Honda Bikers Fun Motour Camp 2026: Perkuat Solidaritas AHJ di Bogor

BOGOR – Semangat kebersamaan dan petualangan berbalut edukasi keselamatan berkendara mewarnai gelaran Honda Bikers Fun Motour Camp 2026. Mengusung tajuk Ngamping Bareng Paguyuban (NGAYAB) Babak V, sebanyak 70 bikers dari Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) memadati Sarang Semut Camp, Kabupaten Bogor, pada 14-15 Februari 2026.

Komitmen #Cari_Aman Sepanjang Jalur

Perjalanan dimulai dari Idemitsu Moto Lounge, Jakarta Selatan. Meski sempat diguyur cuaca yang kurang bersahabat, rombongan tetap disiplin menerapkan prinsip keselamatan berkendara. Di bawah komando road captain, para peserta menunjukkan etika berkendara yang santun, menjaga jarak aman, dan mematuhi rambu lalu lintas sebagai implementasi nyata kampanye #Cari_aman.

Era Baru AHJ: Inklusif dan Solid

Momen krusial terjadi pada malam hari di bawah sejuknya udara Bogor. Kong Ayat, Ketua Presidium AHJ periode 2026-2029, secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus baru. Tak hanya itu, AHJ menunjukkan sikap inklusif dengan merangkul keluarga baru, Honda CBR Club Independent (HCCI), ke dalam naungan asosiasi.

“Kegiatan ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat soliditas internal AHJ. Kami optimis AHJ terus berkembang menjadi contoh komunitas yang aktif, aman, dan inspiratif,” ujar Agus Sigit Wicaksono, PIC Community Development.

Mengubah Hobi Menjadi Prestasi bersama Mario Iroth

Suasana api unggun menjadi lebih bermakna dengan kehadiran penjelajah dunia, Mario Iroth. Ia membagikan perspektif baru bahwa touring bukan sekadar menghabiskan bahan bakar, melainkan proses aktualisasi diri yang bisa menghasilkan nilai ekonomi dan sosial.

Dukungan Penuh Main Dealer Wahana

Kegiatan positif ini mendapat apresiasi tinggi dari PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang.

“Kami menegaskan bahwa komunitas Honda bukan hanya soal riding, tapi tentang nilai kebersamaan dan kontribusi positif. Kami mengapresiasi konsistensi AHJ dalam mengedepankan keamanan di setiap lini kegiatan,” ungkap Andra Friandana, Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati.

Jalan Raya Milik Semua: Wahana Tegaskan Safety Riding Inklusif di IIMS 2026

Keselamatan tidak mengenal batas. Intip kolaborasi inspiratif Wahana Honda dan KamiBijak dalam mewujudkan jalan raya yang ramah bagi pengendara difabel.


JAKARTA – Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya menaklukkan aspal dengan keterbatasan fisik? Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Selasa (10/02), PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuktikan bahwa keselamatan berkendara adalah milik semua orang tanpa terkecuali.

Melalui Talk Show @SafeAndAble di Grand Hall JIExpo Kemayoran, Main Dealer Honda area Jakarta-Tangerang ini berkolaborasi dengan KamiBijak Media. Misinya jelas: memperluas kampanye #Cari_Aman menjadi lebih inklusif, adaptif, dan penuh empati.

Lebih dari Sekadar Teknik, Ini Soal Empati

Psikologi berkendara mengajarkan bahwa keamanan bukan hanya soal seberapa mahir Anda memutar gas, tapi seberapa besar Anda menghargai pengguna jalan lain. Wahana menekankan bahwa memahami kebutuhan pengendara difabel adalah langkah awal mewujudkan Safety Indonesia.

“Keselamatan adalah hak fundamental. Melalui edukasi yang adaptif, kami mendorong seluruh pengguna jalan, termasuk rekan-rekan difabel, untuk berkendara dengan aman dan bertanggung jawab,” tegas Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.


