Jakarta – Pernah merasa “blank” sekejap saat lampu merah, atau tiba-tiba kaget karena kendaraan di depan mengerem mendadak? Hati-hati, itu adalah sinyal otak Anda mulai kelelahan akibat puasa.
Menahan lapar dan dahaga bukan sekadar ritual ibadah, tapi juga tantangan kognitif. Perubahan pola tidur dan metabolisme tubuh selama Ramadan secara medis menurunkan kecepatan reaksi manusia. Namun, di jalan raya, terlambat bereaksi 0,5 detik saja bisa berakibat fatal.
“Keselamatan itu bukan cuma soal skill ngegas, tapi soal persiapan mental sebelum mesin menyala. Saat puasa, motor Anda butuh pengendara yang sadar penuh, bukan yang sekadar ‘ada’ di atas jok,” tegas Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.
BOGOR – Semangat kebersamaan dan petualangan berbalut edukasi keselamatan berkendara mewarnai gelaran Honda Bikers Fun Motour Camp 2026. Mengusung tajuk Ngamping Bareng Paguyuban (NGAYAB) Babak V, sebanyak 70 bikers dari Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) memadati Sarang Semut Camp, Kabupaten Bogor, pada 14-15 Februari 2026.
Komitmen #Cari_Aman Sepanjang Jalur
Perjalanan dimulai dari Idemitsu Moto Lounge, Jakarta Selatan. Meski sempat diguyur cuaca yang kurang bersahabat, rombongan tetap disiplin menerapkan prinsip keselamatan berkendara. Di bawah komando road captain, para peserta menunjukkan etika berkendara yang santun, menjaga jarak aman, dan mematuhi rambu lalu lintas sebagai implementasi nyata kampanye #Cari_aman.
Era Baru AHJ: Inklusif dan Solid
Momen krusial terjadi pada malam hari di bawah sejuknya udara Bogor. Kong Ayat, Ketua Presidium AHJ periode 2026-2029, secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus baru. Tak hanya itu, AHJ menunjukkan sikap inklusif dengan merangkul keluarga baru, Honda CBR Club Independent (HCCI), ke dalam naungan asosiasi.
“Kegiatan ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat soliditas internal AHJ. Kami optimis AHJ terus berkembang menjadi contoh komunitas yang aktif, aman, dan inspiratif,” ujar Agus Sigit Wicaksono, PIC Community Development.
Mengubah Hobi Menjadi Prestasi bersama Mario Iroth
Suasana api unggun menjadi lebih bermakna dengan kehadiran penjelajah dunia, Mario Iroth. Ia membagikan perspektif baru bahwa touring bukan sekadar menghabiskan bahan bakar, melainkan proses aktualisasi diri yang bisa menghasilkan nilai ekonomi dan sosial.
Dukungan Penuh Main Dealer Wahana
Kegiatan positif ini mendapat apresiasi tinggi dari PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang.
“Kami menegaskan bahwa komunitas Honda bukan hanya soal riding, tapi tentang nilai kebersamaan dan kontribusi positif. Kami mengapresiasi konsistensi AHJ dalam mengedepankan keamanan di setiap lini kegiatan,” ungkap Andra Friandana, Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati.
CIKARANG – Mimpi anak muda Indonesia untuk menembus panggung balap dunia kini selangkah lebih dekat. PT Astra Honda Motor (AHM) resmi mengumumkan 10 pebalap muda potensial yang berhasil lolos seleksi ketat Astra Honda Racing School (AHRS) 2026 di Deltamas, Jawa Barat (15/02).
Para talenta terpilih yang berusia antara 10 hingga 14 tahun ini menyisihkan puluhan pendaftar dari seluruh penjuru tanah air. Mereka kini bersiap menapaki jalur pembinaan balap profesional berjenjang demi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Seleksi Ketat Berstandar Dunia
Bukan sekadar adu cepat, proses seleksi di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHM SRTC) menguji aspek komprehensif. Tim penguji menilai teknik dasar seperti riding position, braking, racing line, cornering, hingga kesadaran spasial (spatial awareness).
Tak hanya skill teknis, konsistensi performa dan ketahanan fisik menjadi indikator vital. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap pebalap memiliki mentalitas juara yang tangguh sejak dini.
Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menegaskan komitmennya dalam membina dan mengembangkan talenta balap Tanah Air pada musim balap 2026. Melalui Astra Honda Racing Team (AHRT), AHM mengirimkan pebalap muda Indonesia untuk bersaing di berbagai kejuaraan nasional hingga internasional sebagai bagian dari program pembinaan balap berjenjang yang konsisten dijalankan lebih dari satu dekade.
