WMS Edukasi 800 Siswa Baru Lewat Kampanye #Cari_Aman, Perkuat Budaya Keselamatan Berkendara Sejak Dini

Tangerang – PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jakarta-Tangerang, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman. Bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), WMS memberikan edukasi Safety Riding kepada sekitar 800 siswa baru di SMK Wipama Cikupa dan SMK Tunas Bangsa Kabupaten Tangerang pada Senin (13/7).

Program edukasi ini menjadi bagian dari upaya WMS untuk membekali generasi muda dengan pemahaman mengenai keselamatan berkendara sejak dini. Melalui kolaborasi Safety Riding Promotion (SRP) dan Satu Hati Education Program (SHEP), para siswa mendapatkan pengetahuan dasar sebagai bekal sebelum nantinya menggunakan sepeda motor di jalan raya.

Bangun Kesadaran Keselamatan Sejak Hari Pertama Sekolah

Mengusung semangat #Cari_Aman, materi yang diberikan tidak hanya membahas teknik berkendara yang benar, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab setiap pengguna jalan.

Para peserta memperoleh edukasi mengenai etika berlalu lintas, cara mengenali potensi bahaya di jalan, pentingnya disiplin saat berkendara, hingga memahami hak dan kewajiban sebagai pengguna kendaraan bermotor.

Selain itu, siswa juga diingatkan mengenai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 81, yang mewajibkan setiap pengendara sepeda motor memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM C) dengan usia minimal 17 tahun.

Melalui edukasi tersebut, WMS mengajak seluruh pelajar agar tidak mengendarai sepeda motor sebelum memenuhi persyaratan yang berlaku. Bagi siswa yang belum memiliki SIM, WMS menyarankan untuk menggunakan transportasi umum, diantar orang tua, atau didampingi pengendara yang telah memenuhi syarat.

Riding Gear Jadi Bagian Penting Keselamatan

Selain memahami aturan lalu lintas, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai standar keselamatan.

WMS menjelaskan bahwa penggunaan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu yang menutupi mata kaki dapat membantu meminimalkan risiko cedera apabila terjadi kecelakaan di jalan.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, mengatakan bahwa edukasi keselamatan tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir yang mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

“Materi yang kami berikan tidak hanya membahas cara berkendara yang benar, tetapi juga menanamkan pola pikir bahwa keselamatan harus menjadi prioritas. Kami ingin siswa memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, serta tidak mengendarai sepeda motor sebelum memiliki SIM. Harapannya, budaya #Cari_Aman dapat tertanam sejak dini dan menjadi kebiasaan,” jelas Agus Sani.

Dukung Pendidikan Karakter Melalui Program Vokasi

Komitmen WMS terhadap keselamatan berkendara juga menjadi bagian dari sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab.

Melalui program vokasi Honda, perusahaan menilai bahwa pembentukan karakter keselamatan memiliki peran yang sama pentingnya dengan peningkatan kompetensi teknis. Dengan demikian, lulusan sekolah diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan raya.

Head of Technical Service Department (TSD) PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto, menegaskan bahwa edukasi keselamatan akan terus menjadi bagian dari kontribusi perusahaan kepada masyarakat.

“Melalui kolaborasi SRP dan SHEP, kami ingin menghadirkan edukasi yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar lebih peduli terhadap keselamatan. Kami akan terus menghadirkan program edukasi keselamatan berkendara secara berkelanjutan sebagai bagian dari semangat #Cari_Aman,” ujar Benedictus.

Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri

Melalui edukasi yang menjangkau sekitar 800 siswa baru, WMS berharap semakin banyak generasi muda yang memahami bahwa keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama.

Bekal pengetahuan yang diberikan sejak awal masa sekolah diharapkan mampu melahirkan pelopor #Cari_Aman di lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi implementasi nyata semangat Sinergi Bagi Negeri, di mana WMS terus berkontribusi melalui pendidikan keselamatan berkendara untuk mendukung terciptanya lalu lintas yang lebih aman, tertib, serta berkelanjutan.