Arie Setiadi Moerwanto, M.Sc. selaku Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Irjen Pol Budi Setiyadi selaku Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Perwakilan dari Korps Lalu Lintas POLRI, Perwakilan Kementerian Kesehatan serta para bupati dan walikota finalis IRSA 2017.


Ajang IRSA itu sendiri merupakan wujud apresiasi kepada kota dan kabupaten terbaik dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan. IRSA merupakan rangkaian dari pada program corporate social responsibility Adira Insurance yang bertajuk kampanye I Wanna Get Home Safely!. Kampanye ini digagas dengan tujuan untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia serta terus berupaya untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, pihak swasta, dan berbagai pihak lainnya untuk terus peduli terhadap keselamatan jalan.
Read More…

Revitalisasi Pengelolaan Angkutan Umum Menuju Angkutan yang Nyaman dan Berkeselamatan serta Penyediaan Fasilitas Pejalan Kaki yang Berkeselamatan

JAKARTA, 25 Oktober 2017 – Berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia, fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016 mencapai 25.869 jiwa, mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2015 (24.336 jiwa) namun menurun cukup signifikan dibandingkan tahun 2014 (28.297 jiwa). Jika diukur dari posisi baseline pada tahun 2010, kinerja keselamatan jalan hingga tahun 2016 berdasarkan tolak ukur tingkat fatalitas per 100.000 penduduk serta tingkat fatalitas per 10.000 kendaraan menunjukkan tren perbaikan, walaupun tingkat fatalitas tersebut cenderung stabil dan bahkan sedikit meningkat dalam dua tahun terakhir. Selain itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, perubahan beban penyakit kecelakaan lalu lintas dari tahun 1990 hingga tahun 2015 telah berubah dari peringkat 5 meningkat menjadi peringkat 2 setelah penyakit stroke. Data dan fakta tersebut menunjukkan bahwa Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) harus tetap menjadi prioritas utama pemerintah dan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.

JELANG PENGHARGAAN IRSA 2017. Direktur Utama Adira Insurance , Indra Baruna (kiri 4) bersama Pengamat Kebijakan Publik , Agus Pambagyo (kiri 3) , Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia , Darmaningtyas (kanan 3) , Direktur Perencanaan dan Pengembangan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek , Sigit Irfansyah (kanan 4) serta para pembicara lainnya , berbincang-bincang usai menggelar Sharing Session Jelang Penghargaan IRSA 2017 (Indonesia Road Safety Award) , dengan mengambil 2 Topik , yakni : Revitalisasi Pengelolaan Angkutan Umum Menuju Angkutan yang Nyaman dan Berkeselamayan Serta Penyediaan Pejalan Kaki yang Berkeselamatan , Rabu 25/10 di Jakarta


Salah satu faktor penyebab tingginya angka kecelakaan LLAJ adalah peningkatan pertumbuhan kendaraan pribadi terutama sepeda motor. Tingginya laju pertumbuhan kendaraan pribadi terutama di perkotaan seperti DKI Jakarta tidak dapat dicegah, kenaikannya dapat mencapai 12% per tahunnya. Sedangkan jenis kendaraan pribadi yang mengalami kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016, berdasarkan data Korlantas Polri, didominasi oleh kendaraan roda dua yang mencapai angka 72%. Jumlah sepeda motor yang mengalami kecelakaan lalu lintas pun mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada rentang waktu 2010 – 2016 dimana jumlahnya meningkat lebih dari tiga kali lipat. Hal ini dapat disebabkan oleh pertumbuhan jumlah kepemilikan sepeda motor di Indonesia yang sangat pesat dalam 10 tahun terakhir dan juga masih kurang optimalnya upaya peningkatan keselamatan lalu lintas yang ditujukan khusus pengendara sepeda motor.
Read More…

Stylish Helmet RSV Super Color, Gaya tapi tetap Safety

Helm, seperti kita ketahui adalah perlengkapan yang mutlak kita gunakan pada saat kita riding dengan menggunakan sepeda motor. Dan umumnya disaat kita membeli sepeda motor baru dari dealer biasanya juga diberikan bonus sebuah helm dari pabrikan. Nah, kenapa beberapa pengguna sepeda motor akhirnya lebih suka membeli helm lain selain helm dari pabrikan ?

Ada beberapa faktor yang mendorong pengguna sepeda motor untuk membeli helm baru, diantaranya adalah faktor kenyamanan, hal ini karena helm yang di miliki ukurannya kurang sesuai, menggunakan inner yang kasar atau helm tersebut terlalu berat/ringan dan bisa juga karena menggunakan kaca yang kualitasnya kurang bagus sehingga mengganggu visibilitas selama digunakan. Kemudian faktor kedua adalah dari sisi Stylish, biasanya karena corak, model dan warnanya yang cukup menarik.


Kebetulan kemarin datang produk baru yang siap di review, yaitu Helm RSV Super Color dengan warna hijau stabillo yang warnanya eye catching, seperti apa sih kenyamanan Helm ini ? Helm RSV adalah produksi dari Ramo Pro Performance (RPP) yang di produksi di daerah Balaraja – Tangerang. Dan produk Helm RSV ini telah memenuhi standar keamanan SNI dan DOT.

RSV Helmet

RSV Helmet hadir dengan pilihan RSV Bundling + Google Mask, RSV Classic, RSV Super Color dan RSV Windtail. Ciri khas yang menarik dari helm ini adalah warna-warnanya yang atraktif dan stylish serta model yang menarik. RSV Helmet sengaja mengambil tagline “When Helmet Meet Fashion”, karena celah pasar helm saat ini memang tidak terlepas dari para pengguna sepeda motor yang ingin tampil beda selain untuk beraktifitas.

RSV Helmet dibuat dengan bahan plastik ABS yang terkenal cukup kuat, dan tersedia dengan 13 pilihan warna terkini, dengan fitur airflow system, adjustment vent, tali pengaman dengan fitur quick release dan backup rachet, Hadir juga pet dan visor yang dapat dilepas sesuai kebutuhan pengendara. Sayangnya untuk saat ini RSV Helmet baru tersedia dalam model halfface.


Testimoni saya pada waktu menggunakan helm ini terkesan ringan sehingga tidak membuat cepat lelah di leher, kaca yang di gunakan juga cukup bagus untuk perjalanan malam hari terasa nyaman di mata, aerodinamis dan redaman suara pada waktu di gunakan di kecepatan sekitar 100 KPJ bekerja sangat baik, tidak berisik di telinga. Quick releasenya ini yang di suka oleh istri, tidak ribet apalagi untuk kaum hawa yang berhijab.

Untuk busa inner-nya jika dibandingkan dengan kompetitor yang sekelas memang masih kurang, RSV terkesan masih menggunakan bahan yang biasa dan tidak modular, walaupun jika di lihat dari sisi kenyamanannya cukup bagus. Bagaimana dengan harga ? Dengan banderol sekitar Rp 250 ribu hingga Rp 430 ribu per buah, RSV Helmet tentu masuk dalam kelas menengah untuk helm lokal, dan harus bersaing ketat dengan beberapa kompetitor yang bermain di harga tersebut.

Foto Gallery RSV Super Color Yellow/Green :