Setelah beberapa bulan masyarakat Indonesia menghadapi Pandemi Covid-19, kini bersiap memasuki era New Normal, di mana masyarakat mulai beraktivitas kembali dengan menerapkan protokoler kesehatan. Para pengguna sepeda motor pun harus membiasakan diri dengan hal-hal baru yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya dalam beraktivitas sehari-hari. Beberapa hal perlu diperhatikan dan dilakukan para bikers untuk berkendara dengan #Cari_aman di era New Normal, mulai dari sebelum berkendara, cara berkendara hingga setelah berkendara.
Sebelum berkendara,
sebaiknya
melakukan pengecekan suhu tubuh untuk memastikan kondisi
badan fit dan sehat. Jika suhu tubuh menunjukkan
37,3 derajat atau lebih,
sebaiknya
tidak beraktivitas di luar rumah. Periksalah kondisi sepeda motor
terutama sepeda motor yang sudah lama tidak digunakan. Cek kondisi
secara ringan seperti
kebocoran oli, perhatikan kondisi dan tekanan ban, periksa sistem
pengereman dan kopling serta lampu tetap
berfungsi baik.
Jaket menjadi salah satu atribut berkendara yang tidak hanya berfungsi memberi keamanan bagi pengendara sepeda motor, namun juga telah menjadi bagian dari fashion. Berbagai jenis jaket sepeda motor baik yang fungsional hingga premium tentu memiliki tata cara perawatannya tersendiri. Apa saja yang bisa dilakukan di rumah untuk merawat jaket motor favoritmu?
Berikut tips dari PT Astra Honda Motor (AHM) dalam merawat jaket berkendara sepeda motor agar tetap
awet dan prima:
1.
Ikuti
instruksi sesuai label yang terdapat dibalik Jaket dalam melakukan
pencucian. Jaket untuk bermotor memiliki jenis bahan yang berbeda-beda,
sehingga petunjuk dalam melakukan
pencucian menjadi kunci agar jaket lebih awet.
2.
Untuk
jaket sepeda motor biasanya memiliki pelindung, seperti pada bagian
bahu, siku dan punggung. Sebelum melakukan pencucian, keluarkan
pelindung dari kantongnya agar tidak merusak
sisi-sisi jaket saat dicuci.
3.
Untuk
perawatan yang lebih detail, dapat menyikat bagian-bagian yang kotor
terlebih dahulu sebelum mencuci jaket. Gunakan sikat yang lembut beserta
sabun cuci yang sudah dilarutkan
dengan air. Bila jaket tersebut berbahan kulit, hindari membersihkan
dengan menyikat, cukup bersihkan dengan kain microfiber.
4.
Mencuci
dengan tangan merupakan cara yang paling aman untuk menjaga keawetan
jaket, terutama bila jaket berbahan kulit. Namun untuk kepraktisan tetap
diperbolehkan menggunakan mesin
cuci untuk jaket selain berbahan kulit.
5.
Setelah
dicuci, gantung jaket menggunakan gantungan baju, disarankan tidak
langsung terpapar sinar matahari. Untuk mempercepat waktu pengeringan,
dapat menggunakan kipas angin.
6.
Simpan
jaket di suhu ruangan menggunakan gantungan baju. Agar lebih awet
disarankan untuk tidak dilipat dan lokasi penyimpanan tidak terkena
matahari langsung.
Dengan melakukan perawatan jaket diatas, maka dapat mencegah kerusakan jaket yang disebabkan oleh
jamur karena kondisi yang lembab serta penurunan kualitas bahan dari jaket.
“Kondisi
jaket yang prima tidak hanya mendukung tampilan dalam berkendara, namun
juga mendukung kenyamanan
dan keamanan dalam berkendara baik untuk perjalanan commuter maupun
turing.,” jelas Parts Accesoris & Apparel Manager PT Astra Honda
Motor Tony Kurniawan.
