JAKARTA – Siapa yang tidak ingin motornya terlihat padat dan macho? Mengganti ban standar dengan ukuran “gambot” (lebih besar) kini menjadi tren panas di kalangan rider. Namun, di balik tampilan yang gagah, ada kompensasi besar yang harus dibayar oleh mesin, dompet, hingga nyawa Anda.
Secara psikologis, kita cenderung menginginkan pengakuan melalui visual kendaraan. Tapi, apakah tampilan setara dengan nyawa? Bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS), mari kita bedah mengapa modifikasi ban yang tidak tepat bisa menjadi “bom waktu” bagi pengendara.
Mengapa Standar Pabrik Adalah “Gold Standard”?
Setiap motor yang keluar dari diler telah melewati ribuan jam uji teknis. Wahyu Budhi, Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, menegaskan bahwa mengganti ban bukan sekadar urusan estetika.
“Komponen kendaraan dirancang dengan perhitungan presisi. Mengubah ukuran ban tanpa perhitungan teknis sama saja dengan merusak keseimbangan performa dan keselamatan yang sudah dirancang pabrikan,” tegas Wahyu.
6 Risiko Tersembunyi Pakai Ban Kebesaran (Rider Wajib Tahu!)
Agar tetap #Cari_Aman, pahami dampak domino saat Anda memaksa ban besar masuk ke velg standar:
Akselerasi “Loyo” & Tarikan Berat Bidang kontak yang luas meningkatkan gaya gesek. Hasilnya? Mesin harus bekerja ekstra keras hanya untuk memutar roda. Motor Anda terasa kehilangan tenaga di lampu merah.
Dompet “Bocor” (BBM Boros) Mesin yang bekerja lebih berat membutuhkan asupan bahan bakar lebih banyak. Keinginan tampil keren justru membuat biaya operasional harian membengkak.
Handling Menjadi Kaku Secara psikologis, handling yang berat membuat rider cepat lelah (fatik). Motor menjadi kurang responsif saat harus melakukan manuver mendadak atau menikung tajam.
Jarak Pengereman Melar Ini yang paling berbahaya! Distribusi beban yang berubah membuat sistem rem bekerja di luar kapasitas normalnya. Jarak berhenti menjadi lebih panjang, yang berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Kaki-Kaki “Sakit” Lebih Cepat Suspensi dan bearing dipaksa menahan beban yang tidak seharusnya. Bersiaplah mengeluarkan biaya servis ekstra karena komponen kaki-kaki akan aus jauh sebelum waktunya.
Bahaya Gesekan (Mentok) Bodi Ban besar yang bergesekan dengan spakbor bukan hanya merusak bodi, tapi bisa menyebabkan ban terkunci secara mendadak saat melewati jalan bergelombang.
Kesimpulan: Modifikasi Bijak, Bukan Nekat
Tampil beda boleh, tapi mengabaikan keselamatan adalah kesalahan fatal. PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengajak Anda untuk tetap mengutamakan fungsi di atas gaya. Menggunakan ban sesuai spesifikasi adalah cara termudah menjaga performa motor tetap peak dan nyawa tetap terjaga.
Ingat, jalan raya bukan panggung fashion, tapi ruang publik yang penuh risiko. Pilih ban yang tepat, tetap #Cari_Aman di jalan!
PT Astra Honda Motor (AHM) serius banget nih, mau bikin pengendara motor di Indonesia makin aman dan nyaman. Caranya? Mereka melatih instruktur dan advisor safety riding (dulu namanya “jagoan safety riding”) agar enggak cuma lihai bawa motor, tapi juga jago ngajarin orang lain!
Nah, untuk menguji kemampuan para pengajar ini, AHM ngadain kompetisi keren namanya The 16th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2025. Acaranya digelar di tempat latihan safety riding terbesar se-Asia Tenggara punya Honda, yaitu AHM Safety Riding Park di Cikarang, dari tanggal 15 sampai 18 Juni 2025. Di sini, para peserta diuji kemampuan berkendara dan bagaimana mereka bisa ngajarin tips aman berkendara yang gampang dimengerti.
Kompetisinya dibagi jadi 9 kategori, mulai dari instruktur motor gede (big bike), motor sport, motor matic (skutik), sampai advisor dari dealer dan komunitas. Peserta yang ikut di tingkat nasional ini sudah lolos seleksi ketat di daerah masing-masing, lho. Ada 197 peserta terbaik yang bersaing di kompetisi nasional ini, dari ribuan instruktur dan advisor se-Indonesia!
Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, bilang kalau kompetisi ini bukti komitmen AHM buat ningkatin skill para instruktur. Apalagi motor Honda sekarang makin banyak jenisnya, jadi tantangan tersendiri buat nyebarin budaya aman berkendara yang asyik.
“Kami pengen terus aktif menciptakan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” kata Andy. Makanya, kompetisi AHSRIC ini rutin diadain sejak 2009. Keterlibatan advisor dealer dan komunitas juga nunjukkin semangat AHM buat bikin ekosistem safety riding yang kuat.
AHM bareng dealer-dealernya di seluruh Indonesia udah lama banget (lebih dari 20 tahun!) ngajarin pentingnya safety riding. Mereka sudah ngadain lebih dari 34.000 pelatihan yang diikuti 3,3 juta lebih orang! Edukasi ini juga didukung alat canggih namanya Honda Riding Trainer (HRT) yang udah dipakai lebih dari 26,6 juta orang di seluruh Indonesia.
