PT Tristar Transindo Bangun Budaya Keselamatan Zero Accident Lewat Safety Induction, Safety Campaign dan Defensive Driving Training

Dalam upaya terus memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh area operasional, PT Tristar Transindo (TST) kembali menegaskan komitmennya melalui serangkaian pelatihan sekaligus pembekalan pengetahuan bagi seluruh pengemudi.

Kegiatan ini mencakup tiga pilar utama, yakni Safety Induction, Safety Campaign, dan Defensive Driving Training, yang difokuskan untuk memastikan setiap pengemudi memahami dan menjalankan standar keselamatan berkendara sesuai SOP Perusahaan.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa TST sebagai Perusahaan angkutan darat serius dalam membangun lingkungan kerja yang aman, tertib dan berkelanjutan terutama bagi mereka yang berada di garis depan aktivitas transportasi dan logistik.

Semakin padatnya aktivitas operasional dan tingginya risiko di jalan, pembaruan pemahaman terkait keselamatan menjadi kebutuhan yang mutlak hal ini juga yang semakin menegaskan TST adalah Perusahaan angkutan darat dengan tingkat keamanan yang tinggi.

Sebagai Perusahaan angkutan logistik yang telah tersertifikasi halal, TST memastikan seluruh proses distribusi dan pengiriman dijalankan sesuai standar keamanan serta memperhatikan kebersihan. Sertifikasi halal ini menjadi bukti komitmen Perusahaan untuk memberikan layanan logistik yang tidak hanya efisien dan andal, tetapi juga memenuhi prinsip kehalalan.

“Seluruh awak pengemudi merupakan ujung tombak operasional kami. Keselamatan mereka menjadi pondasi penting untuk menjaga kelancaran bisnis sekaligus tanggung jawab Perusahaan untuk memberikan layanan terbaik kepada para klien. Safety Induction, Safety Campaign dan Defensive Driving Training bukan sekadar formalitas, melainkan untuk menanamkan mindset keselamatan adalah profesionalisme pengemudi,” ucap Head of HSE PT Tristar Transindo Parsaulian Ringo Ringo.

Safety Induction: Pondasi Dasar Keselamatan di Lingkungan Kerja

Safety Induction setiap pengemudi mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang prosedur keselamatan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta tanggung jawab individu terhadap lingkungan kerja yang aman. Pengemudi diingatkan kembali pentingnya mengenali potensi bahaya di sekitar area kerja dan bagaimana cara mencegahnya sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar.

Safety Campaign: Membangun Komitmen Bersama Lewat Edukasi dan Aktivitas

Safety Campaign untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen bersama dalam menerapkan prinsip “zero accident”. Kampanye ini mengajak seluruh pengemudi agar lebih peka terhadap potensi bahaya dan pentingnya perilaku aman di tempat kerja. Kampanye ini juga menjadi momentum bagi manajemen untuk menegaskan kembali nilai utama perusahaan dalam hal kepatuhan terhadap SOP.

Defensive Driving Training: Mengasah Keterampilan Berkendara Aman dan Antisipatif

Defensive Driving Training, para pengemudi dilatih untuk berkendara secara aman, antisipatif, dan beretika di jalan raya. Materi pelatihan mencakup teknik menghindari tabrakan, menjaga jarak aman, serta pengendalian emosi saat menghadapi situasi tidak terduga di jalan, sekaligus mengajarkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental sebelum memulai perjalanan, termasuk manajemen kelelahan (fatigue management) dan pengaturan waktu istirahat.

Untuk memastikan seluruh pengemudi bekerja sesuai standar, Tristar Transindo menerapkan 10 Safe Action Driver sebagai pedoman utama setiap pengemudi dalam menjalankan tugas. Sepuluh langkah ini menjadi bagian dari SOP keselamatan yang harus dipatuhi tanpa kompromi:

  1. Pre-Trip Inspection – Cek kondisi kendaraan sebelum berangkat (ban, rem, lampu, klakson, APAR).
  2. Gunakan Sabuk Pengaman – Wajib digunakan setiap kali berkendara, tanpa pengecualian.
  3. Patuhi Batas Kecepatan & Rambu – Hindari ngebut, jaga jarak aman antar kendaraan.
  4. Tidak Gunakan HP Saat Mengemudi – Fokus penuh ke jalan; hanya gunakan hands-free jika darurat.
  5. Istirahat Cukup & Hindari Fatigue – Kelola jam kerja dan waktu tidur dengan baik.
  6. Zero Tolerance Alkohol & Narkoba – Dilarang keras mengemudi di bawah pengaruh zat berbahaya.
  7. Pastikan Muatan Aman – Hindari overloading, pastikan muatan diikat dan ditutup dengan benar.
  8. Gunakan Rute Aman & Resmi – Ikuti rencana rute resmi perusahaan.
  9. Laporkan Insiden & Near Miss – Catat dan laporkan segera bila ada kondisi berbahaya atau hampir celaka.
  10. Jaga Sikap Profesional – Berlaku sopan, disiplin, dan bertanggung jawab dalam setiap perjalanan.

“Ketika pengemudi mampu mengantisipasi risiko di jalan, maka ia turut melindungi dirinya sekaligus reputasi Perusahaan, maka dari itu Budaya keselamatan tidak bisa dibentuk dalam semalam. Ia tumbuh dari kebiasaan, konsistensi, dan keteladanan. Kami ingin setiap pengemudi memiliki kesadaran bahwa setiap tindakan aman yang mereka lakukan adalah investasi untuk diri sendiri, keluarga, dan Perusahaan,” tegas Parsaulian Ringo Ringo.

Sebagai bagian darilini bisnis Land Transporter Wahana Artha Group, PT Tristar Transindomemegang peran strategis dalam mendukung kelancaran distribusi barang dan layanan angkutan logistik. Mengedepankan SOP terbaik, TST berkomitmen hadirkan solusi angkutan logistik yang efisien, terpercaya, dan berintegritas sekaligus memperkuat reputasi Wahana Artha Group sebagai entitas bisnis berorientasi pada keselamatan, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial.

Kampanye #Cari_aman Honda: Wahana Edukasi Mahasiswa Agar “Di Jalan Fokus, Kuliah Mulus”

PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, menggelar edukasi safety riding bertema “Di Jalan Fokus, Kuliah Mulus”. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye #Cari_aman Honda, yang bertujuan meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan generasi muda.

Didukung oleh PT Astra Honda Motor (AHM), Polres Metro Tangerang Kota, dan Jasa Raharja, seminar ini melibatkan sekitar 150 mahasiswa di Global Institute – Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global, Karawaci, Tangerang.

Pentingnya Keselamatan untuk Generasi Muda

Kegiatan ini menyoroti bahwa mahasiswa, sebagai usia produktif, memiliki risiko tinggi terlibat dalam kecelakaan lalu lintas akibat kurangnya pemahaman atau kelalaian pengguna jalan lain. Mahasiswa dibekali materi teoretis dan data nyata kecelakaan, menunjukkan bagaimana kelalaian kecil, seperti kurang fokus atau mengabaikan rambu, dapat berakibat fatal.

Kepala Safety Riding Promotion WMS, Agus Sani, menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas di kelas, tetapi juga bijak di jalan. “Dengan selalu fokus dan mematuhi aturan, kuliah bisa berjalan mulus tanpa hambatan yang disebabkan kecelakaan,” ujarnya.

Materi Inti dan Dukungan Institusi

Materi utama safety riding disampaikan oleh tim WMS, meliputi cara mengantisipasi kondisi lalu lintas, menjaga jarak aman, pentingnya perlengkapan berkendara, hingga pemahaman fungsi rambu-rambu.

Acara ini turut menghadirkan perwakilan dari berbagai institusi yang memperkuat pesan keselamatan:

  • Kanit Kamsel Polres Metro Tangerang Kota, Ipda. Desi Susanti, menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas.
  • Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta, Radito Risangadi, S.H, M.RiskMgmt, menjelaskan peran asuransi kecelakaan.
  • AHM – External Affair Safety Riding, Kemal Nusrianto, memaparkan komitmen #Cari_aman untuk mewujudkan Safety Indonesia.

Menjadi Agen Perubahan

Edukasi ini dirancang interaktif, mencakup simulasi kondisi lalu lintas dan pengenalan potensi bahaya. WMS berharap mahasiswa yang hadir dapat menjadi agen perubahan dengan menularkan budaya disiplin dan keselamatan kepada teman dan keluarga.