Setiap pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm sebagai salah satu perlengkapan berkendara yang paling penting. Dengan penggunaannya yang tepat, maka pengendara akan terlindung dari resiko benturan. Tentunya hal ini juga perlu diimbangi dengan perawatan yang dilakukan secara rutin untuk menjaga fungsi helm tetap optimal.
”Dengan melakukan perawatan helm tentunya kualitas helm akan selalu terjaga sehingga memberikan kenyamanan
saat digunakan”, jelas
Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM).
Berikut beberapa tip dari AHM dalam merawat helm sepeda motor agar tetap dalam kondisi prima dan juga
safety:
1.
Bersihkan
lapisan luar helm berikut kaca helm jika sudah terlihat kusam atau
terkena kotoran, debu atau hujan dengan kain serat halus atau kain micro
fiber serta shampo
atau sabun khusus perawatan helm. Penggunaan kain dengan serat halus
seperti kain
micro fiber dapat mencegah lecet akibat proses pembersihan.
2.
Hindari penggunaan pembersih kaca untuk membersihkan
visor helm karena biasanya pembersih kaca mengandung amonia yang dapat merusak polikarbonat pada
visor yang berdampak menurunnya tingkat kejernihan visor helm.
3.
Gunakan
cotton bud untuk membersihkan bagian helm yang sulit dijangkau
seperti lubang ventilasi pada helm yang bertujuan untuk menjaga
sirkulasi udara pada helm agar tidak terhalang oleh kotoran.
4.
Lapisan tengah helm cukup di lap dengan kain
micro fiber kering dan hindari menyiram lapisan tengah dengan air karena dapat menurunkan kualitas daya redam
sterofoam, mengurangi kekuatan perekat sterofoam pada helm dan juga dapat menimbulkan jamur apabila proses pengeringan tidak dilakukan secara maksimal.
5.
Untuk
lapisan dalam portable dapat dilepas semua lapisan dalam helm tersebut
kemudian rendam dan cuci dengan lembut menggunakan tangan, hindari
menggunakan sikat karena
bisa merusak kain pelapisnya. Kemudian bilas hingga bersih lalu tepuk –
tepuk dan keringkan dengan cara di jemur. Jangan gunakan pemanas karena
panas berlebih dapat merusak kualitas busa helm.
6.
Untuk
lapisan dalam permanen gunakan air hangat dan shampo khusus atau sabun
kemudian masukkan helm dengan posisi seperti saat digunakan (jangan
dengan posisi terbalik).
Buka visor (tanpa dilepas) dan gunakan jari untuk menggosok
lapisan dalamnya. Kemudian angkat helm dan bilas sehingga tidak ada sisa
shampo atau sabun yang masih menempel. Tekan busa helm perlahan untuk
menghilangkan sisa air dan lakukan pengeringan.
7.
Lumasi bagian engsel helm seperti engsel tali helm dan engsel visor menggunakan pelumas helm atau baby oil sehigga fungsi engsel tetap maksimal.
8.
Setelah
helm bersih untuk tetap menjaga kualitasnya, lapisi helm dengan pelapis
khusus helm sehingga tetap berkilau dan terjaga kualitas cat helm
tersebut.
9.
Untuk mengurangi jumlah keringat yang terserap oleh lapisan dalam atau
padding helm saat berkendara gunakan helmet liner atau helmet cup,
karena selain dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menimbulkan jamur
tenyata keringat dapat menurunkan kualitas dari busa helm.
10.
Setelah
helm digunakan jangan langsung masukkan ke dalam tas karena helm yang
lembab akan menimbulkan bau tidak sedap dan dapat mengakibatkan
berjamur.
Dengan
melakukan perawatan tersebut diatas maka dapat mencegah dampak negatif
seperti penyakit jamur
kulit akibat menggunakan perlengkapan berkendara yang kotor, bau tidak
sedap yang ditimbulkan dari keringat, menurunnya kualitas helm serta
menghindari ketidaknyamanan dalam penggunaannya.
Sebaiknya membersihkan helm dilakukan minimal 1 bulan sekali namun jika dipakai setiap hari pembersihannya dapat
dilakukan setiap minggu atau segera apabila terkena hujan agar helm tetap bersih dan nyaman dipakai.
