Mario Suryo Aji menjadi salah satu pebalap yang bersinar pada putaran
ketiga FIM Moto3™ Junior World Championship yang digelar di Circuit de
Barcelona – Catalunya, Minggu (13/6/21) kemarin. Setelah mencatat
sejarah dengan menjadi pebalap Indonesia pertama yang meraih pole
position di ajang ini, dia bersaing ketat untuk meraih kemenangan pada
dua balapan yang digelar Minggu (13/6/2021). Sayang sekali, Mario Suryo
Aji akhirnya harus finis di posisi keenam pada balapan pertama lalu
terjatuh pada balapan kedua, dan kini berada di peringkat kelima
klasemen sementara.
Pebalap Astra Honda Racing Team ini memulai balapan dari pole
position dan menunjukkan feeling yang bagus pada balapan pertama. Meski
startnya tidak terlalu bagus, Mario memimpin hampir sepanjang balapan.
Dia berhasil melewati pebalap lain di tikungan setelah mereka melakukan
slipstream di lintasan lurus yang panjang. Namun, pada lap terakhir, dia
tersenggol pebalap lain ketika balapan hanya tersisa empat tikungan
sebelum finis. Pebalap Astra Honda Racing tersebut melebar saat memimpin
dan akhirnya tergeser ke urutan keenam.
Buktikan ketangguhan sport naked bike terbaru, All New CB150R Streetfire, Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) didukung PT. Astra Honda Motor (AHM) dan kolaborasi dengan PT. Daya Adicipta Motora (DAM), gelar “Touring Laki All New CB150R Streetfire” dengan libatkan langsung komunitas pecinta Honda CB150R Streetfire.
Event kolaborasi perdana sepanjang masa pandemi ini menjalankan
protokol kesehatan ketat sesuai kebijakan pemerintah. Turing yang berjalan
sejak 12 hingga 14 Juni ini diikuti peserta dari komunitas Honda Streetfire
Club Indonesia (HSFCI) dan Asosiasi Streetfire Indonesia (ASFI) yang dilepas
langsung di kantor pusat Wahana Makmur Sejati, Gunung Sahari Raya, Jakarta
Pusat, Sabtu (12/6) oleh Head of Marketing Communication Wahana, Andra
Friandana.
“Kami berikan kesempatan bagi komunitas untuk jajal langsung
performa produk ini. Kegiatan wajib Prokes ini juga ditujukan untuk
menggeliatkan wisata lokal yang terdampak pandemi,” jelas Andra. Dirinya
menambahkan, pengujian motor pengusung desain ala big bike ini berjalan tiga
etape yaitu Jakarta Ciwidey, Ciwidey Batu Karas, dan terakhir Batu Karas Green
Canyon.
Mario Suryo Aji akan melanjutkan perjuangannya dalam gelaran FIM CEV Moto3 Junior World Championship putaran ketiga di Barcelona. Pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) ini optimis dapat meraih hasil yang baik pada balapan perdananya di Barcelona yang juga merupakan tempat Mario tinggal sementara selama musim balap CEV 2021.
Pada
musim balap tahun ini, Mario mempersembahkan raihan gemilang beruntun
sejak putaran perdana di Estoril dimana Mario nyaris meraih podium dan
finish di posisi keempat.
Pada putaran kedua di Valencia, dirinya juga berhasil menyelesaikan
balapan di posisi kedelapan lalu kelima. Pencapaian membanggakan ini
mengantarkan Mario bertengger di peringkat keempat klasemen dengan total
poin 32, hanya meninggalkan selisih 2 poin dengan
pebalap di peringkat klasemen ketiga.
“Saya
optimis dan percaya diri hadapi balapan di Circuit de Barcelona –
Catalunya kali ini. Saya dan tim sudah beradaptasi dengan baik saat tes
pramusim dimana saya mendapat
feeling yang bagus pada saat itu. Barcelona sudah seperti rumah kedua
bagi saya, sehingga saya sangat menantikan balapan perdana saya di
sirkuit ini. Kami akan berusaha maksimal memanfaatkan sesi latihan
bebas, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik pada
balapan Minggu nanti,” ujar Mario.