“Kami berharap mahasiswa makin menyadari bahwa kesuksesan di bangku kuliah tidak akan berarti jika keselamatan diabaikan,” tambah Agus Sani, seraya menjelaskan bahwa #Cari_aman adalah ajakan sederhana untuk disiplin menggunakan perlengkapan, mematuhi aturan, dan menjaga konsentrasi.

Rektor Global Institute, Assoc. Prof. Dr. Dedi Royadi, MSi, menyambut baik inisiatif ini. “Kegiatan Seminar Safety Riding di kampus ini sangat bermanfaat buat para mahasiswa kami. Diharapkan ini bisa menekan angka kecelakaan,” tutupnya.

Tujuan akhir kampanye ini jelas: memastikan setiap pengendara muda pulang dengan selamat, meraih cita-cita, dan membanggakan keluarga. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

Pesta Akbar Bikers Honda Resmi Dimulai: Honda Bikers Day 2025 Kembali Menyapa

Semangat persaudaraan para bikers Honda kembali berkobar. PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan main dealer Honda di seluruh Indonesia mengajak puluhan ribu penggemar sepeda motor Honda untuk bersatu dalam pesta tahunan terbesar, Honda Bikers Day (HBD) 2025. Ajang ini menjadi momentum istimewa bagi pengguna sepeda motor Honda untuk bertemu, merayakan kebersamaan, dan memperkokoh solidaritas komunitas Honda.

Memasuki tahun ke-14, puncak perayaan HBD 2025 akan diadakan pada 15 November 2025 di Yonif 303 SSM Cibuluh, Garut, Jawa Barat. Mengusung tema “Brotherhood Festival”, acara ini akan diisi dengan beragam kegiatan seru, mulai dari kompetisi antar komunitas, lapak bikers, hingga pertunjukan musik yang siap menghibur para peserta. HBD 2025 juga mengajak generasi muda untuk ikut merasakan keseruan melalui berbagai aktivitas kekinian, seperti bertemu komunitas kalcer dan menyaksikan babak final Honda Modif Contest.

Pendaftaran HBD 2025 telah dibuka sejak 23 September 2025 melalui microsite HBD. Semua bikers dari komunitas dan klub sepeda motor Honda bisa mendaftar secara daring. Bagi yang ingin langsung merasakan keseruannya, mereka juga bisa datang langsung ke lokasi acara.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM, Andy Wijaya, mengatakan bahwa Honda Bikers Day telah berubah menjadi acara tahunan berbasis komunitas dan anak muda yang selalu dinantikan.

“Honda Bikers Day adalah bukti nyata kuatnya ikatan persaudaraan antar bikers di Indonesia. Melalui HBD 2025, kami mengajak para bikers Honda untuk menghadirkan kembali momen kebersamaan yang tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menumbuhkan semangat solidaritas dan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar Honda,” ujar Andy.

Selain menyajikan hiburan, HBD 2025 juga menjadi tempat bagi para bikers untuk mengekspresikan jati diri dan kreativitas. Aktivitas khas bikers seperti touring bersama, pameran komunitas, dan kegiatan kekinian lainnya akan memeriahkan suasana HBD 2025.


Perayaan di Tiga Pulau Besar

Sebagai pengantar puncak acara di Garut, kemeriahan Honda Bikers Day 2025 juga akan hadir di tiga pulau besar Indonesia:

  • Pulau Sumatera: Pada 11 Oktober 2025 di Istana Maimun, Medan. Acara ini akan mempertemukan para bikers dari seluruh wilayah Sumatera.
  • Pulau Kalimantan: Pada 25 Oktober 2025 di DOME BSCC, Balikpapan, Kalimantan Timur.
  • Pulau Sulawesi: Pada 1 November 2025 di Lapangan KONI, Manado, Sulawesi Utara.

Ketiga acara regional ini berkolaborasi dengan main dealer Honda setempat, yaitu PT Indako Trading Coy, Astra Motor Kaltim I, dan PT Daya Adicipta Wisesa. Kehadiran HBD di tiga pulau ini menjadi jembatan untuk memperkuat persaudaraan bikers di masing-masing wilayah, sekaligus memanaskan antusiasme menuju puncak perayaan HBD 2025 di Jawa Barat.

Kampanye #Cari_aman: 5 Hal Penting untuk Hindari Kecelakaan Fatal

PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main dealer motor Honda di Jakarta dan Tangerang, kembali mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_aman. Kampanye ini diluncurkan sebagai respons atas meningkatnya kasus kecelakaan fatal yang melibatkan motor dan kendaraan besar seperti truk atau bus.

