Perjuangan gigih pebalap Indonesia untuk harumkan nama bangsa pada balapan internasional Asia Talent Cup (ATC) 2021 seri Mandalika membuahkan hasil yang positif. Pada balapan ketiga putaran ATC terakhir yang dilaksanakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit (21/11), pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil menyuguhkan perjuangan yang kompetitif dan mendominasi posisi 10 besar.
Salah
satu penampilan impresif ini dipersembahkan oleh Herjun pada balapan
ATC 2021 di Mandalika. Pada seri pamungkas, Herjun berhasil
mencetak hasil impresif saat kualifikasi yang menempatkannya di posisi
start ketiga. Pada saat balapan ketiga dimulai, pebalap kelahiran Pati,
Jawa Tengah ini menunjukkan keahlian balapnya dengan konsisten berada di
posisi ketiga di hampir separuh balapan.
Namun sayangnya, persaingan sengit memperebutkan posisi ketiga harus
terlepas dari Herjun di lap terakhir dan menempatkannya di posisi
keempat dengan selisih waktu yang tipis.
Sempat tertunda minggu lalu, enam rider belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) semakin bersemangat untuk menjadi pebalap Indonesia pertama yang berlaga di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat. Semua mata penggemar balap, baik dari Indonesia atau pun manca negara, akan tertuju pada penampilan mereka yang menjadi tuan rumah putaran final Idemitsu Asia Talent Cup (ATC) 2021. Ajang pencarian bibit pebalap berbakat di Asia yang terafiliasi dengan Dorna Sport tersebut terkonfirmasi akan digeber akhir pekan ini, dilangsungkan pada Jumat-Minggu (19-21 November).
#3: Fadillah Arbi Aditama #19: Azryan Dheyo Wahyumaniadi #11: Herlian Dandi #10: Herjun Atna Firdaus #24: Reykat Yusuf Fadillah #25: Veda Ega Pratama
Fadillah Arbi Aditama (16), Herlian Dandi (15), Azryan Dheyo (16), Herjun Atna Firdaus (17), akan ditemani dua pebalap
wild card jebolan Astra Honda Racing School, Veda Ega Pratama
(12) dan Reykat Yusuf Fadillah (13). Mereka menyatakan sudah siap
memberikan kemampuan terbaiknya selama empat
race, di hadapan publik sendiri, demi mengharumkan nama Bangsa Indonesia.
Arbi,
pebalap kelahiran Purworejo, Jawa Tengah, menyatakan kesiapannya untuk
melahap setiap sesi dan lomba akhir pekan ini. Dia berupaya memanfaatkan
waktu yang
terbatas untuk mengeksplorasi karakter sirkuit Mandalika saat latihan
bebas dan kualifikasi minggu lalu. ”Balapan kali ini akan terasa
berbeda. Selain mendapat dukungan semangat langsung dari penonton asal
negeri sendiri, sirkuit Mandalika juga memiliki karakter
trek yang menantang untuk ditaklukkan. Fokus saya, capaian waktu bisa
meningkat lagi di balapan,” katanya.
PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan motor sport adventure turing 150cc pertama di Indonesia yaitu New CB150X. Kehadiran model ini menjadi jawaban bagi masyarakat yang menyukai tantangan dan membutuhkan partner berkendara yang tepat ketika berpetualang untuk menjelajahi keindahan alam Indonesia.
Sebagai pionir di kelasnya, New CB150X hadir dengan desain
adventure touring dan nuansa tampilan big bike, posisi berkendara
yang nyaman, serta beragam fitur canggih yang mampu memberikan performa
berkendara yang optimal. Dibekali mesin 150cc DOHC berpendingin cairan,
model ini menyuguhkan performa responsif
dan sensasi ketangguhan berpetualang ketika berkendara sehari-hari
ataupun turing jarak jauh.
President
Direktur PT AHM Keiichi Yasuda mengatakan New CB150X dihadirkan untuk
menjawab kebutuhan konsumen yang memiliki jiwa petualang, senang
mengeksplorasi beragam tempat baru, serta menyukai tampilan macho dan
tantangan ketika berkendara. Performanya yang tangguh mampu menghadirkan
pengalaman berkendara jarak jauh yang lebih menyenangkan.