Biar edukasinya makin oke, AHM juga bangun 9 Safety Riding Center Honda di berbagai daerah dan punya AHM Safety Riding Park yang terbesar di Asia Tenggara. Fasilitas ini gak cuma buat kompetisi, tapi juga terbuka buat umum yang mau belajar berkendara aman.
Sejak 2017, AHM punya tagline #Cari_Aman buat kampanye safety riding, terutama buat anak muda. Mereka percaya, kalau berkendara itu aman, pasti jadi pengalaman yang menyenangkan buat kita semua!
Ini dia daftar para pemenang AHSRIC 2025:
Kategori Instruktur (Big Bike):
Hari Setiawan – PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya
Fendrik Alam – PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya
PT Astra Honda Motor (AHM) menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan ekosistem digital kreatif di Indonesia dengan menggelar workshop bertajuk “Unlocking Creativity with AI: Mastering Tools and Techniques for Impactful Content Creation”. Inisiatif strategis ini dirancang khusus untuk memberdayakan para blogger dan vlogger agar dapat memanfaatkan potensi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara maksimal dalam menciptakan konten yang tidak hanya menarik dan relevan, tetapi juga efisien dalam proses produksinya.
Dalam workshop yang diselenggarakan ini, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai berbagai teknik dan pemahaman praktis terkait implementasi alat-alat berbasis AI dalam alur kerja produksi video mereka. Materi yang disajikan mencakup spektrum yang luas, mulai dari ideasi konten yang lebih terarah dengan bantuan analisis AI, generasi thumbnail yangEye-catching secara otomatis, proses editing visual yang lebih cepat dan efisien, peningkatan kualitas suara (voice enhancement) dengan teknologi AI, hingga strategi monetisasi konten yang lebih optimal melalui pemanfaatan data dan analisis AI di berbagai platform digital. Seluruh materi disampaikan melalui pendekatan aplikatif, memastikan para content creator dapat dengan mudah mengadopsi dan mengintegrasikan teknologi AI ke dalam praktik mereka sehari-hari.
General Manager Honda Customer Care Center AHM, Antok Yuniarso, menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, terutama AI, dalam lanskap industri konten kreatif yang dinamis saat ini. Beliau menyatakan, “Melalui workshop ini, kami berharap para kreator digital dapat semakin percaya diri dalam mengeksplorasi dan mengimplementasikan teknologi untuk memperkaya kualitas dan dampak karya mereka. Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari komitmen berkelanjutan AHM untuk turut serta membangun ekosistem digital yang tidak hanya kreatif, tetapi juga positif dan inspiratif bagi seluruh penggunanya.”
Lebih dari sekadar penyampaian materi, workshop ini juga memberikan kesempatan berharga bagi para peserta untuk terlibat langsung dalam sesi praktik (hands-on session). Mereka diajak untuk mengaplikasikan berbagai tools AI terkini dalam menciptakan video pendek. Pengalaman praktis ini bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan nyata untuk menghasilkan konten yang lebih efektif dalam menjangkau dan berinteraksi dengan audiens yang lebih luas.
Penyelenggaraan workshop ini sejalan dengan visi AHM untuk terus mendorong inovasi di berbagai sektor. Dukungan ini tidak terbatas pada pengembangan produk otomotif unggulan, tetapi juga meluas pada upaya pemberdayaan dan pengembangan komunitas digital di Indonesia, menyadari peran penting para content creator dalam membentuk opini dan tren di era digital ini.
Pembatasan aktivitas akibat pandemi Covid-19 menimbulkan dampak negative yang luas terhadap berbagai sektor secara nasional maupun global. Kebijakan social distancing (jaga jarak dan menghindari kerumunan) yang diterapkan di seluruh dunia telah menurunkan aktivitas dan pergerakan masyarakat secara drastis di seluruh kota, termasuk di Indonesia. Terjadi penurunan yang signifikan pada volume kendaraan di jalan dan jumlah penumpang pada berbagai moda transportasi umum.
Hal ini yang juga menyebabkan turunnya angka kasus kecelakaan lalu lintas di jalan raya sepanjang 2020. Menurut Polda Metro Jaya Bidang Lalu Lintas, pada masa pandemi Covid-19, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) pada sepanjang 2020 menurun hingga 7.565 kasus. Meskipun angka ini turun dari angka sebelum pandemi, namun masih relatif tinggi jika dibandingkan dengan penurunan volume kendaraan di jalan raya dan kasus kecelakaan yang hanya turun 15% atau 8.877 kasus dibandingkan tahun 2019..
Data
tersebut menunjukkan bahwa risiko kecelakaan lalu lintas tidak hanya
bergantung pada situasi lalu lintas. Menurut data Kepolisian yang
dihimpun oleh Kominfo (2017), rata-rata 3 orang meninggal setiap jam
akibat kecelakaan jalan di Indonesia. Data yang sama menyatakan 3
penyebab utama kecelakaan lalu lintas antara lain; faktor manusia
(61%), yang berkaitan dengan kemampuan serta karakter pengemudi,
faktor prasarana dan lingkungan (30%), dan faktor kendaraan (9%).
Salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas adalah perilaku
pengemudi yang tidak aman. Melihat
tingginya angka fatalitas kecelakaan lalu lintas, PT.
Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) menyadari pentingnya
meningkatkan kepedulian masyarakat akan keselamatan jalan.
Wayan
Pariama, Direktur
Adira Insurance,
mengungkapkan “Adira Insurance menggagas
program CSR “I Wanna Get Home Safely” (IWGHS), sebuah kampanye
yang menggaungkan pesan keselamatan jalan bagi masyarakat luas di
Indonesia yang kini sudah berjalan selama lebih dari 10 tahun. Kami
melihat bahwa untuk
meningkatkan kesadaran berperilaku aman dan selamat, diperlukan
edukasi keselamatan berkendara yang meningkatkan pengetahuan dan
kesadaran pengguna jalan.”
Salah
satu program dalam IWGHS adalah Indonesia Road Safety Award (IRSA).
IRSA merupakan penghargaan kepada
Pemerintah Kota
dan Kabupaten
yang memiliki penerapan tata kelola keselamatan jalan terbaik
di Indonesia.
IRSA digagas dengan tujuan untuk menurunkan
angka kecelakaan dan fatalitasnya di Indonesia dan mengajak seluruh
lapisan masyarakat baik pemerintah, pihak lembaga swadaya masyarakat,
pihak swasta, masyarakat dan berbagai pihak lainnya untuk peduli
terhadap keselamatan jalan.
Tahun ini, menyesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19, Adira Insurance melakukan beberapa penyesuaian dalam pelaksanaan IRSA demi mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh peserta, serta mendukung instruksi Pemerintah untuk mengurangi risiko penyebaran virus Covid-19. Meski demikian, hal ini tidak menyurutkan komitmen Adira Insurance untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berperilaku selamat saat berada di jalan. Sebagai bagian dari komitmen ini, Adira Insurance melakukan studi pemetaan profil keselamatan jalan di 15 kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia melalui Road Safety Behavior Research. Berbeda dari program IRSA sebelumnya, riset tahun ini berfokus pada perilaku berkendara masyarakat Indonesia yang mencakup tiga aspek yaitu pengetahuan, sikap, dan perilaku.
Wayan
Pariama menegaskan,
“Keselamatan jalan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kesadaran
dan perilaku mengemudi yang aman sangat penting dalam mendukung
keselamatan jalan. Hal ini harus menjadi perhatian oleh semua pihak.
Kami senantiasa berkomitmen untuk dapat berkontribusi dalam mendukung
dan menggalakkan peningkatan keselamatan jalan di Indonesia.”
Narasumber : Atas (Ki -Ka) DR. IR. BUDI HIDAYAT, M.ENG.SC SELAKU PERENCANA AHLI UTAMA DIREKTORAT SARANA PRASARANA KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL ATAU BAPPENAS. AKBP DANANG SARIFUDIN, SIK SELAKU KASI PRODUK DIKMAS DITKAMSRL KORLANTAS POLRI. Bawah (Ki – Ka) ROHMAT PURNADI SELAKU HEAD OF BUSINESS DIGEST MAJALAH SWA. WAYAN PARIAMA SELAKU DIREKTUR ADIRA INSURANCE. KI DARMANINGTYAS SELAKU KETUA INSTRAN (INSTITUT TRANSPORTASI)
Melalui
project IRSA sebelumnya, Adira Insurance melihat implementasi program
keselamatan jalan di pemerintah kota dan kabupaten serta persepsi
masyarakatnya, sementara riset tahun ini berfokus pada aspek berbeda
yaitu perilaku masyarakat itu sendiri.
Riset
ini dilakukan
dalam periode 3 bulan sejak Oktober 2020. Riset dilakukan berdasarkan
1.500 responden yang tersebar di 15 Kota besar di Indonesia, yaitu;
DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya,
Malang, Denpasar, Medan, Padang, Palembang, Banjarmasin, Balikpapan,
Samarinda, dan Makassar.
Hasil
riset menunjukkan bahwa rata-rata indeks keselamatan berkendara di
Indonesia mencapai 76%. Nilai tersebut didapat dari aspek
pengetahuan/knowledge
mencapai 87%, aspek sikap/attitude mencapai 83% serta aspek
perilaku/behavior
memiliki indeks terendah yaitu 58%.
“Kami
berharap riset ini dapat membantu mendefinisikan indeks keselamatan
berkendara dari pemetaan profil berkendara masyarakat Indonesia dan
mengukur risiko dari perilaku masyarakat Indonesia di jalan. Risiko
dalam temuan ini tentunya harus dikelola untuk dapat mewujudkan
keselamatan jalan. Kami juga berharap riset ini dapat menjadi
inspirasi maupun referensi bagi Pemerintah, komunitas, lembaga
swadaya masyarakat, pihak swasta lainnya dan masyarakat untuk
menerapkan sistem tata kelola keselamatan jalan yang lebih baik di
Indonesia,” tambah Wayan.
Untuk
menyampaikan hasil kajian ini ke seluruh lapisan masyarakat dan
meningkatkan wawasan masyarakat akan pentingnya keselamatan
berkendara, Adira Insurance menggelar webinar bertajuk Indonesia
Bangkit: Pulihnya Mobilitas dan Tingkatkan Kesadaran Berperilaku Aman
dan Selamat Saat Berada di Jalan (30/03)
yang turut dihadiri oleh AKBP
Danang Sarifudin, SIK selaku Kasi Produk Dikmas Ditkamsel Korlantas
Polri, Rohmat Purnadi selaku Head of Business Digest,
Wayan
Pariama, Head
of Government Relations
Adira Insurance
serta
Darmaningtyas selaku Ketua INSTRAN (Institut Studi Transportasi).