4 Pilar Teknik Berkendara Adaptif

Bagi pengendara difabel, kontrol kendaraan memerlukan pendekatan khusus. Wahana membagikan empat faktor utama yang menjadi kunci:

  1. Kontrol Halus: Transisi gas dan rem yang lembut demi stabilitas maksimal.
  2. Kecepatan Konsisten: Menjaga laju tetap stabil agar motor lebih mudah diprediksi.
  3. Jarak Aman Ekstra: Memberikan ruang lebih luas untuk waktu reaksi yang optimal.
  4. Antisipasi Dini: Kemampuan membaca potensi bahaya sebelum terjadi.

Posisi Berkendara & Alat Bantu yang Ergonomis

Tak hanya teknik, posisi tubuh juga menjadi sorotan. Edukasi ini membedah pentingnya posisi duduk stabil, pemanfaatan titik tumpu yang tepat, hingga penyesuaian alat bantu motor yang ergonomis sesuai kondisi fisik pengendara tanpa mengesampingkan standar keselamatan.


Membangun Budaya Inklusif di Jalan Raya

Kolaborasi Wahana dan KamiBijak di IIMS 2026 ini diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat umum untuk lebih peduli.

Benedictus F. Maharanto, Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, menambahkan bahwa edukasi ini bertujuan menumbuhkan rasa empati. “Kami ingin pesan keselamatan ini relevan dan aplikatif. Bukan hanya untuk hari ini di IIMS, tapi untuk budaya berkendara yang berkelanjutan.”

Dengan konsistensi menjalankan program safety riding, Wahana Makmur Sejati terus membuktikan tanggung jawabnya dalam menciptakan mobilitas yang aman, disiplin, dan inklusif bagi warga Jakarta dan Tangerang.

Mudik Bareng Honda 2026: Cara Daftar, Syarat, dan Rute Lengkap

Menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan solusi perjalanan paling aman bagi konsumen setianya. Lewat program Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2026, kami mengajak Anda meninggalkan risiko kelelahan di jalan raya dan beralih ke perjalanan yang jauh lebih berkualitas.

Secara psikologis, mudik adalah momen emosional yang besar. Namun, berkendara jarak jauh saat berpuasa sangat berisiko menurunkan fokus dan meningkatkan angka kecelakaan. Itulah sebabnya, AHM berkomitmen mendukung road safety dengan memisahkan pengangkutan orang dan motor agar Anda bisa tiba di kampung halaman dengan kondisi bugar dan bahagia.

Fasilitas Premium untuk Anda & Motor Kesayangan

Bukan sekadar transportasi biasa, MBBH 2026 adalah bentuk apresiasi kami bagi Anda. Peserta tidak hanya mendapatkan perjalanan yang aman, tapi juga paket layanan lengkap:

  • Transportasi Eksklusif: Anda duduk manis di bus AC premium, sementara motor Anda diangkut dengan truk khusus berasuransi.
  • Paket Kenyamanan: Setiap peserta mendapatkan 2 kursi bus, asuransi perjalanan, layanan kesehatan, hingga goodie bag berisi jaket dan merchandise menarik.
  • Keberuntungan di Jalan: Rebut kesempatan memenangkan doorprize 2 unit sepeda motor serta berbagai hadiah menarik lainnya selama perjalanan.

Jadwal Keberangkatan & Rute Tujuan

Kami siap mengantarkan ribuan pemudik menuju dua kota utama: Semarang dan Yogyakarta. Berikut jadwal penting yang wajib Anda catat:

Agenda PerjalananTanggalLokasi KeberangkatanLokasi Tujuan
Pengangkutan Motor12 Maret 2026BGR Kelapa Gading, JakartaSemarang & Yogyakarta
Mudik Bareng (Bus)14 Maret 2026PT AHM, Sunter, JakartaMus. Ronggowarsito & Wana Graha
Arus Balik (Bus & Truk)28 Maret 2026Semarang & YogyakartaKembali ke Jakarta

Syarat dan Cara Pendaftaran MBBH 2026

Kuota terbatas hanya untuk 2.400 pemudik! Pendaftaran resmi dibuka mulai 12 Februari hingga 11 Maret 2026 dengan biaya pendaftaran hanya Rp150.000,-.

