Wahana Gencarkan Edukasi Berkendara Aman Via Virtual

Meski masih dalam masa pandemi, tim Safety Riding Promotion, Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) tetap fokus edukasi berkendara aman, namun melalui virtual webinar online.

Sepanjang Januari 2021, tim Safety Riding Promotion telah berikan edukasi berkendara online kepada 400 peserta yang terdiri dari sekolah, guru, komunitas motor, hingga korporat. Mengangkat tema Gebrakan 2021 Edukasi SR melalui Online. Meski tanpa praktek, edukasi berkendara aman ini juga penuh dengan pengetahuan, tips, hingga info landasan hukum terkait berlalu lintas.

Continue reading “Wahana Gencarkan Edukasi Berkendara Aman Via Virtual”

Perlu Diperhatikan, Inilah Riding Gear yang Tepat Saat Berkendara Off road

Serunya berkendara off road dengan menaklukkan tantangan kontur tanah yang bervariasi membuat semakin banyaknya pecinta off road di Indonesia. Berbicara berkendara Off road juga tidak lepas dengan penggunaan riding gear yang tepat sehingga tetap menjaga keselamatan pengendara di tengah keseruan.

Menurut Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) Johanes Lucky, riding gear yang digunakan untuk kegiatan off road maupun di jalan raya tidak jauh berbeda, namun terdapat beberapa elemen riding gear yang memiliki bentuk dan spesifikasi yang berbeda.

Continue reading “Perlu Diperhatikan, Inilah Riding Gear yang Tepat Saat Berkendara Off road”

Langkah Aman Memodifikasi Jok Sepeda Motor

Memodifikasi sepeda motor bisa menjadi salah satu kegiatan yang cukup mengasyikkan, tak terkecuali mengutak-atik jok atau tempat duduk. Namun perlu digarisbawahi, aktivitas memodifikasi motor tetap harus dilakukan dengan benar, tidak mengurangi kenyamanan, dan tentunya mengedepankan unsur keamanan.

Menurut Safety Riding Dept. Head PT Astra Honda Motor (AHM) Johannes Lucky, sebenarnya jok dengan spesifikasi standar bawaan pabrik adalah yang paling sesuai. Hal ini karena jok sudah melewati proses standarisasi dan pengetesan dari beberapa aspek, mulai kenyamanan hingga sisi safety.

”Namun jika ingin memodifikasi, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan pengguna sepeda motor. Terdapat beberapa poin yang akan berubah saat kita mengganti jok standar dengan model lain atau peranti modifikasi,” kata Lucky.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat kita memutuskan untuk memodifikasi jok sepeda motor:

Tebal-tipis Jok

Secara batasan, sebenarnya tidak ada ukuran baku, karena beda desain sepeda motor akan berbeda pula model dan ketebalan jok. Hal ini karena tebal ataupun tipisnya jok akan sangat memengaruhi posisi berkendara dan kenyamanan saat sepeda motor dikendarai. Ukuran ketebalan jok wajib disesuaikan dengan aspek kenyaman dan keselamatan.

Tekstur atau Bahan

Tekstur lapisan jok wajib lentur dengan bahan dasar tidak licin saat diduduki oleh pengendara. Jok yang licin akan berdampak pada kenyamanan dan juga berpengaruh pada keselamatan. Bisa dirasakan pada saat pengereman, jok yang licin menyebabkan pengendara mudah bergerak ke depan, sehingga proses pengereman menjadi tidak maksimal karena posisi duduk pengendara sudah tidak ideal untuk melakukan pengereman. Sedangkan lapisan jok yang tidak lentur akan mudah sobek dan merusak bagian jok lainnya, seperti busa.

”Kalau lapisan jok sudah sobek, air akan mudah masuk melalui lapisan tersebut. Saat terjadi endapan air pada busa dalam waktu yang lama, maka struktur busa akan berubah menjadi keras dan mengganggu kenyamanan saat berkendara,” jelas Lucky.

Ergonomi

Ketika kita memodifikasi jok sepeda motor, secara ergonomi akan berubah. Contohnya, saat kita melakukan penipisan pada busa jok, maka posisi berkendara akan berubah di bagian lutut, siku dan pandangan. Begitu pula sebaliknya, saat kita menebalkan atau meninggikan jok, posisi pinggul kita akan lebih naik dibandingkan dengan penggunaan jok standar.

”Perubahan tersebut akan menyebabkan pengendara tidak nyaman, dan mudah lelah saat berkendara, serta dapat berdampak negatif pada kestabilan dan kenyamanan berkendara,” kata Lucky.