“Kami
berharap webinar ini dapat membangun kembali kesadaran masyarakat
akan pentingnya berperilaku aman dan selamat saat di jalan, terutama
saat ini seiring dengan pulihnya mobilitas pasca pandemi. Oleh sebab
itu, kami menggandeng pakar-pakar ahli dalam merumuskan penerapan
keselamatan jalan dan mewujudkan keselamatan berkendara yang semakin
baik dari waktu ke waktu di Indonesia,” tutup Wayan.
Pandemi virus Corona atau COVID-19 jelas menghantam perekonomian Indonesia. Sebagai gambaran, perekonomian Indonesia mengalami kontraksi 5,32% pada semester 1 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini memiliki dampak langsung terhadap industri asuransi. Tercatat perusahaan asuransi umum hanya mampu mengumpulkan premi Rp37 Trilliun atau lebih rendah 6,1% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Di tengah kondisi sulit ini, sejumlah perusahaan asuransi umum bisa tetap mencatatkan perolehan premi yang baik. Dilansir dari bisnis.com, PT. Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) merupakan 5 perusahaan asuransi umum teratas yang tetap tumbuh berdasarkan rekapitulasi kinerja asuransi umum berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2020 yang dipublikasikan (9/11/2020).
Adira Insurance, yang diakuisi Zurich Insurance Company (Zurich) pada November 2019, berhasil membukukan premi bruto kuartal III/2020 senilai Rp 1,5 Triliun atau naik sebesar 2,3% (yoy) dari kuartal III/2019 senilai Rp 1,22 Triliun.
Hassan Karim, Chief Marketing Officer Adira Insurance, mengatakan, “Dampak dari pandemi ini bukan hanya secara kesehatan, namun secara finansial dan psikologis. Namun, dalam masa yang penuh ketidakpastian inilah peran perusahaan asuransi menjadi sangat penting, untuk hadir bagi pelanggan serta memberikan dukungan dan perlindungan yang komprehensif,”
Pandemi ini juga telah mengubah cara kita menjalankan kehidupan sehari-hari. Riset McKinsey & Company COVID-19 Consumer Pulse Surveys memaparkan perilaku pembelian pelanggan Indonesia bergeser secara online dan kemungkinan besar akan berlanjut setelah krisis. Hal ini didukung pula dengan semakin banyaknya masyarakat yang melek akan teknologi. Menurut Data Indonesia Digital Januari 2020, ada 175.4 juta pengguna mobile internet di Indonesia dan pengguna internet di Indonesia ada 64% dari total populasi.
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-30 yang jatuh pada 13 November 2020, Adira Finance, sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, mengadakan Adira Virtual Expo 2020. Ini merupakan pameran pertama beragam produk Adira Finance yang diselenggarakan secara virtual dalam format 3D.
Sesuai dengan misi perusahaan yaitu “menyediakan beragam solusi keuangan sesuai dengan kebutuhan setiap konsumen melalui sinergi dengan ekosistem”, Adira Virtual Expo 2020 hadir sebagai inovasi bagi konsumen, untuk dapat menikmati beragam solusi finansial dari Adira Finance sesuai kebutuhannya dengan cepat serta aman.
Sebagai wujud partisipasi Adira Finance pada Bulan Inklusi Keuangan yang dicanangkan pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), acara yang digelar mulai 8 Oktober 2020 ini menawarkan beragam produk pembiayaan mulai dari mobil dan motor (baru atau bekas), e-bike, asuransi, serta fasilitas dana multiguna dari puluhan brand ternama dan sekitar 350 lebih mitra dealer Adira Finance.
“Di Adira Virtual Expo 2020, pengunjung dapat merasakan pengalaman baru datang ke sebuah pameran 3D, dimana situs yang digunakan untuk acara ini didesain seperti gedung pameran asli, tapi secara virtual. Lengkap dengan booth dan display baik produk otomotif maupun non otomotif. Acara ini adalah solusi tepat di masa pandemi,” jelas Harry Latif, Direktur Portofolio Adira Finance, saat Sneak Preview Adira Virtual Expo 2020 yang digelar secara virtual, Jumat, 25 September 2020.
Berbagai acara akan digelar untuk memeriahkan rangkaian Adira Virtual Expo 2020, antara lain:
8 Oktober 2020: Grand Opening Adira Virtual Expo 2020
17 Oktober 2020: Talktainment “Belanja Cerdas di Adira Virtual Expo 2020” bersama rekan-rekan influencer.
23 Oktober 2020: Virtual Concert dengan menghadirkan artis ternama.
25 Oktober 2020: Penutupan Adira Virtual Expo 2020.
Masyarakat dapat secara mudah mengunjungi Adira Virtual Expo 2020 dengan melakukan pendaftaran secara gratis di situs resmi Adira Virtual Expo 2020 yaitu virtualexpo.adiraku.co.id. Calon pengunjung cukup mengisi data: nama, alamat email, nomor telepon, kota (wilayah), dan memasukkan kata sandi yang akan digunakan untuk masuk pada Adira Virtual Expo 2020.
