Bahaya Lawan Arus: Nyawa Taruhannya, Jangan Korbankan Keselamatan Demi “Jalan Pintas”

Jakarta – Ada pepatah mengatakan, “Jalan pintas sering terlihat cepat, tapi tak selalu membawa selamat.” Kalimat ini menjadi peringatan keras bagi para pengendara sepeda motor yang masih sering nekat melawan arah demi menghemat waktu atau menghindari kemacetan. Padahal, perilaku ini adalah ancaman nyata yang bisa berujung pada tragedi.

PT Wahana Makmur Sejati (WMS), selaku Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, terus menyoroti maraknya praktik lawan arus. Melalui kampanye #Cari_aman, WMS menegaskan bahwa tidak ada alasan yang sebanding dengan nyawa manusia.

Mengapa Melawan Arus Sangat Berbahaya?

Banyak pengendara menganggap melawan arah adalah hal lumrah jika jaraknya dekat atau jalanan terlihat sepi. Faktanya, kecelakaan maut sering terjadi dalam hitungan detik akibat kesalahan ini.

Berikut adalah 5 dampak fatal akibat melawan arus yang wajib Anda ketahui:

  1. Risiko Tabrakan Frontal: Kendaraan dari arah yang benar tidak akan mengantisipasi keberadaan Anda, sehingga benturan keras “adu banteng” sulit dihindari.
  2. Cedera Berat hingga Fatal: Pengendara motor adalah pengguna jalan yang paling rentan saat terjadi benturan fisik.
  3. Kecelakaan Beruntun: Manuver spontan atau pengereman mendadak dari pengendara lain untuk menghindari Anda dapat memicu tabrakan beruntun.
  4. Kerugian Finansial: Biaya perbaikan motor, tagihan rumah sakit, hingga hilangnya produktivitas akibat cedera.
  5. Sanksi Hukum Berat: Melawan arus bukan sekadar pelanggaran biasa. Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009, dendanya mencapai Rp500.000, bahkan bisa berujung penjara hingga 5 tahun jika menyebabkan kecelakaan berat.

Edukasi #Cari_aman: Keselamatan Lebih Berharga dari Waktu

“Keselamatan tidak bisa ditawar hanya demi menghemat waktu beberapa menit. Kami mengimbau pengendara untuk selalu patuh pada aturan,” tegas Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

Untuk menghindari godaan mengambil jalan pintas yang berisiko, terapkan 5 tips berkendara aman berikut ini:

  • Manajemen Waktu: Berangkatlah lebih awal agar tidak terburu-buru.
  • Patuhi Rambu: Ingat, aturan dibuat untuk melindungi Anda, bukan menghambat Anda.
  • Kendalikan Emosi: Jangan biarkan kemacetan memicu Anda untuk melakukan tindakan ilegal.
  • Gunakan Safety Gear: Pastikan helm dan perlengkapan standar selalu terpakai.
  • Hormati Hak Orang Lain: Jalan raya adalah ruang publik, bukan milik pribadi.

Cari_Aman di Jalan Raya: Etika Mengerem Jadi Kunci Keselamatan Berkendara

Tangerang – Kemacetan dan dinamika lalu lintas perkotaan menuntut lebih dari sekadar keahlian mengemudi. Di tengah padatnya jalanan Jakarta dan Tangerang, etika berkendara menjadi faktor penentu keselamatan. Salah satu aspek yang paling krusial namun sering diabaikan adalah etika mengerem.

Banyak pengendara motor merasa sudah mahir mengoperasikan tuas rem, namun belum tentu memahami cara mengerem yang aman dan bertanggung jawab. Merespons hal ini, Tim Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) kembali menggaungkan pentingnya teknik pengereman sebagai bagian dari budaya #Cari_Aman.

“Di lalu lintas padat, pengereman berperan besar mencegah kecelakaan beruntun. Cara kita mengerem berdampak langsung pada keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

3 Etika Mengerem Motor yang Wajib Anda Pahami

Untuk menghadapi karakter jalanan yang penuh kejutan, berikut adalah tiga etika utama pengereman dari Tim Safety Riding WMS:

1. Selalu Antisipasi dan Jaga Jarak Aman Etika mengerem dimulai bahkan sebelum tangan menyentuh tuas rem. Pengendara harus mampu membaca situasi dan menjaga jarak aman. Dengan jarak yang cukup, Anda memiliki waktu reaksi untuk mengerem secara bertahap. Hal ini mencegah pengereman mendadak yang berisiko membuat motor selip atau ditabrak dari belakang.