Persyaratan Peserta:

  1. Wajib pengguna sepeda motor Honda (Kondisi standar & prima).
  2. Membawa dokumen asli: KTP, SIM C, dan STNK motor Honda yang digunakan.
  3. Batas maksimal barang bawaan adalah 20 kg per motor.
  4. Wajib menggunakan perlengkapan berkendara standar SNI untuk keamanan di titik tujuan.

Cara Mendaftar (Online):

Pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah dan praktis melalui:

“Mudik adalah momen yang ditunggu untuk berkumpul bersama keluarga. Melalui MBBH 2026, kami ingin memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dan nyaman agar pemudik dapat menikmati perjalanan dan tiba di kampung halaman dengan bahagia,” ungkap Antok Yuniarso, General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM.

Jangan sampai kehabisan kuota! Segera amankan kursi Anda dan motor kesayangan untuk lebaran yang lebih berkesan tahun ini.

Inovasi Edukasi Safety Riding Astra Honda Raih Pengakuan Internasional di Asia-Oceania

Jakarta – Inovasi edukasi keselamatan berkendara yang dikembangkan Instruktur Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Tim instruktur AHM berhasil meraih peringkat kedua terbaik dalam ajang Asia-Oceania Safety Innovative Concept, yang digelar secara daring pada Kamis, 29 Januari 2026.

Prestasi ini menjadi bukti nyata kompetensi instruktur Safety Riding Astra Honda dalam menghadirkan metode edukasi yang kreatif, aplikatif, dan berdampak langsung terhadap pembentukan budaya keselamatan berkendara di masyarakat, khususnya sejak usia dini.

Indonesia diwakili oleh lima Instruktur Safety Riding Astra Honda, yaitu M. Zakky Zulfiar, Dwi Oktawijaya, dan Deni Surahman dari AHM, Hari Setiawan dari PT Mitra Pinasthika Mulia, serta Yosepth K.L Dwiyanto dari Astra Motor Bali.

Para peserta ditantang menghadirkan inovasi edukasi keselamatan berkendara untuk anak-anak melalui presentasi dan role play, yang dinilai langsung oleh dewan juri internasional dari Honda Motor Co., Ltd, Asian Honda Co., Ltd, serta Suzuka Traffic Education Center.

Dalam ajang tersebut, Instruktur Safety Riding Astra Honda memperkenalkan metode edukasi inovatif untuk anak usia Golden Age (2–6 tahun) dengan memanfaatkan miniatur lalu lintas. Media ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang interaktif, visual, dan menyenangkan, sehingga anak lebih mudah memahami situasi lalu lintas sejak dini.

Pendekatan ini diperkuat dengan metode pembelajaran dua arah, yang mendorong partisipasi aktif anak dalam mengenal rambu lalu lintas dan perilaku aman di jalan.

Selain miniatur lalu lintas, para instruktur juga mengembangkan metode edukasi untuk memperkenalkan:

  • Cara berboncengan yang aman
  • Kesadaran terhadap blind spot kendaraan

Melalui tiga inovasi metode ajar tersebut, anak-anak lebih mudah memahami konsep keselamatan berkendara sebagai bagian dari pembentukan karakter, yang diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan di masa depan.

“Terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan apresiasi yang diberikan. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi edukasi keselamatan berkendara di Indonesia,” ujar M. Zakky Zulfiar, perwakilan Instruktur Safety Riding Astra Honda.

Ajang Asia-Oceania Safety Innovative Concept diikuti oleh tujuh negara lainnya, yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, India, dan Taiwan. Inovasi edukasi AHM dinilai unggul dan berhasil meraih posisi terbaik kedua dari seluruh peserta.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menegaskan bahwa inovasi dalam metode edukasi menjadi fondasi penting untuk meningkatkan pemahaman keselamatan berkendara sejak usia dini.