“Kenyamanan
perlengkapan berkendara selaras dengan keselamatan. Gunakan helm yang
berstandar SNI dan pastikan tetap cari aman dengan merawat perlengkapan
berkendara secara berkala”,
tutup Lucky.
Saat mengendarai sepeda motor, penggunaan sarung tangan menjadi kelengkapan yang penting untuk keselamatan berkendara. Penggunaan sarung tangan ini bertujuan untuk melindungi area tangan saat berkendara jarak dekat maupun jarak jauh, serta dapat mencegah terjadinya kram pada jari saat berkendara di udara yang dingin.
Tim Safety
Riding PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan tips
dalam pemilihan dan perawatan
sarung tangan untuk menunjang kenyamanan berkendara.
“Banyak sekali jenis sarung tangan untuk berkendara. Para
bikers perlu memperhatikan masing-masing fungsinya agar tidak salah pilih,”
ujar Johannes Lucky, Safety Riding Manager AHM.
Berikut beberapa tips dari
tim Safety Riding
AHM
dalam memilih dan merawat sarung tangan berkendara sepeda motor
:
PILIHAN BAHAN YANG SESUAI
Banyak
sekali jenis bahan yang ditawarkan, namun terdapat 2 bahan utama yang
sering digunakan untuk
pembuatan sarung tangan berkendara yakni berbahan kulit dan bahan kain.
Masing-masing bahan ini memiliki karakter yang berbeda. Bahan kain
cocok digunakan saat udara panas sehingga dapat menyerap keringat pada
tangan, namun jika berada di udara yang dingin
sebaiknya menggunakan sarung tangan berbahan kulit agar hangat.
“Karakteristik yang paling menonjol dari kedua bahan ini yakni untuk
sarung tangan berbahan kain memiliki karakteristik yang lebih lentur.
Sarung tangan
berbahan kulit memiliki karakter yang lebih kaku dan sedikit mengurangi
sensitifitas pada jari sehingga perlu penyesuaian yang lebih,
namun lebih aman untuk melindungi dari gesekan,” ujar
Lucky.
NYAMAN DIPAKAI
Pastikan sarung
tangan jangan terlalu ketat sehingga sirkulasi
darah dapat berjalan dengan baik saat berkendara. Sarung
tangan juga
harus
melindungi seluruh bagian tangan dari ujung jari hingga pergelangan
tangan. “Para bikers juga perlu memilih sarung tangan yang memiliki
pelindung tulang
agar dapat melindungi tangan secara maksimal. Dianjurkan pemilihan
sarung tangan yang menutupi seluruh bagian tangan,”
tambah Lucky.
MUDAH DIBERSIHKAN
Sarung tangan yang sering dipakai haruslah mudah dibersihan secara mandiri.
Perawatan sarung tangan minimal dilakukan sebanyak 2- 3 kali dalam seminggu.
Caranya,
rendam
sarung tangan di dalam campuran air hangat yang ditambahkan dengan
sabun cuci tangan atau sabun bayi selama 5-10 menit. Kemudian,
bersihkan perlahan-lahan dengan menggunakan tangan agar tidak merusak
lapisan protector pada sarung tangan. Jangan gunakan sikat dalam proses pembersihan karena dapat mengakibatkan kerusakan pada sarung tangan.
Bilas sarung tangan dengan air bersih.
Khusus untuk bahan kulit, bersihkan sarung tangan tanpa merendamnya dalam air untuk menghindari kerusakan pada lapisan kulit.
Proses pengeringan, untuk bahan kain dapat dikeringkan
di bawah sinar matahari. Untuk sarung tangan berbahan kulit, proses pengeringan
tidak dilakukan di bawah sinar matahari dan
cukup
mengandalkan hembusan angin
hingga benar-benar kering. Pastikan
kering hingga sisi dalam sarung tangan. Tidak perlu diperas agar tetap
menjaga kualitas bahan kulit.