2. Gunakan Teknik Pengereman yang Seimbang Gunakan kombinasi rem depan dan belakang secara bersamaan dengan tekanan yang halus (tidak disentak). Mengandalkan satu rem saja atau mengerem secara kasar saat panik sangat berbahaya bagi stabilitas motor, terutama di jalan licin atau permukaan yang tidak rata.

3. Perhatikan Pengguna Jalan Lain Mengerem mendadak tanpa alasan jelas bisa memicu kecelakaan beruntun. Selalu pantau spion dan hindari perilaku egois seperti memotong jalur lalu langsung mengerem. Di jalanan yang heterogen, saling menghargai dan memberi ruang adalah kunci keselamatan bersama.


Keselamatan Adalah Komitmen Bersama

Penerapan etika ini sejalan dengan semangat #Cari_Aman, di mana keselamatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi komitmen kolektif.

“Pengereman yang benar dilakukan dengan tenang dan bertahap. Dengan teknik yang tepat, pengendara tetap bisa mengendalikan motor meskipun dalam situasi darurat,” tambah Agus Sani.

Melalui edukasi berkelanjutan, WMS berharap pengendara di Jakarta dan Tangerang dapat menjadi pelopor keselamatan. Ingat, di jalan raya, keselamatan bukan tentang siapa yang paling cepat, melainkan siapa yang paling peduli.

Menguji Ketangguhan New Honda Vario 125, Pilihan Dua Ergonomi (Street vs. CBS) adalah Keputusan Jitu AHM

Menjelang akhir tahun 2025, AHM (Astra Honda Motor) kembali memperkuat posisinya dengan mengundang para blogger dan vlogger dalam sebuah acara gathering dan sesi uji kehandalan New Vario 125. Pertanyaan utama yang mengemuka adalah: di tengah pasar skutik yang terus berkembang, mengapa Honda mempertahankan platform Vario 125, dan apa yang membuat varian barunya, khususnya Vario 125 Street, begitu berbeda? Pada 3 Desember 2025, kami mendapat kesempatan emas untuk menguji langsung New Honda Vario 125 dan Vario 125 Street dalam sesi Rolling City sepanjang belasan kilometer di jalanan modern BSD City. Keputusan Honda untuk tidak mengikuti jejak Vario 160 dengan mengubah total dimensi desain adalah langkah strategis yang sangat tepat, dan sensasi berkendara membuktikan alasannya.


New Vario 125: Kelincahan Klasik yang Tetap Relevan

Dengan dimensi yang ringkas dan bersahaja, Vario 125 menegaskan kembali karakternya sebagai skutik yang sangat lincah (Agile) di perkotaan. Sensasi berkendara pada New Vario 125 (varian standar) langsung mengingatkan kita pada kenyamanan Vario 150 generasi pertama. Secara umum, segitiga ergonomi (posisi tangan, pinggul, dan kaki) pada varian standar ini dipertahankan, menjadikannya acuan kenyamanan yang sudah teruji.

Namun, skuter ini menawarkan kejutan signifikan melalui varian Vario 125 Street.


Vario 125 Street: Revolusi Kenyamanan untuk Jelajah Jarak Jauh

Inilah poin pembeda yang paling menonjol: Vario 125 Street hadir dengan perubahan drastis pada salah satu titik segitiga ergonomi, yaitu posisi tangan. Dengan setang yang lebih tinggi dan lebih lebar, pengendara diposisikan lebih tegak.

Perubahan sederhana namun krusial ini memiliki dampak besar:

  • Kenyamanan Jangka Panjang: Posisi punggung dan kepala yang lebih tegak secara signifikan mengurangi tekanan pada pergelangan tangan, punggung bawah, dan leher. Kami memprediksi bahwa untuk perjalanan jauh di atas 50 km, varian Street akan mengurangi kelelahan pengendara secara drastis, menjadikannya pilihan ideal untuk touring atau komuter jarak menengah.
  • Manuver Lebih Mudah: Dibandingkan Vario 125 CBS/ISS, setang yang lebih lebar bertindak layaknya tuas yang lebih panjang (sesuai prinsip fisika plane simple). Ini memberikan leverage yang lebih besar, membuat manuver dan pemindahan bobot motor terasa lebih mudah, bahkan pada kecepatan rendah. Motor terasa lebih responsif saat miring (lean) ke tikungan, menjadikannya terasa lebih lincah secara keseluruhan.

