500 Pelajar Tangerang Selatan Dapat Edukasi Safety Riding, Wahana Honda Tanamkan Budaya #Cari_Aman Sejak Dini

TANGERANG SELATAN – Kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara perlu ditanamkan sejak usia muda. Di tengah tingginya mobilitas pelajar yang semakin sering berinteraksi dengan lalu lintas, pemahaman mengenai perilaku aman di jalan menjadi bekal penting untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus membentuk budaya berkendara yang bertanggung jawab.

Sebagai wujud komitmen dalam mengampanyekan keselamatan berkendara melalui semangat #Cari_Aman, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang, bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan dan Jasa Raharja Tangerang Selatan menggelar program edukasi keselamatan berkendara yang melibatkan sekitar 500 pelajar.

Program tersebut dilaksanakan melalui roadshow ke sejumlah sekolah di Tangerang Selatan, meliputi SMP Negeri 11 Tangerang Selatan, SMA Negeri 11 Tangerang Selatan, SMK Negeri 5 Tangerang Selatan, serta SMK Al Amanah Al Gontory Tangerang Selatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan WMS dalam memperluas pemahaman keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda sekaligus mendukung terciptanya budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Continue reading “500 Pelajar Tangerang Selatan Dapat Edukasi Safety Riding, Wahana Honda Tanamkan Budaya #Cari_Aman Sejak Dini”

AHBI Kenalkan Teknologi Honda Vario 125 Street kepada Siswa SMK Sint Joseph

Jakarta – Komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi terus diwujudkan melalui program Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI). Berkat dukungan PT Astra Honda Motor (AHM), Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta – Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) kembali hadir dan kali ini menyapa 100 siswa SMK Sint Joseph Jakarta.

Kegiatan berlangsung pada Kamis (4/6) ini merupakan bagian dari implementasi semangat SBN (Sinergi Bagi Negeri) yang menghubungkan Dunia Pendidikan dan Dunia Industri (DUDI). Siswa mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi sepeda motor Honda sekaligus memahami kompetensi yang dibutuhkan memasuki dunia kerja.

Materi utama yang disampaikan dalam AHBI adalah pengenalan teknologi dan fitur terbaru New Honda Vario 125 Street. Para siswa diajak mengenal lebih dekat berbagai inovasi yang diterapkan pada salah satu skutik andalan Honda, mulai dari teknologi yang mendukung performa, kenyamanan, hingga efisiensi berkendara.

Sebanyak 100 siswa mengikuti kegiatan yang terbagi dalam dua sesi. Sebanyak 60 peserta mengikuti pemaparan materi di aula sekolah, sementara 40 peserta lainnya mengikuti sesi pembelajaran di ruang kelas yang berlangsung lebih interaktif. Melalui format tersebut, siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam sekaligus berdiskusi langsung dengan para instruktur.

Program AHBI dirancang menjadi wadah berbagi pengetahuan antara dunia industri dan dunia pendidikan. Siswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai perkembangan teknologi sepeda motor Honda. Sebagai salah satu sekolah binaan, SMK Sint Joseph Jakarta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan SDM yang unggul, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Continue reading “AHBI Kenalkan Teknologi Honda Vario 125 Street kepada Siswa SMK Sint Joseph”

SIAPKAN GENERASI MUDA HADAPI ERA DIGITAL, WMS DAN WOM FINANCE TANAMKAN BUDAYA #CARI_AMAN DI SMKN 5 KABUPATEN TANGERANG

Tangerang – Kemampuan mengendarai sepeda motor saja tidak lagi cukup. Generasi muda juga harus memahami keselamatan berkendara, mampu beradaptasi dengan teknologi, dan siap menghadapi perubahan dunia kerja yang bergerak semakin cepat.

Semangat inilah yang mendorong kolaborasi PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) dan PT Wahana Makmur Sejati (WMS) melalui program Wahana Berbagi Ilmu (WBI) yang digelar di SMKN 5 Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Sinergi Bagi Negeri (SBN) dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi sekaligus membangun budaya keselamatan berkendara di kalangan generasi muda.