“Perawatan sarung tangan sangatlah penting untuk menjaga kualitas sarung tangan,
mencegah bau dan berkembangnya kuman di dalam sarung tangan,”
tutup Lucky.
Masuki tahun kedua, kompetisi safety riding untuk SMK binaan Wahana Honda semakin berjalan seru. Sebanyak 60 siswa SMK berlomba untuk menjadi ‘jawara’ pengendara paling aman di Safety Riding Center Wahana, Jatake Tangerang, Rabu (19/02).
60
Peserta kompetisi berkendara aman dengan tema “The 2nd Safety Riding
Competition for Vocational School” ini berasal dari 55 SMK binaan Wahana
Honda di Jakarta dan Tangerang. Dimulai sejak pagi, peserta yang hadir
wajib mendaftar ulang untuk mengikuti kontes ini. Peserta juga wajib
mengikuti tiga sesi yang disiapkan Safety Riding Promotion (SRP) Main
Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati
(WMS) yaitu tes teori, slalom course skill dan low speed balance.
“
Tidak sekedar jadi peserta kontes berkendara aman. Lewat kompetisi ini
kami berharap para pemenang dan peserta lainnya akan menjadi role model
untuk rekan – rekan lain di sekolah,” jelas Head of Safety Riding SRP
Wahana, Agus Sani.
Ditambahkannya,
kegiatan ini merupakan satu bentuk mengkampanyekan berkendara aman
untuk semua golongan masyarakat dengan usung semangat Cari_aman.
Perebutkan hadiah uang tunai jutaan rupiah, kompetisi berjalan ketat
sepanjang hari dengan menggunakan produk terbaru skutik Honda Genio.
Lewat kompetisi ini Wahana juga harapkan dapatkan tumbuhkan karakter
pengendara motor yang peduli keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan
lainnya.
“ Demi bangun kualitas pendidikan SMK, Wahana total untuk dukung dengan beragam kegiatan mulai dari pendidikan, kesempatan kerja, hingga pembangunan kesadaran berkendara aman,” tutup Ronnal Prawira, Head CSR Wahana yang ikut adil dalam pagelaran kontes ini.
Pemenang “The 2nd Safety Riding Competition for Vocational School”
PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda Jawa Barat menggelar Pelatihan Safety Riding khusus Blogger dan Vlogger pada 18 Februari 2020 di Gedung Safety Riding Center DAM, Bandung.
Sebanyak 20 blogger dan vlogger mendapatkan
pembekalan dari tim Instruktur Safety Riding DAM mengenai teknik
berkendara yang baik dan benar. Materi yang diberikan berupa teori dasar
berkendara dan touring kemudian dilanjutkan dengan sesi
praktek safety riding pada pengereman, slalom course, dan narrow plank.
General Manager Motorcycle Sales, Marketing, &
Logistic DAM, Lerri Gunawan mengatakan dalam kesehariannya blogger dan
vlogger banyak mengendarai sepeda motor sebagai teman dalam beraktivitas
guna mendukung mobilitas yang tinggi. Pelatihan
safety riding sangatlah penting, mulai dari memahami teknik dasar
mengendalikan sepeda motor, mematuhi undang-undang lalu lintas dan etika
dalam berkendara sehari-hari maupun ketika sedang touring dalam jarak
jauh.
“Kami berharap teman-teman blogger dan vlogger
dapat mempraktekkan ilmu yang telah diberikan oleh para tim instrukur
kami, dalam kehidupan sehari-hari serta dapat menjadi contoh yang baik
dalam berkendara untuk masyarakat,” ujar Lerri.
Pelatihan pun dikemas dengan menarik tidak hanya
berkendara di trek on road namun seluruh jurnalis juga berkesempatan
mendapatkan pembekalan berkendara di trek off road oleh para instruktur
DAM. Mereka juga diberikan pengenalan mengenai
Honda Riding Trainer (HRT) yang merupakan alat simulasi berkendara.