Menganalisis Efek Dua Sisi Setang Lebar Vario Street

Meski menawarkan leverage dan kenyamanan yang unggul, setang yang lebih tinggi dan lebar pada Vario 125 Street juga membawa konsekuensi yang perlu diperhatikan:

  1. Hambatan Angin (Aerodinamika): Pengendara menjadi ‘layar’ yang lebih besar, meningkatkan terpaan angin ke tubuh dibandingkan varian standar. Ini mungkin menuntut sedikit lebih banyak tenaga mesin/bahan bakar saat berkecepatan tinggi atau saat melawan angin kencang dari depan.
  2. Keterbatasan Filtering: Saat melakukan filtering (selap-selip) di antara kemacetan lalu lintas, dimensi setang yang lebih lebar menuntut kehati-hatian ekstra saat bermanuver di ruang sempit.
  3. Sensasi Getaran: Setang yang lebih lebar dan panjang tampaknya sedikit memengaruhi frekuensi vibrasi. Saat melibas jalan yang kurang rata, “ndut-ndutan” atau getaran jalan terasa sedikit lebih intens di tangan yang menggenggam handlebar.

Kesimpulan: Dua Pilihan untuk Dua Gaya Berkendara

Perbedaan ergonomi antara Vario 125 (standar) dan Vario 125 Street terbukti signifikan, masing-masing membawa kelebihan dan kekurangannya. Namun, keputusan Honda untuk menawarkan kedua opsi ini secara simultan adalah langkah yang sangat cerdas. Honda tidak hanya menawarkan single product, tetapi memberikan dua solusi ergonomi berbeda untuk dua segmen pasar:

  • Vario 125 (Standar): Untuk pengendara yang menghargai kelincahan maksimal, filtering di kemacetan, dan aerodinamika klasik.
  • Vario 125 Street: Untuk pengendara yang mengutamakan kenyamanan superior dalam perjalanan jarak jauh dan kontrol leverage yang lebih mudah.

Dengan langkah ini, AHM memastikan bahwa baik pengguna harian yang super sibuk maupun weekend warrior yang menyukai touring ringan, sama-sama menemukan varian New Vario 125 yang paling sesuai dengan gaya berkendara mereka.


Menguji Kenyamanan dan Kecanggihan: Touring Eksplorasi Sukabumi bersama New Honda PCX 160 RoadSync 2025

Sukabumi, – Sebanyak delapan blogger dan vlogger terkemuka yang terafiliasi dengan Wahana Honda Jakarta-Tangerang baru saja menyelesaikan perjalanan menantang namun penuh keindahan, dalam kegiatan touring eksplorasi wisata alam di Jawa Barat. Menggunakan skutik premium terbaru, New Honda PCX 160 RoadSync 2025, perjalanan selama dua hari penuh (28-29 November 2025) ini sukses menempuh jarak kurang lebih 250 KM, melintasi rute padat dan berkelok dari Bogor, Sukabumi, Cianjur, dan berakhir di Ciputat.

​Kegiatan yang sepenuhnya didukung oleh PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, ini bertujuan untuk membuktikan performa, kenyamanan, serta keunggulan fitur konektivitas canggih RoadSync pada PCX 160 terbaru, khususnya untuk perjalanan jarak jauh (touring).

​Hari 1: Menaklukkan Kota Hujan menuju Keajaiban Alam Sukabumi

​Perjalanan dimulai pagi hari tanggal 28 November 2025 dari kawasan Bogor. Delapan unit New Honda PCX 160 RoadSync 2025 yang dikendarai oleh para key opinion leader (KOL) Wahana Honda langsung dihadapkan pada kontur jalanan yang bervariasi.

​”Kesan pertama, posisi berkendara PCX 160 RoadSync ini memang stand-out. Jok yang lebar dan ergonomi setang membuat punggung dan kaki tetap rileks meski harus menghadapi kemacetan di awal rute,” ujar salah satu blogger di sela-sela rest point pertama.

​Titik puncak petualangan hari pertama adalah Kota Sukabumi, destinasi yang terkenal dengan keindahan alamnya. Tujuan utama para touring riders ini adalah kawasan wisata yang fenomenal: Jembatan Gantung Lembah Purba Situ Gunung.