Mario
akan tampil berlaga di kerjuaraan balap FIM Moto3™ Junior World
Championship yang akan dihelat pada Minggu (14/6/2021) pukul 16.00 WIB
untuk balapan pertama dan 19.00
WIB untuk balapan kedua. Kedua balapan tersebut bisa disaksikan secara
langsung melalui kanal YouTube FIM CEV.
Pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) Mario Suryo Aji akan kembali tampil dan berjuang untuk meraih hasil terbaik di seri balap FIM CEV Moto3 Junior World Championship putaran kedua yang dilaksanakan di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.
Tampl
impresif dan nyaris meraih podium pada seri perdana FIM CEV yang
digelar di Sirkuit do Estoril, Portugal semakin memperkuat tekad Mario
untuk dapat meraih
podium pada balapan berikutnya yang akan diselenggarakan akhir pekan
ini sebanyak 2
race (9/5). Saat ini pemuda berusia 17 tahun tersebut berhasil mengantongi 13 poin di klasemen sementara dengan mengisi posisi keempat.
“Saya
tidak sabar untuk balapan di Valencia. Sirkuit ini memiliki kenangan
manis bagi saya, baik saat melakukan debut di 2019 maupun di CEV tahun
lalu. Saya dan
tim memiliki kepercayaan diri yang cukup baik dari hasil putaran
sebelumnya di Portugal. Kami akan bekerja keras untuk mencatat hasil
lebih baik lagi pada dua balapan yang akan digelar pada akhir pekan
ini,” ujar Mario.
Ajang
balap FIM CEV Moto3 Junior World Championship dihelat sebanyak 8 seri.
Mario merupakan satu-satunya pebalap asal Indonesia yang akan bersaing
dengan pebalap muda lainnya dari berbagai Negara lintas benua. Memasuki
musim ketiga berlaga di benua Eropa, Mario berupaya untuk mampu tampil
apik dan meraih hasil positif di setiap putarannya.
CEV
Moto3 Junior World Championship akan digelar pada hari Minggu (9/5)
sebanyak dua kali yang akan berlangsung pada pukul 16.00 WIB dan race
kedua pada pukul 18.00
WIB. Balapan bisa disaksikan secara langsung lewat channel resmi FIM CEV di YouTube.
Mario Suryo Aji berhasil
finish
di posisi ke-4 pada seri perdana FIM CEV Moto3
Junior World Championship, yang digelar di Sirkuit do Estoril, Portugal
(25/4). Pemuda 17 tahun ini hanya memiliki selisih waktu 0,060 detik
dengan pebalap yang mengisi podium ke-3. Penampilan impresif pada seri
perdana FIM CEV ini memperkuat tekad Mario untuk
meraih podium pada balapan berikutnya.
Mario
mengawali jalannya balapan pada posisi ke-8 berdasarkan hasil kombinasi
catatan waktu tercepat di sesi kualifikasi
yang digelar dua kali sebelumnya (24/5). Mario dan tim berusaha untuk
beradaptasi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. Sempat mengisi
posisi keempat pada kualifikasi pertama dengan track yang basah pada
pagi hari, namun pada sesi kualifikasi kedua di siang
hari, Mario harus puas untuk mengisi barisan ketiga di posisi 8.
Begitu
lampu start menyala (25/4), Mario berusaha untuk masuk pada jajaran
pebalap di depannya. Bersaing dengan
34 pebalap berbakat dari seluruh dunia yang turun di balap kali ini,
pemuda bernomor motor 16 ini pun harus sabar untuk mengisi posisi ke-9
di awal jalannya balapan. Pebalap yang mengisi posisi 1-10 pun terbagi
pada tiga grup, aksi
overtake antar pebalap di dalam grup tidak dapat dihindari.