Selama pelatihan safety riding, DAM menyediakan
beberapa produk sepeda motor Honda untuk digunakan praktek oleh blogger
dan vlogger. Adapun unit yang digunakan selama acara yakni Honda Vario
150 dan Honda CB150R StreetFire. Praktek safety
riding ini juga diwajibkan menggunakan perlengkapan yang baik dan benar
seperti Helm, Jaket, Body Protector, dan Sepatu diatas mata kaki.
Sepanjang tahun 2019, PT Daya Adicipta Motora telah
memberikan edukasi kepada 36 ribu orang, mulai dari siswa-siswi sekolah
SD/SMP/SMA, perusahaan, masyarakat umum dan juga komunitas pengguna
sepeda motor.
PT Astra Honda Motor (AHM) bersama dengan Main
Dealer Sepeda Motor Honda di seluruh Indoneisa turut memperkuat kampanye
keselamatan berkendara melalui tagline #Cari_Aman kepada seluruh
lapisan masyarakat. #Cari_aman merupakan bentuk kampanye
keselamatan berkendara yang diusung oleh AHM dalam upaya menyuguhkan
perspektif baru bagi generasi muda untuk ikut berkontribusi dalam
kampanye keselamatan berkendara di Indonesia.
Awali 2020, Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) dan Asosiasi Honda Motor Tangerang (AHMT) dengan kegiatan penuh manfaat sekaligus menyenangkan. Sebanyak 50 anggota komunitas ini jajal performa Honda CRF150L dan ‘tambah ilmu’ pengolahan digital video.
Angkat tema Biker Adventure Camp & Workshop Jurnalistik ini dimulai dengan riding bersama dari Wisma Wahana Artha Pasar Minggu menuju Situ Rawa Gede, Bogor pada Minggu (19/01) kemarin. Memilih jalur off road
ringan, kegiatan kemping ala komunitas yang didukung oleh Main Dealer
sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS)
merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun untuk menguji
kemampuan CRF150L sekaligus tambah pengetahuan terkait digital video
yang disampaikan oleh salah satu jurnalis yang akrab dengan komunitas
Honda.
“
Ini adalah satu manfaat yang kami berikan untuk komunitas Honda. Tidak
hanya bermain motor Wahana juga mengisi dengan beragam manfaat seperti
edukasi terkait proses pengambilan hingga editing video,” jelas PIC Community Development Wahana, Agus Sigit.
Dengan suasana khas pegunungan, peserta kali ini antusias mendengarkan materi yang berisikan terkait proses pengambilan hingga editing video dengan hanya menggunakan smartphone
yang dimiliki. ‘Ilmu’ ini diberikan agar peserta komunitas dapat
memanfaatkan hal ini untuk mengabadikan momen perjalanan turing yang
kerap dilakukan hingga menarik dan menjadi bahan yang dapat
disebarluaskan melalui postingan media sosial yang mereka miliki.
Tidak hanya itu, membentuk soliditas peserta, digelar juga berbagai games berkelompok yang mengharuskan antar peserta saling bekerjasama untuk menyelesaikan misi yang diberikan. “ Gathering awal tahun ini juga diisi dengan diskusi terkait perencanaan hingga tujuan yang akan dicapai pada tahun ini,” tutup Sigit.
Saat ini, telah masuk di musim hujan, dan pasti teman-teman bikers atau siapapun yang beraktivitas dengan sepeda motornya, sudah tiba saatnya merubah kebiasaan dari yang tiap hari ketemu suasana panas dan cerah, tiba-tiba kini harus selalu berhadapan dengan hujan deras dan tiupan angin yang lebih kencang.
Kondisi hujan sudah pasti akan menjadi kendala secara langsung ataupun tidak langsung. Kondisi tubuh pasti akan lebih cepat lemah, pandangan kedepan akan terganggu, kondisi jalan menjadi lebih berbahaya karena licin, kadang bertemu ranting pohon yang berjatuhan, daun yang bertebaran dan yang paling berbahaya adalah genangan air di tambah jalan yang mulai berlubang.
Lalu apakah anda siap menghadapi kondisi jalan dengan berbagai kendala dan resiko yang akan anda temui ?