Setelah 7 bulan sejak putaran kedua Asia Talent Cup (ATC) 2021 yang digelar April lalu, para pebalap Astra Honda kini siap kembali berlaga pada putaran ketiga ATC 2021 yang akan digelar perdana di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat pada akhir pekan ini (13-14/11). Putaran ketiga ini sekaligus menjadi momen yang spesial karena terdapat enam pebalap muda Indonesia yang akan bertarung mengharumkan nama bangsa di sirkuit Tanah Air.
Nomor Motor Pebalap: #3: Fadillah Arbi Aditama #19: Azryan Dheyo Wahyumaniadi #11: Herlian Dandi #10: Herjun Atna Firdaus
Tiga
pebalap belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini telah mengikuti ATC
2021 sejak putaran pertama (27-28/3) dan putaran kedua (3-4/4) di
Losail International
Circuit, Qatar, yakni Fadillah Arbi Aditama (16), Herlian Dandi (15),
Azryan Dheyo (16). Sementara itu, pebalap Herjun Atna Firdaus (17) yang
tengah menjalani proses pemulihan paska operasi pada kedua putaran
tersebut, kini siap menemani ketiga pebalap lainnya
untuk mencetak prestasi di putaran ketiga.
Pada
balapan perdana ATC langsung di depan masyarakat Indonesia, kali ini
keempat pebalap binaan AHM tersebut akan ditemani dua pebalap Tanah Air
yang tampil sebagai
pebalap wildcard ATC 2021, yaitu Veda Ega Pratama (12) dan juga Reykat
Yusuf Fadillah (13). Kehadiran dua pemuda potensial binaan Astra Honda
Racing School ini menguatkan peluang Indonesia mencetak prestasi positif
pada gelaran ATC ini.
Bikers pecinta sepeda motor Honda jejalahi keindahan negeri dalam kegiatan Ekspedisi Nusantara lintas 6 pulau di Indonesia. Touring jarak jauh yang melintasi pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara Barat, Bali hingga Sulawesi ini menjadi wujud kecintaan para bikers Honda terhadap berbagai destinasi wisata yang khas dari setiap daerah sekaligus memperkuat persaudaraan sesama bikers Honda.
Gelaran
Ekspedisi Nusantara yang mengusung tema Satu Hati Untuk Negeri dimulai
sejak 19 Oktober 2021 di Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan
Kalimantan
Timur. Pada awal November (4/11), para riders Ekspedisi Nusantara
memasuki pulau Jawa melintasi DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa
Timur, yang dilanjutkan menuju Nusa Tenggara Barat, Bali, Sulawesi
Selatan, Sulawesi Tengah, dan akan berakhir di Sulawesi
Utara pada 4 Desember
2021. Kegiatan ini diikuti secara terbatas oleh
para bikers penjelajah
negeri dari perwakilan Honda Community
berbagai daerah di
Indonesia dengan total peserta
16 bikers yang telah mengikuti program vaksinasi pemerintah dosis lengkap dan melakukan test PCR sebelum melakukan perjalanan.
Penyelenggaraan sepanjang acara pun tetap mengacu pada penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Menjawab antusiasme para pecinta balap Tanah Air, CBR Track Day 2021 kembali digelar sebagai ajang bagi para pecinta performa tinggi sepeda motor Honda. Sepanjang acara, ratusan bikers memacu motor Honda CBR kesayangannya untuk merasakan sensasi kecepatan di lintasan balap.
Didukung
penuh oleh PT Astra Honda Motor dan jaringannya, CBR Track Day yang
diinisiasi Asosiasi Honda CBR Club (AHC) diikuti sebanyak 100 starter
pecinta Honda
CBR dari berbagai daerah untuk meramaikan seri perdana yang digelar
pada akhir pekan (30-31/10) di Sentul International Circuit, Jawa Barat.
