#Cari_Aman di Jalan: Pahami Etika Pakai Ponsel Saat Naik Motor

Ponsel sudah jadi bagian penting di kehidupan sehari-hari kita. Kita pakai untuk kerja, komunikasi, bahkan jadi panduan arah saat berkendara. Tapi sayangnya, banyak pengendara motor yang belum bijak menggunakan ponsel di jalan. Ini jelas berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan, tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga pengguna jalan lain.

Data Korlantas Polri menunjukkan, penggunaan ponsel adalah salah satu penyebab kecelakaan signifikan. Pada tahun 2023, tercatat 152.000 kecelakaan dengan 27.000 korban meninggal. Angka ini naik jadi 169.559 kecelakaan dari Januari hingga Oktober 2024.

“Pakai ponsel tidak boleh sembarangan, harus tahu waktu yang tepat, apalagi saat berkendara,” kata Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati. “Kalau memang penting, lebih baik menepi. Kalau tidak terlalu penting, tunda saja. Ponsel bisa berbahaya bukan hanya untuk kita, tapi juga orang lain, bahkan bisa fatal menyebabkan kecelakaan.”

Oleh karena itu, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer motor Honda Jakarta – Tangerang, melalui kampanye #Cari_Aman, mengingatkan kita semua untuk bijak menggunakan ponsel saat berkendara.


5 Bahaya Pakai Ponsel Saat Naik Motor:

  1. Hilang Fokus: Satu notifikasi saja bisa membuat pandangan mata lepas dari jalan. Padahal, kondisi jalan bisa berubah dalam hitungan detik.
  2. Respon Jadi Lambat: Jika ada kendaraan rem mendadak di depan, pengendara yang sibuk dengan ponsel pasti lebih lambat bereaksi. Akibatnya, risiko tabrakan meningkat.
  3. Tidak Sadar Situasi Sekitar: Lubang di jalan, orang menyeberang, atau kendaraan dari arah berlawanan, semua bisa luput dari perhatian karena pikiran teralih ke ponsel.
  4. Kena Tilang: Menurut UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pakai ponsel saat berkendara itu pelanggaran hukum. Dendanya bisa sampai Rp750.000 atau kurungan.
  5. Contoh Buruk Buat Orang Lain: Anak muda atau penumpang bisa meniru kebiasaan ini karena mengira wajar. Padahal, kebiasaan ini sangat berisiko.
Continue reading “#Cari_Aman di Jalan: Pahami Etika Pakai Ponsel Saat Naik Motor”

Para Kreator Konten Digital Turut Saksikan Aksi Para Juara Keselamatan Berkendara pada Ajang “The 16th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition”

Kompetisi nasional safety riding Honda tahun ini bukan hanya menjadi ajang adu keterampilan bagi para instruktur dan advisor terbaik se-Indonesia. Lebih dari itu, acara ini juga menghadirkan momen berkesan bagi sejumlah kreator konten digital yang turut meliput dan merasakan langsung sensasi menjadi “jagoan safety riding” di lintasan kelas dunia milik Astra Honda Motor (AHM).

Dalam gelaran “The 16th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2025” yang diselenggarakan di Safety Riding Training Center (SRTC) Deltamas – fasilitas pelatihan terbesar di Asia Tenggara – para kreator konten tidak hanya menyaksikan ketatnya persaingan antarinstruktur, tetapi juga turut merasakan atmosfer dan semangat di balik edukasi keselamatan berkendara ala Honda.

Sebagai bagian dari aktivitas engagement, AHM juga mengadakan sesi kompetisi safety riding khusus antar kreator konten. Sesi ini menjadi salah satu sorotan menarik yang ditunggu-tunggu, di mana para kreator ditantang untuk mengaplikasikan teknik dasar keselamatan berkendara, seperti slalom dan pengereman. Mereka menggunakan Honda CB650R yang baru diluncurkan pada 13 Juni 2025 di lintasan safety riding. Didampingi oleh para instruktur Honda, mereka mencoba teknik pengereman, keseimbangan, dan tantangan slalom yang biasa digunakan dalam pelatihan berkendara aman.

Tidak hanya menjajal lintasan, para kreator konten juga mendapatkan kesempatan eksklusif untuk menyaksikan langsung momen penganugerahan pemenang “The 16th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition” sekaligus melakukan sesi wawancara dengan para juara. Salah satu momen menarik datang dari interaksi dengan Septi Chamerawati, perwakilan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), yang berhasil meraih Juara 1 Kategori Instruktur (Kelas AT). Ketika ditanya mengenai proses latihan, Septi mengungkapkan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti ajang AHSRIC. “Saya mulai training dari bulan Februari, tetapi intensitas latihan penuh hanya 1,5 bulan. Dukungan dari tim MPM sangat luar biasa, saya tidak menyangka bisa sampai sejauh ini,” ujar Septi.