Melalui program ini, siswa mendapatkan edukasi Safety Riding atau keselamatan berkendara yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran terhadap risiko kecelakaan lalu lintas serta pentingnya perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMKN 5 Kabupaten Tangerang, dilanjutkan oleh Muhammad Ardy Pradana selaku Branch Head WOM Finance Cabang Balaraja, serta Jayanthi sebagai Koordinator CSR PT Wahana Makmur Sejati.

Pada sesi teori, tim Safety Riding Promotion WMS memberikan pemahaman mengenai berbagai faktor penyebab kecelakaan yang sering melibatkan remaja. Beberapa di antaranya adalah rendahnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, kurangnya pengalaman berkendara, serta menurunnya konsentrasi saat berada di jalan.

Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya kondisi fisik yang prima sebelum berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan yang tepat, serta teknik dasar berkendara yang aman untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Continue reading “SIAPKAN GENERASI MUDA HADAPI ERA DIGITAL, WMS DAN WOM FINANCE TANAMKAN BUDAYA #CARI_AMAN DI SMKN 5 KABUPATEN TANGERANG”

2.000 Karyawan Perusahaan Teredukasi Safety Riding, WMS Perluas Budaya #Cari_Aman di Jakarta-Tangerang

Tangerang – Keselamatan berkendara semakin menjadi perhatian berbagai perusahaan di tengah tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi utama. Menjawab kebutuhan tersebut, Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), terus memperluas kampanye keselamatan berkendara melalui program pelatihan safety riding bagi kalangan pekerja.

Sepanjang kuartal pertama 2026, tim Safety Riding Promotion (SRP) WMS berhasil mengedukasi lebih dari 2.000 karyawan dari berbagai perusahaan swasta di wilayah Jakarta dan Tangerang. Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan WMS dalam membangun budaya berkendara aman melalui kampanye #Cari_Aman.

Tingginya angka penggunaan sepeda motor di Indonesia masih dibarengi dengan berbagai potensi risiko di jalan raya. Kurangnya kewaspadaan terhadap kondisi lalu lintas, tidak menjaga jarak aman, hingga rendahnya kemampuan mengantisipasi bahaya menjadi beberapa faktor yang kerap memicu kecelakaan.

Melihat kondisi tersebut, edukasi keselamatan berkendara tidak lagi menjadi kebutuhan individu semata, tetapi juga menjadi perhatian perusahaan yang ingin memastikan karyawannya dapat beraktivitas dengan aman, baik saat berangkat kerja maupun ketika kembali ke rumah.

Continue reading “2.000 Karyawan Perusahaan Teredukasi Safety Riding, WMS Perluas Budaya #Cari_Aman di Jakarta-Tangerang”

Dengar Sirene Ambulans? Pengendara Motor Wajib Tetap Tenang dan Utamakan #Cari_Aman

Jakarta – Kemacetan panjang sering menjadi situasi yang membingungkan bagi pengendara sepeda motor, terutama ketika suara sirene ambulans tiba-tiba terdengar dari belakang. Tidak sedikit pengendara yang panik, berhenti mendadak, bahkan nekat mengikuti ambulans untuk menerobos kemacetan.

Padahal, dalam kondisi darurat seperti ini, ketenangan dan keputusan yang tepat sangat menentukan kelancaran ambulans dalam menjalankan tugas penyelamatan.

Ambulans yang membawa pasien darurat memiliki prioritas utama di jalan raya. Hal ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 134 dan 135, yang mewajibkan seluruh pengguna jalan memberikan prioritas kepada kendaraan darurat tersebut.

Namun pada praktiknya, masih banyak ditemukan perilaku pengendara yang justru memperburuk kondisi lalu lintas. Salah satu yang paling sering terjadi adalah mengikuti ambulans dari belakang untuk memanfaatkan celah kemacetan.

Tindakan tersebut bukan hanya berbahaya, tetapi juga melanggar aturan dan berpotensi menghambat ambulans yang sedang membawa pasien dalam kondisi kritis.

