Pahami Etika Penggunaan Klakson #Cari_Aman di Jalan Raya

Sebagai salah satu sarana komunikasi dengan sesama pengguna jalan raya, pengendara sepeda motor Honda perlu memahami pentingnya etika dalam penggunaan klakson. Hal ini bertujuan untuk tidak menyulut emosi dan memperburuk kondisi di jalan lainnya.

Klakson merupakan alat komunikasi melalui isyarat bunyi yang dapat dipahami oleh pengguna jalan lainnya baik itu mobil, sepeda motor dan pejalan kaki. Namun di era saat ini terlebih ketika kondisi lalu lintas padat, di lampu merah dan kondisi macet, tidak sedikit pengendara sepeda motor menekan tuas klakson dengan mudahnya.

Sesungguhnya di Peraturan Pemerintah nomor 43 tahun 1993 tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan di pasal 71 telah dijelaskan hal yang boleh dan tak boleh dilakukan dengan klakson kendaraan.

Berikut isi pasal 71 ayat 1 dan 2:
1). Isyarat peringatan dengan bunyi yang berupa klakson dapat digunakan apabila:
a.) Diperlukan untuk keselamatan lalu lintas;
b.) Melewati kendaraan bermotor lainnya.

2). Isyarat peringatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilarang digunakan oleh pengemudi:
a.) Pada tempat-tempat tertentu yang dinyatakan dengan rambu-rambu;
b.) Apabila isyarat bunyi tersebut mengeluarkan suara yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor.

Kendati demikian, tidak sedikit pengguna sepeda motor Honda yang tidak memedulikan peraturan tersebut. Melihat kondisi tersebut, Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menghimbau agar pengendara sepeda motor Honda selalu mengedepankan etika dalam penggunaan klakson untuk menghidari hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Berikut beberapa etika dalam penggunaan klakson yang dapat dilakukan.

  1. Tidak Membunyikan Klakson Saat Kondisi Macet
    Dalam kondisi macet, keputusan untuk membunyikan klakson bukan merupakan solusi yang tepat karena hanya akan membuat emosi para pengendara lain di sekitar. Pengendara diharapkan selalu sabar dan tenang setiap kali berada di kondisi jalan macet.
  2. Tidak Menekan Tombol Klakson Berkali-kali
    Tidak disarankan membunyikan klakson lebih dari dua dan panjang karena bisa memicu kegaduhan dan memancing emosi pengendara lain. Pengendara sepeda motor disarankan untuk membunyikan klakson maksimal dua kali saja.
  3. Tidak Membunyikan Klakson Ketika Lampu Lalu Lintas Berwarna Hijau
    Ketika lampu lalu lintas baru saja berubah menjadi hijau, disarankan untuk tidak menggunakan klakson karena akan memicu emosi pengguna jalan di depan. Oleh karena itu, sebaiknya sabar dan menunggu kendaraan yang berada di depan berjalan.
  4. Tidak Membunyikan Klakson di Sekitar Rumah Sakit
    Suara klakson dapat mengganggu pasien di rumah sakit terlebih lagi apabila ada pasien yang sedang mengidap penyakit berat sehingga akan membahayakan keselamatan pasien.

“Klakson mungkin masih dianggap sepele, tapi di kondisi tertentu membunyikan klakson dapat menimbulkan permasalahan di jalan raya. Terlebih lagi banyak pengendara yang memodifikasi klaksonnya, jadi etika dalam menggunakan klakson di era saat ini sangat penting,” ungkap Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

Melalui #Cari_Aman, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda Jakarta-Tangerang bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara dan etika yang benar ketika berkendara.

“Keselamatan berkendara #Cari_Aman ini adalah salah satu bentuk komitmen dan bukti nyata kami untuk selalu berkontribusi menciptakan generasi yang selalu mengutamakan keselamatan berkendara baik itu untuk diri sendiri maupun orang lain,” tutup Agus Sani

Pentingnya Inreyen untuk Menjaga Usia dan Performa Sepeda Motor Honda

Masa inreyen untuk sepeda motor baru tetap perlu dilakukan untuk memaksimalkan performa dan menjaga kondisi komponen-komponen kendaraan.