Bagi teman-teman bikers “militan” dengan jam riding yang sudah mencapai ratusan ribu kilo menyusuri jalan raya, mungkin hujan akan di anggap kecil, bahkan hujan menjadi pemanis cerita. Tetapi lain lagi bagi bikers yang belum pernah menempuh perjalanan jauh, hujan bisa menjadi ancaman yang berbahaya.
Ada beberapa strategi yang dapat kita lakukan ketika sedang riding di musim hujan.
1.Pilih safety gear yang tahan cuaca.
Tanpa Safety Gear yang tahan cuaca, hujan akan membuat anda basah, kedinginan bahkan hipotermia. Apalagi di tambah berkendara di daerah pegunungan maka tubuh akan mengalami pendinginan yang sangat cepat. Efeknya kendali berpikir serta otot Anda akan lebih lambat. Ini akan menyebabkan konsentrasi dan refleks menjadi turun drastis, sehingga dalam mengendalikan kendaraan menjadi tidak optimal dan berbahaya.
Oleh karena itu persiapkan dengan baik Safety Gear yang tepat di musim hujan, Jaket waterproof, rain coat, sepatu boot, sarung tangan karet tambahan dan pastikan helm anda memiliki visibilitas yang terang. Pilihlah gadget yang waterproof, sehingga kemungkinan rusak karena basah menjadi kecil
Pastikan anda mengkonsumsi makanan dengan kalori tinggi sehingga panas tubuh tetap terjaga dengan baik.
2.Pahami rute dan kondisi jalan.
Jika anda mengendarai sepeda motor di area yang belum anda kenal, waspadai area permukaan jalannya pada waktu musim hujan, jaga kecepatan kendaraan di kecepatan normal. Perhatikan pandangan untuk jauh ke depan agar anda dapat membaca situasi jalan dengan baik. Jika malam hari, pastikan lampu penerangan anda cukup terang. Biasanya untuk riding adventure kita masih memerlukan lampu tambahan, apalagi jika harus melintas daerah yang di penuhi kabut.
Jangan mencoba untuk menembus genangan air atau banjir, bersabarlah dan segera cari rute lain untuk menghindar.
3.Kontrol Pengereman secara halus
Defensive yang paling tepat berkendara di musim hujan salah satunya adalah melakukan pengereman dengan cara yang halus. Aturlah sedemikian rupa agar throtle, pengereman dan jaga jarak sudah sesuai dengan kondisi jalan dan situasi lalulintas. Jangan coba-coba menggunakan late braking jika anda tidak memiliki keahlian lebih dalam mengendarai sepeda motor. Karena biasanya di jalan sepi dan berkelok anda akan tergoda untuk memacu kendaraan lebih cepat dari biasanya.
4.Lebih baik Beristirahatlah saat hujan mulai turun
Jika anda melihat kondisi jalan, cuaca dan lalu lintas memang beresiko tinggi untuk di terobos pada saat hujan lebat, lebih baik segeralah menepi dan beristirahat hingga hujan reda dan kondisi jalan menjadi lebih aman. Oleh karena itu untuk perjalanan jauh jangan lupa siapkan matras, sleeping bag dan perlengkapan survival lain jika terpaksa anda harus beristirahat di tempat yang jauh dari pemukiman penduduk.
5.Perhatikan Bahaya Petir
Pengendara sepeda motor adalah sasaran yang sangat mudah terpapar oleh petir. Petir adalah tegangan listrik yang sangat tinggi sehingga dapat berjalan di permukaan benda, termasuk karet. Kendaraan tertutup seperti mobil dan pesawat terbang jarang ditembus oleh sambaran petir, tetapi bagi pengendara sepeda motor sambaran petir dapat merembet melalui aspal basah dan bisa mengakibatkan hal yang sangat serius.
Referensi :
David L. Hough (“huff”), Proficient Motorcycling and The Good Rider, Store.soundrider.com
Libur Natal dan tahun baru segera hadir, demi konsumen setia Honda Jakarta dan Tangerang, Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana makmur Sejati (WMS) tetap siagakan layanan gangguan motor Honda di jalan tanpa libur.