“Penghargaan ini memperkuat komitmen kami bersama jaringan sepeda motor Honda di Indonesia untuk terus memberikan edukasi keselamatan berkendara secara berkelanjutan. Kami mengajak masyarakat membangun budaya berkendara aman bersama Instruktur Safety Riding Astra Honda di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Saat ini, AHM didukung oleh 120 Instruktur Safety Riding serta 9 Safety Riding Center di berbagai daerah, termasuk Banten, Jambi, Yogyakarta, Surabaya, hingga AHM Safety Riding Park sebagai pusat pelatihan terbesar di Asia Tenggara.

Selain itu, AHM juga membina 6 sekolah yang telah dilengkapi Safety Riding Lab, sebagai bagian dari komitmen edukasi keselamatan berkendara di lingkungan pendidikan.

Jangan Anggap Sepele! Gangguan Saklar Motor Bisa Mengancam Keselamatan Berkendara

Malang – Sekilas terlihat sepele, namun saklar motor memiliki peran krusial dalam sistem kelistrikan sepeda motor. Komponen kecil ini memungkinkan pengendara mengoperasikan berbagai fitur penting seperti lampu sein, klakson, hingga tombol starter.

Saat saklar bekerja dengan optimal, keamanan pengendara dan pengguna jalan lain pun lebih terjaga. Sebaliknya, gangguan pada saklar bisa meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika pengendara membutuhkan respons cepat dalam situasi darurat, seperti saat bermanuver atau menghindari bahaya di jalan.


Rentan Gangguan karena Penggunaan Harian

Intensitas penggunaan yang tinggi, ditambah posisi saklar yang berada di area terbuka, membuat komponen ini rentan mengalami gangguan. Kerusakan saklar umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan bertahap akibat kebiasaan penggunaan, paparan lingkungan, serta kurangnya perawatan rutin.

Untuk meningkatkan kesadaran konsumen, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang mengajak pengendara memahami sejumlah penyebab umum gangguan saklar motor.

Continue reading “Jangan Anggap Sepele! Gangguan Saklar Motor Bisa Mengancam Keselamatan Berkendara”

Komitmen Nyata, Wahana Honda Edukasi 17.327 Orang Seputar Keselamatan Berkendara Sepanjang 2025

Edukasi Lintas Generasi: Dari TK hingga Instansi Pemerintah

JAKARTA – Keselamatan di jalan raya bukan sekadar kepatuhan pada aturan, melainkan sebuah gaya hidup. PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuktikan konsistensinya dalam membangun budaya ini melalui kampanye #Cari_aman.

Sepanjang tahun 2025, tim Safety Riding Promotion WMS mencatatkan angka fantastis: 17.327 orang dari berbagai kalangan telah mendapatkan edukasi keselamatan berkendara.

Wahana menyadari bahwa edukasi harus dimulai sejak dini. Program ini menyasar segmen yang sangat luas, meliputi:

  1. Pelajar & Mahasiswa: Mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak hingga Universitas.
  2. Profesional: Karyawan perusahaan dan instansi pemerintah.
  3. Komunitas: Para pecinta motor Honda yang menjadi garda terdepan contoh berkendara baik.

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, menjelaskan bahwa tujuannya adalah membentuk pola pikir. “Kami ingin peserta bukan hanya tahu teori, tapi mampu mengelola risiko dan mengambil keputusan tepat saat menghadapi bahaya di jalan,” tegasnya.

Fasilitas Kelas Dunia di Safety Riding Center Jatake

Untuk mendukung visi Safety Indonesia, WMS menyediakan fasilitas kelas satu di Safety Riding Center yang berlokasi di Jatake, Tangerang. Pusat pembelajaran seluas 5.400 meter persegi ini dilengkapi dengan:

  • Lintasan praktik sesuai standar internasional.
  • Ruang edukasi teori yang komprehensif.
  • Unit praktik motor matic dan manual.

Cara Bergabung dalam Pelatihan

Anda ingin meningkatkan keterampilan berkendara atau mendaftarkan komunitas/perusahaan Anda? Caranya sangat mudah:

Bahaya Lawan Arus: Nyawa Taruhannya, Jangan Korbankan Keselamatan Demi “Jalan Pintas”

Jakarta – Ada pepatah mengatakan, “Jalan pintas sering terlihat cepat, tapi tak selalu membawa selamat.” Kalimat ini menjadi peringatan keras bagi para pengendara sepeda motor yang masih sering nekat melawan arah demi menghemat waktu atau menghindari kemacetan. Padahal, perilaku ini adalah ancaman nyata yang bisa berujung pada tragedi.