Setiap celah dan kesalahan yang dilakukan satu pebalap selalu menjadi
kesempatan emas bagi pebalap lainnya untuk meraih posisi terdepan.
Berkendara sepeda motor saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan akan terasa berbeda dengan berkendara di hari-hari biasa. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi konsentrasi dan emosi saat berkendara, hal ini bisa karena perubahan jam tidur, jam makan, hingga perilaku pengguna jalan. Pengendara sepeda motor pun perlu ekstra kendali diri saat berkendara agar selamat dalam berkendara dan ibadah tetap lancar.
“Kemampuan mengendalikan emosi setiap orang berbeda-beda.
Oleh karena itu, sangat penting
untuk selalu menjaga kondisi tubuh
yang fit selama berpuasa dan selalu utamakan keselamatan dalam berkendara”,
ujar Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM).
Berikut beberapa tips dari AHM dalam berkendara selama melaksanakan ibadah puasa agar tetap dalam kondisi prima dan juga
safety :
1.
Rencanakan perjalanan
Rencanakan
perjalanan untuk mendapatkan rute dan waktu yang tepat sehingga dapat
terhindar dari kemacetan dan emosi tetap terkontrol. Misalnya,
mengantisipasi kondisi
lalu lintas saat pulang kerja di bulan puasa yang sangat padat, karena banyak orang yang mengejar waktu agar
dapat berbuka puasa di rumah bersama keluarga.
Pebalap belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) mendapatkan pengalaman sekaligus poin penting dari perjuangannya di arena balap Asia Talent Cup (ATC) 2021. Menjalani putaran kedua yang berlangsung di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, 3-4 April, tiga pebalap Indonesia tampil dengan semangat tinggi untuk meraih hasil maksimal.
Fadillah
Arbi Aditama mencatat hasil positif pada race pertama Sabtu (3/4/2021),
yang berhasil finish di urutan ke-8 dan meraup poin. Namun
sayang, pada balapan kedua Minggu (4/4/2021), pebalap 15 tahun asal
Purworejo, Jawa Tengah, itu gagal finish dan mendapat pengalaman penting
untuk karirnya.
Start
di posisi keempat, Arbi sempat merangsek ke depan berebut podium. Namun
dirinya harus merelakan posisi podium dan terus bertahan pada
rombongan pebalap lain. Hingga akhirnya di tikungan terakhir dan lap
pamungkas, Arbi yang berada di posisi ke-8 bersenggolan dengan pebalap
Jepang.
“Saya
merasa sudah melakukan balap dengan baik di lap awal. Sayang sekali,
pada lap 11 saya membuat kesalahan dan melebar. Saya berusaha tetap
fokus dan perlahan kembali masuk rombongan. Namun, di tikungan terakhir
saya mengalami insiden. Tidak finish pada 3 balapan di Qatar menjadi
pelajaran yang sangat berharga. Saya akan kembali mempersiapkan diri
sebaik mungkin untuk putaran berikutnya,” ujar
Arbi.
Sementara
itu, Herlian Dandi cukup konsisten untuk bersaing meraih poin. Pada
balapan pertama Sabtu, dirinya mendapatkan pengalaman berharga
dan bersaing untuk finish di urutan ke-13. Saat balapan kedua, pebalap
berusia 14 tahun itu juga tampil maksimal dan merebut poin setelah
finish di urutan ke-14. Pada klasemen sementara, Dandi bertengger di
posisi ke-13 dengan raihan 14 poin.
“Saya
sudah mencoba tampil maksimal, tapi harus diakui, banyak hal yang harus
saya tingkatkan pada diri saya untuk bisa tampil kompetitif dalam
persaingan yang sangat ketat di ATC. Saya akan berusaha mempersiapkan
diri dan berusaha lebih keras lagi agar putaran berikutnya bisa tampil
lebih kompetitif. Bekal pengalaman balap di Qatar ini akan menambah
motivasi saya untuk bisa lebih berkembang,” ucap
Dandi.
