SIAPKAN GENERASI MUDA HADAPI ERA DIGITAL, WMS DAN WOM FINANCE TANAMKAN BUDAYA #CARI_AMAN DI SMKN 5 KABUPATEN TANGERANG

Tangerang – Kemampuan mengendarai sepeda motor saja tidak lagi cukup. Generasi muda juga harus memahami keselamatan berkendara, mampu beradaptasi dengan teknologi, dan siap menghadapi perubahan dunia kerja yang bergerak semakin cepat.

Semangat inilah yang mendorong kolaborasi PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) dan PT Wahana Makmur Sejati (WMS) melalui program Wahana Berbagi Ilmu (WBI) yang digelar di SMKN 5 Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Sinergi Bagi Negeri (SBN) dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi sekaligus membangun budaya keselamatan berkendara di kalangan generasi muda.

Melalui program ini, siswa mendapatkan edukasi Safety Riding atau keselamatan berkendara yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran terhadap risiko kecelakaan lalu lintas serta pentingnya perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMKN 5 Kabupaten Tangerang, dilanjutkan oleh Muhammad Ardy Pradana selaku Branch Head WOM Finance Cabang Balaraja, serta Jayanthi sebagai Koordinator CSR PT Wahana Makmur Sejati.

Pada sesi teori, tim Safety Riding Promotion WMS memberikan pemahaman mengenai berbagai faktor penyebab kecelakaan yang sering melibatkan remaja. Beberapa di antaranya adalah rendahnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, kurangnya pengalaman berkendara, serta menurunnya konsentrasi saat berada di jalan.

Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya kondisi fisik yang prima sebelum berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan yang tepat, serta teknik dasar berkendara yang aman untuk mengurangi risiko kecelakaan.


Memasuki sesi praktik, para siswa mendapatkan demonstrasi langsung mengenai posisi berkendara yang benar dan teknik dasar pengendalian sepeda motor. Tidak hanya menyaksikan, peserta juga berkesempatan mempraktikkan materi yang telah diberikan untuk mengukur pemahaman sekaligus meningkatkan keterampilan berkendara yang aman.

Selain edukasi keselamatan berkendara, WMS juga memberikan wawasan mengenai perkembangan industri otomotif yang semakin terdigitalisasi. Para siswa, khususnya yang tergabung dalam program vokasi Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda, didorong untuk tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, adaptasi teknologi, dan kesiapan menghadapi transformasi industri.

Chief Corporate Affairs Wahana Artha Group (WAG), Michael Soekamto, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Melalui kegiatan ini kami berharap siswa SMK memiliki wawasan yang lebih luas dan siap menghadapi perubahan industri yang berlangsung sangat cepat. Kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi akan menjadi nilai tambah yang penting di dunia kerja. Di saat yang sama, kami juga ingin mendorong generasi muda menjadi pelopor keselamatan yang memahami bahwa keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Michael.

Financial Planning & Investor Relations Division Head WOM Finance, Erik Tanudjaja, menambahkan bahwa edukasi Safety Riding merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk membangun budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab di masyarakat.

“Sebagai perusahaan yang menyediakan pembiayaan kendaraan bermotor, kami memiliki tanggung jawab untuk terus mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Melalui kegiatan ini kami berharap para siswa tidak hanya memahami teknik berkendara yang benar, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menularkan budaya tertib dan aman di lingkungan sekitarnya,” jelas Erik.

Ia menegaskan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga melindungi pengguna jalan lainnya.

Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri (SBN), WOM Finance dan WMS akan terus menghadirkan berbagai program edukatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dukungan terhadap SMK binaan Honda menjadi salah satu langkah nyata dalam menciptakan lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berkendara.

Dengan bekal kompetensi, karakter, dan budaya #Cari_aman, generasi muda diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan berkendara sekaligus sumber daya unggul yang siap menghadapi era digital dan kebutuhan industri masa depan.