Adrenalin Mandalika 2026: Dominasi CBR Series Berhasil Hantarkan Pebalap Astra Honda Naik Podium Utama

Lewat kontrol kendali presisi dan resiliensi mental di lintasan ekstrem, Irfan Ardiansyah dan Herjun Atna Firdaus amankan podium berharga pada ARRC Seri ke-4 di Pertamina Mandalika International Circuit.

JAKARTA, 10 AGUSTUS 2026 – Dalam dunia balap motor profesional, perbedaan antara kekalahan dan kemenangan ditentukan oleh keputusan psikologis dalam hitungan milidetik saat melibas benturan angin dan manuver ketat di tikungan berbahaya. Menguji ketahanan fisik, fokus kognitif, serta keunggulan mekanis CBR Series, pebalap Astra Honda ARRC Mandalika 2026 sukses menorehkan prestasi gemilang pada putaran keempat Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, 7–9 Agustus 2026.

Mengandalkan performa presisi Honda CBR250RR dan CBR600RR, Astra Honda Racing Team (AHRT) merebut podium pertama di kelas Asia Production (AP) 250 melalui Irfan Ardiansyah, serta podium ketiga di kelas Supersport (SS) 600 melalui Herjun Atna Firdaus.

Ketenangan Mental dan Kalkulasi Risiko: Kunci Kemenangan Seri AP250

Balapan kelas AP250 menyajikan dinamika persaingan intensif. Setelah menyelesaikan Race 1 di posisi kesepuluh akibat manuver menghindar di tikungan terakhir, Irfan Ardiansyah menunjukkan resiliensi kognitif luar biasa pada Race 2 (9/8). Dari posisi ke-11 dengan sisa enam putaran, pebalap bernomor motor 16 ini melakukan kalkulasi risiko secara cermat, mencetak fastest lap 1:46.919 pada Lap 7, dan merebut posisi terdepan di tikungan penutup.

Kemenangan ini menambah koleksi 31 poin dan mendongkrak posisi Irfan ke peringkat keempat klasemen sementara AP250 dengan total 82 poin.

“Saya sangat bersyukur bisa meraih podium pertama di Race 2. Kunci utama ada pada ketenangan menjaga racing line dan kepercayaan penuh pada performa CBR250RR. Terima kasih kepada seluruh tim yang bekerja keras,” ujar Irfan.

Perjuangan gigih juga ditunjukkan oleh Rheza Danica Ahrens yang finis keenam di Race 1 dan sempat memimpin Race 2 sebelum insiden kontak fisik di tikungan 16 menghentikan langkahnya. Rheza kini bertahan di posisi kedua klasemen sementara AP250 dengan 92 poin. Sementara itu, M. Badly Ayatullah mengonfirmasi pemulihan fisik yang solid dengan berhasil mengamankan posisi kelima di Race 2.

Resiliensi Tinggi dan Kontrol Presisi di Kelas SS600 dan ASB1000

Pada kelas Supersport (SS) 600, Herjun Atna Firdaus membuktikan daya juang tinggi bersama CBR600RR. Bangkit dari insiden di Race 1 yang memaksanya finis kedelapan, Herjun merespons tekanan pada Race 2 lewat strategi menjaga ritme suhu ban dan throttle control yang konsisten. Memanfaatkan celah manuver di lap terakhir, Herjun sukses mengamankan podium ketiga. Hasil ini menempatkannya di posisi kelima klasemen sementara SS600 dengan 91 poin.

Di kelas tertinggi Asia Superbike (ASB) 1000, M. Adenanta Putra tampil kompetitif bersama CBR1000RR-R. Meski bertanding dalam proses pemulihan cedera tulang selangka, Adenanta konsisten amankan posisi keenam di Race 1 dan posisi kelima di Race 2, mengumpulkan total 71 poin di peringkat keenam klasemen sementara.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, mengapresiasi tinggi fokus ketahanan mental dan ketangkasan teknis seluruh pebalap.

“Kami sangat bangga dengan komitmen dan semangat pantang menyerah dari seluruh pebalap AHRT di Mandalika. Kemenangan ini membuktikan kombinasi manunggal antara talenta pebalap Indonesia dan ketangguhan CBR Series. Hasil positif ini menjadi modal berharga untuk terus mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional,” tegas Andy.

Rangkaian hasil dari Sirkuit Mandalika ini menjadi fondasi optimisme bagi AHRT untuk menghadapi putaran kelima ARRC 2026 yang akan berlangsung di Sepang International Circuit, Malaysia.