Banyak kecelakaan fatal terjadi karena kombinasi antara posisi motor yang terlalu dekat dengan kendaraan besar dan manuver mendadak yang tidak terantisipasi. Oleh karena itu, WMS merangkum lima tips praktis yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi risiko kecelakaan.


5 Tips Praktis agar Berkendara Lebih Aman

  1. Jaga Jarak Aman: Kendaraan roda empat atau lebih memiliki titik buta (blind spot). Hindari berada di samping atau terlalu dekat di belakang mereka. Jika ingin menyalip, pastikan pengemudi kendaraan besar sudah melihat Anda dan berikan jarak yang cukup.
  2. Hindari Menyalip di Ruang Sempit: Menyalip di ruang terbatas bisa membuat Anda terjepit. Lebih baik bersabar dan menunggu kesempatan di jalur lurus dengan jarak pandang yang baik. Keselamatan jauh lebih penting daripada terburu-buru.
  3. Kendalikan Kecepatan: Kecepatan yang terlalu tinggi dapat membuat Anda kehilangan kendali saat ada rintangan atau pengereman mendadak. Atur kecepatan sesuai kondisi jalan agar Anda punya waktu cukup untuk bereaksi dan bermanuver.
  4. Waspada Kondisi Jalan: Saat berada di dekat truk pengangkut material, jangan terlalu dekat karena rawan tumpahan. Selalu perhatikan kondisi jalan dan kurangi kecepatan jika ada ceceran atau material berbahaya.
  5. Tingkatkan Keterampilan Berkendara: Ikuti pelatihan safety riding untuk menguasai teknik berkendara yang aman, seperti pengereman dan manuver menghindar. Selain itu, pastikan selalu memakai perlengkapan keamanan standar seperti helm SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup.
Continue reading “Kampanye #Cari_aman: 5 Hal Penting untuk Hindari Kecelakaan Fatal”

BeAT and Battle: Turnamen E-Sport dan Kampanye #Cari_aman Bareng Komunitas Honda BeAT Tangerang

Acara “BeAT and Battle” sukses digelar, memadukan hobi, teknologi, dan edukasi keselamatan berkendara. Acara ini diikuti oleh 35 anggota dari lima komunitas Honda BeAT di Tangerang: Honda BeAT Club Tangerang (HBCT), Comunitas BeAT Tangerang (COMBET), Honda BeAT Ring 17 Tangerang (HBR17 Tangerang), Solidaritas Matic Tangerang (SMT), dan All BeAT Pride Tangerang (ABP).

Acara dimulai dengan rolling city dari Wahana Honda Jatake menuju ABG Coffee, Jatiuwung. Selama perjalanan, para peserta menunjukkan komitmen #Cari_aman dengan menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap.


Kombinasi E-Sport dan Edukasi

Setelah rolling city, acara dilanjutkan dengan Turnamen E-sport Mobile Legend 5v5. Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antaranggota komunitas melalui kompetisi yang sehat, menguji strategi dan kerja sama tim.

Di sela-sela turnamen, disisipkan sesi edukasi safety riding. Sesi ini memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya keselamatan di jalan, sejalan dengan kampanye #Cari_aman yang terus digaungkan oleh tim Safety Riding sepeda motor Honda. Materi edukasi mencakup pentingnya menjaga konsentrasi, mengantisipasi risiko kecelakaan, dan penggunaan perlengkapan standar berkendara.


Komunitas Kreatif dan Relevan

Menurut Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana, “Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas motor bisa tetap solid dan kreatif tanpa melupakan pentingnya keselamatan berkendara. Melalui BeAT and Battle, kami berharap semangat #Cari_aman semakin tertanam di setiap anggota komunitas.”

Beliau menambahkan bahwa Honda memahami kedekatan anak muda dengan dunia digital. “Kami menghadirkan turnamen E-sport dan kampanye #Cari_aman dalam satu rangkaian agar pesan keselamatan tersampaikan dengan cara yang lebih menyenangkan dan relevan bagi generasi muda,” ujar Andra.

