KARAWANG – PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmennya dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul melalui program Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI) 2025. Sepanjang tahun ini, sebanyak 1.462 pelajar dari berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mitra Binaan Astra Honda mendapatkan akses langsung terhadap wawasan teknologi otomotif terbaru.

Program yang telah memasuki tahun kedua ini merupakan upaya strategis AHM dalam mendukung revitalisasi pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Rangkaian kegiatan dilaksanakan di 15 SMK wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta ditutup secara resmi di SMK Lentera Bangsa, Karawang (18/12).
Kupas Tuntas Teknologi Honda RoadSync dan Mesin eSP+
Para peserta didik mendapatkan materi teknis yang komprehensif langsung dari para Instruktur Vocational AHM bersertifikat. Fokus utama pelatihan tahun ini mencakup:
- Honda RoadSync: Fitur konektivitas premium pada Honda PCX160 dan ADV160. Siswa mempelajari sistem Voice Control dan Multi-Function Switch untuk mengontrol navigasi turn-by-turn, musik, hingga notifikasi panggilan.
- Performa Mesin eSP+ 160: Bedah teknologi mesin generasi terbaru yang disematkan pada Honda Vario 160, PCX160, dan ADV160 untuk efisiensi dan performa tinggi.
- Fitur Keamanan: Penjelasan mendalam mengenai Honda Smart Key System dan Honda Selectable Torque Control (HSTC).
Sinergi Industri dan Akademisi
Keistimewaan AHBI 2025 terletak pada kolaborasi lintas sektor. Selain menggandeng jaringan Main Dealer, tahun ini AHM turut melibatkan Politeknik Astra. Para dosen ahli diterjunkan untuk berbagi materi mulai dari manajemen informatika hingga teknik pembuatan perkakas produksi, guna memperluas cakrawala berpikir para siswa.
“Kami ingin lulusan SMK binaan memiliki kompetensi yang kuat dan relevan. Program AHBI adalah manifestasi semangat Sinergi Bagi Negeri untuk memastikan lulusan vokasi siap menghadapi perkembangan teknologi fitur dan mesin sepeda motor yang dinamis,” ujar Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication AHM.
Dampak Nyata bagi Pendidikan Vokasi
Tidak hanya soal teknis mesin, para siswa juga dibekali materi Safety Riding oleh instruktur profesional untuk menanamkan budaya keselamatan berkendara sejak dini.
Hingga penghujung 2025, kontribusi AHM terhadap dunia pendidikan telah menjangkau:
- 715 SMK Mitra Binaan di seluruh Indonesia.
- 128 Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang telah direvitalisasi.
Melalui standarisasi fasilitas dan pembaruan kurikulum yang berkelanjutan, AHM berharap lulusan SMK tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain kunci dalam industri otomotif masa depan yang kompeten dan adaptif.




