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM, Bapak Antok Yuniarso, turut menyampaikan apresiasinya. “Diharapkan, keterlibatan para kreator konten dalam ajang ini mampu memberikan dampak positif dengan menyebarkan semangat #Cari_Aman secara lebih luas.”

Melalui kolaborasi ini, AHM berharap semangat keselamatan berkendara tidak hanya berhenti di lintasan pelatihan, tetapi dapat menyebar lebih luas ke dunia digital dan kehidupan sehari-hari. Dengan menggandeng para kreator konten yang memiliki pengaruh kuat di komunitasnya, pesan #Cari_Aman kini disampaikan dengan cara yang lebih segar, relevan, dan menginspirasi.

Edukasi Berkendara Jadi Prioritas, Para Jagoan Safety Riding Honda Diuji Keahliannya

PT Astra Honda Motor (AHM) serius banget nih, mau bikin pengendara motor di Indonesia makin aman dan nyaman. Caranya? Mereka melatih instruktur dan advisor safety riding (dulu namanya “jagoan safety riding”) agar enggak cuma lihai bawa motor, tapi juga jago ngajarin orang lain!

Nah, untuk menguji kemampuan para pengajar ini, AHM ngadain kompetisi keren namanya The 16th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2025. Acaranya digelar di tempat latihan safety riding terbesar se-Asia Tenggara punya Honda, yaitu AHM Safety Riding Park di Cikarang, dari tanggal 15 sampai 18 Juni 2025. Di sini, para peserta diuji kemampuan berkendara dan bagaimana mereka bisa ngajarin tips aman berkendara yang gampang dimengerti.

Kompetisinya dibagi jadi 9 kategori, mulai dari instruktur motor gede (big bike), motor sport, motor matic (skutik), sampai advisor dari dealer dan komunitas. Peserta yang ikut di tingkat nasional ini sudah lolos seleksi ketat di daerah masing-masing, lho. Ada 197 peserta terbaik yang bersaing di kompetisi nasional ini, dari ribuan instruktur dan advisor se-Indonesia!

Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, bilang kalau kompetisi ini bukti komitmen AHM buat ningkatin skill para instruktur. Apalagi motor Honda sekarang makin banyak jenisnya, jadi tantangan tersendiri buat nyebarin budaya aman berkendara yang asyik.

“Kami pengen terus aktif menciptakan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” kata Andy. Makanya, kompetisi AHSRIC ini rutin diadain sejak 2009. Keterlibatan advisor dealer dan komunitas juga nunjukkin semangat AHM buat bikin ekosistem safety riding yang kuat.

AHM bareng dealer-dealernya di seluruh Indonesia udah lama banget (lebih dari 20 tahun!) ngajarin pentingnya safety riding. Mereka sudah ngadain lebih dari 34.000 pelatihan yang diikuti 3,3 juta lebih orang! Edukasi ini juga didukung alat canggih namanya Honda Riding Trainer (HRT) yang udah dipakai lebih dari 26,6 juta orang di seluruh Indonesia.

Biar edukasinya makin oke, AHM juga bangun 9 Safety Riding Center Honda di berbagai daerah dan punya AHM Safety Riding Park yang terbesar di Asia Tenggara. Fasilitas ini gak cuma buat kompetisi, tapi juga terbuka buat umum yang mau belajar berkendara aman.

Sejak 2017, AHM punya tagline #Cari_Aman buat kampanye safety riding, terutama buat anak muda. Mereka percaya, kalau berkendara itu aman, pasti jadi pengalaman yang menyenangkan buat kita semua!