PT Wahana Makmur Sejati (WMS), selaku Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, terus menyoroti maraknya praktik lawan arus. Melalui kampanye #Cari_aman, WMS menegaskan bahwa tidak ada alasan yang sebanding dengan nyawa manusia.

Mengapa Melawan Arus Sangat Berbahaya?

Banyak pengendara menganggap melawan arah adalah hal lumrah jika jaraknya dekat atau jalanan terlihat sepi. Faktanya, kecelakaan maut sering terjadi dalam hitungan detik akibat kesalahan ini.

Berikut adalah 5 dampak fatal akibat melawan arus yang wajib Anda ketahui:

  1. Risiko Tabrakan Frontal: Kendaraan dari arah yang benar tidak akan mengantisipasi keberadaan Anda, sehingga benturan keras “adu banteng” sulit dihindari.
  2. Cedera Berat hingga Fatal: Pengendara motor adalah pengguna jalan yang paling rentan saat terjadi benturan fisik.
  3. Kecelakaan Beruntun: Manuver spontan atau pengereman mendadak dari pengendara lain untuk menghindari Anda dapat memicu tabrakan beruntun.
  4. Kerugian Finansial: Biaya perbaikan motor, tagihan rumah sakit, hingga hilangnya produktivitas akibat cedera.
  5. Sanksi Hukum Berat: Melawan arus bukan sekadar pelanggaran biasa. Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009, dendanya mencapai Rp500.000, bahkan bisa berujung penjara hingga 5 tahun jika menyebabkan kecelakaan berat.

Edukasi #Cari_aman: Keselamatan Lebih Berharga dari Waktu

“Keselamatan tidak bisa ditawar hanya demi menghemat waktu beberapa menit. Kami mengimbau pengendara untuk selalu patuh pada aturan,” tegas Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

Untuk menghindari godaan mengambil jalan pintas yang berisiko, terapkan 5 tips berkendara aman berikut ini:

  • Manajemen Waktu: Berangkatlah lebih awal agar tidak terburu-buru.
  • Patuhi Rambu: Ingat, aturan dibuat untuk melindungi Anda, bukan menghambat Anda.
  • Kendalikan Emosi: Jangan biarkan kemacetan memicu Anda untuk melakukan tindakan ilegal.
  • Gunakan Safety Gear: Pastikan helm dan perlengkapan standar selalu terpakai.
  • Hormati Hak Orang Lain: Jalan raya adalah ruang publik, bukan milik pribadi.

Cari_Aman di Jalan Raya: Etika Mengerem Jadi Kunci Keselamatan Berkendara

Tangerang – Kemacetan dan dinamika lalu lintas perkotaan menuntut lebih dari sekadar keahlian mengemudi. Di tengah padatnya jalanan Jakarta dan Tangerang, etika berkendara menjadi faktor penentu keselamatan. Salah satu aspek yang paling krusial namun sering diabaikan adalah etika mengerem.

Banyak pengendara motor merasa sudah mahir mengoperasikan tuas rem, namun belum tentu memahami cara mengerem yang aman dan bertanggung jawab. Merespons hal ini, Tim Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) kembali menggaungkan pentingnya teknik pengereman sebagai bagian dari budaya #Cari_Aman.

“Di lalu lintas padat, pengereman berperan besar mencegah kecelakaan beruntun. Cara kita mengerem berdampak langsung pada keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

3 Etika Mengerem Motor yang Wajib Anda Pahami

Untuk menghadapi karakter jalanan yang penuh kejutan, berikut adalah tiga etika utama pengereman dari Tim Safety Riding WMS:

1. Selalu Antisipasi dan Jaga Jarak Aman Etika mengerem dimulai bahkan sebelum tangan menyentuh tuas rem. Pengendara harus mampu membaca situasi dan menjaga jarak aman. Dengan jarak yang cukup, Anda memiliki waktu reaksi untuk mengerem secara bertahap. Hal ini mencegah pengereman mendadak yang berisiko membuat motor selip atau ditabrak dari belakang.

