SEMARANG – Sebanyak 570 pelajar dan guru dari 38 sekolah binaan mengikuti Cari Aman Academy 2026 di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Semarang, pada 6–8 Oktober 2026. Program yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM) ini mendorong generasi muda menjadi penggerak budaya keselamatan berkendara di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Mengusung tema “The Next Change Makers, Jago Cari Aman Biar Happy”, kompetisi nasional perdana ini menguji pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas peserta dalam menyampaikan pesan keselamatan berkendara. Para peserta terdiri atas 380 pelajar dan 190 guru dari sejumlah wilayah, termasuk Bandung, Surabaya, Samarinda, dan Pontianak.
Tak sekadar berkompetisi, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan edukasi keselamatan berkendara. Sebelumnya, mereka telah menjalankan berbagai kegiatan di sekolah masing-masing, mulai dari berbagi pengetahuan kepada teman sebaya hingga mengajak komunitas dan masyarakat membiasakan perilaku berkendara yang aman.
Melalui program ini, AHM ingin memperkuat peran pelajar sebagai agen perubahan serta guru sebagai teladan dalam menanamkan budaya keselamatan berkendara sejak usia sekolah.
Uji Pengetahuan, Keterampilan, dan Kreativitas
Cari Aman Academy 2026 menilai peserta melalui tiga aspek utama, yaitu Knowledge, Skill, dan Creativity. Ketiganya dirancang untuk mengukur pemahaman keselamatan berkendara sekaligus kemampuan peserta menerapkan dan menyampaikan edukasi kepada orang lain.
Pada aspek Knowledge, peserta mengikuti ujian teori dan diuji kemampuannya menjelaskan perilaku berkendara aman berdasarkan materi #Cari_Aman 5P+. Sementara itu, aspek Skill menguji keterampilan pengereman (braking), slalom, dan keseimbangan statis menggunakan sepeda motor Honda BeAT.
Adapun aspek Creativity menantang peserta merancang kegiatan edukasi yang menarik agar pesan keselamatan berkendara lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh lingkungan sekitar.
Rangkaian penilaian tersebut menghasilkan sejumlah penerima penghargaan, baik untuk pelajar, guru pembimbing, maupun sekolah binaan Safety Riding Astra Honda.
Mahendra Hayu Alfiansyah dari SMA Negeri 1 Sumberpucung, Jawa Timur, meraih Task Force Award. Sementara itu, Deca Auliya Putri dari SMK Islam Krembung, Jawa Timur, mendapatkan Agent Award.
Untuk kategori sekolah, Best SR Creative Activity Award diraih SMA Negeri 1 Pangkalpinang, Bangka Belitung. Adapun Best SR School Partnership Award diberikan kepada SMK Wiraswasta Cimahi, Jawa Barat.
Deca mengatakan, pengalaman mengikuti kompetisi tersebut memberinya pemahaman baru mengenai peran pelajar dalam menyebarkan kesadaran keselamatan berkendara.
“Awalnya saya ingin belajar berkendara yang benar, tapi lewat kompetisi ini saya sadar bahwa kami sebagai pelajar bisa menjadi contoh bagi teman sebaya. Setelah pulang nanti, saya ingin membagikan ilmu yang saya dapat melalui kompetisi Cari Aman Academy ini kepada teman-teman di sekolah agar semakin banyak yang peduli keselamatan saat berkendara,” ujar Deca.
Pembinaan Sekolah Jadi Fondasi Kompetisi
Cari Aman Academy 2026 merupakan bagian dari pembinaan terhadap 38 sekolah binaan keselamatan berkendara melalui kolaborasi AHM dan jaringan main dealer sepeda motor Honda di berbagai wilayah sejak 2025.
Sebelum mengikuti kompetisi tingkat nasional, para pelajar dan guru mendapatkan penguatan kompetensi melalui program Safety Riding Advisor Training (SAT) Level 1. Selanjutnya, pada Agustus–September 2026, peserta mengikuti Cari Aman Academy Bootcamp yang diselenggarakan jaringan main dealer Honda di berbagai daerah.
Bootcamp tersebut menjadi tahap pembekalan sekaligus seleksi peserta sebelum berkompetisi di tingkat nasional. Salah satu kegiatannya adalah kompetisi public speaking mengenai materi #Cari_Aman 5P+.
Dalam sesi tersebut, peserta mengasah kemampuan memahami materi keselamatan berkendara, menyusun pesan, berkomunikasi dengan audiens, serta menyampaikan edukasi secara menarik dan mudah dipahami.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan, pelajar memiliki kedekatan dengan teman sebaya sehingga dapat membantu menyampaikan pesan keselamatan berkendara dengan cara yang lebih relevan. Di sisi lain, guru memiliki peran penting sebagai teladan dalam membangun kebiasaan positif.
“Kebiasaan berkendara yang aman perlu terbentuk sejak usia sekolah. Sehingga diperlukan penyampaian pesan keselamatan yang mudah diterima di lingkungan sekolah, seperti melalui teman sebaya maupun keteladanan para guru. Melalui Cari Aman Academy, kami berharap para peserta dapat membawa pulang semangat untuk menumbuhkan budaya keselamatan di sekolah sekaligus menjadi penggerak perubahan positif di tengah masyarakat dalam mewujudkan cara berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Andy.
Perluas Edukasi Keselamatan Berkendara
Pelaksanaan Cari Aman Academy 2026 di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran keselamatan berkendara bagi generasi muda.
Fasilitas yang berada di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB) tersebut diresmikan pada 15 Juli 2026. Pusat pelatihan ini berdiri di atas lahan seluas satu hektare dengan luas bangunan 2.760 meter persegi.
Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah merupakan satu dari sembilan Safety Riding Center Honda yang dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dan institusi untuk memperdalam pengetahuan sekaligus meningkatkan keterampilan keselamatan berkendara.
Sejak diperkenalkan pada 2017, #Cari_Aman menjadi payung program keselamatan berkendara AHM, khususnya untuk meningkatkan kesadaran generasi muda. Upaya ini turut diperkuat melalui keberadaan enam Safety Riding Lab, kemitraan dengan sekolah binaan, serta berbagai program edukasi bersama jaringan main dealer Honda.
Melalui Cari Aman Academy dan program pembinaan lainnya, AHM bersama jaringan main dealer Honda terus mendorong generasi muda untuk menerapkan perilaku berkendara yang aman di lingkungan sekolah dan menyebarkan kesadaran tersebut kepada masyarakat luas.
Daftar Pemenang Cari Aman Academy 2026
Task Force Award
- Mahendra Hayu Alfiansyah – SMA Negeri 1 Sumberpucung.
- Moh Rafi Abdul Rahmat – SMK Wiraswasta Cimahi.
- Andra Diah Rahmawati – SMK Islam Krembung.
Agent Award
- Deca Auliya Putri – SMK Islam Krembung.
- Geraldo Tristan Regan – SMK Negeri 6 Samarinda.
- Muhammad Rafi Ramadhani – SMK Negeri 7 Kendal.
Best SR School Partnership Award
- SMK Wiraswasta Cimahi.
- SMA Negeri 1 Sumberpucung.
- SMK Islam Krembung.
Best SR Creative Activity Award
- SMA Negeri 1 Pangkalpinang.
- SMK Negeri 2 Palembang.
- SMK Negeri 7 Terpadu Pontianak.