​Melintasi Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara

​Situ Gunung Suspension Bridge atau Jembatan Gantung Lembah Purba dikenal sebagai salah satu jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara dengan panjang mencapai 535 meter. Momen melintasi jembatan yang menawarkan pemandangan hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dari ketinggian ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

​”Sensasi melintasi jembatan ini memang memacu adrenalin, tapi pemandangan dari atas sana benar-benar membayar tuntas lelah di perjalanan. New PCX 160 RoadSync terbukti andal membawa kami sampai di titik ini dengan nyaman dan minim kendala,” kata salah seorang vlogger yang langsung membuat konten di lokasi.

​Hari 2: Uji Performa dan Kecanggihan di Jalur Cianjur

​Keesokan harinya, perjalanan dilanjutkan dengan melintasi jalur Cianjur menuju titik akhir di Ciputat. Rute hari kedua ini didominasi oleh jalanan berkelok dan tanjakan yang menguji akselerasi dan kestabilan.

​Performa eSP+ dan Fitur RoadSync yang Krusial

​Inilah saatnya mesin eSP+ 160cc dengan 4-katup pada New Honda PCX 160 menunjukkan performa terbaiknya. Tenaga sebesar 11,8 \text{ kW} (16 \text{ PS}) pada 8.500 \text{ rpm} dan torsi 14,7 \text{ Nm} pada 6.500 \text{ rpm} terasa responsif, membuat manuver di tanjakan dan overtaking menjadi mudah dan percaya diri.

​Namun, bintang utama dalam perjalanan ini adalah fitur Honda RoadSync. Varian tertinggi PCX 160 ini memungkinkan koneksi antara sepeda motor dan smartphone pengendara.

​🌟 Catatan Penting: “Fitur RoadSync benar-benar game changer untuk touring. Navigasi yang tampil di panel instrumen tanpa perlu sering melihat ponsel, notifikasi telepon dan pesan yang tidak mengganggu konsentrasi, serta kemampuan untuk mengontrol musik via perintah suara. Ini adalah level konektivitas baru yang menjamin perjalanan lebih aman dan menyenangkan,” jelas Manajer Marketing Wahana Makmur Sejati.

​Kombinasi sistem pengereman ABS dan stabilitas dari Suspensi Belakang Ganda dengan Tabung (untuk varian RoadSync) memberikan rasa aman, khususnya saat harus melakukan pengereman mendadak di jalanan yang licin atau berpasir.

​New Honda PCX 160 RoadSync, Skutik Premium Pilihan Touring

​Tepat pada sore hari tanggal 29 November 2025, rombongan touring tiba di Ciputat dengan selamat. Total jarak 250 KM yang melintasi empat kota besar berhasil ditaklukkan, membawa pulang pengalaman berharga dan konten-konten eksploratif yang siap dibagikan.

​Kegiatan ini menegaskan komitmen Wahana Makmur Sejati dalam mendukung gaya hidup berkendara yang aman (safety riding), serta memperkenalkan keunggulan produk Honda yang tak hanya mewah untuk perkotaan, tetapi juga tangguh dan nyaman untuk petualangan jarak jauh. New Honda PCX 160 RoadSync 2025 terbukti menjadi teman perjalanan yang andal, canggih, dan nyaman untuk menjelajahi keindahan Indonesia.

Wahana Gelar Kompetisi #Cari_Aman 2025: Tingkatkan Keahlian dan Kesadaran Berkendara Aman

PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta dan Tangerang, kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan berkendara dengan menggelar Safety Riding Skill #Cari_Aman Competition 2025. Ajang kompetisi ini dilaksanakan di Safety Riding Center WMS, Jatake, Kabupaten Tangerang.

Kompetisi ini bertujuan ganda: meningkatkan kemampuan teknis berkendara sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Acara ini juga menjadi wadah apresiasi dan kalibrasi pengetahuan bagi perusahaan dan komunitas Honda yang telah mengikuti pelatihan keselamatan berkendara sebelumnya.

Uji Kompetensi Berbasis #Cari_Aman

Sebanyak 50 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai perusahaan swasta dan komunitas Honda mengikuti kompetisi ini. Mereka diuji melalui serangkaian tantangan teknik berkendara yang interaktif dan komprehensif, meliputi:

  • Pengereman Tepat: Menguji akurasi dan teknik pengereman dalam kondisi mendadak.
  • Slalom Course: Mengukur ketangkasan dan kontrol keseimbangan motor.
  • Antisipasi Bahaya: Melatih kemampuan peserta dalam mengantisipasi potensi risiko di jalan, sesuai filosofi safety riding #Cari_Aman.

Menanamkan Budaya Berkendara Bertanggung Jawab

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kemenangan, tetapi juga pada misi yang lebih besar, yaitu menekan angka kecelakaan lalu lintas—sejalan dengan misi Pemerintah.