Layanan Wahana Honda Emergency dan Layanan Pelanggan (HELP) dipastikan akan tetap beroperasi sepanjang masa liburan sambut natal dan tahun baru 2019. Layanan spesial untuk berikan layanan terbaik konsumen Honda khususnya yang mengalami ganguan teknis dijalan adalah bentuk kepedulian untuk tetap menjaga kenyamanan konsumen Honda di Jakarta dan Tangerang. Tidak tanggung-tanggung 24 jam penuh layanan HELP Wahana Honda siap berikan bantuan.
“ Libur Natal dan tahun baru adalah satu perayaan yang sangat dinantikan. Demi menjaga rasa gembira liburan, Wahana siagakan layanan HELP 24 jam, sehingga dapat berikan kenyamanan kepada pelanggan selama menjalani aktifitas perayaan natal dan momen pergantian tahun baru,” jelas Mulia, Head of Customer Care Wahana Honda.
Konsumen Honda yang alami gangguan teknis sepeda motor selama di perjalanan dapat gunakan layanan ini dengan mudah. Segara hubungi nomor telepon layanan 24 jam Wahana Help di (021)1500-989 atau konsumen juga dapat menghubungi telepon bebas pulsa di 0800-188-1700 atau (021)601-2044. Layanan ini juga setara dengan layanan standar Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) dengan dukungan mekanik handal bersertifikasi.
“ Ini semua diberikan sebagai bentuk layanan maksimal Wahana Honda untuk konsumen Jakarta dan Tangerang yang selama ini mempercayakan pilihan sepeda motor Honda sebagai alat transportasi harian,” tutup Mulia.
Memperkuat komitmen kampanye keselamatan berkendara, Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) meresmikan Safety Riding Lab yang dibangun di SMK Panca Abdi Bangsa (PABA), Kota Binjai, Sumatera Utara pada Kamis (12/12). Safety Riding Lab ini merupakan wujud nyata Yayasan AHM dalam menyinergikan peran duta keselamatan berkendara yang merupakan siswa-siswi yang telah dibina PT Astra Honda Motor (AHM) sebelumnya.
Yayasan AHM telah mengembangkan Safety Riding Lab sejak 2018. Peresmian tempat edukasi keselamatan berkendara di Kota Binjai Sumatera Utara ini merupakan fasilitas ketiga yang dibangun Yayasan AHM. Lab ini memiliki beberapa bagian yang difungsikan secara komprehensif untuk memberikan kemudahan dalam menyampaikan dan menerima materi tentang keselamatan berkendara. Safety Riding Lab ini dibagi menjadi tiga zona, yakni Zona Audio-Visual, Zona Simulasi dan Zona Praktik.
Zona Audio-Visual difungsikan sebagai sarana bagi siswa duta safety riding sekolah melakukan aktifitas. Mereka dapat menggunakan zona ini untuk ruang pembuatan blog dan pembahasan fotografi yang didapat pada setiap kegiatan safety ridimg Safety. Ruang ini diharapkan dapat mendorong siswa-siswi mampu menganalisa dan mendiskusikan problematika lalu lintas di Tanah Air, terutama di sekitar tempat tinggal maupun sekolah.
Zona berikutnya adalah Zona Simulasi yang berdinding tiga dimensi layaknya di jalan raya. Area ini dilengkapi dengan media praktek berupa Honda Riding Trainer (HRT) dan perlengkapan berkendara secara aman. Para duta safety riding juga dapat semakin mempertajam ilmunya dengan membaca buku-buku referensi dan beberapa simulasi komponen sepeda motor yang disediakan disana. Selain itu terdapat pula Zona Praktek yang spesifikasinya mengacu pada Peraturan Kapolri no 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi (SIM). Zona ini berfungsi sebagai area praktik berkendara yang lengkap dengap tekstur berbagai kondisi jalan dan rambu-rambu lalu lintas.