Acara ini membuktikan bahwa komunitas Honda BeAT tidak hanya menjadi wadah untuk hobi otomotif, tetapi juga sarana untuk membangun karakter dan memperkuat solidaritas. Format acara yang modern dan kreatif seperti turnamen E-sport berhasil membuat komunitas semakin relevan dengan gaya hidup anak muda.

Secara keseluruhan, “BeAT and Battle” adalah bukti nyata bahwa dunia komunitas motor, hiburan digital, dan edukasi dapat berjalan beriringan. Acara ini diharapkan dapat menginspirasi komunitas lain untuk menciptakan budaya berkendara yang lebih aman dan berkontribusi positif bagi masyarakat luas.

Ribuan Pelajar SMK di Jakarta-Tangerang Ikuti Edukasi Safety Riding di MPLS 2025/2026

Memasuki tahun ajaran baru 2025/2026, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, melalui tim Safety Riding Promotion (SRP), kembali menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan berkendara. Kali ini, mereka menyelenggarakan edukasi safety riding sebagai bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi ribuan pelajar.


Edukasi Komprehensif untuk Pelajar SMA/SMK

WMS memberikan pembekalan safety riding kepada lebih dari 4.000 siswa SMA/SMK di beberapa sekolah di wilayah Jakarta-Tangerang, termasuk SMK Mutiara Bangsa, SMK Iptek Tangsel, SMK AZ Zahra, SMAN 5 Tangerang, dan SMKN 53 Jakarta. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar berkendara aman, pentingnya penggunaan perlengkapan standar seperti helm SNI, jaket, sarung tangan, dan alas kaki yang sesuai, serta pentingnya membawa surat-surat kendaraan.

Selain itu, siswa diajak memahami aturan lalu lintas dan cara menghadapi situasi darurat di jalan, dengan semangat #Cari_aman. Edukasi ini bertujuan agar pelajar lebih siap dan bertanggung jawab saat berkendara ke sekolah atau aktivitas lainnya.

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, menjelaskan, “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pentingnya berkendara #Cari_aman sejak dini kepada para pelajar. Kami menyadari bahwa pemula seringkali belum sepenuhnya memahami cara berkendara yang benar, aman, dan menghormati pengguna jalan lain. Kami berharap mereka bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.”


Pendekatan Interaktif dan Dukungan Penuh Sekolah

Mengingat pelajar termasuk kelompok usia produktif yang rentan terlibat kecelakaan lalu lintas, WMS aktif memberikan edukasi langsung ke sekolah-sekolah sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan generasi muda.

Untuk membangun pemahaman mendalam, siswa diajak berdiskusi interaktif mengenai pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi. Mereka juga mengikuti kuis seputar rambu lalu lintas dan etika berkendara dengan hadiah menarik. Metode ini membuat materi lebih mudah diterima dan memiliki dampak jangka panjang.

“Para pemula pengguna sepeda motor adalah usia yang rentan kecelakaan, apalagi mereka masih berjiwa muda yang secara emosional masih labil,” lanjut Agus Sani. “Harapannya, setelah pembekalan ini, para siswa tidak hanya lebih paham aturan lalu lintas, tapi juga bisa menjadi contoh #Cari_aman bagi teman sebaya, keluarga, dan sesama pengguna jalan lainnya.”

Pihak sekolah memberikan dukungan besar dan mengapresiasi upaya WMS dalam mendidik siswa terkait keselamatan berkendara. Edukasi semacam ini dinilai sangat penting di tengah meningkatnya jumlah pelajar yang menggunakan sepeda motor, guna membentuk karakter dan tanggung jawab di jalan raya.

Dengan lebih dari 4.000 peserta, kegiatan ini membuktikan relevansi dan kebutuhan akan edukasi safety riding. Ini adalah langkah konkret dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan tertib, dimulai dari generasi muda yang sadar akan pentingnya #Cari_aman.

Ke depannya, WMS berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan edukasi safety riding ke lebih banyak sekolah dan komunitas, dengan keyakinan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama untuk mewujudkan Safety Indonesia.

#Cari_Aman di Jalan: Pahami Etika Pakai Ponsel Saat Naik Motor

Ponsel sudah jadi bagian penting di kehidupan sehari-hari kita. Kita pakai untuk kerja, komunikasi, bahkan jadi panduan arah saat berkendara. Tapi sayangnya, banyak pengendara motor yang belum bijak menggunakan ponsel di jalan. Ini jelas berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan, tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga pengguna jalan lain.