Azryan
Dheyo Wahyumaniadi (15), pada balapan pertama putaran kedua ATC 2021
terjatuh saat pertengahan balapan. Pada balapan kedua Minggu, dirinya
mampu memperbaiki penampilan dan berhasil finish di posisi ke-17. Meski
belum meraih poin, namun Dheyo optimistis bahwan penampilan demi
penampilan adalah sebuah proses pembelajaran.
Satu
lagi pebalap andalan AHM pada ajang pencarian bibit muda pebalap Asia
ini, Herjun Atna Firdaus, masih belum bisa turun balapan karena masih
dalam masa pemulihan cedera tangan.
Deputy
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya,
mengatakan perjuangan para pebalap belia binaan AHM tersebut bisa
dikatakan
sudah pada jalur yang benar. Pengalaman penting balapan awal musim
setelah libur setahun karena pandemi akan menjadi bekal untuk menatap
putaran selanjutnya.
“Kami
mengapresiasi kerja keras para pebalap muda harapan bangsa yang tampil
di ATC pada putaran-putaran awal ini. Pengalaman penting sekaligus
poin demi poin yang sudah dikoleksi kami yakini akan melipatgandakan
motivasi mereka untuk memberikan yang terbaik bagi Bangsa Indonesia,”
ujar Andy.
Setelah
ini, para pebalap muda AHM memiliki banyak waktu untuk kembali mengasah
skill balap mereka. ATC putaran selanjutnya akan dilaksanakan pada
kuartal keempat
tahun ini, yakni pada bulan Oktober 2021. Pada bulan tersebut, akan
digelar tiga balapan sekaligus, yakin di Sirkuit Motegi, Jepang,
berlanjut ke Chang International Circuit, Thailand, dan Sirkuit Sepang,
Malaysia. Rencananya, ATC 2021 akan ditutup di Sirkuit
Mandalika, Lombok, pada November.
Hanya sepekan setelah putaran pembuka di Losail International Circuit, Qatar, para pebalap Asia Talent Cup (ATC) langsung dihadapkan pada putaran kedua di tempat yang sama, Sabtu-Minggu (3-4 April 2021). Empat pebalap binaan PT Astra Honda Motor yang turun membela nama Bangsa kembali mempersiapkan diri untuk meraih hasil terbaik.
Tentu,
asa masih sangat terbuka bagi para pebalap belia binaan Astra Honda,
yakni Fadillah Arbi Aditama (15), Herlian Dandi (14), Azryan Dheyo (15),
dan Herjun Atna
Firdaus (16). Pengalaman berharga pada seri pembuka menjadi modal
penting untuk meraih hasil maksimal dan meraih poin demi poin.
Minggu
lalu, Fadillah Arbi Aditama yang konsisten berada di posisi tiga besar
sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, harus menerima hasil kurang
memuaskan
ketika mengalami low side di lap tiga tikungan ke-10 dan tidak bisa melanjutkan balapan. Pada balapan kedua, Arbi mengalami
crash saat berebut barisan depan. Melihat hasil ini, Arbi semakin
tertantang untuk bisa membuktikan performa terbaiknya pada putaran
kedua akhir minggu ini.
”Fisik
dan mental saya siapkan, termasuk pengetahuan tentang sirkuit Losail
yang sudah saya dapatkan dari pre test dan putaran 1. Semoga di putaran 2
ini saya bisa
lebih menjaga fokus dan konsentrasi. Mohon doa dan dukungannya,” ucap
pebalap asli Purworejo, Jawa Tengah itu.