Meski sekarang teknologi terus berkembang, perlu tetap melakukan inreyen ketika sepeda motor baru Honda diantar ke konsumen untuk pertama kalinya. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja seluruh komponen sehingga tidak ada kendala ketika digunakan.

Inreyen atau break-in merupakan proses adaptasi atau penyesuaian komponen-komponen kendaraan. Tentunya di masa inreyen, konsumen harus mengikuti petunjuk yang telah tertera di buku servis atau buku pedoman pemilik dan garansi.

PT Wahana Makmur Sejati selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda di Jakarta-Tangerang memiliki beberapa tips jitu yang dapat diterapkan oleh konsumen setia Honda. Berikut tips cara melakukan proses inreyen agar optimal.

  1. Kecepatan Kendaraan Stabil
    Konsumen disarankan tidak memacu sepeda motor barunya dengan maksimal ketika digunakan selama 500 km pertama dengan maksimal kecepatan 50 km/jam. RPM juga disarankan tidak terlalu tinggi di masa inreyen sehingga komponen mesin akan tetap terjaga.
  2. Hindari Berkendara Ekstrim Terutama Ketika Kondisi Jalan Basah atau Licin
    Untuk sepeda motor baru, konsumen disarankan tidak melakukan rem mendadak di kondisi apapun. Di 500 km pertama, daya cengkram ban juga mengalami adaptasi sehingga sangat berbahaya apabila melaju di jalanan basah atau licin.
  3. Jangan Mengangkut Beban Berlebih
    Berdasarkan buku panduan pemilik, terdapat informasi terkait bobot yang mampu diangkut sepeda motor. Di masa inreyen, konsumen disarankan untuk tidak membawa barang yang melebihi batas berat agar usia komponen tidak berkurang.
  4. Ganti Oli Motor Berkala
    Di buku servis terdapat informasi bahwa konsumen wajib melakukan penggantian oli setelah menempuh jarak 1.000 km. Ini bertujuan untuk membersihkan komponen dari serpihan logam hasil gesekan sehingga tidak ada penggumpalan partikel sisa di dalam mesin.
  5. Patuhi Setiap Panduan di Buku Pedoman
    Dengan mengikuti panduan dari buku pedoman pemilik, kondisi komponen sepeda motor akan lebih baik dan tahan lama. Tentunya didukung dengan cara berkendara konsumen yang tidak agresif.
Continue reading “Pentingnya Inreyen untuk Menjaga Usia dan Performa Sepeda Motor Honda”

Honda Bikers Day Sebentar Lagi! Ratusan Bikers Ikuti Pelatihan P3K Sambil Nobar Pebalap AHRT

Minggu produktif buat para bikers Honda yang sebentar lagi akan siap gas ke Honda Bikers Day (HBD) 2024. Sebelum melakukan riding ke Magelang, Jawa Tengah, ratusan bikers berasal dari Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) dan Asosiasi Honda Motor Tangerang (AHMT) ikuti pelatihan P3K yang diselenggarakan oleh Main Dealer Sepeda Motor Honda Jakarta – Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Minggu (29/09), Idemitsu Moto Lounge, Jakarta Selatan.

Sadar betul, perjalanan menuju Magelang, Jawa Tengah tidaklah dekat. Ratusan bikers dari berbagai komunitas dan community Jakarta – Tangerang diberikan bekal perihal Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Medan yang berat akan dilalui, maka penting mengerti dan paham mengenai hal yang pertama harus dilakukan saat mengalami kendala di jalan.

Apalagi bikers akan menghadapi berbagai situasi dan kondisi jalan raya yang sulit ditebak, tentu saja persiapan yang matang dan penuh perhitungan wajib menjadi patokan untuk melahap aspal Jakarta – Magelang nantinya.