Data Korlantas Polri menunjukkan, penggunaan ponsel adalah salah satu penyebab kecelakaan signifikan. Pada tahun 2023, tercatat 152.000 kecelakaan dengan 27.000 korban meninggal. Angka ini naik jadi 169.559 kecelakaan dari Januari hingga Oktober 2024.

“Pakai ponsel tidak boleh sembarangan, harus tahu waktu yang tepat, apalagi saat berkendara,” kata Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati. “Kalau memang penting, lebih baik menepi. Kalau tidak terlalu penting, tunda saja. Ponsel bisa berbahaya bukan hanya untuk kita, tapi juga orang lain, bahkan bisa fatal menyebabkan kecelakaan.”

Oleh karena itu, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer motor Honda Jakarta – Tangerang, melalui kampanye #Cari_Aman, mengingatkan kita semua untuk bijak menggunakan ponsel saat berkendara.


5 Bahaya Pakai Ponsel Saat Naik Motor:

  1. Hilang Fokus: Satu notifikasi saja bisa membuat pandangan mata lepas dari jalan. Padahal, kondisi jalan bisa berubah dalam hitungan detik.
  2. Respon Jadi Lambat: Jika ada kendaraan rem mendadak di depan, pengendara yang sibuk dengan ponsel pasti lebih lambat bereaksi. Akibatnya, risiko tabrakan meningkat.
  3. Tidak Sadar Situasi Sekitar: Lubang di jalan, orang menyeberang, atau kendaraan dari arah berlawanan, semua bisa luput dari perhatian karena pikiran teralih ke ponsel.
  4. Kena Tilang: Menurut UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pakai ponsel saat berkendara itu pelanggaran hukum. Dendanya bisa sampai Rp750.000 atau kurungan.
  5. Contoh Buruk Buat Orang Lain: Anak muda atau penumpang bisa meniru kebiasaan ini karena mengira wajar. Padahal, kebiasaan ini sangat berisiko.
Continue reading “#Cari_Aman di Jalan: Pahami Etika Pakai Ponsel Saat Naik Motor”

Para Kreator Konten Digital Turut Saksikan Aksi Para Juara Keselamatan Berkendara pada Ajang “The 16th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition”

Kompetisi nasional safety riding Honda tahun ini bukan hanya menjadi ajang adu keterampilan bagi para instruktur dan advisor terbaik se-Indonesia. Lebih dari itu, acara ini juga menghadirkan momen berkesan bagi sejumlah kreator konten digital yang turut meliput dan merasakan langsung sensasi menjadi “jagoan safety riding” di lintasan kelas dunia milik Astra Honda Motor (AHM).

Dalam gelaran “The 16th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2025” yang diselenggarakan di Safety Riding Training Center (SRTC) Deltamas – fasilitas pelatihan terbesar di Asia Tenggara – para kreator konten tidak hanya menyaksikan ketatnya persaingan antarinstruktur, tetapi juga turut merasakan atmosfer dan semangat di balik edukasi keselamatan berkendara ala Honda.

Sebagai bagian dari aktivitas engagement, AHM juga mengadakan sesi kompetisi safety riding khusus antar kreator konten. Sesi ini menjadi salah satu sorotan menarik yang ditunggu-tunggu, di mana para kreator ditantang untuk mengaplikasikan teknik dasar keselamatan berkendara, seperti slalom dan pengereman. Mereka menggunakan Honda CB650R yang baru diluncurkan pada 13 Juni 2025 di lintasan safety riding. Didampingi oleh para instruktur Honda, mereka mencoba teknik pengereman, keseimbangan, dan tantangan slalom yang biasa digunakan dalam pelatihan berkendara aman.

Tidak hanya menjajal lintasan, para kreator konten juga mendapatkan kesempatan eksklusif untuk menyaksikan langsung momen penganugerahan pemenang “The 16th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition” sekaligus melakukan sesi wawancara dengan para juara. Salah satu momen menarik datang dari interaksi dengan Septi Chamerawati, perwakilan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), yang berhasil meraih Juara 1 Kategori Instruktur (Kelas AT). Ketika ditanya mengenai proses latihan, Septi mengungkapkan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti ajang AHSRIC. “Saya mulai training dari bulan Februari, tetapi intensitas latihan penuh hanya 1,5 bulan. Dukungan dari tim MPM sangat luar biasa, saya tidak menyangka bisa sampai sejauh ini,” ujar Septi.