Penantian
panjang juga dirasakan Herjun Atna Firdaus. Minggu lalu, dirinya tak
diperbolehkan membalap karena masih dalam pemulihan pasca-operasi tulang
pangkal jari
kelingking di tangan kanannya. Pebalap asal Pati, Jawa Tengah, itu
mengaku tak sabar segera bersaing dengan pebalap hebat lain dari penjuru
Asia, begitu sudah mendapatkan lampu hijau dari tim dokter MotoGP.
”Jika
sudah diizinkan, putaran kedua ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin
mengejar ketertinggalan. Sebagai satu-satunya pebalap Indonesia yang
sudah mengikuti
ATC pada tahun-tahun sebelumnya, saya merasa semangat dan tekad ini
sangat kuat untuk bisa kompetitif di barisan depan,” ujar Herjun penuh
keyakinan.
Motivasi
tinggi juga terus melekat pada pebalap Herlian Dandi dan Azryan Dheyo.
Meski Dandi mampu masuk zona poin dan finish pada posisi ke-11 saat
balapan kedua
putaran pertama, raihan itu dirasa kurang memuaskan.
Dandi
berharap mampu terus meningkatkan performa untuk semakin mendekat
dengan barisan depan pada putaran kedua. Menjaga kebugaran dan mental
menjadi prioritasnya
saat ini.
Untuk
Dheyo, hasil balapan minggu lalu menjadi bahan evaluasi dan memperkuat
motivasi. ”Saya bertekad terus meningkatkan penampilannya. Setidaknya
bertarung di zona
poin atau bahkan bisa bersaing di grup depan,” katanya.
Putaran
kedua ATC musim 2021 ini akan kembali digelar di Losail International
Circuit, Qatar dan diselenggarakan dua balapan pada 3-4 April 2021.
Gelaran Asia Talent Cup (ATC) 2021 seri perdana di Losail International Circuit, Qatar pada 27-28 Maret 2021 dilakoni pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) dengan penuh tantangan. Fadillah Arbi Aditama, Herlian Dandi, dan Azryan Dheyo telah memberikan perjuangan maksimalnya di seri ini. Sementara Herjun Atna Firdaus belum diizinkan oleh tim dokter dari MotoGP untuk turun di putaran ini karena masih dalam pemulihan pasca operasi tulang pangkal jari kelingking di tangan kanannya.
Pada
balapan pertama yang digelar Sabtu (27/3), Fadillah Arbi Aditama yang
konsisten berada di posisi tiga besar sejak sesi latihan bebas hingga
kualifikasi, harus
menerima hasil yang kurang memuaskan ketika mengalami low side
di lap tiga tikungan ke 10 dan tidak bisa melanjutkan balapan. Herlian
Dandi yang memulai jalannya balapan dari posisi 15, berhasil finish di
posisi 12 dan dapat mengkoleksi 4 poin. Sementara
Azryan Dheyo yang memulai balapan dari posisi start 19, finish di
posisi 17.
Pada
balapan kedua, yang berlangsung di hari Minggu (28/3) persaingan dari
pebalap-pebalap muda Asia ini semakin sengit. Arbi yang kembali mengisi
posisi start ketiga,
langsung memacu Honda NSF250R begitu lampu start menyala. Di awal
jalannya balapan, Arbi sempat bersaing untuk posisi tiga besar dengan
pebalap Jepang, namun memasuki lap kedua dirinya harus terdesak mundur
hingga posisi ke enam. Petaka muncul ketika pemuda
asal Purworejo ini memasuki lap keempat, Arbi crash di tikungan ke 16 karena mengalami
low side dan tidak bisa melanjutkan jalannya balapan.
“Sayang
sekali, race 2 ini saya kembali gagal menyelesaikan balapan dengan
baik. Saya kehilangan kontrol di tikungan terakhir dan mengakhiri
balapan lebih cepat.
Pelajaran yang sangat berati buat saya, dari kegagalan finish dalam 2
balapan pembuka ATC ini. Saya akan berusaha menebus penampilan yang
lebih baik di putaran berikutnya,” ujar Arbi.