Benedictus F. Maharanto, Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, menekankan pentingnya peran peserta sebagai agen perubahan.

“Kegiatan ini adalah wadah untuk menanamkan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab kepada seluruh pengguna jalan. Kami berharap, para peserta dapat menjadi duta keselamatan dan menyebarkan praktik berkendara yang baik kepada lingkungan sekitar, baik di perusahaan maupun komunitas mereka,” tambah Agus Sani (nama dan peran lainnya).

Hasil Kompetisi Safety Riding Skill #Cari_Aman 2025

Setelah melalui proses penilaian yang ketat dan teliti, tim juri akhirnya menetapkan pemenang dari masing-masing kategori. Berikut adalah daftar juara Kompetisi Safety Riding Skill #Cari_Aman 2025:

PeringkatKategori Private CompanyKategori Community
Juara 1Irwan Irwanda (PT Adis Dimension Footwear)M. Fauzan Yanuar Kurniawan (BRICT)
Juara 2Taufik Ath Thaariq (PT Autochem Industry)Febrian Perkasa Amin Putra (Honda Independent Community)
Juara 3Oki Pajar Rizkian (PT Telkom Akses)Ragil Diwantara (Honda Supra Jakarta)

Melalui acara ini, Wahana berhasil mewujudkan komitmennya untuk terus meningkatkan keahlian dan kesadaran keselamatan berkendara secara berkelanjutan di seluruh lapisan pengguna Honda.

Kenali Kampas Ganda: Komponen Kecil Penentu Performa dan Keamanan Motor Matic

Bagi pemilik sepeda motor matic Honda, kampas ganda adalah komponen yang sering terlupakan namun memegang peran vital. Meski ukurannya kecil, komponen ini berfungsi menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang melalui gaya sentrifugal.

Dalam kondisi prima, kampas ganda membuat akselerasi motor terasa ringan dan responsif. Sebaliknya, jika komponen ini aus atau bermasalah, tarikan motor akan terasa berat, tersendat, atau bahkan mengalami slip (tenaga mesin tidak tersalur sempurna ke roda).

Tanda-Tanda Kampas Ganda Bermasalah

Penting bagi pengendara untuk mengenali gejala awal kerusakan agar tidak merembet ke komponen CVT lainnya. Berikut adalah ciri-ciri kampas ganda yang mulai aus:

  • Akselerasi Berat: Mesin terdengar normal, namun motor terasa lambat saat mulai berjalan.
  • Getaran (Gredek): Terasa getaran atau hentakan di area CVT saat tarikan awal.
  • Suara Berisik: Muncul bunyi decit atau gesekan dari area CVT.
  • Slip (Mesin Meraung): Putaran mesin tinggi (meraung), tetapi kecepatan motor tidak bertambah signifikan.
  • Fisik Menghitam: Jika dibongkar, permukaan kampas terlihat menghitam atau mengeras akibat panas berlebih (overheat).
Continue reading “Kenali Kampas Ganda: Komponen Kecil Penentu Performa dan Keamanan Motor Matic”

AHM Dukung “Pejuang Muda Keselamatan Indonesia” Ciptakan Generasi Peduli Jalan Raya

PT Astra Honda Motor (AHM) turut serta dalam program “Pejuang Muda Keselamatan Jalan Indonesia” yang diinisiasi oleh Indonesia Road Safety Partnership (IRSP) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Program edukasi intensif bagi duta keselamatan berkendara dari kalangan mahasiswa ini diselenggarakan pada 5 – 13 November 2025 di Yogyakarta, Bali, dan Cikarang, Jawa Barat.

Pembekalan Keterampilan dan Komunikasi untuk 125 Mahasiswa

Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, program ini melibatkan 125 mahasiswa terpilih dari berbagai institusi transportasi dan pendidikan terkemuka, yaitu:

  • Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD)
  • Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ)
  • Politeknik Transportasi Darat Bali
  • Institut Transportasi dan Logistik Trisakti
  • Universitas Gadjah Mada (UGM) – Yogyakarta

Para pejuang muda ini menerima materi komprehensif, mulai dari dasar-dasar keterampilan berkendara hingga ilmu keselamatan berkendara yang disajikan dengan pendekatan yang relevan bagi anak muda.