Ini dia daftar para pemenang AHSRIC 2025:

Kategori Instruktur (Big Bike):

  1. Hari Setiawan – PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya
  2. Fendrik Alam – PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya
  3. Amizar Maas – PT Daya Adicipta Motora

Kategori Instruktur (Motor Sport):

  1. Yosepth K.L. Dwiyanto – Astra Motor Bali
  2. Yudhistira Ardi Febriantono – PT Mitra Pinasthika Mulia – Malang
  3. Fajrin Nur Huda – Astra Motor Kaltim 2

Kategori Instruktur (Motor Matic/AT):

  1. Septi Chamerawati – PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya
  2. Nofa Ismiati – PT Daya Adicipta Motora
  3. Novara Dita – PT Capella Dinamik Nusantara – Aceh

Kategori Advisor Komunitas (Motor Sport):

  1. Fachrudiaz Alfarezi – Astra Motor Bengkulu
  2. Moch Ilham Adibrata Patehan – PT Daya Adicipta Motora
  3. Irfandi Achmad – Astra Motor Papua

Kategori Advisor Komunitas (Motor Matic/AT):

  1. Sani Hidayatun Sholecha – Astra Motor Jawa Tengah
  2. Reviana Putri Agustin – PT Mitra Pinasthika Mulia – Malang
  3. Claudia Fenska Manuata – Astra Motor Kaltim 1

Kategori Dealer Advisor:

  1. Muhammad Iqbal – Astra Motor Kaltim 1
  2. Arief Rahman Hakim – PT Mitra Pinasthika Mulia – Malang
  3. Danang Asta Setyawan – PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya

Kategori Grup Main Dealer:

  1. PT Mitra Pinasthika Mulia – Malang
  2. Astra Motor Bali
  3. Astra Motor Kaltim 2

Kategori Main Dealer Safety Riding Center:

  1. PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya

Kategori Inovasi:

  1. PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya
  2. PT Mitra Pinasthika Mulia – Malang
  3. PT Trio Motor

Kondisi Hujan Tantangan Bagi Pengendara Sepeda Motor, Pahami 5 Hal Ini Agar Tetap #Cari_aman

Berkendara motor saat hujan itu menantang dan penuh risiko. Bisa-bisa, kita celaka. Apalagi kalau hujan lebat, pandangan jadi kabur, motor susah dikendalikan, dan kita gampang lelah.

“Hujan itu tantangan bagi pengendara motor. Kita harus ekstra hati-hati, fokus, dan paham kondisi jalan. Ini penting agar kita dan pengendara lain bisa #Cari_aman dan selamat sampai tujuan,” kata Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

PT Wahana Makmur Sejati, Main Dealer motor Honda Jakarta – Tangerang, punya 5 tips agar kita tetap #Cari_aman saat berkendara motor di tengah hujan:


1. Pastikan Kondisi Motor Prima

Sebelum jalan, periksa motor Anda. Pastikan semua berfungsi baik, mulai dari kelistrikan, rem, sampai komponen penting lainnya. Kalau ada masalah, segera bawa ke bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) terdekat.


2. Rencanakan Rute Perjalanan

Hujan bisa bikin banjir di mana-mana. Jadi, rencakan rute Anda sebelum berangkat. Cari tahu jalur alternatif jika jalan utama terganggu. Manfaatkan aplikasi peta atau informasi lalu lintas terbaru dari media sosial. Dengan begitu, Anda siap menghadapi kemungkinan masalah dan bisa sampai tujuan dengan aman.


3. Perhatikan Marka Jalan dan Rambu Lalu Lintas

Meskipun ingin cepat sampai saat hujan, jangan abaikan marka jalan dan rambu lalu lintas. Marka jalan membantu Anda tetap di jalur yang benar dan aman, sementara rambu memberi tahu kondisi jalan di sekitar Anda. Ini penting untuk menghindari kecelakaan.


4. Berkendara dengan Hati-Hati

Jalanan jadi licin saat hujan. Jangan ngebut dan hindari pengereman mendadak karena bisa bikin ban selip. Jaga jarak aman dengan kendaraan lain dan berkendara dengan kecepatan yang disarankan saat hujan.


5. Pakai Jas Hujan yang Benar

Ini penting sekali! Selalu bawa dan pakai jas hujan yang sesuai. Pakai jas hujan model setelan (baju dan celana terpisah), jangan jas hujan model ponco. Jas hujan ponco bisa tersangkut di rantai motor dan membahayakan.


“Saat hujan, pengendara motor harus tetap hati-hati dan waspada. Pahami risiko yang ada jika berkendara sembarangan. Yang pasti, selalu penuh perhitungan,” tambah Agus Sani.

Memahami bahaya dan risiko berkendara, apalagi saat hujan yang risikonya lebih tinggi, itu wajib. Hindari ugal-ugalan, tetap fokus pada jalanan, dan yang terpenting, selalu #Cari_aman saat berkendara.

