Mobilitas Tinggi, Risiko Nyata: WMS Ajak Perempuan Prioritaskan Safety Riding #Cari_Aman

Jakarta – Tingginya mobilitas masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, turut diiringi dengan meningkatnya risiko di jalan raya. Dalam kondisi lalu lintas yang padat dan karakter jalan yang beragam, pemahaman mengenai keselamatan berkendara (safety riding) kini menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar pelengkap.

Seiring meningkatnya jumlah pengendara perempuan di Indonesia, tantangan berkendara pun ikut berkembang. Kesadaran akan pentingnya keselamatan menjadi faktor kunci untuk menciptakan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.

Menjawab hal tersebut, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta – Tangerang, melalui program Safety Riding Promotion, активно mendorong edukasi keselamatan berkendara bagi perempuan melalui kampanye #Cari_Aman.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, menyampaikan bahwa perempuan memiliki potensi besar menjadi pelopor keselamatan di jalan.

“Perempuan umumnya memiliki tingkat kehati-hatian yang tinggi saat berkendara. Hal ini menjadi potensi besar untuk menjadi pelopor keselamatan. Namun, tetap diperlukan pemahaman yang tepat agar setiap keputusan di jalan selalu mengedepankan prinsip #Cari_Aman,” ujarnya.

Dalam implementasinya, terdapat beberapa aspek mendasar yang perlu diperhatikan oleh pengendara perempuan untuk meningkatkan keselamatan saat berkendara:

1. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Lengkap
Perlengkapan seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup merupakan elemen penting dalam melindungi tubuh dari risiko cedera. Selain itu, penggunaan safety gear juga meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara.

2. Pilih Outfit yang Aman dan Nyaman
Pemilihan pakaian berkendara memiliki peran penting. Rok yang terlalu pendek atau ketat berpotensi mengganggu pergerakan dan mengurangi kontrol saat berkendara. Celana yang nyaman dan fleksibel menjadi pilihan yang lebih aman.

3. Gunakan Lampu Sein dengan Tepat
Lampu sein berfungsi sebagai alat komunikasi antar pengguna jalan. Penggunaan yang tepat sebelum berbelok atau berpindah jalur dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan.

4. Patuhi Rambu dan Aturan Lalu Lintas
Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas merupakan kunci utama dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan di jalan, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya.

Agus menambahkan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Disiplin, awareness, dan kepedulian terhadap kondisi jalan sangat penting. Jika diterapkan secara konsisten, risiko kecelakaan dapat ditekan dan budaya #Cari_Aman bisa menjadi kebiasaan sehari-hari,” tambahnya.

Selain faktor pengendara, kondisi kendaraan juga menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Pemeriksaan rutin diperlukan untuk memastikan performa kendaraan tetap optimal dan aman digunakan.

Melalui berbagai pelatihan serta kampanye digital, WMS terus memperluas jangkauan edukasi safety riding kepada masyarakat, khususnya perempuan. Dengan memanfaatkan berbagai platform komunikasi, pesan keselamatan diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat.

Komitmen ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab, sekaligus mendorong perempuan untuk menjadikan #Cari_Aman sebagai bagian dari gaya hidup berkendara sehari-hari.