Mengusung tema “Ini Baru Laki”, para pecinta CBR dapat merasakan
kembali sensasi melibas lintasan balap dengan protokol
kesehatan yang ketat.
Tahun
ini, gelaran bagi pengguna CBR series terbagi menjadi dua kelas, yaitu
150cc dan 250cc. Untuk kelas 250cc memiliki tiga kategori yaitu
Komunitas A, Komunitas
B dan Open. Khusus untuk kelas 150cc, selain kategori Komunitas A,
Komunitas B, dan Open, CBR Track Day kembali menghadirkan kelas Junior
Exhibition khusus untuk memberikan kesempatan bagi peserta yang berusia
di bawah 16 tahun untuk merasakan performa tinggi
Honda CBR series.
CBR
Track Day yang dihelat selama dua hari ini dimulai dengan pendaftaran
ulang para peserta balapan sekaligus skrining kesehatan pada Sabtu
(30/10). Pada hari Minggu
(31/10), gelaran balap dibuka dengan adanya Free Practice dan
Kualifikasi untuk keseluruhan kelas CBR Track Day 2021. Setelahnya,
balapan diadakan sebanyak satu kali race untuk seluruh kelas. Tak kalah
menarik, kali ini pebalap AHRT hadir menyapa para peserta.
Irfan Ardiansyah beserta Lucky Hendriansya mengadakan riding exhibition
menggunakan CBR600RR dan CBR250RR mengelilingi Sirkuit Sentul untuk
memberikan semangat kepada para peserta CBR Track Day.
General
Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengapresiasi
gelaran CBR Track Day 2021 yang mewadahi antusiasme tinggi para pecinta
balap untuk
kembali melibas aspal sirkuit yang tertunda selama pandemi. AHM
berharap melalui helatan ini, para pebalap pecinta CBR dapat kembali
merasakan langsung sensasi berkendara dengan kendali penuh.
Meski kecil namun sangat penting dan tidak bisa diabaikan. Tanpa ‘dia’ nyawa menjadi pertaruhan saat bersepeda motor. Saking pentingnya, benda ini jadi perlengkapan vital berkendara dalam undang-undang lalu lintas. Itulah Helm, jangan sepelekan benda ini saat berkendara motor.
Tidak
hanya semata sebagai alat transportasi, kini sepeda motor telah menjadi
bagian gaya hidup bahkan mempertegas kelas sosial pengendaranya. Selain
‘tunggannya’, penikmat kendaraan roda dua juga melengkapi diri dengan
perlengkapan wajib berkendara, Helm. Tidak hanya sekedar melindungi
kepala, penggunaan helm kini juga ikut menjadi identitas pengendara
motor.
“Helm
adalah bagian penting berkendara motor. Penggunaan helm kini makin
baik, bahkan helm miliki unsur-unsur yang dapat mempertegas pengendara
motor. Tidak hanya bentuk unik, helm dengan harga hingga jutaan rupiah
kini lazim ditemui di jalanan,” jelas Head of Safety Riding Promotion
Wahana, Agus Sani.
Agus
Sani menambahkan, pemilihan helm yang tepat juga jadi satu faktor
pendukung keselamatan berkendara. Untuk itu, diperlukan pemahaman
terkait pemilihan helm bagi pengendara mulai dari mencocokan dengan
jenis motor, tujuan penggunaan, hingga pemilihan jenis sesuai tujuan
berkendara seperti turing, off road ataupun harian. Dengan pemilihan
yang tepat, selain keselamatan dipastikan kegiatan bersepeda motor akan
makin nyaman.
Berikut jenis helm mulai dari jenis hingga peruntukan penggunaan.
1. Full face
Sesuai
dengan namanya, helm ini menutup sempurna bagian kepala hingga wajah.
Dipastikan helm ini maksimal melidungi kepala dan wajah saat terjadi
kecelakaan. Helm jenis ini biasa digunakan pengendara motor sport yang
identik dengan kecepatan.