Pentingnya mengerti penanganan pertama saat mengalami kecelakaan juga harus dibarengi dengan pemahaman keselamatan berkendara. Jarak tempuh yang mencapai ratusan kilometer akan membuat bikers alami kondisi beragam yang pastinya jika hanya asal buka – tutup gas saja, bisa mengakibatkan kecelakaan yang fatal.

“Pengendara wajib paham saat riding dengan jarak jauh, penting tahu apa yang dilakukan saat terjadi kendalan di jalan, utamanya jika sampai terjadi kecelakaan. Maka ratusan bikers ini kami berikan bekal perihal Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K),” ujar Div. Head of Marketing Planning & Analyst, Andra Friandana.

Safety Riding Promotion (SRP) PT WMS juga berikan pemahaman tentang pentingnya berkendara dengan #Cari_Aman di jalan. Memperhatikan rambu lalu lintas yang berlaku di jalan raya adalah hal mutlak dilakukan, mengenakan safety gear lengkap mulai dari sarung tangan, jaket, helm, sepatu dan juga celana panjang tak bisa diabaikan.

Tidak hanya sampai disitu, berkendara juga tidak melulu soal mengerti kapan waktunya membuka gas atau menekan tuas rem, fisik juga harus selalu dijaga kondisinya. Cuaca panas dan hujan bisa menjadi hambatan bahkan faktor kecelakaan, maka selalu berhati-hati dan bila kondisi lelah segeralah istirahat.

“Jangan selalu memaksakan hanya karena ingin cepat sampai tujuan. Ingat keselamatan berkendara dan #Cari_Aman itu penting. Patuhi semua rambu lalu lintas yang berlaku, tetap legowo di jalan. Istirahatlah dengan menepi di tempat yang aman, walau hanya sekadar meluruskan badan,” tutup Andra saat ditemui.

Continue reading “Honda Bikers Day Sebentar Lagi! Ratusan Bikers Ikuti Pelatihan P3K Sambil Nobar Pebalap AHRT”

Ratusan Generasi #Cari_Aman Kembali ‘Dilahirkan’ Astra Honda Motor dan Wahana Makmur Sejati di Universitas Indonesia

Ratusan mahasiswa dan mahasiswi Universitas Indonesia mendapatkan pengetahuan berharga untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara dan menjadi generasi #Cari_Aman.

PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menjalin kemitraan dengan PT Jasa Raharja Cabang DKI Jakarta menggandeng Subdit Kamsel Polda Metro Jaya dan Direktorat Kerja Sama Universitas Indonesia untuk menggelar seminar seputar keselamatan berkendara. Kerjasama ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dan memupuk kesadaran diri akan pentingnya keselamatan berkendara, khususnya generasi muda.

Seminar kali ini digelar di Universitas Indonesia dengan melibatkan 150 mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai jurusan. Seminar keselamatan berkendara ini mengusung tema ‘Bangga Menjadi Generasi #Cari_Aman’.

Melalui tema tersebut, PT AHM dan PT WMS berharap agar peserta yang terdiri dari generasi muda dapat menjadi agen keselamatan berkendara di masa depan sehingga untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan.

“Sepeda motor masih menjadi salah satu kendaraan transportasi yang paling banyak beredar di jalan raya. Akan tetapi untuk mengendarai sepeda motor tidak hanya memiliki skill saja, melainkan juga diperlukan kesadaran untuk selalu mengutamakan keselamatan,” ungkap AKP. Dewita Telysiswati S.H, Kanit 7 Subditkamsel Ditlantas Polda Metro Jaya.

Continue reading “Ratusan Generasi #Cari_Aman Kembali ‘Dilahirkan’ Astra Honda Motor dan Wahana Makmur Sejati di Universitas Indonesia”

Perhatikan Rambu Lalu Lintas dan Kendaraan Prioritas Demi Keselamatan di Jalan #Cari_Aman

Rambu lalu lintas merupakan salah satu pedoman dalam keselamatan berkendara untuk menghindari kecelakaan yang dapat merugikan pengguna jalan lain. Berkendara di jalan raya perlu memperhatikan banyak hal, bukan hanya skill tapi juga pengetahuan terhadap rambu lalu lintas.