Untuk mengasah praktik safety riding, pembekalan diberikan langsung oleh instruktur safety riding Honda yang telah tersertifikasi:

Continue reading “AHM Dukung “Pejuang Muda Keselamatan Indonesia” Ciptakan Generasi Peduli Jalan Raya”

Para Jawara Modifikator Pamerkan Karya Terbaik di Final Honda Modif Contest 2025

Ajang kreativitas Honda Modif Contest (HMC) 2025 yang diikuti ribuan modifikator dari seluruh Indonesia mencapai puncaknya. Mengusung tema #Ridecreation, kompetisi bergengsi ini memamerkan puluhan karya modifikasi sepeda motor Honda yang berkelas, berkarakter, dan penuh inspirasi.

Final battle HMC 2025 diselenggarakan bersamaan dengan perayaan akbar Honda Bikers Day 2025 di Yonif 303 SSM Cibuluh, Garut, Jawa Barat, pada 15 November 2025. Di hadapan ribuan pecinta motor Honda, sebanyak 81 karya terbaik dari berbagai daerah berkompetisi memperebutkan gelar Juara Nasional.

Tiga Juara Nasional Baru

Berdasarkan penilaian dewan juri profesional, tiga modifikator berhasil meraih predikat tertinggi sebagai Juara Nasional HMC 2025:

  • Kategori Matic & Cub: Nur Samsul Alam Hasan Basri, dengan modifikasi Honda Vario 160 bergaya MotoGP.
  • Kategori Sport: Moh. Fakhrudin As’ad, dengan kreasi modifikasi pada CBR250RR.
  • Kategori Ultimate/Free For All: Wory Ransindustrianto, dengan modifikasi ekstrem Honda Tiger.

Para pemenang Juara Nasional ini berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan dan kesempatan berharga untuk berpartisipasi dalam Honda Dream Ride Project. Dalam proyek ini, mereka akan didampingi langsung oleh mentor modifikator ulung Indonesia untuk menggarap karya berikutnya.

Komitmen Mendukung Kreativitas Anak Bangsa

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menegaskan bahwa HMC merupakan salah satu wadah utama bagi pecinta sepeda motor di Indonesia untuk mengekspresikan diri melalui karya modifikasi.

“Komitmen AHM dalam menyediakan ruang kreativitas dan ekspresi ini diharapkan dapat menginspirasi lahirnya karya-karya baru yang menjadi identitas modifikasi khas Indonesia. Kami akan terus mendampingi modifikator Tanah Air dalam mengkreasikan sepeda motor Honda sesuai mimpi mereka,” ujar Andy.

Perjalanan dan Kelas Kompetisi HMC 2025

Perjalanan HMC 2025 diawali dari babak regional yang sukses digelar di 9 kota besar, antara lain Bandung, Medan, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, Pekanbaru, Samarinda, Solo, dan Denpasar, sebelum ditutup di Garut. Proses penjurian di seluruh rangkaian HMC melibatkan juri-juri kompeten dan berpengalaman, yaitu Hendra Cahyono, Agus Ficdiyanto, dan Haris Fatchurahman.

Tahun ini, HMC membuka 9 kelas kompetisi dan menghadirkan wadah baru, yaitu Showcase Arena. Arena ini memberikan kesempatan bagi modifikator untuk menampilkan karyanya dan mengikuti HMC dalam satu hari, tanpa perlu melalui proses regional yang panjang.

Kelas yang dilombakan meliputi:

  • Motor Produksi di Bawah Tahun 2006: All stock & Advance.
  • Motor Produksi di Atas Tahun 2006: Matic & Cub Stock/Bolt On, Matic & Cub Advance, Matic & Cub Community Touring, Sport Community Touring, All Sport (Naked & Fairing), dan Show Off.
  • Semua Tahun Produksi: Racing Style dan Free For All (semua kategori skutik, cub, dan sport Honda).

Para jawara dari setiap kelas inilah yang kemudian bertarung di putaran final HMC 2025 untuk memperebutkan tiga gelar National Champion.

Selain 9 kelas utama, HMC 2025 juga menghadirkan kategori Special Achievement untuk mengeksplorasi motor Matic Honda populer seperti Honda Scoopy, Honda Stylo160, Honda PCX160, Honda ADV160, dan Honda Vario 160. Melengkapi penghargaan, terdapat juga achievement lainnya seperti Best Fun Community, Best Media Pick, dan Best Regional Class.

32.373 Bikers Honda Jalin Persaudaraan Erat di Honda Bikers Day 2025

Sebanyak 32.373 pengendara motor Honda (bikers) dari seluruh Indonesia membanjiri perayaan akbar Honda Bikers Day (HBD) 2025. Mengangkat tema “Brotherhood Festival”, acara silaturahmi tahunan ini sukses menyatukan para pecinta sepeda motor Honda lintas generasi dari Sabang hingga Merauke.