Pengaruh mengganti jok pada keseimbangan dan kestabilan memang cukup besar. Tidak disarankan memodifikasi jok bagian belakang dibuat lebih tinggi dari jok bagian depan. Hal ini menyebabkan tubuh pembonceng melebihi pengendara, dan tentu saja akan berdampak negatif terhadap aerodinamika kendaraan.

Ingin Berkendara Aman, Kenali 120 Potensi Bahaya di Jalan

Banyak sekali hal-hal yang dapat terjadi saat berkendara di jalan raya, mulai dari yang aman hingga berpotensi menimbulkan bahaya bagi bikers. Berdasarkan simulasi berkendara yang dikembangkan dalam Honda Riding Trainer, ada 120 jenis potensi bahaya yang dapat diketahui oleh para bikers untuk mencegah potensi bahaya di jalan raya.

Menurut Johanes Lucky Margo Utomo, Safety Riding Department Head PT Astra Honda Motor, “Para bikers perlu mengetahui apa saja potensi bahaya yang ditemui di jalan dan bagaimana cara mengatasinya. Pengetahuan dan tips ini bisa mengurangi resiko saat berkendara di berbagai kondisi jalan.” Berikut penjelasan dan tips dari tim Safety Riding AHM dalam mengatasi potensi bahaya di jalan raya.

Jenis Potensi Bahaya

Secara garis besar, jenis potensi bahaya di jalan raya terbagi menjadi tiga jenis. Pertama, potensi bahaya yang terlihat oleh pengendara tanpa perlu diprediksi oleh para pengendara sepeda motor, seperti kendaraan yang berhenti di pinggir jalan atau kondisi mengantuk saat  berkendara.

Selanjutnya, potensi bahaya yang dapat menarik perhatian dan konsentrasi bikers. Potensi bahaya ini belum terlihat akan tetapi sudah memberikan tanda-tanda untuk menarik perhatian, seperti kendaraan lain yang memberikan tanda lampu sein atau kondisi kendaraan yang menggunakan ban sudah aus. Potensi bahaya ini dikategorikan tingkat menengah dan dibutuhkan pengetahuan lebih untuk menanganinya dengan baik.

Continue reading “Ingin Berkendara Aman, Kenali 120 Potensi Bahaya di Jalan”

Dukung Keselamatan di Jalan Raya, AHM Perkenalkan Pusat Pelatihan Berkendara

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan pusat pelatihan berkendara Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center (AHMSRTC) yang berada di kawasan Greenland International Industrial Centre (GICC) Blok DD No 01 Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas ini memperkuat komitmen perusahaan dalam kampanye keselamatan berkendara untuk mendukung terciptanya budaya aman dan nyaman berkendara di tengah masyarakat.

AHM Safety Riding Park (AHMSRP) yang menjadi bagian dari fasilitas ini merupakan pusat pelatihan Safety Riding Honda terbesar di kawasan Asia Tenggara yang dibangun dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat terkait pemahaman keselamatan di jalan raya dan keterampilan berkendara. Dibangun di atas lahan 8,5 hektar, fasilitas terbaru ini mampu menampung 15.000 orang untuk berlatih berkendara setiap tahun dengan berbagai sarana dan fasilitas edukasi secara lengkap. Bangunan ini memiliki fasilitas fungsional seperti ruang multi fungsi, ruang kelas, ruang ujian, ruang simulator, asrama, sarana olahraga serta ruangan penunjang lainnya.

Selain fasilitas bangunan, pusat pelatihan berkendara ini dilengkapi dengan Safety riding course yang dibekali dengan karakter kontur jalan yang disesuaikan dengan kondisi jalan di Indonesia, baik kondisi jalan aspal maupun kondisi jalan off-road. Berdiri di atas lahan 4 hektar, area ini digunakan untuk pelatihan berkendara sepeda motor yang aman, seperti teknik pengereman, teknik keseimbangan, teknik menikung, teknik melewati jalanan bergelombang, menanjak dan menurun serta teknik memprediksi bahaya.

AHMSRP juga dilengkapi Kids Traffic Park yang dapat menampung pelatihan terhadap 2.000 anak setiap tahun. Melalui edukasi usia dini, anak-anak diajarkan untuk mengenal rambu-rambu lalu lintas, cara menyebrang jalan yang aman menggunakan jalur penyeberangan, dan cara berinteraksi dengan pengguna jalan lain dengan berbagai alat peraga yang tersedia.