Menutup
kepala, wajah dan sebagaian leher, helm ini juga pilihan terbaik
berkendara jauh. Jenis helm ini juga memiliki pelindung bagian rahang,
dagu dan pipi. Desain full face terkadang tidak disukai oleh seluruh
pengendara motor karena sifatnya yang tertutup full, terkesan pengap dan
panas. Namun beberapa pabrikan kini telah berikan perubahan pada sistem
ventilasi yang lebih baik sehingga lebih nyaman digunakan. Helm full
face memiliki fans tersendiri, khususnya penggila balap. Banyak pilihan
dipasaran yang dapat diperoleh mulai dari kelas menengah hingga mewah
sekelas pebalap MotoGP.
2. Modular
Setipe
dengan Full Face, Helm jenis modular juga menutup seluruh bagian kepala
dan wajah. Perbedaan terdapat pada pembukaan helm bisa dilakukan dari
bagian dagu hingga wajah sehingga mempermudah kegiatan telepon ataupun
sekedar minum saat perjalanan.
Helm
ini juga jadi salah satu favorit penggemar turing semi off road banyak
dikenakan oleh penggemar sepeda motor jenis Adventure seperti Honda
Africa Twin dan CRF250 Rally atau Honda CB500X. Helm modular biasanya
agak lebih berat dibandingkan dengan helm pada umumnya, sehingga helm
ini sering dihindari oleh pengendara untuk aktifitas harian.
3. Open Face
Open
berarti terbuka, maka jenis helm ini memiliki bagian yang terbuka.
Meski melindungi bagian kepala, bagian wajah menjadi rentan cedera saat
kecelakaan terjadi. Meski demikian, pengendara motor dengan selera old
school, custom, dan klasik sering memilih helm ini guna mempertegas
identitas pengendaranya.
Agus
Sani tidak menyarankan penggunaan helm ini untuk kegiatan turing dan
offroad. Tidak hanya berkesan santai, keselamatan dan kenyamanan
pengendara jadi alasan utamanya. Disarankan, pengendara dapat menetukan
dengan bijak penggunaan helm ini dalam penggunaannya. Untuk aktifitas
harian helm ini jelas lebih simpel.
4. Off Road
Memiliki bentuk paling beda dengan ketiga tipe helm diatas, helm off road jelas diperuntukkan penggemar ‘trabas’ alias trail.
Masuk
dalam kategori full face, namun pada bagian wajah, pelindung bagian
mulut lebih maju dan menggunakan google sebagai pelindung mata dan
sebagian wajah. Helm off road pada bagian sisi kanan dan kirinya
terlihat lebih ramping, serta terdapat pelindung yang lebih panjang di
bagian depan untuk melindungi dari terik matahari. Karena peruntukan
yang lebih dikhususkan untuk kegiatan trail, helm ini dipastikan tidak
nyaman untuk berkendara harian ataupun turing motor sport.
Dari
beragam tipe helm diatas, masih ada beberapa unsur pada helm yang juga
mempengaruhi faktor kenyamanan berkendara. “Kaca helm, adalah bagian
yang tidak bisa disepelekan. Pemilihan kaca bening atau gelap juga perlu
dapatkan perhatian untuk menentukan waktu berkendara terang atau
gelap,” tambah Agus.
Selain
itu, perkembangan perlengkapan berkendara terutama helm terus mengalami
banyak kemajuan dalam rangka berikan kenyamanan berkendara. Salah
satunya solusi atasi kabut atau fog pada saat hujan dan penambahan alat
komunikasi antar pengendara yang ‘doyan’ turing meningkatkan faktor
keselamatan berkendara.
Setelah
mengenal berbagai jenis helm tadi, anda pasti sudah tahu mana yang
sesuai dengan kebutuhan anda. Tetap gunakan helm saat berkendara karena
keselamatan adalah hal yang paling utama.
Mario Suryo Aji menjadi salah satu pebalap yang bersinar pada putaran
ketiga FIM Moto3™ Junior World Championship yang digelar di Circuit de
Barcelona – Catalunya, Minggu (13/6/21) kemarin. Setelah mencatat
sejarah dengan menjadi pebalap Indonesia pertama yang meraih pole
position di ajang ini, dia bersaing ketat untuk meraih kemenangan pada
dua balapan yang digelar Minggu (13/6/2021). Sayang sekali, Mario Suryo
Aji akhirnya harus finis di posisi keenam pada balapan pertama lalu
terjatuh pada balapan kedua, dan kini berada di peringkat kelima
klasemen sementara.