Semangat Persatuan dari Barat hingga Timur

Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2009, HBD konsisten menjadi platform utama bagi pengguna motor Honda untuk berbagi semangat “Satu Hati”. Tahun ini, semangat persaudaraan tersebut diwujudkan tidak hanya melalui kumpul-kumpul, tetapi juga melalui aksi nyata berkontribusi kepada masyarakat sekitar, seperti kegiatan sosial dan dukungan terhadap ekonomi lokal.

Rangkaian HBD 2025 diselenggarakan di empat pulau besar dengan antusiasme yang luar biasa:

  • Sumatera (11 Oktober di Istana Maimun, Medan): Dihadiri 1.567 bikers.
  • Kalimantan (25 Oktober di Dome Balikpapan): Disambut meriah oleh 5.857 bikers.
  • Sulawesi (1 November di Lapangan KONI Manado): Menjadi ajang silaturahmi 4.485 pecinta motor Honda.

Tingginya antusiasme di setiap wilayah terbukti saat banyak peserta yang rela melanjutkan perjalanan untuk bergabung dalam acara puncak di Pulau Jawa.

Puncak Perayaan di Garut

Puncak kebersamaan HBD 2025 berlangsung di Lapangan Yonif Raider 303 Cikajang, Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (15/11). Di lokasi ini, 20.464 bikers bersatu padu, berbagi pengalaman dan cerita sesama penggemar motor Honda.

HBD Jawa 2025 di Garut menawarkan beragam hiburan dan aktivitas yang mempererat solidaritas, termasuk:

  • Panggung Hiburan: Menampilkan artis nasional dan lokal.
  • Kompetisi: Honda Modif Contest (HMC) Final Battle, kompetisi esport, dan K-Pop.
  • Inspirasi: Talkshow bersama HBD Founder yang berbagi kisah perjalanan komunitas Honda.
  • Aktivitas Komunitas: Riding Bareng, Community and Paguyuban Performance, Bikers Games, dan karaoke.
  • Kreativitas: Aktivitas seni seperti art totem, gravity art, dan display unit kalcer.

Pengunjung juga dimanjakan dengan booth UMKM lokal serta kesempatan menjajal berbagai model motor Honda, menjadikan HBD Garut perayaan yang lengkap antara persaudaraan, kreativitas, dan semangat kebersamaan.

Kontribusi Sosial dan Semangat Kebaikan

Semangat persaudaraan juga diwujudkan melalui aksi sosial. Daya Group dan Main Dealer Daya Adicipta Motora (DAM) sebagai penyelenggara HBD Jawa 2025 menyerahkan bantuan mesin air minum isi ulang kepada Yayasan Darul Azkia Cikajang, Garut. Aksi ini menunjukkan bahwa persaudaraan para bikers Honda selalu membawa dampak positif.

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menyampaikan bahwa HBD adalah wadah untuk merayakan persatuan dan memperkuat nilai kebersamaan.

“Honda Bikers Day bukan sekadar pertemuan, tetapi perayaan persaudaraan dari keberagaman. Kami bangga karena semangat itu semakin kuat terasa di Garut, dan acara ini telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan oleh pecinta sepeda motor lintas generasi,” ujar Andy.

Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal

Kehadiran puluhan ribu bikers di Garut memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar, terutama bagi pelaku UMKM lokal yang berpartisipasi di lokasi acara maupun di jalur wisata Garut dan Tasikmalaya.

Puluhan UMKM lokal yang hadir di puncak HBD 2025 tidak hanya menjadi saksi persaudaraan bikers, tetapi juga meraih manfaat ekonomi. Mereka menjajakan makanan, minuman, produk khas lokal, hingga perlengkapan dan aksesori motor kepada ribuan peserta yang membanjiri Kota Garut.

Penyelenggaraan HBD 2025 di tiga pulau dan puncaknya di Garut terselenggara sukses berkat dukungan berbagai pihak, termasuk main dealer, komunitas Honda se-Indonesia, UMKM lokal, dan para sponsor.

HBD 2025 sekali lagi membuktikan bahwa semangat brotherhood tak hanya menghubungkan antar pengendara, tetapi juga menumbuhkan nilai gotong royong dan persatuan bangsa.