Khusus calon pengunjung yang mendaftarkan diri selama masa pra registrasi, mulai hari ini hingga 7 Oktober 2020, akan berkesempatan mendapatkan promo cashback sebesar Rp 500.000,-.
Selama penyelenggaraan Adira Virtual Expo 2020, pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan, seperti: bunga rendah, diskon biaya hingga jutaan rupiah, cashback jutaan rupiah, free maintenance, free asuransi, bonus adirapoin, trade in mobil lama, program undian, serta instant approval ,proses persetujuan kredit secara instan untuk pelanggan setia Adira Finance terpilih.
Selain di virtualexpo.adiraku.co.id, pengunjung juga bisa mendaftar lewat aplikasi adiraku, sebuah layanan berbasis digital yang memberikan pengalaman bertransaksi lebih mudah, aman dan nyaman. Pengunjung tinggal klik tautan atau banner Adira Virtual Expo 2020 yang ada di aplikasi adiraku dan mendaftar sesuai petunjuk yang tersedia.
“Pengunjung juga dapat mengajukan pembiayaan Adira Finance saat pameran berlangsung melalui website virtualexpo.adiraku.co.id. Selain itu juga melalui aplikasi mobile adiraku, melalui menu pengajuan kredit, serta website momobil.id dan momotor.id. Di sini, pengunjung dapat memilih detail produk yang diinginkan,” jelas Niko Kurniawan, Direktur Penjualan, Pelayanan, dan Distribusi Adira Finance pada kesempatan yang sama.
Selama penyelenggaraan Adira Virtual Expo 2020, pengunjung dapat mengajukan pengajuan pembiayaan di booth-booth peserta expo. Terdapat bonus 5000 adirapoin bagi konsumen Adira Finance yang mengaktifkan adirapoin melalui aplikasi adiraku, serta promo Double Poin untuk pembayaran angsuran tepat waktu selama 1 Oktober hingga 30 November 2020.
Selain lewat situs resmi Adira Virtual Expo 2020, informasi mengenai Adira Virtual Expo 2020 juga dapat diakses melalui:
Website resmi Adira Finance, Momobil.id, Momotor.id dan Moservice.id.
Aplikasi adiraku
SMS / WA blast kepada konsumen terundang
Media sosial Adira Finance
Setelah proses pendaftaran selesai, pengunjung akan menerima email verifikasi bahwa pendaftaran Adira Virtual Expo telah berhasil, dan semuanya gratis tanpa ada biaya pendaftaran.
Masyarakat dapat mengunjungi Adira Virtual Expo 2020 mulai 8 hingga 25 Oktober 2020 dari pukul 12.00 – 21.00 WIB (Senin – Jumat) dan 09.00 – 21.00 (Sabtu dan Minggu). Pada Adira Virtual Expo 2020 tersedia pula pilihan pembiayaan secara syariah.
Informasi lebih lanjut terkait Adira Virtual Expo 2020 silakan kunjungi website resmi Adira Finance di www. adira.co.id atau Dering Adira Finance 1500511.
Segera lakukan pra-registrasi hingga 7 Oktober 2020, raih kesempatan cashback sebesar Rp 500.000,-.
Adira Finance meluncurkan program CSR bertajuk Festival Kreatif Lokal 2020 yang bertujuan untuk mendukung program ketahanan ekonomi negeri, terutama di saat pandemi COVID-19.
Kerjasama ini bisa menjadi peluang untuk membuka kesempatan lainnya, antara Kemenparekraf dan Adira dalam mengembangkan UMKM dan generasi muda Indonesia.
Harapannya adalah banyak UMKM yang berpartisipasi demi menunjukkan potensi anak bangsa melalui kreativitas dan inovasi. Festival Kreatif Lokal akan dilaksanakan selama Agustus 2020 – Januari 2021.
Penyelenggaraan kegiatan “Adira Finance Festival Kreatif Lokal 2020” yang didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sekaligus eksposur terhadap para pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif.
Sehingga tidak hanya dapat meningkatkan ketahanan bisnis tapi juga bangkit dari pandemi COVID-19.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemenparekraf dengan Adira Finance dalam penyelenggaraan “Festival Kreatif Lokal 2020″, Kamis (27/8/2020), mengatakan pandemi yang sedang melanda dunia memiliki dampak yang negatif terhadap banyak sektor tidak terkecuali ekonomi kreatif dan UMKM.
“Sejalan dengan arahan presiden, kita perlu galakkan kemandirian kita sebagai sebuah bangsa. Dengan itu, kita bisa gerakkan kembali roda ekonomi yang terganggu akibat pandemi, bahkan kita harus bisa bajak pandemi ini agar sebisa mungkin untuk membuat kemajuan atau lompatan agar Indonesia jauh lebih baik,” kata Wishnutama.
Ia mengatakan, pada situasi saat ini sangat penting untuk menjaga optimisme sekaligus mempersiapkan untuk memasuki era post vaksin. Ia meyakini setelah nanti vaksin telah diproduksi dan didistribusi, sektor parekraf akan melesat kembali bahkan lebih baik dari sebelumnya.
“Pemerintah telah berkali-kali menyampaikan tentang persiapan vaksin COVID-19, yang artinya para pelaku usaha khususnya di sektor ekonomi kreatif harus bisa mempersiapkan diri terhadap peluang yang akan ada pada saat vaksin COVID-19 sudah terdistribusi. Dan saya yakini peluang akan sangat banyak,” kata Wishnutama.