Presiden Direktur AHM Toshiyuki Inuma mengatakan Pusat pelatihan keselamatan berkendara ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan budaya keselamatan berkendara di Indonesia.

“Kami mendesain Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center ini sebagai fasilitas yang dapat memberikan pengalaman berlatih berkendara aman yang menyenangkan, aman, dan nyaman. Fasilitas ini dapat digunakan masyarakat umum pengguna sepeda motor untuk belajar keterampilan berkendara, baik di jalan raya maupun di kondisi jalan off-road,” ujarnya.

Executive Vice Presiden Direktur AHM Johannes Loman mengatakan Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center ini melengkapi berbagai kegiatan pelatihan berkendara yang selama ini telah dilakukan AHM bersama jaringan main dealer di seluruh Indonesia, bekerjasama dengan pemerintah, kepolisian, sekolah, institusi, maupun komunitas masyarakat.

“Kami ingin melahirkan sebanyak mungkin duta keselamatan berkendara dari fasilitas ini, menyempurnakan apa yang sudah kami lakukan selama ini bersama para pamangku kepentingan di bidang safety riding. Kami ingin fasilitasi ini menjadi kawah candradimuka bagi mereka yang menempatkan keselamatan berkendara sebagai budaya bersama bangsa,” ujarnya.

AHMSRTC dapat digunakan masyarakat umum pengguna sepeda motor untuk belajar mengenai keselamatan berkendara. Beragam kegiatan edukasi pelatihan Safety Riding yang disiapkan dan dilaksanakan di fasilitas AHMSRP ini akan dibuka dengan menyesuaikan protokol kesehatan yang berlaku, sehingga kegiatan berbagi ilmu keselamatan berkendara ini dapat berlangsung maksimal.

AHM bersama jaringan main dealer Honda saat ini telah memiliki 8 pusat pelatihan safety riding yang tersebar di daerah Serang, Jambi, Tangerang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Medan dan Bandung. Dengan bertambahnya pusat pelatihan safety riding di Deltamas, kampanye keselamatan berkendara dapat semakin berdampak luas di tengah masyarakat.

Continue reading “Dukung Keselamatan di Jalan Raya, AHM Perkenalkan Pusat Pelatihan Berkendara”

Jangan Asal Bonceng Anak !

Setiap pagi kita sering kali melihat ibu yang mengantarkan anak kesekolah dengan sepeda motor. Berikut tips dan saran tim safety riding Wahana terkait cara aman berkendara ketika berboncengan khususnya dengan anak kecil.

Membonceng saat berkendara miliki aturan keamanan tersendiri. Pengendara dan yang dibonceng wajib gunakan perlengkapan nyaman mulai dari helm, sarung tangan, sepatu dan boleh gunakan sandal untuk jarak dekat dan kini wajib menggunakan masker. Perhatikan usia anak yang akan di bonceng dan telah mengerti saat berkendara.

Membawa pembonceng apalagi anak kecil, rawan dengan kondisi mengantuk. Tanpa persiapan yang baik kondisi ini rawan untuk terjadi kecelakaan. Pastikan untuk membonceng anak khususnya kejalan raya yang ramai anak tidak dalam kondisi mengantuk. “ Sering kali kita meilhat ibu yang membonceng anak kesekolah sangat rentan kecelakaan di jalana raya. Maka berkendara aman penting untuk diketahui,” papar Head of Safety Riding Promotion, Agus Sani.

Tidak hanya kesekolah, tidak jarang anak juga sering diajak berkendara jauh. Tidak perlu memaksakan jika anak cepat lelah dijalan. usahakan untuk isirahat untuk hilangkan penat di perjalanan. “Memang menyenangkan bermotor dengan sikecil namun sangat rentan kecelakaan. Jadi mulailah menjadi pengendara yang cerdas sekaligus pahami berkendara aman khususnya saat bonceng buah hati anda,” tutup Agus Sani.

Cara Pebalap Astra Honda Merawat Baju Balap

Musim balap tahun 2020 masih rehat sejenak. Tapi para pebalap muda kebanggaan Bangsa yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) selalu mempersiapkan diri. Mulai dari kebugaran tubuh, mental, hingga pernik pendukung lain. Tak terkecuali, wearpack (baju balap) yang lama menggantung.

Baju balap menjadi salah satu hal penting yang harus dipersiapkan, sebagai antisipasi jika balapan kembali dihelat. Karena lama tak dipakai, para pebalap punya trik atau cara khusus agar penutup tubuh tersebut tetap terawat, nyaman dan siap pakai, serta tentu saja bersih.