Main Dealer sepeda Motor Honda Jakarta – Tangerang PT Wahana Makmur Sejati (WMS) melalui Safety Riding Promotion menghimbau agar pengendara dapat selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas di mana pun berada.

Tak sedikit kecelakaan dan cekcok antar pengguna kendaraan bermotor di jalan terjadi akibat kelalaian mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Selain itu, kemacetan juga terkadang bermula dari tidak mematuhi rambu lalu lintas yang berlaku.

Continue reading “Perhatikan Rambu Lalu Lintas dan Kendaraan Prioritas Demi Keselamatan di Jalan #Cari_Aman”

Jangan Asal Mendahului Kendaraan Perhatikan Faktor Teknis dan Nonteknis Supaya Tetap #Cari_Aman

Berkendara dengan menggunakan sepeda motor di jam sibuk, memang menjadi salah satu hal yang melelahkan baik secara fisik juga psikologis. Tidak bisa asal mendahului pengendara dan ‘menang sendiri’ harus tetap melihat situasi sekitar sambil menghormati sesama pengguna jalan.

Meskipun berkendara di jam sibuk sangat melelahkan, Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), himbau pengendara harus tetap sabar dalam segala kondisi, tidak dianjurkan asal mendahului, jika salah bisa berimbas pada cekcok sesama pengguna jalan bahkan fatalnya akan berakibat terjadinya kecelakaan.

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan ketika akan mendahului kendaraan, baik dari segi teknis dan non teknis. Jika hal ini dilakukan, sebagai pengendara motor bisa selamat sampai ke tujuan dan tetap selalu #Cari_Aman.

Faktor Teknis

  1. Pastikan saat mendahului gunakan lampu sein, ini sebagai penanda bagi pengendara yang persis berada di belakang kita. Jangan langsung memotong jalur, ini tidak boleh dilakukan karena berbahaya.
  2. Pada saat ingin mendahuli kendaraan yang ada di depan, pastikan kondisi jalur. Jangan dipaksakan jika terlalu sempit, biasanya kondisi ini terjadi pada saat jalanan padat.
  3. Marka jalan jangan diabaikan, jika ingin mendahului kendaraan lakukan pada marka jalan terputus-putus, bukan pada marka jalan tidak terputus.
Continue reading “Jangan Asal Mendahului Kendaraan Perhatikan Faktor Teknis dan Nonteknis Supaya Tetap #Cari_Aman”

Penghujan Tiba, Simak Tips #Cari_Aman Berkendara Hindari Kecelakaan

Musim penghujan mulai kembali, bahkan sudah turun melanda sejumlah kota di Jakarta dengan intensitas yang bervariasi. Hujan lebat sering kali menjadi tantangan besar bagi para pengendara sepeda motor, jalan yang licin dan visibilitas terbatas, menjadi sebab risiko kecelakaan meningkat.

“Saat berkendara pastinya wajib #Cari_Aman, salah ambil tindakan bisa jadi berbeda ceritanya. Tindakan baik itu pengecekan sebelum melakukan perjalanan dan perilaku berkendara yang sesuai standar keselamatan wajib diperhatikan, apalagi di kondisi cuaca yang memang kurang mengasyikkan buat pengendara,” tutur Agus Sani, Head of Safety Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

Jangan sampai diabaikan soal keselamatan, karena salah sedikit saja tentu bisa berakibat pada kejadian yang tak menyenangkan. Ada beberapa tips yang perlu dipersiapkan dan dilakukan untuk mengurangi risiko di jalan.

Continue reading “Penghujan Tiba, Simak Tips #Cari_Aman Berkendara Hindari Kecelakaan”

Hindari Jari Tangan Stand By di Tuas Rem Depan Biar Tetap #Cari_Aman Naik Motor

Pengereman yang tepat termasuk upaya #Cari_Aman saat naik motor. Namun, jari tangan stand by (bersiap) di tuas rem depan justru meningkatkan risiko kecelakaan.  