Ia pun berharap Festival Kreatif Lokal tidak sekadar program CSR, namun dapat diyakini untuk mendorong para pelaku kreatif melakukan inovasi dan kreativitas sehingga mampu meningkatkan taraf hidup serta memberdayakan para pelaku ekonomi kreatif untuk melalui pandemi ini.
“Kita harapkan dengan sinergi ini pelaku ekonomi kreatif dapat kembali bangkit sehingga kita semua dari berbagai macam sektor dapat memajukan perekonomian kembali dan negeri kita yang kita cintai,” kata Wishnutama.
Sementara Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya saat sesi diskusi mengatakan, pemerintah sebelumnya telah menggulirkan program Bangga Buatan Indonesia , sebuah gerakan nasional berbentuk gotong royong dari UMKM untuk UMKM Indonesia. Sebagai turunan dari gerakan nasional tersebut, Kemenparekraf/Baparekraf kemudian menjalankan program #BeliKreatifLokal yang memberikan berbagai pendampingan untuk peningkatan kompetensi pelaku UKM ekraf agar dapat masuk ke platform digital.
“Dengan berbagai pendampingan yang dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf kepada para pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif melalui program #BeliKreatifLokal, average penjualan para pelaku UMKM meningkat sekitar 24 persen dari sebelum mereka onboarding. Hal ini tentu hasil yang menggembirakan” kata Nia Niscaya.
Karena itu ia mengapresiasi kehadiran program Adira Finance Festival Kreatif Lokal yang akan mendorong lebih banyak lagi UMKM ekraf yang mendapatkan pendampingan dan dukungan.
Secara kelembagaan, Nia berharap lewat kerja sama ini juga dapat meningkatkan brand Wonderful Indonesia agar semakin dikenal. “Kemitraan ini dapat memberikan hasil dan manfaat untuk banyak pihak,” kata Nia.
Festival Kreatif Lokal 2020″ merupakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Adira Finance yang bertemakan “Bangkit Bersama Sahabat” yang diadakan mulai Agustus 2020 hingga Januari 2021. Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Kemenparekraf RI #BeliKreatifLokal dan Bangga Buatan Indonesia.
Festival Kreatif Lokal 2020 meliputi dua program acara yaitu Kreatif Lokal Award dan Konser Kreatif Lokal. Kreatif Lokal Award merupakan sebuah apresiasi nyata Adira Finance bagi individu pelaku wirausaha yang telah menunjukkan prestasi kinerja baik dan memberdayakan masyarakat sekitarnya melalui inovasi dan kreativitas sehingga meningkatkan taraf hidup diri dan lingkungannya. Ajang ini berupaya mencari 18 pemenang dari 6 kategori bidang ekonomi kreatif yang dilombakan yaitu Kuliner, Fashion, Kriya, Fotografi, Video, dan Pertunjukan.
Selain modal usaha dengan total ratusan juta rupiah, para pemenang akan mendapatkan business coaching, program pendampingan bersama dengan Kemenparekraf RI, lapak online di Bukalapak, serta eksposur di media mengenai produk dan usaha mereka. Para pelaku UKM kreatif dapat mendaftarkan sebagai peserta dengan mengunjungi microsite bit.ly/festivalkreatiflokal.
Pengumuman pemenang Kreatif Lokal Award diadakan pada November 2020 bertepatan dengan HUT Adira Finance ke-30. Pada penghujung Festival Kreatif Lokal 2020, akan diadakan Konser Kreatif Lokal pada Januari 2021, dengan rangkaian kegiatan terdiri dari Live Streaming event, Online Bazzar mengangkat produk para pemenang award, Online Workshop & Talkshow dengan ikon kreatif sesuai dengan kategori, serta Konser Amal artis ternama untuk menarik donasi bagi pelaku UKM yang terdampak pandemi.
“Melihat dari perjalanan dua tahun sebelumnya dari Festival Kreatif Lokal ini, apa yang kita lakukan mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Target kami membuat acara ini semakin besar dan berkelanjutan ke depannya agar memberikan dampak yang lebih luas pada masyarakat,” kata Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli.
Turut hadir dalam jumpa pers tersebut Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli, Direktur SDM dan dan Marketing Adira Finance Swandajani Gunadi, Direktur Adira Insurance Donni Gandamana, CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin, Direktur Adira Insurance Donni Gandamana, serta CEO Anteraja Suyanto Tjoeng.
PT
Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (Adira Finance) merilisaplikasi
layanan konsumen berbasis digital, Adiraku. Aplikasi ini dirancang
sebagai solusi finansial bagi konsumen dengan memberikan pengalaman
bertransaksi sesuai kebutuhan.
Adira
Finance yang telah berkembang dengan puluhan juta konsumen di
seluruh Indonesia dalam kurun waktu selama 30 tahun, kini semakin
mantap meningkatkan pelayanan dan konektivitas dengan mereka. Dengan
di rilisnya aplikasi Adiraku kini mampu menjadi jembatan yang terus
terhubung selama 24 jam dengan Adira Finance, untuk mendapatkan
pelayanan yang lebih baik lagi “, ujar Hafid Hadeli selaku
Direktur Utama Adira Finance.