Herjun Atna Firdaus, pebalap 15 tahun asal Pati, Jawa Tengah, mengaku punya tiga jurus agar baju balapnya siap pakai setiap saat. Selain menjemurnya setelah pemakaian, dia menyiapkan tempat penyimpanan khusus yang tidak lembab, dengan harapan jamur menjauh. ”Saya juga selalu menyemprotnya dengan pewangi,” ucap Herjun yang tahun ini terjun di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP) 250 itu.

Continue reading “Cara Pebalap Astra Honda Merawat Baju Balap”

Tips Bagi Bikers di Era New Normal

Setelah beberapa bulan masyarakat Indonesia menghadapi Pandemi Covid-19, kini bersiap memasuki era New Normal, di mana masyarakat mulai beraktivitas kembali dengan menerapkan protokoler kesehatan. Para pengguna sepeda motor pun harus membiasakan diri dengan hal-hal baru yang berbeda dari kebiasaan sebelumnya dalam beraktivitas sehari-hari. Beberapa hal perlu diperhatikan dan dilakukan para bikers untuk berkendara dengan #Cari_aman di era New Normal, mulai dari sebelum berkendara, cara berkendara hingga setelah berkendara.

Sebelum berkendara, sebaiknya melakukan pengecekan suhu tubuh untuk memastikan kondisi badan fit dan sehat. Jika suhu tubuh menunjukkan 37,3 derajat atau lebih, sebaiknya tidak beraktivitas di luar rumah. Periksalah kondisi sepeda motor terutama sepeda motor yang sudah lama tidak digunakan. Cek kondisi secara ringan seperti kebocoran oli, perhatikan kondisi dan tekanan ban, periksa sistem pengereman dan kopling serta lampu tetap berfungsi baik.

Continue reading “Tips Bagi Bikers di Era New Normal”

Tips Merawat Jaket Berkendara

Jaket menjadi salah satu atribut berkendara yang tidak hanya berfungsi memberi keamanan bagi pengendara sepeda motor, namun juga telah menjadi bagian dari fashion. Berbagai jenis jaket sepeda motor baik yang fungsional hingga premium tentu memiliki tata cara perawatannya tersendiri. Apa saja yang bisa dilakukan di rumah untuk merawat jaket motor favoritmu?

Berikut tips dari PT Astra Honda Motor (AHM) dalam merawat jaket berkendara sepeda motor agar tetap awet dan prima:

1.    Ikuti instruksi sesuai label yang terdapat dibalik Jaket dalam melakukan pencucian. Jaket untuk bermotor memiliki jenis bahan yang berbeda-beda, sehingga petunjuk dalam melakukan pencucian menjadi kunci agar jaket lebih awet.

2.    Untuk jaket sepeda motor biasanya memiliki pelindung, seperti pada bagian bahu, siku dan punggung. Sebelum melakukan pencucian, keluarkan pelindung dari kantongnya agar tidak merusak sisi-sisi jaket saat dicuci.

3.    Untuk perawatan yang lebih detail, dapat menyikat bagian-bagian yang kotor terlebih dahulu sebelum mencuci jaket. Gunakan sikat yang lembut beserta sabun cuci yang sudah dilarutkan dengan air. Bila jaket tersebut berbahan kulit, hindari membersihkan dengan menyikat, cukup bersihkan dengan kain microfiber.

4.    Mencuci dengan tangan merupakan cara yang paling aman untuk menjaga keawetan jaket, terutama bila jaket berbahan kulit. Namun untuk kepraktisan tetap diperbolehkan menggunakan mesin cuci untuk jaket selain berbahan kulit.

5.    Setelah dicuci, gantung jaket menggunakan gantungan baju, disarankan tidak langsung terpapar sinar matahari. Untuk mempercepat waktu pengeringan, dapat menggunakan kipas angin.

6.    Simpan jaket di suhu ruangan menggunakan gantungan baju. Agar lebih awet disarankan untuk tidak dilipat dan lokasi penyimpanan tidak terkena matahari langsung.

Dengan melakukan perawatan jaket diatas, maka dapat mencegah kerusakan jaket yang disebabkan oleh jamur karena kondisi yang lembab serta penurunan kualitas bahan dari jaket.

“Kondisi jaket yang prima tidak hanya mendukung tampilan dalam berkendara, namun juga mendukung kenyamanan dan keamanan dalam berkendara baik untuk perjalanan commuter maupun turing.,” jelas Parts Accesoris & Apparel Manager PT Astra Honda Motor Tony Kurniawan.