Perjuangan
lain pun ditunjukkan oleh Herlian Dandi dan Azryan Dheyo. Sesaat
setelah lampu dimulainya balapan menyala, Dandi langsung mencoba
merangsak ke posisi
10 besar. Lap demi lap dilalui, dirinya pun terus memperbaiki catatan
waktu, sehingga mengakhiri balapan di posisi 11. Sementara Dheyo di
balapan kedua kali ini berhasil menyelesaikan balapan di posisi ke-16,
lebih baik dari posisi finish saat
race pertama.
“Saya
masih belum menemukan penampilan terbaik pada race 2 ini. Namun
bertahap saya merasa lebih baik dari race pertama kemarin. Posisi 11
tentu bukan hasil terbaik
yang saya harapkan di awal balap. Tapi akan jadi modal belajar saya
untuk bisa lebih baik lagi di putaran berikutnya. Mohon doa dan
dukungannya,” ujar Dandi.
Deputy
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya
mengatakan hasil balap pada putaran pertama ini tak mematahkan semangat
para pebalap binaan
untuk memberikan performa yang lebih baik di putaran berikutnya. AHM
selalu mendukung perjuangan mereka untuk dapat mencetak prestasi sebagai
kebanggaan bangsa.
“Hasil
balap kali ini akan menjadi bahan evaluasi serta motivasi tersendiri
bagi pebalap-pebalap muda binaan saat turun di putaran kedua, minggu
depan. Dengan semangat
satu hati, kami harap dukungan masyarakat terus mengalir untuk dapat
memberikan energi positif para pebalap dalam meraih prestasi,” ujar
Andy.
Putaran
kedua ATC musim 2021 ini akan kembali digelar di Losail International
Circuit, Qatar dan diselenggarakan dua balapan pada 3-4 April 2021.
Peluang pebalap-pebalap
muda binaan AHM masih terbuka dalam meraih prestasi di putaran-putaran
ATC berikutnya.
PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmennya dalam pembinaan balap berjenjang untuk mencetak prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang kompetisi balap bergengsi tahun 2021. Untuk bertarung di musim balap tahun ini, AHM memperkenalkan 12 pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang siap mencetak prestasi di dunia olahraga balap hingga tingkat dunia.
Dengan
tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kebijakan setiap negara, AHM
mendukung para pebalap binaannya untuk berlaga di gelaran balap Eropa,
Asia, maupun
tingkat nasional. Pada balapan yang digelar di benua Eropa, AHM
menurunkan satu pebalap AHRT di kelas CEV Moto3 Junior World
Championship, yaitu Mario Suryo Aji.
Gelaran
CEV Moto3 Junior World Championship adalah ajang balap bergengsi di
Eropa yang tingkat kompetisinya sangat sengit hampir seperti Grand Prix
yang menjadi
mimpi tertinggi para pebalap dunia. Untuk meningkatkan skill dan fokus
berlatih agar dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia, Mario
akan menetap sementara di benua Eropa agar dapat mempersiapkan diri
pada balapan pembuka yang akan dilaksanakan
di Sirkuit Estoril, Portugal bulan April mendatang. Pebalap muda
berusia 16 tahun ini siap menyambut musim balap tahun ini dengan
optimisme tinggi berbekal pengalaman impresifnya yang berhasil finish 6
besar pada musim balap lalu.
Strategi
penjenjangan AHM juga telah dipersiapkan dengan matang untuk
mengharumkan nama bangsa di benua Asia. Di kawasan ini, pebalap AHRT
bertalenta Chessy Meilandri
dan Veda Ega Pratama siap tampil pada ajang TTC menggunakan motor Honda
NSF250R. Sementara itu, pada balapan ATC 2021 yang dipromotori oleh
Dorna Sports yang juga penyelenggara kejuaraan balap dunia MotoGP, AHM
mengandalkan pebalap binaannya yaitu Herjun Atna
Firdaus, Azryan Dheyo Wahyumaniadi, Herlian Dandi dan Fadillah Arbi
Aditama untuk bertarung pada gelaran tersebut.