Dengan
aplikasi Adiraku, kini konsumen Adira Finance akan mendapatkan akses
terhadap layanan finansial cepat dan pengalaman bertransaksi yang
mudah dan menyenangkan kapanpun dan dimanapun. Berbagai fitur layanan
yang tersedia di Adiraku antara lain:
Informasi Detil Kontrak, dapat melihat nomor kontrak, besar angsuran, tanggal jatuh tempo, sisa tenor, angsuran dan informasi lainnya.
Bayar Angsuran Instan, dapat melakukan pembayaran angsuran dimana saja dan kapan saja. Bayar Angsuran Instan ini menggunakan sistem virtual account sehingga transaksi akan berjalan secara real time. Pembayaran anggsuran dapat dilakukan melalui transfer ATM, D-bank, internet
Riwayat Pembayaran, Memonitor sisa tenor dan jumlah angsuran yang sudah dibayarkan.
Eazy Klik, Penawaran spesial personalized pre-approved credit bagi konsumen terpilih memenuhi syarat.
Simulasi Kredit, Simulasi Kredit dapat diakses oleh konsumen maupun calon konsumen Adira Finance
Whatsapp Chat Dering Adira 24 Jam, Fitur ini dapat memudahkan konsumen untuk terhubung 24 jam dengan berbagai jaringan
Janji Bayar , Sebuah fitur yg memudahkan konsumen untuk melakukan penjadwalan pembayaran apabila pada saat tanggal jatuh tempo konsumen belum memiliki dana melalukan pembayaran cicilan.
Lokasi Cabang , Konsumen yang ingin datang ke kantor cabang, dapat membuka fitur Lokasi Cabang terhubung langsung dengan Google Maps.
Cashback Reward Game , Yang menarik, setelah bayar angsuran lewat aplikasi Adiraku, konsumen akan ditawarkan
Informasi Umum , Adiraku memberikan informasi yang banyak dibutuhkan oleh konsumen terkait
Aplikasi Adiraku dapat diunduh melalui Google Playstore (Android) atau App Store (1OS). Setelah mengunduh, konsumen dapat melakukan registrasi dengan mengisi nomor handphone dan kode OTP yang dikirimkan via sms, dan setelahnya konsumen dapat
membuat
PIN yang akan digunakan untuk login.
Bagi konsumen Adira Finance yang sudah mengunduh aplikasi Adiraku hingga April 2020, dapat mengikuti program Undian Seru Adiraku dimana konsumen berkesempatan mendapatkan hadiah seru berupa sepeda motor serta hadiah menarik lainnya. Syarat
mengikuti
undian ini cukup mudah hanya dengan mengunduh aplikasi Adiraku dan
melakukan pembayaran cicilan melalui Adiraku.
Adiraku
tidak hanya diperuntukkan bagi konsumen Adira Finance saja,
masyarakat Indonesia yang tertarik untuk mengetahui informasi tentang
solusi finansial dari Adira Finance, mengakses informasi umum berupa
produk, promo maupun lokasi cabang Adira Finance, serta melakukan
simulasi kredit berbagai produk di aplikasi Adiraku.
“Menjadi komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen, serta membawa mereka maju dan sukses bersama dengan Adira Finance. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan yaitu, menciptakan nilai bersama untuk kesejahteraan masyarakat
Indonesia,”
tutup Hafid.
Tentang
Adira Finance
Adira
Finance berdiri pada tahun 1990 semula dikembangkan sebagai
perusahaan pembiayaan mobil, yang kemudian sejak tahun 1997 merambah
ke pembiayaan sepeda motor, Pada tahun 2004, Adira Finance menawarkan
sahamnya di Bursa Efek
Jakarta
(sekarang Bursa Efek Indonesia) vang selaniutnva diambil alih oleh PT
Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon). Saat ini kepemilikan saham
Bank Danamon terhadap Perusahaan adalah sebesar 92,07%.
Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi
Pemenang Utama
Kota Depok
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kota Depok
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Depok
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Magelang
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Magelang
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kota Depok
Kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah
Pemenang Utama
Kota Banjarbaru
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Balikpapan
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Banjarbaru
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Banjarbaru
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kota Padang Panjang
Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi
Pemenang Utama
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kabupaten Pacitan
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kabupaten Jepara
Kategori Kabupaten dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Rendah
Pemenang Utama
Kabupaten Musi Banyuasin
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kabupaten Landak
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kabupaten Musi Banyuasin
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kabupaten Banyuasin
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kabupaten Musi Banyuasin
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kabupaten Banyuasin
Kategori Kota/Kabupaten Excellent City 2019”
Pemenang Utama
Kota Semarang
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kabupaten Bangka
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Semarang
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Semarang
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Semarang
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kabupaten Bangka
Kategori Ibukota Provinsi
Pemenang Utama
Kota Bandung
Pemenang Pilar 1 Manajemen Keselamatan Jalan (Safer Management)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 2 Jalan yang Berkeselamatan (Safer Road)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 3 Kendaraan yang Berkeselamatan (Safer Vehicle)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 4 Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Safer User)
Kota Bandung
Pemenang Pilar 5: Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Pre and Post-Crash Response)
Kota Bandung
Penghargaan Khusus
Kota/kabupaten terbaik pada program kemitraaan
Kota Banjarbaru
Kota/kabupaten terbaik pada angkutan umum
Kota Semarang
Kota/kabupaten terbaik pada program sosialisasi dan edukasi keselamatan jalan
Kota Banjarbaru
Kota/kabupaten terbaik pada program Public Service Center
Kabupaten Bangka
PT. Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) secara konsisten mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian akan keselamatan jalan. Melalui IRSA (Indonesia Road Safety Award), Adira Insurance memberikan apresiasi kepada kota dan kabupaten yang memiliki penerapan tata kelola keselamatan jalan terbaik. IRSA digagas dengan tujuan untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia serta terus berupaya untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat baik pemerintahan, pihak lembaga swadaya masyarakat, pihak swasta, dan berbagai pihak lainnya untuk terus peduli terhadap keselamatan jalan.