Puluhan Bikers Honda Vario Community Berikan Edukasi Safety Riding Lewat Vario Eduride

Anggota komunitas Honda Vario bernama Vario160 Riders Indonesia (VIORI) Tangerang mengadakan acara Vario Eduride di MIS Elmadina, Tangerang, pada Sabtu (18/05). Mereka mengedukasi siswa tentang keselamatan berkendara.

Kegiatan ini adalah bagian dari program PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda di Jakarta dan Tangerang, untuk menanamkan pentingnya berkendara aman sejak dini. Tujuannya adalah menciptakan budaya berkendara yang aman di Indonesia dengan melibatkan komunitas Honda.

Sebelumnya, para anggota VIORI Tangerang juga mengunjungi Museum Benteng Heritage di Tangerang, museum Tionghoa peranakan pertama di Indonesia.

Di sekolah, mereka berbagi ilmu tentang cara berkendara yang aman dan pentingnya memakai perlengkapan seperti helm dan jaket. Edukasi disampaikan dengan cara yang santai dan mudah dimengerti anak-anak.

Andra Friandana, Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, menyatakan kebanggaannya terhadap VIORI Tangerang yang peduli pada edukasi keselamatan. Ia berharap ini bisa menanamkan semangat #Cari_aman pada generasi muda.

Continue reading “Puluhan Bikers Honda Vario Community Berikan Edukasi Safety Riding Lewat Vario Eduride”

Weekend Seru Bapak-Bapak: Jajal Kecanggihan Honda PCX 160 RoadSync di Jalan!

Para bapak-bapak keren, followers setia Instagram @wahanahonda dan pemilik motor Honda, baru aja punya pengalaman seru banget nih! Mereka diajak jalan-jalan singkat buat nyobain langsung Honda PCX 160 RoadSync yang punya fitur canggih. Rutenya lumayan jauh lho, lebih dari 100 km!

Acara yang namanya “RoadSync Experience” ini bukan cuma sekadar riding biasa. Para peserta bisa ngerasain langsung nyamannya, performanya, dan teknologi paling baru dari Honda PCX160.

Start dari Ciputat, mereka ngegas menuju Teras Gadog di Puncak Bogor. Selain buat kumpul dan makin akrab sesama pecinta Honda, kesempatan ini juga buat nyobain fitur canggih di skutik premium ini.

Yang paling diuji coba kali ini adalah Honda RoadSync. Fitur keren ini bisa nyambungin HP kamu ke panel digital PCX160 lewat aplikasi.

Jadi, kamu bisa dengerin petunjuk navigasi suara, atur telepon, pesan, dan musik pakai suara, bahkan terima telepon dan baca notifikasi tanpa pegang HP! Praktis banget kan?

Kata Pak Andra dari Wahana Honda, PCX 160 RoadSync ini pas banget buat kamu yang butuh motor buat sehari-hari tapi tetap pengen tampil beda dan ngerasain teknologi canggih. Touring ini buktiin kalau nyaman dan mudah itu bisa jalan barengan.

Continue reading “Weekend Seru Bapak-Bapak: Jajal Kecanggihan Honda PCX 160 RoadSync di Jalan!”

Wahana Makmur Sejati Aktifkan Budaya Aman Berkendara dengan #Cari_aman dan Tempat Latihan di Jatake

PT Wahana Makmur Sejati (WMS), yang merupakan penjual utama motor Honda di Jakarta dan Tangerang, terus menunjukkan perhatiannya pada keselamatan di jalan raya. Mereka mengembangkan pendidikan berkendara aman melalui kampanye #Cari_aman. Kampanye ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk peduli keselamatan, tetapi juga membangun kebiasaan berkendara yang aman.

Sejak tahun 2012, WMS punya tempat khusus untuk belajar berkendara aman. Tempat ini namanya Safety Riding Center dan berada di Gedung Training Center, Jalan Gatot Subroto KM. 8, Jatiuwung, Jatake, Tangerang, Banten.

Tempat latihan ini luasnya sekitar 5.400 meter persegi. Di sini ada lintasan untuk praktik yang dibuat sesuai standar keamanan, ruang belajar teori, dan motor-motor Honda (matic dan manual) untuk latihan.

Ada empat instruktur ahli dari Honda (PT Astra Honda Motor) yang mengajar di Safety Riding Center WMS. Mereka sudah belajar berbagai cara melatih untuk semua jenis motor, mulai dari motor biasa, motor sport, sampai motor besar. Karena bagusnya, tempat ini pernah dapat penghargaan sebagai Safety Riding Center Honda terbaik di Indonesia pada tahun 2018 dan 2019.