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM, Bapak Antok Yuniarso, turut menyampaikan apresiasinya. “Diharapkan, keterlibatan para kreator konten dalam ajang ini mampu memberikan dampak positif dengan menyebarkan semangat #Cari_Aman secara lebih luas.”

Melalui kolaborasi ini, AHM berharap semangat keselamatan berkendara tidak hanya berhenti di lintasan pelatihan, tetapi dapat menyebar lebih luas ke dunia digital dan kehidupan sehari-hari. Dengan menggandeng para kreator konten yang memiliki pengaruh kuat di komunitasnya, pesan #Cari_Aman kini disampaikan dengan cara yang lebih segar, relevan, dan menginspirasi.

Edukasi Berkendara Jadi Prioritas, Para Jagoan Safety Riding Honda Diuji Keahliannya

PT Astra Honda Motor (AHM) serius banget nih, mau bikin pengendara motor di Indonesia makin aman dan nyaman. Caranya? Mereka melatih instruktur dan advisor safety riding (dulu namanya “jagoan safety riding”) agar enggak cuma lihai bawa motor, tapi juga jago ngajarin orang lain!

Nah, untuk menguji kemampuan para pengajar ini, AHM ngadain kompetisi keren namanya The 16th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2025. Acaranya digelar di tempat latihan safety riding terbesar se-Asia Tenggara punya Honda, yaitu AHM Safety Riding Park di Cikarang, dari tanggal 15 sampai 18 Juni 2025. Di sini, para peserta diuji kemampuan berkendara dan bagaimana mereka bisa ngajarin tips aman berkendara yang gampang dimengerti.

Kompetisinya dibagi jadi 9 kategori, mulai dari instruktur motor gede (big bike), motor sport, motor matic (skutik), sampai advisor dari dealer dan komunitas. Peserta yang ikut di tingkat nasional ini sudah lolos seleksi ketat di daerah masing-masing, lho. Ada 197 peserta terbaik yang bersaing di kompetisi nasional ini, dari ribuan instruktur dan advisor se-Indonesia!

Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, bilang kalau kompetisi ini bukti komitmen AHM buat ningkatin skill para instruktur. Apalagi motor Honda sekarang makin banyak jenisnya, jadi tantangan tersendiri buat nyebarin budaya aman berkendara yang asyik.

“Kami pengen terus aktif menciptakan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” kata Andy. Makanya, kompetisi AHSRIC ini rutin diadain sejak 2009. Keterlibatan advisor dealer dan komunitas juga nunjukkin semangat AHM buat bikin ekosistem safety riding yang kuat.

AHM bareng dealer-dealernya di seluruh Indonesia udah lama banget (lebih dari 20 tahun!) ngajarin pentingnya safety riding. Mereka sudah ngadain lebih dari 34.000 pelatihan yang diikuti 3,3 juta lebih orang! Edukasi ini juga didukung alat canggih namanya Honda Riding Trainer (HRT) yang udah dipakai lebih dari 26,6 juta orang di seluruh Indonesia.

Biar edukasinya makin oke, AHM juga bangun 9 Safety Riding Center Honda di berbagai daerah dan punya AHM Safety Riding Park yang terbesar di Asia Tenggara. Fasilitas ini gak cuma buat kompetisi, tapi juga terbuka buat umum yang mau belajar berkendara aman.

Sejak 2017, AHM punya tagline #Cari_Aman buat kampanye safety riding, terutama buat anak muda. Mereka percaya, kalau berkendara itu aman, pasti jadi pengalaman yang menyenangkan buat kita semua!

Ini dia daftar para pemenang AHSRIC 2025:

Kategori Instruktur (Big Bike):

  1. Hari Setiawan – PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya
  2. Fendrik Alam – PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya
  3. Amizar Maas – PT Daya Adicipta Motora

Kategori Instruktur (Motor Sport):

  1. Yosepth K.L. Dwiyanto – Astra Motor Bali
  2. Yudhistira Ardi Febriantono – PT Mitra Pinasthika Mulia – Malang
  3. Fajrin Nur Huda – Astra Motor Kaltim 2

Kategori Instruktur (Motor Matic/AT):