“Saat mendengar sirene ambulans, hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Kepanikan justru dapat memicu keputusan yang keliru dan meningkatkan risiko kecelakaan. Prinsip #Cari_Aman harus selalu menjadi prioritas, bahkan dalam kondisi mendesak,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.

Continue reading “Dengar Sirene Ambulans? Pengendara Motor Wajib Tetap Tenang dan Utamakan #Cari_Aman”

Rem Bisa “Kosong” Tanpa Tanda—Cek Minyak Rem Motor Anda Sekarang

Jakarta – Banyak pengendara baru sadar pentingnya minyak rem motor saat rem tidak lagi pakem. Padahal, penurunan kualitas minyak rem terjadi perlahan—tanpa gejala jelas di awal—dan bisa berujung pada kondisi berbahaya seperti rem ngempos atau bahkan kehilangan daya pengereman.

Minyak rem bukan sekadar cairan pelengkap. Komponen ini berfungsi meneruskan tekanan dari tuas atau pedal ke sistem pengereman di roda. Saat Anda menarik rem, minyak rem menyalurkan tekanan untuk menggerakkan piston, menekan kampas, lalu memperlambat laju motor. Jika kualitasnya menurun, seluruh proses ini ikut terganggu.

Continue reading “Rem Bisa “Kosong” Tanpa Tanda—Cek Minyak Rem Motor Anda Sekarang”

Mobilitas Tinggi, Risiko Nyata: WMS Ajak Perempuan Prioritaskan Safety Riding #Cari_Aman

Jakarta – Tingginya mobilitas masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, turut diiringi dengan meningkatnya risiko di jalan raya. Dalam kondisi lalu lintas yang padat dan karakter jalan yang beragam, pemahaman mengenai keselamatan berkendara (safety riding) kini menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar pelengkap.

Seiring meningkatnya jumlah pengendara perempuan di Indonesia, tantangan berkendara pun ikut berkembang. Kesadaran akan pentingnya keselamatan menjadi faktor kunci untuk menciptakan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.

Menjawab hal tersebut, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta – Tangerang, melalui program Safety Riding Promotion, активно mendorong edukasi keselamatan berkendara bagi perempuan melalui kampanye #Cari_Aman.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, menyampaikan bahwa perempuan memiliki potensi besar menjadi pelopor keselamatan di jalan.

“Perempuan umumnya memiliki tingkat kehati-hatian yang tinggi saat berkendara. Hal ini menjadi potensi besar untuk menjadi pelopor keselamatan. Namun, tetap diperlukan pemahaman yang tepat agar setiap keputusan di jalan selalu mengedepankan prinsip #Cari_Aman,” ujarnya.

Dalam implementasinya, terdapat beberapa aspek mendasar yang perlu diperhatikan oleh pengendara perempuan untuk meningkatkan keselamatan saat berkendara:

1. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Lengkap
Perlengkapan seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup merupakan elemen penting dalam melindungi tubuh dari risiko cedera. Selain itu, penggunaan safety gear juga meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara.

Continue reading “Mobilitas Tinggi, Risiko Nyata: WMS Ajak Perempuan Prioritaskan Safety Riding #Cari_Aman”

Servis Motor Matic: Panduan Lengkap + Promo AHASS April 2026 yang Sayang Dilewatkan

Jangan Tunggu Rusak—Servis Motor Matic Itu Kebutuhan, Bukan Pilihan

Banyak pengguna motor matic baru sadar pentingnya servis setelah motor mulai bermasalah di jalan. Tarikan terasa berat, suara mesin kasar, bahkan mogok di tengah perjalanan.

Padahal, hampir semua masalah itu bisa dicegah dengan satu hal sederhana: servis rutin.

Kabar baiknya, bulan ini ada Promo Kartini AHASS Jakarta–Tangerang sampai 25 April 2026. Ini jadi momen yang tepat untuk mulai lebih peduli pada kondisi motor Anda.

Apa Itu Servis Motor Matic dan Kenapa Penting?

Servis motor matic adalah perawatan berkala untuk memastikan semua komponen bekerja optimal. Tidak hanya menjaga performa, servis juga berperan penting dalam keselamatan berkendara.