Langkah ini menjadi bukti keseriusan AHM dalam menyiapkan pebalap Indonesia agar mampu bersaing di level tertinggi dunia balap motor.
Jakarta – Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali hadir sebagai salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia. Digelar di JIExpo Kemayoran pada 5–15 Februari 2026, ajang ini mempertemukan pelaku industri otomotif, inovasi teknologi, serta kebutuhan konsumen dalam satu rangkaian acara yang lengkap dan interaktif.
Pada gelaran tahun ini, PT Astra Honda Motor (AHM) turut berpartisipasi dengan dukungan PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang. Kehadiran Honda di IIMS 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus mendekatkan produk, teknologi, dan layanan kepada konsumen, khususnya di wilayah perkotaan dengan tingkat mobilitas tinggi.
Booth Honda Nyaman dan Mudah Diakses
Booth Honda berlokasi di Hall C2 JIExpo Kemayoran, mengusung konsep pameran yang terbuka, nyaman, dan mudah diakses. Tata letak booth dirancang agar pengunjung dapat dengan leluasa melihat seluruh lini sepeda motor Honda sekaligus memperoleh informasi produk secara langsung dan menyeluruh.
Di IIMS 2026, Honda menghadirkan tujuh zona sepeda motor, yaitu Fashion, Lifestyle, Big Scooter, Urban, Explorer, Racing, dan EV (Electric Vehicle). Pembagian zona ini memudahkan pengunjung untuk mengenal karakter setiap model sepeda motor Honda, mulai dari kebutuhan mobilitas harian hingga kendaraan dengan teknologi dan performa unggulan.
Pengalaman Pameran Lebih Dekat dan Interaktif
Tidak hanya sebagai area display, booth Honda dirancang dengan suasana yang modern, rapi, dan berkelas. Penataan produk, pencahayaan, serta desain booth dihadirkan untuk memberikan pengalaman melihat sepeda motor Honda secara lebih dekat dan nyaman, tanpa menghilangkan kesan informatif dan fungsional.
“IIMS menjadi momen penting bagi kami untuk mempertemukan konsumen dengan produk sepeda motor Honda secara langsung. Tidak hanya melihat, tetapi juga mencoba dan memahami keunggulan setiap model,” ujar Andra Friandana, Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati.
Apparel, Safety Riding, dan Test Ride
Booth Honda juga menghadirkan produk apparel dan aksesori resmi yang dapat melengkapi kebutuhan berkendara, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun gaya. Selain itu, pengunjung dapat mengikuti edukasi keselamatan berkendara melalui Zona #Cari_Aman & Safety Riding, yang menghadirkan berbagai program sepanjang pameran.
Bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung performa sepeda motor Honda, tersedia zona test ride. Area ini memungkinkan konsumen mencoba berbagai model, mulai dari sepeda motor listrik (EV) hingga Big Scooter, sehingga pengunjung dapat merasakan karakter dan kenyamanan berkendara sebelum memutuskan pembelian.
Promo Khusus IIMS 2026
Selama pameran berlangsung, Honda menghadirkan beragam promo spesial IIMS 2026. Program pembelian secara kredit tersedia untuk lini CUB, Matic, dan Sport dengan potongan harga hingga jutaan rupiah.
Model yang masuk dalam program ini antara lain Honda Supra GTR 150, Honda BeAT, Honda Genio, Honda Scoopy, All New Honda Vario 125, Honda Vario 160, Honda PCX 160, Honda ADV 160, CB150R, dan CB150X.
Konsumen juga berkesempatan mendapatkan potongan tenor hingga 6 kali serta gratis voucher oli hingga 4 kali untuk pembelian tertentu, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Promo Motor Listrik Honda
Tak hanya sepeda motor konvensional, Honda juga menghadirkan program promo khusus sepeda motor listrik. Pembelian Honda EM1 e:, Honda ICON e:, dan Honda CUV e: tersedia secara tunai maupun kredit, sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan kendaraan listrik yang praktis dan ramah lingkungan.
Melalui keikutsertaan di IIMS 2026, Honda bersama WMS mengajak masyarakat untuk datang langsung ke booth Honda Hall C2 JIExpo Kemayoran, merasakan pengalaman berkendara, mencoba berbagai model, serta memanfaatkan beragam penawaran menarik yang hanya tersedia selama pameran.