Julian Noor, Chief Executive Officer Adira Insurance, menegaskan, Adira Insurance menjadi perusahaan asuransi umum satu-satunya di Indonesia yang memiliki program CSR dengan fokus keselamatan di jalan dan terus dilakukan secara konsisten. Kami akui hal ini tidaklah mudah, namun dengan sinergi dari berbagai pihak seperti 5 pilar kementerian, Adira Insurance mampu berkontribusi secara aktif untuk terus meningkatkan kepedulian keselamatan jalan di Indonesia.
IRSA merupakan bentuk kolaborasi dan sinergitas dengan 5 Pilar keselamatan jalan di Indonesia yang disesuaikan dengan Rancangan Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan, diantaranya Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI dan Kementerian Kesehatan.
Melalui IRSA, lahir program-program inovatif baru yang secara serius diterapkan oleh Pemerintah kota dan Kabupaten untuk diterapkan dalam tata kelola keselamatan jalan. Semangat dari program IRSA adalah memberikan dukungan kepada pemerintah Kota dan Kabupaten agar terus menerapkan pilar-pilar keselamatan jalan di lingkungan pemerintahannya sehingga tercipta keselamatan jalan yang aman dan nyaman.
Untuk membangun kesadaran masyarakat akan road safety terlebih dengan tujuan untuk menekan angka fatalitas di jalan tentunya bukan merupakan pekerjaan jangka pendek dan hanya dikerjakan satu pihak saja. Ini membutuhkan keseriusan banyak pihak dan strategi jangka panjang. Untuk itulah, kami berkomitmen untuk menjalankan program ini hingga mencapai tujuan besar. Komitmen Adira Insurance dalam membangun keselamatan jalan pun juga tidak akan pernah berhenti, Julian
Adira Insurance mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/BAPPENAS sebagai kordinator 5 pilar keselamatan jalan dalam terus menggerakkan IRSA. Sudah tiga tahun terakhir ini, hasil riset IRSA dijadikan laporan yang disampaikan oleh Kementerian PPN/BAPPENAS di kancah internasional dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan. Kami selaku pihak swasta sangat bangga dan mengucapkan terima kasih sudah mempercayakan kami. Tentu saja ucapan terima kasih untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI dan Kementerian Kesehatan serta para penggiat raod safety lainnya. Harapannya kolaborasi yang terjalin ini dapat mendorong pelaksanaan penerapan program keselamatan jalan yang baik dan menurunkan tingkat kecelakaan di Indonesia, ungkap Julian.
Setelah sukses diselenggarakan di tahun-tahun sebelumnya, penganugerahaan IRSA kembali digelar untuk ketujuh kalinya. Tahun ini, acara penganugerahan IRSA 2019 digelar pada Selasa, 17 Desember 2019 bertempat di Shangri-La Hotel, Jakarta. Di tahun 2019, tercatat sebanyak 180 kota dan kabupaten yang ikut serta dan kemudian terpilih sebanyak 23 kota dan kabupaten yang menjadi finalis IRSA 2019. 23 finalis terpilih berdasarkan data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya. Tahap berikutnya adalah observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna jalan terhadap 23 finalis IRSA 2019, yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengukur kualitas penerapan tata kelola keselamatan jalan di 23 kota dan kabupaten tersebut. Tahap terakhir adalah penjurian dan sharing session yang telah dilakukan pada Oktober lalu di Gedung Kementerian PPN/Bappenas.
Yang membedakan dengan tahun-tahun sebelumnya adalah penambahan kategori finalis pada IRSA. Salah satunya kami menambahkan kategori Ibukota Provinsi, hal ini bertujuan untuk semakin meningkatkan kualitas riset agar semakin seimbang antar finalis. Selain itu, hal ini juga merupakan hasil evaluasi pelaksanaan IRSA 2018 dan masukan dari 5 pilar kementerian serta pakar keselamatan jalan dalam forum IRSA 2019 yang telah dilakukan Februari lalu, ungkap Julian.
Julian menegaskan, IRSA 2019 ini mengangkat tema Road Safety Through Smart Mobilty dengan alasan bahwa di era serba cepat ini, sistem tata kelola keselamatan jalan harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perpindahan penduduk yang efektif, efisien, dan terintegrasi dengan penggunaan teknologi yang terbarukan untuk mewujudkan zero accident di Indonesia.”
Adira Insurance melalui IRSA mengajak seluruh lapisan masyarakat melalui pemerintah kota dan kabupaten untuk terus menularkan virus road safety. “Sehingga kami berharap pesan dan semangat IRSA terus menular hingga seluruh wilayah di Indonesia. Pemenang IRSA dapat menjadi inspirasi dan role model bagi pemerintah kota dan kabupaten di seluruh Indonesia untuk dapat mengembangkan program-program keselamatan jalan dan tata kelola keselamatan jalan dengan lebih baik lagi,” tutup Julian.