2. Gunakan Teknik Pengereman yang Seimbang Gunakan kombinasi rem depan dan belakang secara bersamaan dengan tekanan yang halus (tidak disentak). Mengandalkan satu rem saja atau mengerem secara kasar saat panik sangat berbahaya bagi stabilitas motor, terutama di jalan licin atau permukaan yang tidak rata.

3. Perhatikan Pengguna Jalan Lain Mengerem mendadak tanpa alasan jelas bisa memicu kecelakaan beruntun. Selalu pantau spion dan hindari perilaku egois seperti memotong jalur lalu langsung mengerem. Di jalanan yang heterogen, saling menghargai dan memberi ruang adalah kunci keselamatan bersama.


Keselamatan Adalah Komitmen Bersama

Penerapan etika ini sejalan dengan semangat #Cari_Aman, di mana keselamatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi komitmen kolektif.

“Pengereman yang benar dilakukan dengan tenang dan bertahap. Dengan teknik yang tepat, pengendara tetap bisa mengendalikan motor meskipun dalam situasi darurat,” tambah Agus Sani.

Melalui edukasi berkelanjutan, WMS berharap pengendara di Jakarta dan Tangerang dapat menjadi pelopor keselamatan. Ingat, di jalan raya, keselamatan bukan tentang siapa yang paling cepat, melainkan siapa yang paling peduli.

Menguji Ketangguhan New Honda Vario 125, Pilihan Dua Ergonomi (Street vs. CBS) adalah Keputusan Jitu AHM

Menjelang akhir tahun 2025, AHM (Astra Honda Motor) kembali memperkuat posisinya dengan mengundang para blogger dan vlogger dalam sebuah acara gathering dan sesi uji kehandalan New Vario 125. Pertanyaan utama yang mengemuka adalah: di tengah pasar skutik yang terus berkembang, mengapa Honda mempertahankan platform Vario 125, dan apa yang membuat varian barunya, khususnya Vario 125 Street, begitu berbeda? Pada 3 Desember 2025, kami mendapat kesempatan emas untuk menguji langsung New Honda Vario 125 dan Vario 125 Street dalam sesi Rolling City sepanjang belasan kilometer di jalanan modern BSD City. Keputusan Honda untuk tidak mengikuti jejak Vario 160 dengan mengubah total dimensi desain adalah langkah strategis yang sangat tepat, dan sensasi berkendara membuktikan alasannya.


New Vario 125: Kelincahan Klasik yang Tetap Relevan

Dengan dimensi yang ringkas dan bersahaja, Vario 125 menegaskan kembali karakternya sebagai skutik yang sangat lincah (Agile) di perkotaan. Sensasi berkendara pada New Vario 125 (varian standar) langsung mengingatkan kita pada kenyamanan Vario 150 generasi pertama. Secara umum, segitiga ergonomi (posisi tangan, pinggul, dan kaki) pada varian standar ini dipertahankan, menjadikannya acuan kenyamanan yang sudah teruji.

Namun, skuter ini menawarkan kejutan signifikan melalui varian Vario 125 Street.


Vario 125 Street: Revolusi Kenyamanan untuk Jelajah Jarak Jauh

Inilah poin pembeda yang paling menonjol: Vario 125 Street hadir dengan perubahan drastis pada salah satu titik segitiga ergonomi, yaitu posisi tangan. Dengan setang yang lebih tinggi dan lebih lebar, pengendara diposisikan lebih tegak.