Pebalap Astra Honda Racing Team ini memulai balapan dari pole
position dan menunjukkan feeling yang bagus pada balapan pertama. Meski
startnya tidak terlalu bagus, Mario memimpin hampir sepanjang balapan.
Dia berhasil melewati pebalap lain di tikungan setelah mereka melakukan
slipstream di lintasan lurus yang panjang. Namun, pada lap terakhir, dia
tersenggol pebalap lain ketika balapan hanya tersisa empat tikungan
sebelum finis. Pebalap Astra Honda Racing tersebut melebar saat memimpin
dan akhirnya tergeser ke urutan keenam.
Buktikan ketangguhan sport naked bike terbaru, All New CB150R Streetfire, Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) didukung PT. Astra Honda Motor (AHM) dan kolaborasi dengan PT. Daya Adicipta Motora (DAM), gelar “Touring Laki All New CB150R Streetfire” dengan libatkan langsung komunitas pecinta Honda CB150R Streetfire.
Event kolaborasi perdana sepanjang masa pandemi ini menjalankan
protokol kesehatan ketat sesuai kebijakan pemerintah. Turing yang berjalan
sejak 12 hingga 14 Juni ini diikuti peserta dari komunitas Honda Streetfire
Club Indonesia (HSFCI) dan Asosiasi Streetfire Indonesia (ASFI) yang dilepas
langsung di kantor pusat Wahana Makmur Sejati, Gunung Sahari Raya, Jakarta
Pusat, Sabtu (12/6) oleh Head of Marketing Communication Wahana, Andra
Friandana.
“Kami berikan kesempatan bagi komunitas untuk jajal langsung
performa produk ini. Kegiatan wajib Prokes ini juga ditujukan untuk
menggeliatkan wisata lokal yang terdampak pandemi,” jelas Andra. Dirinya
menambahkan, pengujian motor pengusung desain ala big bike ini berjalan tiga
etape yaitu Jakarta Ciwidey, Ciwidey Batu Karas, dan terakhir Batu Karas Green
Canyon.
Mario Suryo Aji akan melanjutkan perjuangannya dalam gelaran FIM CEV Moto3 Junior World Championship putaran ketiga di Barcelona. Pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) ini optimis dapat meraih hasil yang baik pada balapan perdananya di Barcelona yang juga merupakan tempat Mario tinggal sementara selama musim balap CEV 2021.
Pada
musim balap tahun ini, Mario mempersembahkan raihan gemilang beruntun
sejak putaran perdana di Estoril dimana Mario nyaris meraih podium dan
finish di posisi keempat.
Pada putaran kedua di Valencia, dirinya juga berhasil menyelesaikan
balapan di posisi kedelapan lalu kelima. Pencapaian membanggakan ini
mengantarkan Mario bertengger di peringkat keempat klasemen dengan total
poin 32, hanya meninggalkan selisih 2 poin dengan
pebalap di peringkat klasemen ketiga.
“Saya
optimis dan percaya diri hadapi balapan di Circuit de Barcelona –
Catalunya kali ini. Saya dan tim sudah beradaptasi dengan baik saat tes
pramusim dimana saya mendapat
feeling yang bagus pada saat itu. Barcelona sudah seperti rumah kedua
bagi saya, sehingga saya sangat menantikan balapan perdana saya di
sirkuit ini. Kami akan berusaha maksimal memanfaatkan sesi latihan
bebas, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik pada
balapan Minggu nanti,” ujar Mario.
Mario
akan tampil berlaga di kerjuaraan balap FIM Moto3™ Junior World
Championship yang akan dihelat pada Minggu (14/6/2021) pukul 16.00 WIB
untuk balapan pertama dan 19.00
WIB untuk balapan kedua. Kedua balapan tersebut bisa disaksikan secara
langsung melalui kanal YouTube FIM CEV.