  1. Septi Chamerawati – PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya
  2. Nofa Ismiati – PT Daya Adicipta Motora
  3. Novara Dita – PT Capella Dinamik Nusantara – Aceh

Kategori Advisor Komunitas (Motor Sport):

  1. Fachrudiaz Alfarezi – Astra Motor Bengkulu
  2. Moch Ilham Adibrata Patehan – PT Daya Adicipta Motora
  3. Irfandi Achmad – Astra Motor Papua

Kategori Advisor Komunitas (Motor Matic/AT):

  1. Sani Hidayatun Sholecha – Astra Motor Jawa Tengah
  2. Reviana Putri Agustin – PT Mitra Pinasthika Mulia – Malang
  3. Claudia Fenska Manuata – Astra Motor Kaltim 1

Kategori Dealer Advisor:

  1. Muhammad Iqbal – Astra Motor Kaltim 1
  2. Arief Rahman Hakim – PT Mitra Pinasthika Mulia – Malang
  3. Danang Asta Setyawan – PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya

Kategori Grup Main Dealer:

  1. PT Mitra Pinasthika Mulia – Malang
  2. Astra Motor Bali
  3. Astra Motor Kaltim 2

Kategori Main Dealer Safety Riding Center:

  1. PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya

Kategori Inovasi:

  1. PT Mitra Pinasthika Mulia – Surabaya
  2. PT Mitra Pinasthika Mulia – Malang
  3. PT Trio Motor

Kondisi Hujan Tantangan Bagi Pengendara Sepeda Motor, Pahami 5 Hal Ini Agar Tetap #Cari_aman

Berkendara motor saat hujan itu menantang dan penuh risiko. Bisa-bisa, kita celaka. Apalagi kalau hujan lebat, pandangan jadi kabur, motor susah dikendalikan, dan kita gampang lelah.

“Hujan itu tantangan bagi pengendara motor. Kita harus ekstra hati-hati, fokus, dan paham kondisi jalan. Ini penting agar kita dan pengendara lain bisa #Cari_aman dan selamat sampai tujuan,” kata Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

PT Wahana Makmur Sejati, Main Dealer motor Honda Jakarta – Tangerang, punya 5 tips agar kita tetap #Cari_aman saat berkendara motor di tengah hujan:


1. Pastikan Kondisi Motor Prima

Sebelum jalan, periksa motor Anda. Pastikan semua berfungsi baik, mulai dari kelistrikan, rem, sampai komponen penting lainnya. Kalau ada masalah, segera bawa ke bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) terdekat.


2. Rencanakan Rute Perjalanan

Hujan bisa bikin banjir di mana-mana. Jadi, rencakan rute Anda sebelum berangkat. Cari tahu jalur alternatif jika jalan utama terganggu. Manfaatkan aplikasi peta atau informasi lalu lintas terbaru dari media sosial. Dengan begitu, Anda siap menghadapi kemungkinan masalah dan bisa sampai tujuan dengan aman.


3. Perhatikan Marka Jalan dan Rambu Lalu Lintas

Meskipun ingin cepat sampai saat hujan, jangan abaikan marka jalan dan rambu lalu lintas. Marka jalan membantu Anda tetap di jalur yang benar dan aman, sementara rambu memberi tahu kondisi jalan di sekitar Anda. Ini penting untuk menghindari kecelakaan.


4. Berkendara dengan Hati-Hati

Jalanan jadi licin saat hujan. Jangan ngebut dan hindari pengereman mendadak karena bisa bikin ban selip. Jaga jarak aman dengan kendaraan lain dan berkendara dengan kecepatan yang disarankan saat hujan.


5. Pakai Jas Hujan yang Benar

Ini penting sekali! Selalu bawa dan pakai jas hujan yang sesuai. Pakai jas hujan model setelan (baju dan celana terpisah), jangan jas hujan model ponco. Jas hujan ponco bisa tersangkut di rantai motor dan membahayakan.


“Saat hujan, pengendara motor harus tetap hati-hati dan waspada. Pahami risiko yang ada jika berkendara sembarangan. Yang pasti, selalu penuh perhitungan,” tambah Agus Sani.

Memahami bahaya dan risiko berkendara, apalagi saat hujan yang risikonya lebih tinggi, itu wajib. Hindari ugal-ugalan, tetap fokus pada jalanan, dan yang terpenting, selalu #Cari_aman saat berkendara.