10 Cara Merawat Helm Sepeda Motor

Setiap pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm sebagai salah satu perlengkapan berkendara yang paling penting. Dengan penggunaannya yang tepat, maka pengendara akan terlindung dari resiko benturan. Tentunya hal ini juga perlu diimbangi dengan perawatan yang dilakukan secara rutin untuk menjaga fungsi helm tetap optimal.

”Dengan melakukan perawatan helm tentunya kualitas helm akan selalu terjaga sehingga memberikan kenyamanan saat digunakan”, jelas Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM).

Berikut beberapa tip dari AHM dalam merawat helm sepeda motor agar tetap dalam kondisi prima dan juga safety:

1.    Bersihkan lapisan luar helm berikut kaca helm jika sudah terlihat kusam atau terkena kotoran, debu atau hujan dengan kain serat halus atau kain micro fiber serta shampo atau sabun khusus perawatan helm. Penggunaan kain dengan serat halus seperti kain micro fiber dapat mencegah lecet akibat proses pembersihan.

2.    Hindari penggunaan pembersih kaca untuk membersihkan visor helm karena biasanya pembersih kaca mengandung amonia yang dapat merusak polikarbonat pada visor yang berdampak menurunnya tingkat kejernihan visor helm.

3.    Gunakan cotton bud untuk membersihkan bagian helm yang sulit dijangkau seperti lubang ventilasi pada helm yang bertujuan untuk menjaga sirkulasi udara pada helm agar tidak terhalang oleh kotoran.

4.    Lapisan tengah helm cukup di lap dengan kain micro fiber kering dan hindari  menyiram lapisan tengah dengan air karena dapat menurunkan kualitas daya redam sterofoam, mengurangi kekuatan perekat sterofoam pada helm dan juga dapat menimbulkan jamur apabila proses pengeringan tidak dilakukan secara maksimal.

5.    Untuk lapisan dalam portable dapat dilepas semua lapisan dalam helm tersebut kemudian rendam dan cuci dengan lembut menggunakan tangan, hindari menggunakan sikat karena bisa merusak kain pelapisnya. Kemudian bilas hingga bersih lalu tepuk – tepuk dan keringkan dengan cara di jemur. Jangan gunakan pemanas karena panas berlebih dapat merusak kualitas busa helm.

6.    Untuk lapisan dalam permanen gunakan air hangat dan shampo khusus atau sabun kemudian masukkan helm dengan posisi seperti saat digunakan (jangan dengan posisi terbalik). Buka visor (tanpa dilepas) dan gunakan jari untuk menggosok lapisan dalamnya. Kemudian angkat helm dan bilas sehingga tidak ada sisa shampo atau sabun yang masih menempel. Tekan busa helm perlahan untuk menghilangkan sisa air dan lakukan pengeringan.

7.    Lumasi bagian engsel helm seperti engsel tali helm dan engsel visor menggunakan pelumas helm atau baby oil sehigga fungsi engsel tetap maksimal.

8.    Setelah helm bersih untuk tetap menjaga kualitasnya, lapisi helm dengan pelapis khusus helm sehingga tetap berkilau dan terjaga kualitas cat helm tersebut.

9.    Untuk mengurangi jumlah keringat yang terserap oleh lapisan dalam atau padding helm saat berkendara gunakan helmet liner atau helmet cup, karena selain dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menimbulkan jamur tenyata keringat dapat menurunkan kualitas dari busa helm.

10. Setelah helm digunakan jangan langsung masukkan ke dalam tas karena helm yang lembab akan menimbulkan bau tidak sedap dan dapat mengakibatkan berjamur.

Dengan melakukan perawatan tersebut diatas maka dapat mencegah dampak negatif seperti penyakit jamur kulit akibat menggunakan perlengkapan berkendara yang kotor, bau tidak sedap yang ditimbulkan dari keringat, menurunnya kualitas helm serta menghindari ketidaknyamanan dalam penggunaannya.

Sebaiknya membersihkan helm dilakukan minimal 1 bulan sekali namun jika dipakai setiap hari pembersihannya dapat dilakukan setiap minggu atau segera apabila terkena hujan agar helm tetap bersih dan nyaman dipakai.

“Kenyamanan perlengkapan berkendara selaras dengan keselamatan. Gunakan helm yang berstandar SNI dan pastikan tetap cari aman dengan merawat perlengkapan berkendara secara berkala”, tutup Lucky.