Dengan servis rutin, Anda bisa:

  • Menjaga performa mesin tetap stabil
  • Menghemat konsumsi bahan bakar
  • Memperpanjang usia kendaraan
  • Mengurangi risiko kecelakaan

Servis bukan sekadar rutinitas, tapi investasi jangka panjang.

Risiko Jika Jarang Servis Motor

Menunda servis sering dianggap hal sepele, padahal dampaknya bisa besar.

Beberapa risiko yang sering terjadi antara lain mesin cepat aus karena oli kotor, tarikan berat akibat CVT bermasalah, motor sulit dinyalakan karena aki lemah, hingga rem yang tidak optimal dan berpotensi membahayakan.

Kerusakan besar biasanya selalu diawali dari masalah kecil yang diabaikan.

Kapan Harus Servis Motor Matic?

Agar tidak bingung, Anda bisa mengikuti panduan sederhana ini:

Ganti oli setiap 2.000–3.000 km, lakukan servis CVT setiap 8.000–12.000 km, dan cek aki setiap 1,5 hingga 2 tahun. Jika motor mulai terasa tidak normal, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan tanpa menunggu jadwal.

Mencegah selalu lebih murah daripada memperbaiki.

Continue reading “Servis Motor Matic: Panduan Lengkap + Promo AHASS April 2026 yang Sayang Dilewatkan”

Vario 125 Night Ride Vol. 2: Lebih dari Sekadar Riding, Ini Keseruannya di Tangerang

Tangerang – Suasana malam akhir pekan di Kota Tangerang terasa lebih hidup lewat gelaran Vario 125 Night Ride Vol. 2 yang berlangsung pada Sabtu (11/04). Kegiatan ini tak hanya sekadar riding, tetapi juga menghadirkan pengalaman lengkap mulai dari edukasi, kebersamaan komunitas, hingga eksplorasi kota.

Sebanyak 90 peserta dari berbagai komunitas Honda turut ambil bagian, di antaranya V150 Owner Community Tangerang (VOTE), Vario160 Community Tangerang Raya, Vario160 Riders Indonesia Tangerang, Vario Tangerang Independent, Raider Varian Tangerang, hingga PSKN KPK25.


Awali dengan Edukasi Safety Riding

Kegiatan dimulai di Warkop SGN dengan sesi registrasi dan gathering. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari PIC Community serta sesi edukasi safety riding.

Dalam sesi ini, peserta kembali diingatkan pentingnya keselamatan berkendara sebagai bagian dari gaya hidup #Cari_Aman yang terus digaungkan oleh Honda.


Talkshow Modifikasi Jadi Daya Tarik

Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah talkshow modifikasi bersama RD Maticshop. Peserta mendapatkan wawasan seputar tren modifikasi Honda Vario yang tidak hanya menonjolkan tampilan, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan performa.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta aktif berbagi pengalaman seputar riding hingga modifikasi motor.


Kebersamaan Hingga Rolling City

Suasana semakin hangat saat sesi makan bersama yang mempererat hubungan antar komunitas. Keseruan berlanjut ke agenda rolling city, dengan tetap mengedepankan disiplin berlalu lintas.

Puncak acara ditutup dengan night city riding dengan rute Ayodhya Kota Tangerang menuju Alam Sutera hingga BSD, Tangerang Selatan. Perjalanan ini memberikan sensasi berkendara malam sekaligus pengalaman eksplorasi kota yang berbeda.


Komitmen Bangun Budaya Berkendara Aman

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermakna. Komunitas menjadi ujung tombak dalam menyampaikan semangat berkendara aman,” ujar Andra Friandana, Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati.

Senada dengan itu, Agus Sigit Wicaksono, Community Development PT Wahana Makmur Sejati, menambahkan bahwa antusiasme peserta menunjukkan besarnya potensi komunitas Honda untuk terus berkembang.


Honda Vario 125, Skutik Andalan Gaya Urban

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Honda Vario 125 sebagai salah satu skutik yang semakin diminati masyarakat.