Panggung Honda di JIExpo Kemayoran tadi pagi mendadak pecah! Buat kalian yang main ke IIMS 2026, pasti berasa banget vibe beda di booth Astra Honda Motor (AHM). Bukan cuma soal deretan motor baru, tapi karena akhirnya teka-teki “siapa ksatria Merah Putih” di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 resmi terjawab.
Jujur aja, drama musim 2025 kemarin—terutama insiden tikungan terakhir Adenanta di Buriram—masih sering bikin nyesek kalau diingat. Tapi, nampaknya Astra Honda Racing Team (AHRT) nggak mau galau lama-lama. Tahun ini mereka mengusung tema “Reformasi Total”.
Penasaran siapa aja yang masuk line-up? Yuk, kita bedah satu-satu!
1. ASB1000: Tantangan Baru Buat Adenanta Putra
Setelah Andi Gilang pamit dengan legacy yang luar biasa di kelas raja, AHRT bikin manuver berani: menunjuk M. Adenanta Putra buat pegang kendali di kelas 1000cc.
Ini langkah yang “ngeri-ngeri sedap”. Di usia 21 tahun, Adenanta langsung dikasih tugas menjinakkan buasnya tenaga Fireblade. Sepertinya AHM memang mau “akselerasi” Adenanta supaya jadi suksesor Andi Gilang secepat mungkin. Duel lawan nama besar kayak Nakarin atau Zaqhwan Zaidi bakal jadi ujian mental sesungguhnya buat Adenanta di kelas Big Bike.
2. SS600: Duet Maut Sang “Wonderkid” (Arbi & Herjun)
Kalau kalian nyari kelas yang paling spicy dan penuh aksi saling sikut, jawabannya ada di Supersport 600cc. AHRT nurunin dua anak muda paling berbakat: Arbi Aditama dan Herjun Atna Firdaus.
Arbi naik kelas dengan modal mentereng sebagai Juara Umum AP250 2025. Pengalamannya di JuniorGP Eropa pasti bakal ngebantu banget pas adaptasi sama CBR600RR. Sedangkan buat Herjun, tahun 2026 ini adalah tahun keduanya. Biasanya nih, pebalap AHRT bakal makin “meledak” performanya di tahun kedua setelah fase adaptasi beres. Watch out!
3. AP250: Kembalinya Si “Silent Killer”, Rheza Danica!
Ini dia plot twist paling ramai diomongin. Rheza Danica Ahrens resmi “turun gunung” lagi ke kelas yang dulu pernah dia dominasi habis-habisan.
Strateginya taktis banget, sih. Kayaknya AHRT mau main aman buat mastiin gelar juara Asia AP250 tetap di tangan Indonesia. Rheza itu ibarat “kamus berjalan” buat CBR250RR. Selain tugasnya borong podium, Rheza kemungkinan besar bakal jadi mentor buat talenta-talenta muda baru yang lagi digodok AHRT.
Sedikit Tentang IIMS & Kiprah Honda
Buat yang belum tahu, IIMS (Indonesia International Motor Show) itu bukan cuma ajang pamer motor baru doang, tapi pusatnya inovasi otomotif di Indonesia. Digelar tiap tahun di JIExpo Kemayoran, di sini kita bisa lihat ke mana arah tren otomotif kita.
Astra Honda Motor (AHM) sendiri sudah jadi pemain kunci yang nggak cuma jualan motor, tapi juga ngebangun ekosistem balap yang solid. Lewat AHRT, mereka konsisten bawa nama Indonesia ke kancah internasional.
Kerennya lagi, di IIMS 2026 ini, Honda makin serius pamerin Teknologi Ramah Lingkungan. Dari motor listrik sampai mesin yang makin irit tapi tetep bertenaga. Jadi, bukan cuma kencang di lintasan balap, tapi juga tetap sayang sama bumi.
Menurut kalian, gimana skuad baru AHRT ini? Apakah Adenanta bakal langsung gacor pakai motor 1000cc, atau malah Rheza Danica yang bakal bikin lawan “kena mental” di AP250?
Tulis prediksi kalian di kolom komentar ya! Jangan lupa mampir ke booth Honda kalau lagi di IIMS! 🏁🔥
Jakarta – Berkendara di malam hari punya sensasi tersendiri bagi para pecinta sepeda motor. Jalanan yang lebih lengang menjadi momen tepat untuk merasakan performa motor secara maksimal. Hal inilah yang dirasakan langsung oleh komunitas Honda dalam kegiatan All New Honda Vario 125 Night Ride yang digelar oleh PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer Honda wilayah Jakarta–Tangerang.