Lho, bukannya jari tangan stand by di tuas rem depan bertujuan agar lebih sigap melakukan pengereman?

Refleks mengerem

“Benar. Tapi, otak cenderung akan memberi sinyal refleks untuk mengerem sekuatnya bila ada potensi bahaya di jalan, misalnya orang menyeberang sembarang,” kata Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Agus Sani. Potensi kecelakaan, lanjut Agus Sani, bisa meningkat bila pengendara panik dan menekan tuas rem depan dengan kuat.

Continue reading “Hindari Jari Tangan Stand By di Tuas Rem Depan Biar Tetap #Cari_Aman Naik Motor”

#Cari_Aman Berkendara Motor, Tengok Belakang Sebelum Nge-gas

#Cari_Aman naik motor dimulai dari saat sebelum berkendara. Salah satunya adalah menengok ke belakang. Sederhana, tapi ini penting. Menurut Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Agus Sani, menengok ke belakang sebelum mengendarai motor merupakan salah satu dari banyak cara untuk mewujudkan #Cari_Aman berkendara motor.

Sederhana, tapi penting

“Ini sederhana, tapi penting. Sayangnya, banyak pengendara motor yang belum mempraktikkannya. Menengok ke belakang penting bila pengendara berhenti di pinggir jalan atau hendak memulai perjalanan menggunakan sepeda motor,” ujar Agus Sani di Wahana Makmur Sejati Safety Riding Center, Jatake, Tangerang, Banten, Jumat (10/5/2024).

Continue reading “#Cari_Aman Berkendara Motor, Tengok Belakang Sebelum Nge-gas”

Hampir 100 Peserta Ikut Kompetisi Safety Riding Motor Honda Regional Jakarta-Tangerang

Bersama PT Astra Honda Motor (AHM), PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menggelar Advisor Dealer & Community Safety Riding Competition Regional 2024 untuk wilayah Jakarta-Tangerang. Ajang ini berlangsung di Wahana Makmur Sejati Safety Center, Jatake, Tangerang, Minggu (28/4/2024).

Kompetisi ini diikuti oleh hampir 100 peserta yang terdiri dari para advisor dealer serta anggota komunitas klub motor Honda yang tergabung dalam Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) dan Asosiasi Honda Motor Tangerang (AHMT). 

Tiga kelas

Head of Safety Riding Promotion PT WMS Agus Sani mengungkapkan, kompetisi ini terbagi atas tiga kelas, yakni Advisor Dealer, Advisor Community Pria, dan Advisor Community Wanita.

Para peserta, katanya, harus mengikuti uji Teori (by Quiziz) dan uji praktik. Uji praktik terdiri dari braking, slalom course, dan narrow plank.

“Masing-masing kelas diambil tiga juara. Juara 1 akan diikutsertakan ke Astra Honda Safety Riding Instructor Competition 2024 yang akan diadakan di Safety Riding Park AHM Deltamas pada bulan Juli 2024,” lanjut Agus Sani.

Bukan gaya-gayaan

Pada kesempatan sama, Head of Technical of Technical Service Department PT WMS Dwi Supriyatno berujar, predikat juara kompetisi ini bukan semata untuk gaya-gayaan. 

“Memang, kompetisi ini menguji serta mengalibrasi kemampuan berkendara para safety advisor dealer dan community motor Honda. Tapi, yang juga penting, mereka bisa berkontribusi kepada masyarakat dalam mengampanyekan #Cari_Aman berkendara di jalan raya. Kami harap, generasi #Cari_Aman dapat berkembang lebih banyak lagi ke depannya,” tandasnya.

Sebagai Main Dealer motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang, PT WMS akan memfasilitasi pendampingan dan pelatihan intensif selama satu bulan kepada juara 1 masing-masing kelas sebelum mengikuti Astra Honda Safety Riding Instructor Competition 2024.

Continue reading “Hampir 100 Peserta Ikut Kompetisi Safety Riding Motor Honda Regional Jakarta-Tangerang”