Pada
balapan bergengsi ARRC 2021, AHM kembali mengandalkan pebalap AHRT
Irfan Ardiansyah dan Rheza Danica Ahrens yang berlaga di kelas
Supersports 600cc. Menemani
kelas tersebut, AHM juga mengikutsertakan Lucky Hendriansya, M.
Adenanta Putra dan Herjun Atna Firdaus di kelas AP250. AHM juga akan
berpartisipasi pada ajang kompetisi ketahanan di Suzuka Endurance Race
untuk menguji performa, ketahanan fisik dan mental,
konsistensi dan kestabilan pebalap binaannya.
Tak
hanya membina talenta pebalap Tanah Air di lintasan sirkuit, AHM juga
melanjutkan pembinaan balap di ajang motocross bersama Delvintor
Alfarizi untuk bertanding
pada kelas MX2. Pebalap AHRT peraih gelar juara nasional kejurnas
motocross kelas MX2 tahun 2019 ini juga siap membanggakan bangsa dengan
tampil sebagai wildcard di MXGP Indonesia.
Direktur
Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan komitmen tinggi AHM untuk
mewujudkan mimpi pebalap muda berbakat Indonesia terus diperkuat.
Melalui strategi pembinaan
balap berjenjang, AHM terus mendukung mimpi pebalap muda Indonesia
untuk tampil di ajang balapan dunia yang bergengsi.
“Kami
berupaya terus konsisten mewujudkan mimpi pebalap muda Indonesia untuk
mengharumkan nama bangsa di kancah balap internasional. Dengan
penampilan para pebalap
muda bertalenta binaan AHM di berbagai kejuaraan balap tahun ini, kami
berharap dapat terus memberikan inspirasi ke generasi muda Indonesia
untuk mewujudkan mimpi tertingginya,” ujar Thomas.
Konsistensi
komitmen AHM di dunia balap telah dijalankan sejak tahun 2010. AHM
secara konsisten melatih pebalap muda bertalenta melalui pembinaan
berjenjang dan
terstruktur. Tahapan pembinaan berjenjang dimulai sejak usia dini di
bawah 14 tahun melalui program Astra Honda Racing School (AHRS). Para
pebalap muda ini berlatih menggunakan motor balap Honda NSF100 yang
sesuai digunakan untuk berlatih bagi pemula. Selain
praktik, mereka juga dibekali dengan pembelajaran materi baik teknis
maupun non teknis terkait balap.
Pebalap
berbakat dari berbagai daerah juga diwadahi melalui gelaran
balap bertajuk Honda Dream Cup (HDC). Tahun ini, HDC akan digelar di
beberapa kota dengan tetap
memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Berbagai dukungan untuk
tim balap juga akan diberikan terutama pada tim yang terjun pada di
berbagai ajang Kejuaraan Nasional balap.
“One Heart.” dan “Satu Hati.” di MotoGP
Dalam
upaya memberikan inspirasi bagi para pecinta balap Tanah Air untuk
menggapai mimpi tertinggi di dunia balap, AHM kembali memberikan
dukungan kepada Repsol
Honda Team di ajang MotoGP dengan menempatkan logo “One Heart.” dan
“Satu Hati.” di racing suit pebalap Marc Marquez dan rekan setimnya Pol
Erspargaro, serta motor balap RC213V.
Selama
musim balap MotoGP 2021, logo “One Heart.” menghiasi under cowl kanan
dan rear inner fender kiri sepeda motor RC213V yang digunakan Repsol
Honda Team. Sementara
itu, logo “Satu Hati.” terlihat pada bagian under cowl kiri dan rear inner fender kanan sepeda motor Repsol Honda Team.