Perubahan sederhana namun krusial ini memiliki dampak besar:

  • Kenyamanan Jangka Panjang: Posisi punggung dan kepala yang lebih tegak secara signifikan mengurangi tekanan pada pergelangan tangan, punggung bawah, dan leher. Kami memprediksi bahwa untuk perjalanan jauh di atas 50 km, varian Street akan mengurangi kelelahan pengendara secara drastis, menjadikannya pilihan ideal untuk touring atau komuter jarak menengah.
  • Manuver Lebih Mudah: Dibandingkan Vario 125 CBS/ISS, setang yang lebih lebar bertindak layaknya tuas yang lebih panjang (sesuai prinsip fisika plane simple). Ini memberikan leverage yang lebih besar, membuat manuver dan pemindahan bobot motor terasa lebih mudah, bahkan pada kecepatan rendah. Motor terasa lebih responsif saat miring (lean) ke tikungan, menjadikannya terasa lebih lincah secara keseluruhan.

Menganalisis Efek Dua Sisi Setang Lebar Vario Street

Meski menawarkan leverage dan kenyamanan yang unggul, setang yang lebih tinggi dan lebar pada Vario 125 Street juga membawa konsekuensi yang perlu diperhatikan:

  1. Hambatan Angin (Aerodinamika): Pengendara menjadi ‘layar’ yang lebih besar, meningkatkan terpaan angin ke tubuh dibandingkan varian standar. Ini mungkin menuntut sedikit lebih banyak tenaga mesin/bahan bakar saat berkecepatan tinggi atau saat melawan angin kencang dari depan.
  2. Keterbatasan Filtering: Saat melakukan filtering (selap-selip) di antara kemacetan lalu lintas, dimensi setang yang lebih lebar menuntut kehati-hatian ekstra saat bermanuver di ruang sempit.
  3. Sensasi Getaran: Setang yang lebih lebar dan panjang tampaknya sedikit memengaruhi frekuensi vibrasi. Saat melibas jalan yang kurang rata, “ndut-ndutan” atau getaran jalan terasa sedikit lebih intens di tangan yang menggenggam handlebar.

Kesimpulan: Dua Pilihan untuk Dua Gaya Berkendara

Perbedaan ergonomi antara Vario 125 (standar) dan Vario 125 Street terbukti signifikan, masing-masing membawa kelebihan dan kekurangannya. Namun, keputusan Honda untuk menawarkan kedua opsi ini secara simultan adalah langkah yang sangat cerdas. Honda tidak hanya menawarkan single product, tetapi memberikan dua solusi ergonomi berbeda untuk dua segmen pasar:

  • Vario 125 (Standar): Untuk pengendara yang menghargai kelincahan maksimal, filtering di kemacetan, dan aerodinamika klasik.
  • Vario 125 Street: Untuk pengendara yang mengutamakan kenyamanan superior dalam perjalanan jarak jauh dan kontrol leverage yang lebih mudah.

Dengan langkah ini, AHM memastikan bahwa baik pengguna harian yang super sibuk maupun weekend warrior yang menyukai touring ringan, sama-sama menemukan varian New Vario 125 yang paling sesuai dengan gaya berkendara mereka.


Menguji Kenyamanan dan Kecanggihan: Touring Eksplorasi Sukabumi bersama New Honda PCX 160 RoadSync 2025

Sukabumi, – Sebanyak delapan blogger dan vlogger terkemuka yang terafiliasi dengan Wahana Honda Jakarta-Tangerang baru saja menyelesaikan perjalanan menantang namun penuh keindahan, dalam kegiatan touring eksplorasi wisata alam di Jawa Barat. Menggunakan skutik premium terbaru, New Honda PCX 160 RoadSync 2025, perjalanan selama dua hari penuh (28-29 November 2025) ini sukses menempuh jarak kurang lebih 250 KM, melintasi rute padat dan berkelok dari Bogor, Sukabumi, Cianjur, dan berakhir di Ciputat.

​Kegiatan yang sepenuhnya didukung oleh PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, ini bertujuan untuk membuktikan performa, kenyamanan, serta keunggulan fitur konektivitas canggih RoadSync pada PCX 160 terbaru, khususnya untuk perjalanan jarak jauh (touring).