Ada banyak jenis pelatihan yang disiapkan untuk berbagai kemampuan pengendara. Mulai dari latihan dasar untuk pemula, sampai latihan untuk yang sudah mahir. Ini sangat cocok buat pengendara yang ingin meningkatkan kemampuan berkendaranya secara bertahap.

Continue reading “Wahana Makmur Sejati Aktifkan Budaya Aman Berkendara dengan #Cari_aman dan Tempat Latihan di Jatake”

Honda PCX160 RoadSync: Lebih dari Sekadar Skutik Biasa

PT Wahana Makmur Sejati (WMS), penjual utama motor Honda di Jakarta dan Tangerang, mengajak jurnalis untuk mencoba langsung New Honda PCX160 RoadSync. Mereka diajak berkendara dari Ciputat ke Puncak untuk merasakan performa, kenyamanan, dan teknologi canggih yang ditawarkan.

Para jurnalis merasakan kenyamanan berkendara di berbagai kondisi jalan, mulai dari lalu lintas padat perkotaan hingga jalan menanjak dan berkelok di pegunungan. Mesin 160cc eSP+ yang bertenaga membuat tanjakan mudah dilalui, dan motor tetap stabil saat menikung.

Yang menarik, skutik ini dilengkapi fitur Honda RoadSync. Fitur ini memungkinkan pengendara menghubungkan ponsel mereka ke motor dan mengakses navigasi, panggilan telepon, musik, pesan, hingga perintah suara melalui tombol di stang. Jadi, pengendara tetap terhubung tanpa harus menyentuh ponsel, sehingga lebih aman dan praktis.

Menurut WMS, kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa New Honda PCX160 RoadSync cocok untuk berbagai kebutuhan, baik untuk berkendara sehari-hari di kota maupun untuk perjalanan jauh. Mereka juga menekankan pentingnya keselamatan berkendara.

Perjalanan sejauh 120 km ini juga menjadi ajang diskusi tentang fitur Honda RoadSync. Para jurnalis sepakat bahwa fitur ini sangat membantu dan membuat berkendara lebih aman karena tidak mengganggu fokus.

Continue reading “Honda PCX160 RoadSync: Lebih dari Sekadar Skutik Biasa”

Anggota Komunitas Honda Pamer Keahlian di Acara CSRA 2025, Siap Jadi yang Terbaik

PT Wahana Makmur Sejati (WMS), yang merupakan penjual utama motor Honda di Jakarta dan Tangerang, terus mengingatkan pentingnya berkendara aman. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan lomba Community Safety Riding Advisor (CSRA) tingkat daerah. Acara ini diadakan pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 26-27 April 2025, di Wahana Makmur Sejati Safety Riding Center, Jatake, Tangerang.

Ada lebih dari 50 peserta dari kelompok-kelompok Honda Jakarta (AHJ) dan Tangerang (AHMT) yang ikut acara ini. Mereka adalah anggota komunitas pengguna motor Honda yang sangat ingin menjadi contoh yang baik dalam hal keselamatan berkendara.

Lomba CSRA tingkat daerah ini adalah bagian dari seleksi untuk lomba Safety Riding tingkat nasional yang akan diadakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bulan Juni nanti. Di lomba nasional, setiap penjual utama akan mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk dua kategori: CSRA untuk motor sport dan CSRA untuk motor matic.

Kegiatan ini adalah bagian dari kampanye besar Honda yang bernama ‘Bangga Menjadi Generasi #Cari_aman’. Kampanye ini tidak hanya mengajarkan cara berkendara aman secara teknis, tetapi juga menjadikan komunitas sebagai penggerak perubahan di masyarakat.

Selama lomba, para peserta diuji pengetahuannya tentang keselamatan berkendara, kemampuannya mengendarai motor dengan aman, dan juga kemampuannya menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada banyak orang.

“Lomba ini bukan cuma soal bagaimana mengendarai motor Honda dengan aman, tapi juga bagaimana komunitas bisa menjadi yang terdepan dalam mengubah kebiasaan berkendara menjadi lebih aman dan bertanggung jawab. Mereka juga bisa menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya,” kata Bapak Andra Friandana, Kepala Divisi Perencanaan & Analisis Pemasaran PT Wahana Makmur Sejati.

Lewat lomba CSRA tingkat daerah ini, diharapkan bahwa pelajaran tentang keselamatan tidak hanya datang dari perusahaan, tetapi juga dari komunitas sebagai perwakilan langsung dari pengguna jalan. Karena itu, komunitas terus dibina agar bisa memberikan pelajaran dengan cara yang mudah dipahami dan efektif.