Kegiatan night ride ini dikemas dalam konsep rolling city malam hari yang fun, santai, dan penuh kebersamaan, tanpa meninggalkan unsur keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_aman. Acara berlangsung pada Sabtu (24/01) dan menjadi ajang mempererat hubungan antara brand Honda dan komunitas pengguna Vario.
Sebanyak 30 anggota komunitas dari Honda Vario Club (HVC) Jakarta, Tangerang, Pandeglang, Bengkulu, Malang, serta komunitas Vario independen turut ambil bagian. Riding dimulai dari area Regional Public Launching (RPL) All New Honda Vario 125 di Lippo Plaza Kramat Jati, lalu menyusuri rute ikonik Jakarta seperti Jl. Raya Bogor, DI Panjaitan, Casablanca, hingga Sudirman, sebelum akhirnya tiba di lokasi gathering.
Di sepanjang perjalanan, peserta dapat merasakan langsung keunggulan All New Honda Vario 125. Respons mesin yang halus, akselerasi yang stabil, serta posisi berkendara yang nyaman membuat skutik ini terasa menyenangkan digunakan, terutama saat riding malam hari di jalur perkotaan.
Meski mengedepankan keseruan, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh peserta dibekali edukasi safety riding, mulai dari penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap, menjaga etika di jalan, hingga memastikan kondisi fisik tetap prima saat berkendara malam hari, sejalan dengan semangat #Cari_aman.
Edukasi Lintas Generasi: Dari TK hingga Instansi Pemerintah
JAKARTA – Keselamatan di jalan raya bukan sekadar kepatuhan pada aturan, melainkan sebuah gaya hidup. PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuktikan konsistensinya dalam membangun budaya ini melalui kampanye #Cari_aman.
Sepanjang tahun 2025, tim Safety Riding Promotion WMS mencatatkan angka fantastis: 17.327 orang dari berbagai kalangan telah mendapatkan edukasi keselamatan berkendara.
Wahana menyadari bahwa edukasi harus dimulai sejak dini. Program ini menyasar segmen yang sangat luas, meliputi:
Pelajar & Mahasiswa: Mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak hingga Universitas.
Profesional: Karyawan perusahaan dan instansi pemerintah.
Komunitas: Para pecinta motor Honda yang menjadi garda terdepan contoh berkendara baik.
Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, menjelaskan bahwa tujuannya adalah membentuk pola pikir. “Kami ingin peserta bukan hanya tahu teori, tapi mampu mengelola risiko dan mengambil keputusan tepat saat menghadapi bahaya di jalan,” tegasnya.
Fasilitas Kelas Dunia di Safety Riding Center Jatake
Untuk mendukung visi Safety Indonesia, WMS menyediakan fasilitas kelas satu di Safety Riding Center yang berlokasi di Jatake, Tangerang. Pusat pembelajaran seluas 5.400 meter persegi ini dilengkapi dengan:
Lintasan praktik sesuai standar internasional.
Ruang edukasi teori yang komprehensif.
Unit praktik motor matic dan manual.
Cara Bergabung dalam Pelatihan
Anda ingin meningkatkan keterampilan berkendara atau mendaftarkan komunitas/perusahaan Anda? Caranya sangat mudah:
Jakarta – Ada pepatah mengatakan, “Jalan pintas sering terlihat cepat, tapi tak selalu membawa selamat.” Kalimat ini menjadi peringatan keras bagi para pengendara sepeda motor yang masih sering nekat melawan arah demi menghemat waktu atau menghindari kemacetan. Padahal, perilaku ini adalah ancaman nyata yang bisa berujung pada tragedi.
PT Wahana Makmur Sejati (WMS), selaku Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, terus menyoroti maraknya praktik lawan arus. Melalui kampanye #Cari_aman, WMS menegaskan bahwa tidak ada alasan yang sebanding dengan nyawa manusia.
Mengapa Melawan Arus Sangat Berbahaya?
Banyak pengendara menganggap melawan arah adalah hal lumrah jika jaraknya dekat atau jalanan terlihat sepi. Faktanya, kecelakaan maut sering terjadi dalam hitungan detik akibat kesalahan ini.
Berikut adalah 5 dampak fatal akibat melawan arus yang wajib Anda ketahui:
Risiko Tabrakan Frontal: Kendaraan dari arah yang benar tidak akan mengantisipasi keberadaan Anda, sehingga benturan keras “adu banteng” sulit dihindari.