​Hari 1: Menaklukkan Kota Hujan menuju Keajaiban Alam Sukabumi

​Perjalanan dimulai pagi hari tanggal 28 November 2025 dari kawasan Bogor. Delapan unit New Honda PCX 160 RoadSync 2025 yang dikendarai oleh para key opinion leader (KOL) Wahana Honda langsung dihadapkan pada kontur jalanan yang bervariasi.

​”Kesan pertama, posisi berkendara PCX 160 RoadSync ini memang stand-out. Jok yang lebar dan ergonomi setang membuat punggung dan kaki tetap rileks meski harus menghadapi kemacetan di awal rute,” ujar salah satu blogger di sela-sela rest point pertama.

​Titik puncak petualangan hari pertama adalah Kota Sukabumi, destinasi yang terkenal dengan keindahan alamnya. Tujuan utama para touring riders ini adalah kawasan wisata yang fenomenal: Jembatan Gantung Lembah Purba Situ Gunung.

​Melintasi Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara

​Situ Gunung Suspension Bridge atau Jembatan Gantung Lembah Purba dikenal sebagai salah satu jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara dengan panjang mencapai 535 meter. Momen melintasi jembatan yang menawarkan pemandangan hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dari ketinggian ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

​”Sensasi melintasi jembatan ini memang memacu adrenalin, tapi pemandangan dari atas sana benar-benar membayar tuntas lelah di perjalanan. New PCX 160 RoadSync terbukti andal membawa kami sampai di titik ini dengan nyaman dan minim kendala,” kata salah seorang vlogger yang langsung membuat konten di lokasi.

​Hari 2: Uji Performa dan Kecanggihan di Jalur Cianjur

​Keesokan harinya, perjalanan dilanjutkan dengan melintasi jalur Cianjur menuju titik akhir di Ciputat. Rute hari kedua ini didominasi oleh jalanan berkelok dan tanjakan yang menguji akselerasi dan kestabilan.

​Performa eSP+ dan Fitur RoadSync yang Krusial

​Inilah saatnya mesin eSP+ 160cc dengan 4-katup pada New Honda PCX 160 menunjukkan performa terbaiknya. Tenaga sebesar 11,8 \text{ kW} (16 \text{ PS}) pada 8.500 \text{ rpm} dan torsi 14,7 \text{ Nm} pada 6.500 \text{ rpm} terasa responsif, membuat manuver di tanjakan dan overtaking menjadi mudah dan percaya diri.

​Namun, bintang utama dalam perjalanan ini adalah fitur Honda RoadSync. Varian tertinggi PCX 160 ini memungkinkan koneksi antara sepeda motor dan smartphone pengendara.

​🌟 Catatan Penting: “Fitur RoadSync benar-benar game changer untuk touring. Navigasi yang tampil di panel instrumen tanpa perlu sering melihat ponsel, notifikasi telepon dan pesan yang tidak mengganggu konsentrasi, serta kemampuan untuk mengontrol musik via perintah suara. Ini adalah level konektivitas baru yang menjamin perjalanan lebih aman dan menyenangkan,” jelas Manajer Marketing Wahana Makmur Sejati.

​Kombinasi sistem pengereman ABS dan stabilitas dari Suspensi Belakang Ganda dengan Tabung (untuk varian RoadSync) memberikan rasa aman, khususnya saat harus melakukan pengereman mendadak di jalanan yang licin atau berpasir.

​New Honda PCX 160 RoadSync, Skutik Premium Pilihan Touring

​Tepat pada sore hari tanggal 29 November 2025, rombongan touring tiba di Ciputat dengan selamat. Total jarak 250 KM yang melintasi empat kota besar berhasil ditaklukkan, membawa pulang pengalaman berharga dan konten-konten eksploratif yang siap dibagikan.

​Kegiatan ini menegaskan komitmen Wahana Makmur Sejati dalam mendukung gaya hidup berkendara yang aman (safety riding), serta memperkenalkan keunggulan produk Honda yang tak hanya mewah untuk perkotaan, tetapi juga tangguh dan nyaman untuk petualangan jarak jauh. New Honda PCX 160 RoadSync 2025 terbukti menjadi teman perjalanan yang andal, canggih, dan nyaman untuk menjelajahi keindahan Indonesia.