Kilas Balik Sejarah HBD

Gelaran tahun ini menambah panjang sejarah HBD yang telah terselenggara sebanyak 14 kali sejak 2009, berlokasi di berbagai kota ternama seperti Pangandaran (2009, 2018), Kiara Payung (2010), Bromo (2011), Prambanan (2012), hingga Klaten (2024).

Dengan semangat yang tak pernah pudar, para bikers Honda terus membuktikan bahwa persaudaraan, kebersamaan, dan cinta Tanah Air adalah nilai inti dalam setiap perjalanan bersama sepeda motor Honda.

5 Tips Berkendara Jarak Jauh (Touring) Agar Tetap Nyaman dan #Cari_aman

Perjalanan jarak jauh (touring) menggunakan sepeda motor menawarkan pengalaman dan kepraktisan unik. Namun, di balik keasyikan tersebut, terdapat tantangan besar yang harus dipersiapkan, terutama terkait stamina pengendara dan kesiapan motor.

Banyak pengendara mengeluhkan kelelahan hingga rasa pegal setelah perjalanan panjang, yang sering kali disebabkan kurangnya perencanaan. Penting untuk menggabungkan persiapan matang dengan pemahaman teknik berkendara yang benar dan selalu mengutamakan #Cari_aman (keselamatan).

“Perjalanan jauh bukan sekadar tentang sampai ke tujuan, tetapi bagaimana kita bisa tiba dengan selamat dan tanpa cedera. Itulah makna sebenarnya dari #Cari_aman yang selalu kami dorong melalui program Safety Riding Promotion,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.

Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta – Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) melalui Safety Riding Promotion (SRP) menekankan pentingnya persiapan ini.

Berikut adalah lima tips utama yang wajib diterapkan sebelum memulai perjalanan panjang:


1. Pastikan Kondisi Motor Prima

Periksa menyeluruh kondisi motor sebelum keberangkatan adalah mutlak. Fokus pada komponen vital seperti:

  • Tekanan angin ban
  • Sistem pengereman
  • Kondisi rantai atau V-belt
  • Oli mesin

Motor yang tidak prima bukan hanya menghambat laju, tetapi juga meningkatkan risiko kelelahan. Misalnya, suspensi yang keras dapat mempercepat rasa pegal, terutama saat melewati jalanan yang tidak rata. Jika ditemukan indikasi aus atau kendur, segera periksa di bengkel resmi.

2. Istirahat Cukup Sebelum dan Saat Berkendara

Kondisi tubuh yang fit adalah kunci utama keselamatan. Kurangnya istirahat dapat menurunkan konsentrasi drastis dan memperbesar risiko microsleep di jalan.

  • Pastikan Anda mendapatkan waktu tidur minimal enam hingga tujuh jam sebelum berangkat.
  • Jika merasa lelah di tengah perjalanan, segera beristirahat di tempat yang aman. Hentikan motor sejenak untuk mengembalikan fokus dan energi.

3. Atur Posisi Tubuh Saat Berkendara

Posisi tubuh yang salah menjadi penyebab utama cepatnya rasa lelah dan pegal. Usahakan posisi berkendara optimal:

  • Duduk di bagian tengah jok dengan punggung tegak dan bahu rileks.
  • Motor Kopling: Kaki harus selalu menempel atau menjepit tangki bahan bakar untuk stabilitas.
  • Motor Matik: Jaga keseimbangan dengan menempelkan paha bagian dalam pada sisi jok.

4. Jaga Ritme Berkendara yang Konsisten

Berkendara jarak jauh menuntut kemampuan menjaga ritme dan konsistensi kecepatan. Tidak perlu terburu-buru; kecepatan yang tidak stabil justru membuat tubuh cepat lelah.

  • Gunakan kecepatan konstan yang sesuai dengan kondisi jalan dan batas kecepatan yang berlaku.
  • Jika berkendara dalam rombongan, jaga jarak aman dengan motor di depan untuk memberikan ruang yang cukup saat pengereman atau manuver menghindar.

5. Patuhi Rambu dan Etika Berlalu Lintas

Keselamatan bersama dimulai dari kepatuhan terhadap aturan.

  • Selalu patuhi batas kecepatan.
  • Gunakan perlengkapan berkendara lengkap (helm SNI, jaket pelindung, sarung tangan, sepatu tertutup).
  • Biasakan memberikan sinyal atau lampu sein saat akan berpindah jalur atau berbelok.
  • Fokus utama harus selalu pada keselamatan, bukan kecepatan atau posisi terdepan dalam rombongan.