Lebih dari sekadar lomba, CSRA menjadi tempat bagi anggota komunitas untuk bekerja sama mewujudkan tujuan yang sama, yaitu menjadikan keselamatan berkendara sebagai bagian dari gaya hidup. Para peserta juga diajak untuk lebih memahami kampanye #Cari_aman sebagai bentuk peduli terhadap diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“Melalui acara ini, kami ingin komunitas Honda menjadi contoh budaya berkendara aman di Indonesia. Mereka bukan hanya pengendara motor, tapi juga guru yang memberi inspirasi dan pelindung bagi sesama pengguna jalan,” lanjut Bapak Andra Friandana saat diwawancarai.

Semangat para peserta juga terlihat saat diskusi dan berbagi pengalaman selama acara. Ini menunjukkan bahwa pelajaran tentang keselamatan bisa berkembang melalui komunitas yang kuat dan saling memberi semangat.

CSRA juga menjadi waktu untuk mempererat hubungan antar komunitas dan menunjukkan bahwa semangat berkendara aman bisa dirayakan dengan cara yang positif, menyenangkan, dan bermakna.

Lomba tingkat daerah ini tidak hanya memberikan pelajaran kepada komunitas, tetapi juga kepada puluhan perwakilan dari penjual motor di Jakarta dan Tangerang. Sebanyak 25 peserta ikut serta dalam Dealer Safety Riding Advisor (DSRA) dan juga berlomba untuk menjadi yang terbaik.

Dengan aktif ikut dalam kegiatan ini, komunitas Honda dan perwakilan penjual menegaskan peran mereka sebagai contoh yang baik dalam hal keselamatan berkendara.

Sebagai bagian dari generasi #Cari_aman, komunitas dan perwakilan penjual Honda tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan bagi semua pengguna jalan. Dengan semangat bersama, mereka terus berusaha mewujudkan Indonesia yang lebih aman dalam berkendara.

Berikut adalah daftar para pemenang Lomba Advisor Dealer & Komunitas Safety Riding Regional 2025 wilayah Jakarta – Tangerang.

Advisor Dealer Juara 1: Aris Purnomo (Wahanaartha Ritelindo /WARI Tanah Tinggi) Juara 2: Edi Riyanto (Tigaraksa Motor) Juara 3: Wagiyono Richi Hartanto (Wahanaartha Ritelindo/WARI Kukun)

Advisor Komunitas Pria Juara 1: Aziz Wahyu Budiman (Owner CB150R StreetFire Tangerang/OCST) Juara 2: Moh. Priyogi Santoso (Honda Sonic150R Owner Indonesia/HSOI Tangerang Chapter) Juara 3: Rama Eka Saputra (Honda GTR150 Riders Club/HGRC Jakarta)

Advisor Komunitas Wanita Juara 1: Dina Agustin (NSR Motorcycle Club/NMC) Juara 2: Nur Aini (Honda Sonic150R Owner Indonesia/HSOI Tangerang Chapter) Juara 3: Silva Yunita (Scoopy Jakarta Barat Happy/SJBH)

Awas! Microsleep Mengintai di Jalanan, Jangan Sampai Nyawa Melayang! #Cari_aman Biar Selamat!

Asyiknya naik motor memang bikin kita bebas dan cepat sampai. Tapi, jangan lupa, bahaya juga bisa datang kapan saja kalau kita nggak benar-benar fokus sama keselamatan. Salah satu bahaya yang sering disepelekan tapi mematikan adalah microsleep. Kedipan mata sesaat bisa berakibat fatal!

Penting banget buat kita para pengendara motor buat ngerti apa itu microsleep, kenapa bisa terjadi, dan gimana cara menghindarinya demi #Cari_aman di jalan raya. Bayangin deh, microsleep itu kayak tidur sekejap, cuma 1 sampai 10 detik, dan kita nggak sadar! Mata sih melek, tapi otak udah nggak nyambung sama apa yang ada di sekitar kita. Ngeri kan?

Bahayanya kalau kita lagi nyetir terus kena microsleep, bisa langsung hilang kendali tanpa tahu apa-apa. Lebih parah lagi, nggak ada tanda-tanda pasti sebelum microsleep datang! Biasanya sih gara-gara kurang tidur, kecapekan, atau perjalanan jauh tanpa istirahat.

Continue reading “Awas! Microsleep Mengintai di Jalanan, Jangan Sampai Nyawa Melayang! #Cari_aman Biar Selamat!”