Cedera Berat hingga Fatal: Pengendara motor adalah pengguna jalan yang paling rentan saat terjadi benturan fisik.
Kecelakaan Beruntun: Manuver spontan atau pengereman mendadak dari pengendara lain untuk menghindari Anda dapat memicu tabrakan beruntun.
Kerugian Finansial: Biaya perbaikan motor, tagihan rumah sakit, hingga hilangnya produktivitas akibat cedera.
Sanksi Hukum Berat: Melawan arus bukan sekadar pelanggaran biasa. Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009, dendanya mencapai Rp500.000, bahkan bisa berujung penjara hingga 5 tahun jika menyebabkan kecelakaan berat.
Edukasi #Cari_aman: Keselamatan Lebih Berharga dari Waktu
“Keselamatan tidak bisa ditawar hanya demi menghemat waktu beberapa menit. Kami mengimbau pengendara untuk selalu patuh pada aturan,” tegas Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.
Untuk menghindari godaan mengambil jalan pintas yang berisiko, terapkan 5 tips berkendara aman berikut ini:
Manajemen Waktu: Berangkatlah lebih awal agar tidak terburu-buru.
Patuhi Rambu: Ingat, aturan dibuat untuk melindungi Anda, bukan menghambat Anda.
Kendalikan Emosi: Jangan biarkan kemacetan memicu Anda untuk melakukan tindakan ilegal.
Gunakan Safety Gear: Pastikan helm dan perlengkapan standar selalu terpakai.
Hormati Hak Orang Lain: Jalan raya adalah ruang publik, bukan milik pribadi.
Tangerang – Kemacetan dan dinamika lalu lintas perkotaan menuntut lebih dari sekadar keahlian mengemudi. Di tengah padatnya jalanan Jakarta dan Tangerang, etika berkendara menjadi faktor penentu keselamatan. Salah satu aspek yang paling krusial namun sering diabaikan adalah etika mengerem.
Banyak pengendara motor merasa sudah mahir mengoperasikan tuas rem, namun belum tentu memahami cara mengerem yang aman dan bertanggung jawab. Merespons hal ini, Tim Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) kembali menggaungkan pentingnya teknik pengereman sebagai bagian dari budaya #Cari_Aman.
“Di lalu lintas padat, pengereman berperan besar mencegah kecelakaan beruntun. Cara kita mengerem berdampak langsung pada keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.
3 Etika Mengerem Motor yang Wajib Anda Pahami
Untuk menghadapi karakter jalanan yang penuh kejutan, berikut adalah tiga etika utama pengereman dari Tim Safety Riding WMS:
1. Selalu Antisipasi dan Jaga Jarak Aman Etika mengerem dimulai bahkan sebelum tangan menyentuh tuas rem. Pengendara harus mampu membaca situasi dan menjaga jarak aman. Dengan jarak yang cukup, Anda memiliki waktu reaksi untuk mengerem secara bertahap. Hal ini mencegah pengereman mendadak yang berisiko membuat motor selip atau ditabrak dari belakang.
2. Gunakan Teknik Pengereman yang Seimbang Gunakan kombinasi rem depan dan belakang secara bersamaan dengan tekanan yang halus (tidak disentak). Mengandalkan satu rem saja atau mengerem secara kasar saat panik sangat berbahaya bagi stabilitas motor, terutama di jalan licin atau permukaan yang tidak rata.
3. Perhatikan Pengguna Jalan Lain Mengerem mendadak tanpa alasan jelas bisa memicu kecelakaan beruntun. Selalu pantau spion dan hindari perilaku egois seperti memotong jalur lalu langsung mengerem. Di jalanan yang heterogen, saling menghargai dan memberi ruang adalah kunci keselamatan bersama.
Keselamatan Adalah Komitmen Bersama
Penerapan etika ini sejalan dengan semangat #Cari_Aman, di mana keselamatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi komitmen kolektif.
“Pengereman yang benar dilakukan dengan tenang dan bertahap. Dengan teknik yang tepat, pengendara tetap bisa mengendalikan motor meskipun dalam situasi darurat,” tambah Agus Sani.
Melalui edukasi berkelanjutan, WMS berharap pengendara di Jakarta dan Tangerang dapat menjadi pelopor keselamatan. Ingat, di jalan raya, keselamatan bukan tentang siapa yang paling cepat, melainkan siapa yang paling peduli.