Motor ini hadir dengan:

  • Desain sporty modern
  • Full digital panel meter
  • Mesin 125cc yang responsif
  • Konsumsi bahan bakar yang efisien

Kombinasi tersebut menjadikan Honda Vario 125 sebagai pilihan ideal untuk mobilitas harian maupun gaya hidup urban.


Lebih dari Sekadar Riding

Melalui Vario 125 Night Ride Vol. 2, Honda bersama komunitas berhasil menunjukkan bahwa riding bukan hanya aktivitas berkendara, tetapi juga sarana membangun koneksi, berbagi pengetahuan, dan menciptakan pengalaman yang inspiratif.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus memperkuat budaya berkendara yang aman, kreatif, dan penuh solidaritas di Indonesia.

Gagah atau Bahaya? Rahasia di Balik Tren Ban Besar yang Jarang Disadari Rider

JAKARTA – Siapa yang tidak ingin motornya terlihat padat dan macho? Mengganti ban standar dengan ukuran “gambot” (lebih besar) kini menjadi tren panas di kalangan rider. Namun, di balik tampilan yang gagah, ada kompensasi besar yang harus dibayar oleh mesin, dompet, hingga nyawa Anda.

Secara psikologis, kita cenderung menginginkan pengakuan melalui visual kendaraan. Tapi, apakah tampilan setara dengan nyawa? Bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS), mari kita bedah mengapa modifikasi ban yang tidak tepat bisa menjadi “bom waktu” bagi pengendara.


Mengapa Standar Pabrik Adalah “Gold Standard”?

Setiap motor yang keluar dari diler telah melewati ribuan jam uji teknis. Wahyu Budhi, Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, menegaskan bahwa mengganti ban bukan sekadar urusan estetika.

“Komponen kendaraan dirancang dengan perhitungan presisi. Mengubah ukuran ban tanpa perhitungan teknis sama saja dengan merusak keseimbangan performa dan keselamatan yang sudah dirancang pabrikan,” tegas Wahyu.


6 Risiko Tersembunyi Pakai Ban Kebesaran (Rider Wajib Tahu!)

Agar tetap #Cari_Aman, pahami dampak domino saat Anda memaksa ban besar masuk ke velg standar:

  1. Akselerasi “Loyo” & Tarikan Berat Bidang kontak yang luas meningkatkan gaya gesek. Hasilnya? Mesin harus bekerja ekstra keras hanya untuk memutar roda. Motor Anda terasa kehilangan tenaga di lampu merah.
  2. Dompet “Bocor” (BBM Boros) Mesin yang bekerja lebih berat membutuhkan asupan bahan bakar lebih banyak. Keinginan tampil keren justru membuat biaya operasional harian membengkak.
  3. Handling Menjadi Kaku Secara psikologis, handling yang berat membuat rider cepat lelah (fatik). Motor menjadi kurang responsif saat harus melakukan manuver mendadak atau menikung tajam.
  4. Jarak Pengereman Melar Ini yang paling berbahaya! Distribusi beban yang berubah membuat sistem rem bekerja di luar kapasitas normalnya. Jarak berhenti menjadi lebih panjang, yang berpotensi memicu kecelakaan fatal.
  5. Kaki-Kaki “Sakit” Lebih Cepat Suspensi dan bearing dipaksa menahan beban yang tidak seharusnya. Bersiaplah mengeluarkan biaya servis ekstra karena komponen kaki-kaki akan aus jauh sebelum waktunya.
  6. Bahaya Gesekan (Mentok) Bodi Ban besar yang bergesekan dengan spakbor bukan hanya merusak bodi, tapi bisa menyebabkan ban terkunci secara mendadak saat melewati jalan bergelombang.

Kesimpulan: Modifikasi Bijak, Bukan Nekat

Tampil beda boleh, tapi mengabaikan keselamatan adalah kesalahan fatal. PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengajak Anda untuk tetap mengutamakan fungsi di atas gaya. Menggunakan ban sesuai spesifikasi adalah cara termudah menjaga performa motor tetap peak dan nyawa tetap terjaga.

Ingat, jalan raya bukan panggung fashion, tapi ruang publik yang penuh risiko. Pilih ban yang tepat, tetap #Cari_Aman di jalan!